Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

EDUMARA: (Edukasi Desa Ko’mara) Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sudut Eduliteraksi Sebagai Upaya Akselerasi Sdgs Desa Ko’mara Takalar Syamsurijal, Syamsurijal; Riswansyah; Anastasya Zhera; Risaldi; Mujahidah
Jurnal Abdi Masyarakat Pendidikan Vol. 2 No. 02 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat Pendidikan
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Kampus VI Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The low literacy rate and high school dropout rate in Ko'mara Village, Takalar Regency, are caused by limited access to education and family economic priorities that emphasize child labor over formal education. The EDULITERAKSI Corner Program was implemented as a comprehensive solution through the establishment of six literacy corners based on community needs, including child literacy, parenting, religious education, entrepreneurship, health, and women's empowerment. The implementation method adopted a Participatory Action Research approach that involved the community as active subjects in problem identification and solution implementation. The program lasted five months, involving 218 participants and forming 36 local literacy cadres through Training of Trainers. Success measurement used a mixed-method with pre-post test instruments, structured observation, and in-depth interviews. Results showed significant improvements across all indicators: basic literacy (35.3%), parenting understanding (42.6%), Qur'anic reading ability (35.3%), entrepreneurial skills (44.5%), health knowledge (43.4%), and digital literacy (45.1%). The program successfully established a formal literacy cadre institution with juridical legitimacy and produced SO'RI dodol economic products with a turnover of IDR 1,2 million in two months. In conclusion, a participatory approach based on community needs proves effective in improving literacy and economic empowerment of rural communities sustainably.
Analisis Kesalahan Penggunaan Modalverben dalam Kalimat Bahasa Jerman Handayani, Fiterah; Al-ilmullah, Syarifah Fathimah; Syamsurijal, Syamsurijal
Academic : Journal of Social and Educational Studies Vol 4, No 1 (2025): Academic : Journal of Social and Educational Studies (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/academic.v4i1.71555

Abstract

Abstract. This study aims to obtain data on the types of errors in the use of Modalverben and to find out the factors that cause errors erros in class XII students of Sma Negeri 2 Pangkep. This research is descriptive qualitative. The error analysis method proposed by Ellis in Tarigan. The population in this study ware XII grade students consisting of 4 classes namely MIA 1, MIA 2, IIS 3 and IIS 4 with a total of 124 students. The research sample was purposive sampling and the  sampel taken was class XII IIS 3 consisting of 32 students. Data were collected through written test and questionnaire. The results of the data analysis show that the average error in the use of Modalverben in German is very high category with a total of 623 errors. The selection of Modalverben that does not fi the context(42,54%), improper conjugation of Modalverben(30,65%) and placement of Modalverben in the sentence structure (26,81%). The factors causing errors are dividedinto two categories of internal factors, namelylack of understanding of the material, lack of attention while learning, learning concentration, learning motivation an the influence of Indonesian lenguage while external factors include teaching methods, limited learning facilities and intensity of practiceKeywords: Error Analysis, Modalverben, German
EVALUASI TINGKAT PENCAPAIAN KURIKULUM DI UPT SD NEGERI 098 MATOTO KEC. MASAMBA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Lamada, Mustari; Syamsurijal, Syamsurijal; Azzahrah, Syarifah
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 9, Issue 2, Agustus 2022
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masalah bahwa terjadi penurunan hasil belajar siswa, dibuktikan dengan hasil angket, wawancara, dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat ketercapaian kurikulum, hasil belajar siswa serta faktor pendukung dan hambatan belajar selama masa Covid-19. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV, V dan VI sebanyak 44 siswa. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV A, IV B, V, VI A, VI B dengan teknik Syimple Random Sampling. Pengumpulan data masing-masing kelas dibagikan dan kemudian hasilnya dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi kurikulum dan hasil belajar di SD Negeri 098 Matoto termasuk dalam kategori “Tercapai”. Dengan ini, Sekolah 098 Matoto telah memenuhi empat kriteria: adanya materi/isi yang relevan dengan tujuan pembelajaran, penggunaan metode pembelajaran yang tepat, dan penggunaan media dalam berbagai format seperti teks, video, gambar visual, multimedia, dan multimedia yang dapat terjadi baik secara synchronous maupun asynchronous. Hasil belajar yang dicapai siswa di SD Negeri 098 Kecamatan Matoto Masamba selama masa pandemi mengalami penurunan. Faktor pendukung pencapaian kurikulum dan hasil belajar di SD Negeri 098 Kecamatan Matoto Masamba Kabupaten Luwu Utara ada 3 yaitu disiplin dan tanggung jawab guru sebagai pendidik dan tenaga kependidikan, dukungan orang tua, handphone dan kuota. Faktor penghambat pembelajaran online adalah kondisi jaringan yang kurang memadai dan kemalasan siswa.
Pengembangan Modul Pembelajaran Simulasi Digital Kelas X TKJ di SMKN 5 Bone Crismawati, Crismawati; Harifuddin, Harifuddin; Syamsurijal, Syamsurijal
Jurnal MediaTIK Volume 4 Issue 2, Mei (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v4i2.3072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengembangan modul mata pelajaran simulasi dan komunikasi digital untuk siswakelas X TKJ di SMK Negeri 5 Bone. Selanjutnya untuk mengetahui gambaran tanggapan pengguna terhadap modul mata pelajaran simulasi dan komunikasi digital untuk siswa kelas X TKJ di SMK Negeri 5 Bone. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D), dengan tahapan 4D (Define, Design, Development, Dessiminate). Pengumpulan data penilaian kelayakan modul menggunakan instrumen berupa angket. Penelitian ini melibatkan dua ahli materi dan dua ahli media untuk menilai kelayakan modul. Siswa juga dilibatkan untuk mendapatkan respon kelayakan modul oleh pengguna. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian diketahui bahwa: proses pengembangan modul simulasi digital kelas X TKJ di SMKN 5 Bone berdasarkan tahap define (pendefinisian), design (perencanaan), develop (pengembangan) dan disseminate (penyebaran). Hasil penilaian tingkat kelayakan modul yang dilakukan oleh ahli materi memperoleh tingkat kelayakan 87,66% (sangat baik). Sedangkan oleh ahli media memperoleh tingkatkelayakan 97,05% (sangat baik). Respon siswa terhadap modul sebesar 95,33% (dapat diterima). Berdasar data tersebut dapat disimpulkan modul simulasi digital layak dan diterima untuk digunakan sebagai media pembelajaran siswa kelas X TKJ di SMKN 5 Bone
Pengembangan E-Modul Interaktif Pada Mata Kuliah Jaringan Komputer di Program Studi PTIK JTIK FT UNM Hikmah, Nurul; Hamid, Marsud; Syamsurijal, Syamsurijal
Jurnal MediaTIK Volume 4 Issue 2, Mei (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v4i2.3073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengembangan e-modul interaktif pada mata kuliah jaringan komputer di prodi PTIK JTIK FT UNM, dan mengetahui tanggapan pengguna terhadap e-modul interaktif pada mata kuliah jaringan komputer di prodi PTIK JTIK FT UNM. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development (R&D)), yang menggunakan model pengembangan Thiagarajan yaitu model 4D (define, design, development, and disseminate). Pengembangan ini tidak sampai pada tahap penyebaran (disseminate) karena adanya beberapa keterbatasan peneliti. Pengumpulan data penilaian kelayakan e-modul menggunakan instrumen berupa angket. Penelitian ini melibatkan 6 orang ahli untuk menilai kelayakan e-modul. Mahasiswa juga dilibatkan untuk mendapatkan respon tanggapan e-modul sebagai pengguna. Hasil penelitian diketahui bahwa proses pengembangan e-modul pada mata kuliah jaringan komputer di prodi PTIK JTIK FT UNM berdasarkan tahap define (Pendefinisian), design (Perancangan), dan development (Pengembangan). Hasil penilaian tingkat kelayakan e-modul yang dilakukan oleh ahli materi memperoleh tingkat kelayakan dengan kategori "Sangat Layak", oleh ahli media memperoleh tingkat kelayakan dengan kategori "Sangat Layak". Respon mahasiswa sebagai pengguna terhadap e-modul berada pada kategori "Sangat Baik". Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan e-modul interaktif pada mata kuliah jaringan komputer di prodi PTIK JTIK FT UNM layak digunakan sebagai sumber belajar untuk program studi PTIK JTIK FT UNM.
Improvement of German Simple Text Writing Skills Through Stationlernen Learning Method Karangan, Clarissa Anggita; Syamsurijal, Syamsurijal
Phonologie : Journal of Language and Literature Vol 6, No 1 (2025): Phonologie : Journal of Language and Literature
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/phonologie.v6i1.70638

