Claim Missing Document
Check
Articles

Akses informasi dan pengetahuan dengan perilaku kesehatan reproduksi remaja Saputri, Lisa Wida; Surmiasih, Surmiasih; Putri, Riska Hediya; Kusuma, Anggi
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1566

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan reproduksi remaja merupakan isu penting di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia, Salah satu masalah utama yang sering dihadapi adalah kehamilan yang tidak direncanakan, penyakit infeksi menular seksual (IMS), dan tingginya angka aborsi tidak aman di kalangan remaja. Berbagai faktor mempengaruhi perilaku kesehatan reproduksi remaja, termasuk pengetahuan, lingkungan keluarga, status sosial ekonomi, pendidikan, dan akses terhadap informasi yang memadai. Tujuan penelitian ini adalah untuk menegetahui apakah ada hubungan akses informasim dan pengetahuan remaja dengan perilaku kesehatan reproduksi remaja (KRR) di SMA IT Insan Mulia Boarding School Pringsewu.Metode: Kuantitatif dengan desain penelitian crossectional. Jumlah responden penelitian adalah 84 remaja. Analisis yang akan digunakan penelitian ini yaitu uji Chi SquareHasil: Hasil penelitian Ada Hubungan Akses Informasi Dengan Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) (p-value : 0,007 ) dan Ada Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) (p-value : <0,001).Kesimpulan: Ada Hubungan Akses Informasi Dengan Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) dan Ada Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) oleh karena itu perlu adanya upaya peningkatan akses informasi, penyuluhan kesehatan reproduksi serta komunikasi yang efektif dengan remaja dan orang tua perlu dilakukan untuk mendukung perilaku kesehatan reprpoduksi yang positif pada remaja
Hubungan kualitas tidur dengan siklus menstruasi pada remaja kelas X di SMAN 1 Gadingrejo Rukmadhata, Meitra; Palupi, Rini; Putri, Riska Hediya; Kumalasari, Desi
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 5 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i5.578

Abstract

Pendahuluan: Siklus menstruasi wanita berlangsung antara 21-35 hari dengan siklus rata-rata 28 hari. Menstruasi yang tidak normal dapat menunjukan berbagai masalah kesehatan dan berfungsi sebagai tanda kesehatan bagi individu. Kualitas tidur pendek berdampak pada siklus menstruasi.​​ Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan siklus menstruasi pada remaja Kelas X di SMAN 1 Gadingrejo. Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif dengan Rancangan metode survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi keseluruhan subjek penelitian ini adalah siswi kelas X yang berjumlah 122 terdiri dari 5 kelas. Jumlah sampel sebanyak 122 responden, teknik sampel menggunakan proportional stratified random sampling. Penelitian ini telah dilakukan pada 19 November 2024 di SMAN 1 Gadingrejo. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian dari analisis uji Chi Square  data diperoleh hasil nilai p = 0,000. Angka tersebut menunjukkan bahwa nilai p < 0,05, artinya ada Hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan siklus menstruasi pada remaja kelas X di SMAN 1 Gadingrejo. Simpulan: Hasil penelitian dari analisis uji Chi Square  data diperoleh hasil nilai p = 0,000. Angka tersebut menunjukkan bahwa nilai p < 0,05, artinya ada Hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan siklus menstruasi pada remaja kelas X di SMAN 1 Gadingrejo.
Hubungan Picky Eating Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Kecamatan Talang Padang Wulandari, Welda Prisca; Kusuma, Anggi; Kameliawati, Feri; Putri, Riska Hediya
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 6 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i6.573

