p-Index From 2021 - 2026
7.167
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian Agama Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Tajdida An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Abjadia, International Journal of Education UNIVERSUM Jurnal Pendidikan Agama Islam Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Jurnal Tamaddun MAHKAMAH: Jurnal Kajian Hukum Islam Al Tarbawi Al Haditsah Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama dan Kebudayaan TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Ahkam: Jurnal Hukum Islam AL-MURABBI: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Palapa: Jurnal Study Keislaman dan Ilmu Pendidikan SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum BELAJEA: Jurnal Pendidikan Islam Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Al-Hayat: Journal of Islamic Education Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Dinamika Sosial Budaya Educan : Jurnal Pendidikan Islam Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak JPPI | Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Esteem Journal of English Study Programme Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Golden Age Ta`Limuna : Jurnal Pendidikan Islam EduReligia : Jurnal Pendidikan Agama Islam BILANCIA FONDATIA HIKMAH : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hurriyah : Jurnal Hukum Islam TARBIYATUNA Madinah: Jurnal Studi Islam TAFAQQUH: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Dan Ahwal Syahsiyah AL IMARAH : JURNAL PEMERINTAHAN DAN POLITIK ISLAM Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam Al-Adalah: Jurnal Hukum dan Politik Islam Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Al-Idaroh : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Islam JIPIS Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Matan: Journal of Islam and Muslim Society Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Al-Adl : Jurnal Hukum Piwulang: Jurnal Pendidikan Agama Islam At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam INCARE IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Andragogi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal Penelitian ADDIN Al Ghazali: Jurnal Kajian Pendidikan Islam dan Studi Islam Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Al Hikmah: Journal of Education INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Jurnal Penelitian Agama Cendekia: Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan Al Hurriyah : Jurnal Hukum Islam PEKERTI Journal Pendidikan Agama Islam & Budi Pekerti DIKTUM: JURNAL SYARIAH DAN HUKUM AL ULYA: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL QALAM JURNAL KEPENDIDIKAN Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam ILUMINASI: Journal of Research in Education JIEMAN: Journal of Islamic Educational Management Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah Bilancia : Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam At Ta'dzim: Journal of Community Development
Claim Missing Document
Check
Articles

Pentingnya Fiqih Kontemporer Untuk Menghadapi Era Globalisasi Solekhah, Maulida Muhimmatus; Zafi, Ashif Az
MAQASID Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mqsd.v9i1.4611

Abstract

membahasa mengenai seberapa penting fiqih kontemporer dalam menghadapi era globalisasi
Hukum-Hukum Yang Berbeda Antara Laki-Laki Dan Wanita Menurut Madzhab Syafi'i Dan Madzhab Hanafi Wati, Nofi Setia; Zafi, Ashif Az
MAQASID Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mqsd.v9i1.4615

Abstract

Hukum islam sebagai salah satu sumber hukum nasional merupakan kumpulan aturan yang berdasarkan pada norma-norma atau kaidah-kaidah fiqhiyah. Kehidupan manusia pada hakikatnyanya selalu berkaitan dengan hukum-hukum dan syariat syariat agama,terkhusus dalam hukum fiqih yang menjadi seluruh aspek kehidupan manusia dalam ber islam, yang bisa masuk pada wilayah akidah, syariah, ibadah dan akhlak. Ada hal atau hukum-hukum fiqih yang berbeda antara laki-laki dan wanita menurut dua pandangan madzhab Syafi'i dan Hanafi mulai dari bab ubudiah sampai muamalah. Banyak hal yang penting yang dibutuhkan wanita muslimah dan laki-laki muslim. Di Indonesia mayoritas menganut pada imam Syafi'i tentang hukum-hukum fiqih. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengkaji hukum fiqih ubudiah laki-laki dan wanita dari pandangan dua madzhab dan juga membicarakan tentang permasalahan fiqih yang sedang terjadi di Indonesia termasuk hukum fiqih terkait pengurusan jenazah pasien corona dan sholat jumat yang banyak berbeda pendapat vtentang hal ini. Islam sendiri pun telah mengatur mengenai hukum-hukum fiqih Laki-laki dan wanita pada kitab-kitab fiqih karangan empat madzhab yang sebenarnya terjadi perbedaan hanya sebagian kecil, seperti masalah aurat laki-laki dan wanita dalam sholat atau dalam permasalahan fiqih sehari-hari.. Artikel ini menggunakan penelitian kajian pustaka dari berbagai kitab-kitab fiqih dan buku-buku fiqih dan artikel-artikel fiqih lainnya.
Pendekatan Teologis Dalam Memahami Maksud Syariat Dan Hukum Yang Tidak Disepakati Islam Kisdiyanti, Adinda Ayu; Zafi, Ashif Az
MAQASID Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mqsd.v9i1.4628

