Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Education Research

Proses Pembelajaran Paduan Suara di Lembaga Sanggar Melodious Magnificent Ensemble Siallagan, Ruth Melody Misbow; Purba, Mauly
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1159

Abstract

Pendidikan musik bagi anak sangatlah perlu, karena manfaat pendidikan musik bagi anak merupakan bagian yang sangat menunjang dalam rangka mengisi proses kehidupan di masa depan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses pembelajaran paduan suara di Lembaga Sanggar Melodius Magnificnet . Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, dokumentasi dan observasi. Berdasarkan hasil pembahasan dan penelitian tentang pembelajaran paduan suara untuk anak-anak di Sanggar Melodious Magnificent  dapat disimpulkan sebagai berikut. Pembelajaran paduan suara  untuk  anak-anak  di  Sanggar Melodious Magnificent  menggunakan  metode  pembelajaran demonstrasi  dan  metode  pembelajaran  latihan.  Proses  pembelajaran  vokal untuk  anak-anak  berlangsung  selama  tiga  jam  setiap  satu  kali  pertemuan  di  hari Minggu. Sanggar Melodious Magnificent  ini sudah berjalan hampir satu tahun, dan sudah banyak sekali anak-anak yang dilahirkan karyanya. Salah satu program pembelajaran paduan suara di Sanggar Melodious Magnificent Esamble adalah Paduan suara.
Pendidikan Budaya pada Pertunjukan Silat sebagai Atraksi pada Pesta Pernikahan Masyarakat Minangkabau di Kota Medan Andika, Riki; Purba, Mauly
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1160

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pendidikan budaya pada pertunjukan silat sebagai atraksi pada pesta pernikahan masyarakat Minangkabau di Kota Medan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan melakukan pengamatan terhadap gejala-gejala kesenian, khususnya mengenai seni tradisi dan kreativitas dalam kebudayaan masyarakat Minangkabau dengan menggunakan pendekatan Hermeneutik dan studi literatur. Hermeneutik mempersyaratkan suatu aktivitas konstan dari interpretasi antara bagian keseluruhan yang merupakan suatu proses tanpa awal dan juga tanpa akhir. Hasilnya bahwa salah satu tradisi pernikahan adat terkaya di Indonesia, masyarakat Minang dalam upacara pernikahan adat di Padang menandai serangkaian prosesi dengan kesan dan makna yang dalam. Sebelum akad nikah, prosesi prapernikahan dilalui dengan cermat dan penuh hikmat. Tradisi dimulai dengan Maresek, dengan keluarga perempuan datang ke kediaman keluarga laki-laki untuk menjajaki calon mempelai pria.  Tahap Manimang atau Batimbang Tando menyusul sebagai penanda persetujuan dan penukaran tanda-tanda berharga yang menjadi pengikat pinangan. Pertunjukan ini masih melekat dengan budaya Minangkabau yang selalu tersaji dalam setiap acara pesta pernikahan. Makna dari pertunjukan ini adalah menyetujui kedatangan dari mempelai pria kepada pihak mempelai wanita.
Proses Pembelajaran Paduan Suara di Lembaga Sanggar Melodious Magnificent Ensemble Siallagan, Ruth Melody Misbow; Purba, Mauly
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1159

Abstract

Pendidikan musik bagi anak sangatlah perlu, karena manfaat pendidikan musik bagi anak merupakan bagian yang sangat menunjang dalam rangka mengisi proses kehidupan di masa depan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses pembelajaran paduan suara di Lembaga Sanggar Melodius Magnificnet . Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, dokumentasi dan observasi. Berdasarkan hasil pembahasan dan penelitian tentang pembelajaran paduan suara untuk anak-anak di Sanggar Melodious Magnificent  dapat disimpulkan sebagai berikut. Pembelajaran paduan suara  untuk  anak-anak  di  Sanggar Melodious Magnificent  menggunakan  metode  pembelajaran demonstrasi  dan  metode  pembelajaran  latihan.  Proses  pembelajaran  vokal untuk  anak-anak  berlangsung  selama  tiga  jam  setiap  satu  kali  pertemuan  di  hari Minggu. Sanggar Melodious Magnificent  ini sudah berjalan hampir satu tahun, dan sudah banyak sekali anak-anak yang dilahirkan karyanya. Salah satu program pembelajaran paduan suara di Sanggar Melodious Magnificent Esamble adalah Paduan suara.
Pendidikan Budaya pada Pertunjukan Silat sebagai Atraksi pada Pesta Pernikahan Masyarakat Minangkabau di Kota Medan Andika, Riki; Purba, Mauly
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1160

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pendidikan budaya pada pertunjukan silat sebagai atraksi pada pesta pernikahan masyarakat Minangkabau di Kota Medan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan melakukan pengamatan terhadap gejala-gejala kesenian, khususnya mengenai seni tradisi dan kreativitas dalam kebudayaan masyarakat Minangkabau dengan menggunakan pendekatan Hermeneutik dan studi literatur. Hermeneutik mempersyaratkan suatu aktivitas konstan dari interpretasi antara bagian keseluruhan yang merupakan suatu proses tanpa awal dan juga tanpa akhir. Hasilnya bahwa salah satu tradisi pernikahan adat terkaya di Indonesia, masyarakat Minang dalam upacara pernikahan adat di Padang menandai serangkaian prosesi dengan kesan dan makna yang dalam. Sebelum akad nikah, prosesi prapernikahan dilalui dengan cermat dan penuh hikmat. Tradisi dimulai dengan Maresek, dengan keluarga perempuan datang ke kediaman keluarga laki-laki untuk menjajaki calon mempelai pria.  Tahap Manimang atau Batimbang Tando menyusul sebagai penanda persetujuan dan penukaran tanda-tanda berharga yang menjadi pengikat pinangan. Pertunjukan ini masih melekat dengan budaya Minangkabau yang selalu tersaji dalam setiap acara pesta pernikahan. Makna dari pertunjukan ini adalah menyetujui kedatangan dari mempelai pria kepada pihak mempelai wanita.