Abstract

Pendahuluan: Diagnosis Stunting paling sering dinilai pada anak-anak di bawah usia lima tahun. Prevalensi stunting pada anak balita mencapai sekitar 30,8% dan mengalami penurunan menjadi sekitar 24,4%. Kurangnya asupan nutrisi yang tepat untuk balita menjadi salah satu faktor penyebab stunting. Picky eating sering kali terjadi pada anak stunting, fenomena ini ditandai dengan ketidakmauan anak untuk mencoba berbagai jenis makanan dan lebih memilih makanan tertentu. Tujuan: Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan Picky eating dengan kejadian stunting pada balita di Kecamatan Talang Padang. Metode: Jenis penelitian ini observasional analitik kuantitatif dengan menggunakan desain case control. Populasi keseluruhan subjek penelitian ini adalah balita di kecamatan talang padang berjumlah 70 balita, sampel yang digunakan sebesar 70 responden, teknik sampel menggunakan accidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil: Berdasarkan hasil uji chi square data diperoleh hasil nilai p = 0,000. Angka tersebut menunjukkan bahwa nilai p < 0,05, artinya ada Hubungan Yang Signifikan Antara Picky eating Dengan Kejadian Stunting Di Kecamatan Talang Padang. Analisis Odds Ratio (OR) diperoleh sebesar 13,091 (95% CI=1.386-3.758). Simpulan: Diharapkan orang tua mengetahui pentingnya asupan gizi seimbang untuk balita dan mengupayakan memberikan variasi makanan yang menarik dan bergizi untuk meningkatkan minat anak terhadap makanan sehat. Penelitian ini diharapkan dapat membantu orang tua mewaspadai resiko picky eating pada anak-anaknya karena akan berpengaruh pada kejadian stunting.
Seksual pada Remaja: Menghadapi Dampak Negatif Media Sosial dan Paparan Pornografi Surmiasih, Surmiasih; Putri, Riska Hediya
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/zn6wga45

Abstract

Kemajuan teknologi menghadapkan remaja pada tantangan terhadap media sosial dan paparan pornografi. Pendidikan seksual pada remaja merupakan upaya penting dalam menghadapi tantangan era digital, khususnya terkait dampak negatif media sosial dan paparan konten pornografi. Akses informasi yang terbuka melalui berbagai platform media sosial menjadikan remaja rentan terhadap penyimpangan pemahaman mengenai seksualitas. Kondisi ini dapat memicu perilaku seksual berisiko, penurunan kontrol diri, serta gangguan kesehatan mental. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang dampak negatif media sosial dan paparan pornografi. Kegiatan dilaksanakan pad tanggal 29 April 2025 pada siswa/i SMP di Kabupaten Pringsewu sebanyak 30 orang. Metode dengan ceramah dan Focus Group Duscussion (FGD). Kegiatan PkM dievaluasi dengan pre-test dan post-test. Hasil PkM menunjukkan sebelum diberikan Pendidikan seksual pengetahuan tentang dampak media sosial dan paparan pornografi sebesar 57,6% dan setelah diberikan pendidikan seksual meningkat menjadi 85,7%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja tentang dampak negatif media sosial dan paparan pornografi. Melalui upaya ini diharapkan remaja mampu memahami batasan diri, berpikir kritis terhadap konten dari media sosial, serta membentuk sikap dan perilaku yang sehat, dan bertanggung jawab.
Aplikasi Asuhan Keperawatan Ibu Hamil Anemia dengan Intervensi Konsumsi Jus Buah Bit untuk Peningkatan Hemoglobin : Application of Nursing Care for Pregnant Women with Anemia through the Intervention of Beet Juice Consumption to Increase Hemoglobin Levels Cintia, Ummi; Surmiasih; Riska Hediya Putri
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 7 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v7i2.197

Abstract

Pendahuluan: Berbagai risiko gangguan kesehatan mengancam ibu hamil dan bayi dalam kandungan, anemia juga mengancam kondisi ibu dan janinnya. Jus bit (Beta vulgaris L.) yang mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin C, merupakan salah satu metode non-farmakologis untuk meningkatkan kadar hemoglobin ibu hamil. Tujuan studi kasus ini adalah untuk memberikan informasi umum tentang perawatan kesehatan ibu hamil anemia dengan aplikasi intervensi keperawatan mengkonsumsi  jus buah bit.Metode: Penelitian dilakukan pada dua ibu hamil dengan anemia ringan yang disediakan jus buah Bit seberat 50 gr atau 250 ml diminum sekaligus atau sedikit demi sedikit setiap hari. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran  kadar hemoglobin sebelum dan sesudah intervensi selama 3 hari, pemeriksaan fisik, dan wawancara.Hasil: Berdasarkan hasil evaluasi, kadar hemoglobin meningkat setelah tiga hari, yaitu pada pasien pertama dari 9,7 g/dL menjadi 10,8 g/dL dan pada pasien kedua dari 9,8 g/dL menjadi 11,1 g/dL. Selain itu, terdapat faktor subjektif seperti berkurangnya kelelahan. Kesimpulan: Hasil studi kasus, ibu hamil dengan anemia dapat ditingkatkan kadar hemoglobinnya dengan mengkonsumsi jus buah bit setara berat buah Bit 50rg/dilarutkan dalam 250 ml air setiap hari selama 3 hari.
Aplikasi Asuhan Keperawatan Manajemen Laktasi dengan Posisi Menyusui Cross Cradle : Lactation Management Nursing Care Application with Cross Cradle Breastfeeding Position Rica Micolla, Bunga; Surmiasih; Riska Hediya Putri
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 7 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v7i2.198