Abstract

Fiqh adalah metode dalam mengeksplorasi dan menetapkan hukum Islam. Ilmu ushul fiqh berguna untuk membimbing mujtahid dalam hukum syariah yang benar dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan. Melalui fiqh juga dapat ditemukan jalan keluar dalam menyelesaikan argumen yang terkesan saling bertentangan. Meskipun argumen dalam studi Ushul Fiqh seperti qiyas, istihsan, masalah mursalah, istishab, dan urf dapat digunakan sebagai dasar untuk membangun hukum dan masalah yang tidak dijelaskan secara langsung oleh teks. Para ulama sepakat untuk menyatakan Tuhan sebagai pihak yang berwenang membuat hukum dalam hukum Islam. Dalam konteks ini, Allah adalah suatu yang menjadikan syariat, menentukan, mengangkat dan sebagai sumber hukum. Atas dasar ini tidak ada syariah dalam Islam kecuali itu bersumber dari Tuhan. Karena, Tuhan menciptakan manusia di bumi dan Tuhan juga menetapkan aturan tentang kehidupan manusia. Fenomena ini pada akhirnya mendorong penulis untuk melakukan penelitian ilmiah tentang agama. Pendekatan agama akan mengalami perkembangan yang signifikan. Ini ditunjukkan oleh pendekatan agama yang tidak hanya berfokus pada aspek teologis, tetapi juga menembus disiplin ilmu humaniora lainnya.
Pandangan Islam Terhadap Adat Kebiasaan Hutang Piutang Masyarakat Desa Daren Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara Noor Fanika; Ashif Az Zafi
TAFAQQUH Vol. 5 No. 1 (2020): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/5xydhb74

Abstract

Pada penelitian ini membahas permasalahan mengenai praktik kebiasaan hutang piutang oleh sebagian warga desa Desa Daren Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara. Dampak yang di timbulkan dari kebiasaan hutang piutang dengan tambahan sebagai syarat pengembalian hutang merupakan tindakan yang merugikan bagi masyarakat lain diantaranya menimbulkan kerusakan bagi kehidupan sosial ekonomi pihak lain. Jenis penelitian ini ialah penelitian lapangan yang dilakukan di desa Daren Kecamatan Nalumsaru Kabupaten Jepara. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini memperoleh temuan yang menunjukkan kebiasaan pada masyarakat dalam melakukan hutang piuang telah menjadi adat secara turun-menurun. Hasil  wawancara dengan dua informan dari warga setempat menyatakan adanya kelebihan pelunasan hutang tersebut merupakan syarat kesepakatan ketika berhutang. Adanya tambahan saat pembayaran hutang dalam konsep fiqih muamalah termasuk riba. 
Fiqih Perempuan Kontemporer (Wanita Karier) Zidniy Alfi Zakiyyatin Nabila; Ashif Az Zafi
TAFAQQUH Vol. 5 No. 1 (2020): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/nj31bp39

Abstract

Sebenarnya yang dinamakan gender ialah perbedaan antara perempuan dan laki-laki yang bukan biologis maupun kodrat Tuhan. Gender adalah suatu anggapan yang disematkan oleh masyarakat kepada seseorang yang dianggap sebagai suatu kebiasaan pada umumnya. Gender itu selalu berubah dari waktu ke waktu, tempat ke tempat, hingga kelas ke kelas. Adapaun jenis kelamin (seks) tidak akan pernah mengalami perubahan. Selama ini, perempuan dipahami sebagai makhluk lemah yang hanya tinggal di rumah, mengurus semua pekerjaan yang berehubungan dengan sektor domestik, tidak boleh keluar rumah dan tidak boleh berinteraksi dengan kaum laki-laki. Telah lama sekali tatanan ini dianggap cukup mapan sebagai sesuatu yang alamiah bahkan oleh kaum perempuan sendiri. Padahal dalam Islam sendiri tidak membeda-bedakan antara laki-laki dan perempuan. Islam sebagai rahmat seluruh alam (rahmatan lil alamin) mengangkat derajat dan posisi perempuan. Perempuan pada masa jahiliah tidak dihargai, namun dengan kedatangan Islam ia mendapatkan tempat terhormat.
The Distribution Of Inheritance The Distribution Of Inheritance Law In Perdopo Village Based On Islam Perspective Nela Dwi Kusumawati; Ashif Az Zafi
TAFAQQUH Vol. 5 No. 1 (2020): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/t9adtx17

