Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Factors associated with leukorrhea symptoms among female adolescents in high school: A cross-sectional study Heriani, Heriani
Lentera Perawat Vol. 6 No. 4 (2025): October - Desember
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v6i4.623

Abstract

Background: Leukorrhea is a common reproductive health issue among female adolescents, yet many students lack adequate knowledge and appropriate hygiene practices needed to prevent pathological symptoms. Objective: This study aimed to identify factors associated with leukorrhea symptoms among female adolescents in high school. Methods: A cross-sectional analytical survey was conducted among 56 female students selected using simple random sampling from Grade 12 at SMA Negeri 1 OKU in 2024. Data were collected using a structured questionnaire assessing leukorrhea symptoms, knowledge level, age category, and personal hygiene behavior. Descriptive statistics and Chi-square tests were used to examine associations between variables, with a significance level of p < 0.05. Results: The prevalence of pathological leukorrhea was 30.4%. Knowledge, age, and personal hygiene behavior were significantly associated with leukorrhea symptoms. Adolescents with low knowledge were more likely to experience pathological leukorrhea (p = 0.002). Early adolescents demonstrated a higher prevalence of pathological symptoms compared with late adolescents (p = 0.000). Poor hygiene behavior was also significantly associated with increased leukorrhea symptoms (p = 0.019). Conclusion: Knowledge level, age category, and hygiene behavior are key determinants of leukorrhea symptoms among female adolescents. School-based reproductive health interventions should be strengthened to improve adolescent knowledge and hygiene practices to reduce the risk of pathological leukorrhea.
Keluhan Pre Menstrual Syndrome pada Pekerja Perempuan di Kota Makassar : Complaints of Pre Menstrual Syndrome on Women Workers in Makassar City Muflihah, Andi; Farid, Firda Nurul Fadilah; Asman, Fadhilah Hanifa; Heriani, Heriani; Rosadi, Andi Rifkah Kifayah; Sefriana, Sefriana
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.988 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i4.1617

Abstract

Latar Belakang: Perempuan pada saat haid seringkali disertai rasa sakit sehingga tidak mampu melakukan tugasnya secara maksimal. Rasa sakit menstruasi juga diikuti dengan Pre Menstrual Syndrome (PMS) dengan gejala-gejala yang paling umum adalah kelelahan, sifat lekas marah, bengkak abdominal, dada sakit, suasana hati labil antara kesedihan dan kemarahan yang silih berganti serta depresi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keluhan PMS yang terjadi pada pekerja perempuan di Kota Makassar. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan sampel sebanyak 203 pekerja perempuan yang didapatkan melalui teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2021 dengan cara menyebarkan kuesioner online (google form). Analisis yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 188 responden (92,6%) mengalami keluhan PMS yang terdiri dari 19 keluhan gejala. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa dari 203 responden, sebanyak 188 responden (92,6%) mengalami keluhan PMS dengan keluhan gejala terbanyak adalah mudah marah sebanyak 188 responden (92,6%). Penelitian ini menyarankan agar pekerja perempuan, khususnya di Kota Makassar dapat memperbaiki pola tidur, olahraga yang teratur, menghindari konsumsi kafein dan alkohol, tidak merokok, dan memperbanyak konsumsi buah dan sayur. Selain itu, perusahaan sebaiknya membuat program pencegahan atau pengendalian keluhan PMS di tempat kerja.