Abstract

Pendahuluan: Menyusui tidak efektif merupakan salah satu masalah umum yang dihadapi ibu setelah melahirkan, dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu dan bayi, seperti gangguan nutrisi dan peningkatan risiko infeksi. Salah satu upaya untuk mengatasi hal ini adalah dengan penerapan teknik manajemen laktasi menggunakan posisi menyusui cross cradle. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan asuhan keperawatan pada ibu post partum dengan masalah menyusui tidak efektif melalui intervensi penerapan posisi menyusui cross cradle . Metode: Penelitian dilakukan secara studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan yang terdiri dari pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Subjek penelitian adalah dua orang ibu post partum primipara yang mengalami masalah menyusui tidak efektif dan memenuhi kriteria inklusi. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut di PMB Dian Novisa Pekon Yogyakarta Selatan, kabupaten Pringsewu dengan penerapan edukasi serta praktik teknik menyusui posisi cross cradle.. Hasil: Evaluasi menunjukkan perbaikan kemampuan menyusui pada kedua pasien, yaitu peningkatan perlekatan bayi pada payudara, pengosongan payudara yang optimal setelah menyusui, meningkatnya kenyamanan ibu saat menyusui, serta peningkatan rasa percaya diri ibu dalam memberikan ASI. Keluhan nyeri pada payudara, puting lecet, dan produksi ASI yang dirasa kurang juga mengalami penurunan. Kesimpulan: Intervensi posisi menyusui cross cradle dapat menjadi intervensi yang wajib diajarkan dan dicoba oleh ibu post partum primipara yang belum memiliki pengalaman menyusui sebelumnya.
Penerimaan Diri dan Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi Putri, Riska Hediya; Nopita, Merza
Sains Medisina Vol 4 No 2 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i2.888

Abstract

Kanker payudara merupakan penyakit kronis yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup pasien, terutama selama menjalani kemoterapi. Selain dampak fisik, aspek psikologis seperti penerimaan diri berperan penting dalam proses adaptasi pasien terhadap penyakit dan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penerimaan diri dan kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di Poliklinik Rawat Jalan RS Urip Sumoharjo pada bulan November 2024. Sampel sebanyak 60 responden diperoleh menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner Acceptance of Illness Scale (AIS) dan WHOQOL-BREF. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki kualitas hidup kurang baik pada domain general health, kesehatan fisik, dan kesehatan psikologis, namun kualitas hidup relatif baik pada domain hubungan sosial dan lingkungan. Terdapat hubungan yang bermakna antara penerimaan diri dan kualitas hidup pada seluruh domain kualitas hidup (p < 0,05). Penerimaan diri berhubungan signifikan dengan kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Peningkatan penerimaan diri perlu menjadi perhatian dalam asuhan keperawatan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.
Hubungan Penerimaan Diri Dengan Tingkat Kecemasan Pada Wanita Menghadapi Masa Menopause Di Pekon Wates Timur Agustina, Devita; Putri, Riska Hediya; Kameliawati, Feri; Surmiasih
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 10 No 4 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v10i4.27889