Abstract

Mawaris law is still used in midst of community life. The implementation of mawaris law in Indonesia is based on customary law and islamic law. Islamic law is used because the majority of the population in Indonesia is moslem, while customary law is used because the plurality of various region and another differs according to customary law in force in the community. One of them is in Perdopo village, Gunung Wungkal district, Pati regency, Central Java province. There are two forms of implementation of mawaris law in the village of Perdopo, namely the distribution of inheritance based on customary law and the distribution of inheritance based on islamic law. If in the implementation of the mawaris law conflict occurs then reconciliation is held. Local religious leaders consider that reconciliation is also justified in islamic sharia, because inheritance is still included in matters relating to muamalah whose implementation is left to the people, provided that in the case there is no dispute. In this case the implementation of the distribution of inheritance is based on what was agreed by the relevant parties and carried out for mutual benefit.
The Existence of Pesantren Based Technology: Digitalization of Learning in Pondok Pesantren Darul Ulum Kudus Zafi, Ashif Az; Jamaluddin, Dindin; Partono, Partono; Fuadi, Salis Irvan; Chamadi, Muhamad Riza
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 18 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpai.2021.182-15

Abstract

This research is motivated by developing technology. Pesantren have the choice to adapt to technology or reject it. Both choices have their respective impacts. This study aims to explain the adaptation to the use of technology in the Darul Ulum Pesantren in Kudus and how the position of the Pesantren Kyai after the use of technology. The research method used is a qualitative research method through the process of data collection, data reduction, data presentation, conclusion, and data verification. Search data using interviews, observation, and documentation. The object of this research is the Pesantren program related to the application of technology and the communication process of Kyai with Pesantren residents. The findings of this study state that Darul Ulum Kudus Pesantren is conducting an adaptation process to technological advances by approaching education, digital literacy, and the virtual Qur’an. Pesantren utilizes Whatsapp, Facebook, Instagram, and Youtube. This causes the existence of Pesantren outside to be better, meaning that more people know and know about the programs Pesantren. However, it causes a decrease in the sacredness of the Kyai for his santri. Kyai becomes dialogic and democratic rather than authoritarian. This research implies that Islamic boarding schools that choose to adapt to technological developments will change the authority of the Kyai. But the Kyai also has the authority to make his Pesantren adapt to technology or reject technology.
Pancasila Corner as Reinforcement of Santri’s National Insight Values at Darul Abror Islamic Boarding School Chamadi, Muhamad Riza; Jamaluddin, Dindin; Az Zafi, Ashif; Partono, Partono; Fuadi, Salis Irvan
ADDIN Vol 18, No 1 (2024): ADDIN
Publisher : LPPM IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/addin.v18i1.12787

Abstract

Darul Abror Islamic Boarding School in Purwokerto is one of the Islamic boarding schools that strive for the national spirit of the students through a national space called Pancasila Corner. This study aims to describe the form of Pancasila Corner activities at Darul Abror Islamic Boarding School and the students’ national motivations through Pancasila Corner. This study uses a qualitative descriptive method by analyzing data from interviews with students and boarding school administrators, field observations, and documentation. The results of this study are: The Pancasila Corner is a scientific forum for discussing Santri’s nationality that provides national literacy. The available national literacy includes historical, political, legal and human rights literacy and contemporary national discourse with academics as facilitators. Santri gets the strengthening of national values in the form of righteousness to God Almighty, the value of tolerance, the value of love for the homeland, the value of cooperation and democratic values.
Evaluation of Distance Learning Fiqih Subjects at Madrasah Tsanawiyah in Kudus Zafi, Ashif Az
Al Hikmah: Journal of Education Vol 3, No 2 (2022): Al Hikmah: Journal of Education
Publisher : Lembaga Pendidikan Hikmatun Najah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54168/ahje.v3i2.362

Abstract

This research aims to evaluate fiqh learning during the Covid 19 pandemic using the CIPP model at MTsN in Kudus Regency. The research data analysis used is qualitative. This research concludes that the Covid 19 pandemic requires the use of e-learning as a means of learning. E-learning is organized to make learning easier for educators and students during distance learning. This system can be called an effective and efficient system. The characteristics of educators and students are said to be able to master the technology used for learning so that they can support the implementation of e-learning. The availability of adequate facilities and infrastructure, such as laptops and internet networks. For computers/laptops, the Madrasah makes it mandatory for students. The e-learning learning process makes things very easy for educators and students, both in terms of understanding and use. The final results of e-learning during the pandemic decreased but were not significant. The funds needed to implement e-learning are quite large, but this is not a worry for the madrasah because the system is supported by School Operational Assistance. Good interactions occur during e-learning so that fatal obstacles are rarely encountered. Because various stakeholders maximize their interactions so that they can produce learning that has a good impact and effectiveness in e-learning can be created.
REDESIGN PAI LEARNING MODEL DURING THE COVID-19 PANDEMIC Kholifuddin, Aan Trias; Zafi, Ashif Az
EDURELIGIA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Nurul Jadid University, Paiton Probolinggo, East Java

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.401 KB) | DOI: 10.33650/edureligia.v5i2.2196

