Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALISIS PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOLOGI PADA KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM MERDEKA DI MAN 1 LANGKAT Tari, Videa; Nursamsu, Nursamsu; Setyoko, Setyoko
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.7588

Abstract

This study aims to analyze the completeness and implementation of biology teaching devices under the 2013 Curriculum and the Independent Curriculum at MAN 1 Langkat. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, interviews, and documentation involving three biology teachers. The findings reveal that teachers generally possess complete instructional devices, including syllabi, lesson plans (RPP), student worksheets (LKPD), textbooks, instructional media, and assessment instruments. Lesson plans were aligned with syllabi and student needs, yet their implementation was often constrained by time management issues. The use of LKPD remained limited, as only a few teachers employed them consistently. Instructional media were more frequently utilized, although teachers’ skills in applying them varied. Textbooks emerged as the most dominant resource, while assessment practices were systematically conducted but remedial programs were not always implemented effectively. These results highlight a gap between the possession of instructional devices and their classroom implementation. Strengthening teachers’ capacity in developing and utilizing LKPD and instructional media is therefore essential to enhance the effectiveness of biology learning in line with curriculum demands. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelengkapan dan implementasi perangkat pembelajaran biologi dalam Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di MAN 1 Langkat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tiga guru biologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dimiliki guru tergolong lengkap, meliputi silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), buku ajar, media pembelajaran, serta instrumen penilaian. RPP telah sesuai dengan silabus dan kebutuhan siswa, namun implementasi sering terkendala alokasi waktu. Pemanfaatan LKPD masih rendah karena hanya sebagian guru yang menggunakannya secara konsisten. Media pembelajaran lebih sering digunakan, meski keterampilan guru dalam mengoperasikannya belum merata. Buku ajar menjadi perangkat yang paling dominan digunakan, sedangkan penilaian hasil belajar dilaksanakan secara sistematis meskipun program remedial belum optimal. Temuan ini menegaskan adanya kesenjangan antara kepemilikan perangkat dan implementasinya di kelas, sehingga perlu peningkatan kapasitas guru dalam mengembangkan serta memanfaatkan LKPD dan media pembelajaran agar kualitas pembelajaran biologi lebih efektif.
PELATIHAN PEMBUATAN AGAR-AGAR U TEUTOT REMPAH SEBAGAI SUPLEMEN DAYA TAHAN TUBUH PADA MASA COVID-19 Bania, Allif Syahputra; Nursamsu, Nursamsu; Faridy, Najihatul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i2.467-473

Abstract

U teutot is a typical drink passed down from generation to generation from the time of the Aceh sultanate. U (Coconut) as a basic material for PKM training is one of 17 plant species for Acehnese special food that comes from intensive cultivation. Perior's problems are the increasing need for immune supplements against the COVID-19 pandemic that is effective and has a selling value from ingredients that are easily obtained by PKK mothers in Gampong Bayeun, Birem Bayeun District, East Aceh Regency, especially coconut and spices and the lack of knowledge of PKK mothers in the use and process of entrepreneurship for immune supplements. Justification of Solutions to Partner Problems is training in making jelly from spice-roasted coconut as an immune supplement for PKK mothers in Bayeun Village during the COVID-19 outbreak and increasing the empowerment of mothers in the entrepreneurial process and making natural immune supplements in the form of jelly from spice-roasted coconut during the COVID-19 pandemic. Implementation methods are field survey, schedule determination, preparation, training, implementation, monitoring and evaluation. 
Pengembangan E-Modul Berbasis Etnosains Dalam Pembelajaran Biologi Pada Materi Bioteknologi Pangan Abadi, Muhammad Hafizi; Nursamsu, Nursamsu; Ariska, Raja Novi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12089

Abstract

Penelitian Penelitian ini mengembangkan E-Modul berbasis etnosains pada materi Bioteknologi Pangan dengan mengangkat kuliner khas Aceh (Pliek-U, Jruek Drien, dan Asam Sunti) sebagai sumber belajar. Metode yang digunakan adalah R&D dengan model ADDIE melalui tahapan analisis kebutuhan, desain, pengembangan, validasi ahli, dan uji kepraktisan. Subjek dalam penelitian ini mencakup ahli materi, ahli media, guru, serta peserta didik kelas X IPA 3 di SMA Negeri 5 Langsa. Hasil validasi menunjukkan nilai 91,79% dari ahli media dan 100% dari ahli materi (kategori sangat valid). Uji kepraktisan memperoleh 88,49% dari guru dan 93,25% dari siswa (kategori sangat praktis). E-Modul dinyatakan layak dan efektif untuk meningkatkan keterkaitan siswa terhadap budaya lokal dan sains secara kontekstual.
Implementasi Multiliterasi dalam Pembelajaran ESP pada Siswa Kesetaraan di PKBM Usaha Mandiri Blitar (Studi Kasus Kualitatif) Nehru, Nio Awandha; Nursamsu, Nursamsu; Najamuddin, Anggun Anisah
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 18 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/8z7nkn12

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi multiliterasi dalam pembelajaran English for Specific Purpose (ESP) pada pendidikan kesetaraan di PKBM Usaha Mandiri Blitar. Menggunakan desain studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur dengan kepala PKBM dan guru Bahasa Inggris, serta analisis dokumen dan produk belajar siswa. Hasil menunjukkan pembelajaran berbasis multiliterasi terintegrasi dengan keterampilan hidup, di mana bahasa Inggris berfungsi sebagai alat praktis untuk aktivitas sehari-hari, kebutuhan kerja, dan rencana studi lanjut. Praktik multimodal tampak melalui penggunaan mode tekstual, visual, digital, dan praktik langsung terutama pada teks prosedural dan deskriptif kontekstual. Walau istilah multiliterasi tidak tertulis dalam perencanaan, karakteristiknya hadir pada level literasi fungsional. Kurikulum fleksibel mendukung integrasi ESP, multiliterasi, dan kecakapan hidup sesuai kebutuhan peserta didik. Temuan ini menegaskan kontribusi teoretis bagi kajian multiliterasi dan ESP di pendidikan nonformal serta implikasi praktis bagi guru dalam merancang pembelajaran kontekstual dan bermakna bagi pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan secara luas.