Abstract

Introduction : Menopause is the permanent cessation of menstruation due to the loss of follicular activity in the ovaries, which causes psychological changes, sleep disturbances, and anxiety. Adjusting to oneself is a form of self-acceptance. 61.1% of women experiencing menopause have poor self-acceptance, while 38.9% have good self-acceptance. One of the levels of anxiety in women facing unprecedented situations is anxiety levels, with the majority experiencing moderate anxiety (78.4%) and mild anxiety (21.6%). This study aims to determine the relationship between self-acceptance and anxiety levels in facing menopause.Objective : The effect of providing health education using booklets on the knowledge of pregnant women in handling emergencies for the fetus and pregnant women in the working area of the Sukaraja Health Center in Bandar Lampung City in 2025 is known. Method: This study employed quantitative research, using an analytical survey design and a cross-sectional approach. The population was 70 women facing menopause aged 45-55, using a total sampling technique. Data were analyzed using the Gamma test. Results: The results of the study showed a significant relationship between self-acceptance and anxiety levels in women facing menopause, with a p-value of <0.002 <0.05. Women entering menopause can experience increased anxiety levels. Conclusion: It is hoped that there will be participation from the community health center in providing education about menopause, so that they can monitor the impact of a lack of self-acceptance.
Asuhan Keperawatan Pada Ibu Hamil Dengan Masalah Keperawatan Neusea Dengan Penerapan Perasan Jeruk Nipis Air Hangat Dan Madu Di Puskesmas Gedong Tataan Desmarita Desmarita; Surmiasih Surmiasih; Riska Hediya Putri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nausea and vomiting during pregnancy are common complaints, particularly in the first trimester, and can lead to nutritional imbalance as well as a decreased quality of life. Natural substances such as lime, honey, and warm water are known to contain bioactive compounds that can reduce nausea symptoms through mechanisms including increased gastric motility, soothing the gastrointestinal mucosa, and stabilizing gastric pH. This study aims to describe nursing care for pregnant women with nausea through the application of a complementary therapy using warm lime juice and honey. The study employed a case study design involving two pregnant women experiencing nausea and vomiting at Gedong Tataan Health Center. The nursing process included assessment, nursing diagnosis formulation (nausea, disturbed sleep pattern, and discomfort), planning, implementation, and evaluation. The intervention consisted of consuming a mixture of 30 ml lime juice, 1 tablespoon of honey, and 250 ml of warm water for three consecutive days before breakfast. The evaluation results indicated a reduction in the frequency of nausea, decreased sensation of wanting to vomit, improved appetite, and better sleep quality. Both patients showed positive responses, and no side effects were observed. It is recommended that pregnant women may use warm lime juice and honey as an alternative therapy to alleviate nausea during pregnancy.
Body Mass Index and Menopausal Symptoms: A Correlational Study Among Women Aged 45–55 In Jati Agung, Pringsewu Surmiasih; Putri, Riska Hediya; Amatus Yudi Ismanto
Journal of Nursing Invention Vol. 6 No. 2 (2025): Journal of Nursing Invention
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jni.v6i2.809

Abstract

Latar Belakang: Menopause merupakan periode alamiah yang dialami oleh setiap wanita. Periode ini ditandai dengan penurunan estrogen yang memicu berbagai keluhan, mulai dari gejala vasomotor, gangguan tidur, hingga keluhan urogenital. Pada fase ini, perubahan komposisi tubuh menyebabkan peningkatan lemak sehingga Indeks Massa Tubuh (IMT) menjadi indikator penting dalam menilai status gizi. Namun, temuan penelitian terkait hubungan IMT dan keluhan menopause masih kontradiktif, sebagian menunjukkan IMT tinggi menurunkan gejala vasomotor, sementara lainnya menyebutkan justru meningkatkan keluhan lain. Sehingga diperlukan pemahaman yang jelas, agar dapat memberikan intervensi kesehatan yang tepat untuk meningkatkan kualitas hidup pada wanita menopause. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Indeks Massa Tubuh dengan keluhan menopause. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah wanita usia 45-55 tahun di Dusun 1 Desa Jati Agung Pringsewu sebanyak 40 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Penelitian dilakukan di Dusun 1 Desa Jati Agung Pringsewu. Analisis data menggunakan uji Gamma. Hasil: Penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan keluhan menopause (p= 0,049<0,05) dengan koefisien korelasi 0,809 kekuatan hubungan kuat. Kesimpulan: Indeks Massa Tubuh (IMT) berkontribusi pada keluhan menopause. Keluhan yang dirasakan berupa keluhan Somato-Vegetatif yaitu sulit tidur, keluhan psikologis yaitu mudah marah, dan keluhan urogenital berupa kekeringan vagina.