Abstract

The Covid-19 pandemic has now resulted in all activities changing, one of which is education. This change is feared that there will be a setback in the future of Islamic Religious Education. The issuance of an SKB (joint decree) regarding the implementation of learning at the beginning of the 2020/2021 academic year carried out by four ministers and the Decree of the Director-General of Islamic Education Number 2791 of 2020 concerning Emergency Curriculum Guidelines for Madrasas hereby as evidence that Islamic Religious Education supports learning during the covid-19 pandemic. Following the policy of the decree, Islamic Religious Education also adapts according to the conditions of doing social and physical distancing, Work From Home (WHF) Policies, Learning From Home (BDR) using an online learning system. This research uses qualitative research with a descriptive method. The purpose of this study is to discuss the redesign of the PAI learning model during the Covid-19 pandemic. The indications from the ministerial decision above show that it is time for reorientation and the format of Islamic education learning is starting to need acceleration. The period of the Covid-19 pandemic demands that the adaptation of Islamic Religious Education is a must to answer the existing challenges
Co-Authors A'yun Qulubana Khusnan Arief Abdul Karim Adinda Ayu Kisdiyanti Agung Nugraha, Rois Prianto Ahla Sofiyah Ahmad Jauhari Ahmad Zulfikri Ainun, Alfia Alfia Ainun Nikmah Ali Ridwan Ambarwati, Susi Anik Sri Widayati Anny Nailatur Rohmah Aquil, Anzar Ardelia, Fika Abidah Arni Nafiyya Balaya Assegaf, Abd Rachman Ayu Ulin Ni'mah Azizah Ika Nur chamadi, muhamad riza Cindy Olanda Dewi Dewi, Cindy Olanda Dindin Jamaluddin, Dindin Eka Nilam Safitri Eka Yuliana Eko Purnomo Elya Umi Hanik Ernawati, Ririn Eva Luthfi Fakhru Ahsani Eva Luthfi Fakhru Ahsani Faizal Azril Firdaus Falasifah, Firda Fanny Nada Fajri Fatihatu Nurul Ulya Fera Erawati Fiina Tsamrotun Nafisah Firdausiyah, Annisa Putri Hani Hiqmatunnisa Heni Mustaghfiroh Huda, Moh. Miftakhul Husna, Karina Fikriatil Ibrahiem, Muhammad Nur Ines Romadona Aditya Putri Irwan Fathurrochman Izza, Amaniatul Kamil, Tasallia Nima Khofiyan Nida Kholifuddin, Aan Trias Khozaainur Rohmania Kisdiyanti, Adinda Ayu Kusuma, Vian Anton Laila Nurul Hidayah Lalu Abdurrahman Wahid Layinatusyifa Layinatusyifa Luluatu Nailul Roja’ luluatul badriyyah Luthfiyah, Rifa Maisyanah Maisyanah Masturin Maudita, Widiya Maula, Mahmudatul Maulida Tsalis Maroh Moh Sholihul Anshori Moh. Miftakhul Huda Muhammad Arief Nugroho Muhammad Choirunniam Muhammad Imaduddin Muhammad Irfan Maulana Muhammad Khoirun Nadlif Muhammad Nur Khabib Muhammad Shidqul Wafa Muhammad Syaifuddin Arif Muhammad Wazid Husni Muhammad Yusuf Renaldi Nada, Fina Qothrun Nafisah, Fiina Tsamrotun Nailna Amanina Najib Kailani Nashiroh, Faiz Navisatul Munawwaroh Nela Dwi Kusumawati Nia, Naila Amanyya Muhibin Nisa', Nurul Khoirun Nisa’Auliya, Siti Qurrotu A’yun Noor Fanika Nur Aziz Amalia Khaq Nur Salamah Nurul Farichatin Nichlah, Khoirin Partono Partono Puspo Nugroho, Puspo Putri Nabila Masduki Putri, Dwi Wahyu Qothrun Nada Illiyuuna Rahmawati, Zilfania Rijal Robbi Sulthoni Ririn Ernawati Ririn Isna Magfiroh Risma Aryanti Riza Umami Rochimuzzama Rochimuzzama Rohmawati, Ummi Rois Prianto Agung Nugraha Romadhona, Muhammad Arsyada Sa'adah, Naila Saifurrohman, Ahmad Salis Irvan Fuadi Sari, Laura Ameylia Novita SATRIYAS ILYAS Sayida Nafisa Azmi Septia Nurul Wathani Shifa, Tafrihatush Sidqi Salsabilla Siswanto Siswanto Siti Na’ilul Hidayah Siti Qoniah Solekhah, Maulida Muhimmatus Suci Damayanti Suci Maharani Syaroful Anam , Mohammad Tsuroyya, Anis Vira Ananda Putri Wati, Nofi Setia Yunita Prasetyani Zaroh, Ulfi Choirul Zidniy Alfi Zakiyyatin Nabila Zilfania Rahmawati Zulfikri, Ahmad