Abstract

Abstract. This research aims to improve the German simple text writing skills of XII grade students of SMA Negeri 14 Makassar by using the Stationlernen learning method. This research is a class action research (PTK) which includes planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study were XII IPS 2 class students totaling 29 people. In this research, there are two types of data, namely qualitative data which describes the results of implementation and observation during learning, as well as quantitative data which is the result of the test of students' German simple text writing skills in cycle I and cycle II. The results of the students' German simple essay writing test in cycle I obtained an average of 63.79 and increased in cycle II with an average value of 80.27. The results of this research indicate that the application of the Stationlernen learning method can improve students' German simple text writing skills.Keyword: Learning Methods, Simple Text , Writing Skills, Stationlernen
The Implementation of QR Code Media in Improving Students’ German Reading Comprehension Skills Saleh, Nurming; Syamsurijal, Syamsurijal; Nuramalia, Nuramalia
Phonologie : Journal of Language and Literature Vol 6, No 1 (2025): Phonologie : Journal of Language and Literature
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/phonologie.v6i1.75716

Abstract

Abstract. This research aims to determine the planning, implementation, and results of reading comprehension skills in the German language students of class XI 8 at SMA Negeri 14 Makassar using QR Code media. This research  is a classroom action research consisting of two cycles. The subjects of this research are 36 students and one German language teacher from class XI 8 at SMA Negeri 14 Makassar. The data of this research consists of two types of data, namely qualitative data obtained from the observations of teachers who inform that students collaborated with the teacher in preparing learning devices and during the learning process, the teacher was able to effectively use QR Code media and actively assisted students who had difficulty understanding the text. Observations from students indicated that they appeared enthusiastic in participating in the learning using QR Code media, so most students were able to understand the reading content and answer the questions provided. The quantitative data were obtained from reading comprehension ability tests of the students. The results of the research showed that the reading comprehension test scores in cycle I were 62.80 and in cycle II were 79. This research indicates that the implementation of QR Code media can improve the reading comprehension skills of students at SMA Negeri 14 Makassar.Keyword: Implementation, Reading Comprehension, QR Code, German Language