Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH WORK LIFE BALANCE DAN SOCIAL SUPPORT TERHADAP EMPLOYEE ENGAGEMENT PADA KARYAWAN GENERASI Z DI PERUSAHAAN MANUFAKTUR KOTA BANDUNG Defi Dea Apriyanti; Benny Bernadus; Kartika Nuradina; Pras Rendy
Jurnal Cinta Nusantara Vol. 4 No. 2 (2026): April-Juni, Assessment and Learning Evaluation
Publisher : CV. Bunda Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63754/jcn.v4i2.178

Abstract

Generasi Z merupakan kelompok usia yang mendominasi angkatan kerja saat ini, namun memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya, terutama dalam memandang keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi serta pentingnya dukungan sosial di lingkungan kerja. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi perusahaan manufaktur dalam meningkatkan employee engagement, mengingat keterlibatan karyawan berperan penting dalam mendukung produktivitas dan pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan social support terhadap employee engagement pada karyawan Generasi Z di perusahaan manufaktur Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 100 karyawan. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance secara parsial tidak berpengaruh terhadap employee engangement dan social support berpengaruh positif dan signifikan. Namun secara simultan, keduanya berpengaruh terhadap employee engagement. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,217 menunjukkan bahwa kedua variabel independen secara bersama-sama mampu menjelaskan 21,7% variasi employee engagement, sedangkan 78,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menjelaskan bahwa dukungan sosial dari atasan dan rekan kerja berperan lebih dominan dalam membentuk employee engagement dibandingkan kemampuan individu mengelola keseimbangan kehidupan kerja, meskipun keduanya tetap berkontribusi secara bersama-sama.
STUDI KASUS MAKNA KEPUASAN KERJA KARYAWAN WANITA STATUS KONTRAK DI KONVEKSI X Mita Aristia; Kartika Nuradina; Recky Recky; Pras Rendy
Jurnal Ekonomi Bisnis Kompetif Vol 5 No 2 (2026): JURNAL BISNIS KOMPETIF (JBK) 2026
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/bisniskompetif.v5i2.3029

Abstract

This study aims to explore in depth the meaning of job satisfaction from the perspective of female employees with contract status in Convection X. Using a qualitative approach of a case study. Data was collected through interviews with female employees with more than 3 years of service, direct observation, and supporting documents. Miles and Huberman's thematic analysis identified four themes including: job satisfaction is interpreted as the result of adaptation to work, interpersonal relationships are the main source of job satisfaction, organizational limitations are the source of job dissatisfaction, and work is interpreted as a means of meeting the needs of life and carrying out family roles. The results of this study show that job satisfaction among female employees with contract status in Convection X is formed through an evaluation of work experience, with the main factors including the job itself, relationships with colleagues and superiors, compensation, and career development opportunities. These findings suggest that job satisfaction is not only influenced by organizational conditions, but also by work experience and the meaning that individuals give to their work
Pengaruh Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Karyawan di PT. Great Giant Pineapple Lampung Tengah dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Mediasi Yoshua Nickson Sina; Pras Rendy; Gurawan Dayona Ismail; Asti Nur Aryanti; Kartika Nuradina
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (September - Oktober 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jimt.v8i1.9740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan pada PT Great Giant Pineapple Lampung Tengah dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini berangkat dari research gap berupa ketidakkonsistenan temuan mengenai pengaruh langsung kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan serta belum optimalnya penjelasan mengenai mekanisme yang menerjemahkan kedua faktor tersebut menjadi kinerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4. Data diperoleh dari 100 karyawan yang dipilih melalui simple random sampling dari populasi sebanyak 10.000 karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan (β = 0,148; t = 0,867; p = 0,386), demikian pula komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikan secara langsung (β = 0,277; t = 1,763; p = 0,078). Namun, kepuasan kerja dan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja masing-masing sebesar 0,355 dan 0,599. Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,530; t = 3,716; p < 0,001). Selain itu, motivasi kerja secara signifikan memediasi pengaruh kepuasan kerja (β = 0,188; t = 2,506; p = 0,012) dan komitmen organisasi (β = 0,318; t = 3,305; p = 0,001) terhadap kinerja karyawan. Kebaruan penelitian ini terletak pada temuan bahwa kepuasan kerja dan komitmen organisasi lebih berkontribusi terhadap kinerja melalui motivasi kerja dibandingkan melalui pengaruh langsung dalam konteks industri pengolahan nanas. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja memerlukan strategi organisasi yang mampu menerjemahkan sikap positif karyawan menjadi motivasi kerja yang konkret.
PENGARUH WORK LIFE BALANCE DAN SOCIAL SUPPORT TERHADAP EMPLOYEE ENGAGEMENT PADA KARYAWAN GENERASI Z DI PERUSAHAAN MANUFAKTUR KOTA BANDUNG Defi Dea Apriyanti; Benny Bernadus; Kartika Nuradina; Pras Rendy
Jurnal Cinta Nusantara Vol. 4 No. 2 (2026): April-Juni, Assessment and Learning Evaluation
Publisher : CV. Bunda Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63754/jcn.v4i2.180

Abstract

Generasi Z merupakan kelompok usia yang mendominasi angkatan kerja saat ini, namun memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya, terutama dalam memandang keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi serta pentingnya dukungan sosial di lingkungan kerja. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi perusahaan manufaktur dalam meningkatkan employee engagement, mengingat keterlibatan karyawan berperan penting dalam mendukung produktivitas dan pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan social support terhadap employee engagement pada karyawan Generasi Z di perusahaan manufaktur Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 100 karyawan. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance secara parsial tidak berpengaruh terhadap employee engangement dan social support berpengaruh positif dan signifikan. Namun secara simultan, keduanya berpengaruh terhadap employee engagement. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,217 menunjukkan bahwa kedua variabel independen secara bersama-sama mampu menjelaskan 21,7% variasi employee engagement, sedangkan 78,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menjelaskan bahwa dukungan sosial dari atasan dan rekan kerja berperan lebih dominan dalam membentuk employee engagement dibandingkan kemampuan individu mengelola keseimbangan kehidupan kerja, meskipun keduanya tetap berkontribusi secara bersama-sama.
PERAN WORK-LIFE BALANCE DAN STRES KERJA TERHADAP PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA KARYAWAN DI PT X BANDUNG Annisa Nabila Guluda; Kartika Nuradina; Benny Bernadus; Pras Rendy
Jurnal Cinta Nusantara Vol. 4 No. 2 (2026): April-Juni, Assessment and Learning Evaluation
Publisher : CV. Bunda Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63754/jcn.v4i2.199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Work-Life Balance dan Stres Kerja terhadap Psychological Well-Being pada karyawan PT X Bandung, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal (explanatory research). Populasi penelitian berjumlah 23 karyawan PT X Bandung dan seluruhnya digunakan sebagai sampel melalui teknik sampling jenuh (total sampling). Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert empat poin. Work-Life Balance diukur menggunakan Work/Nonwork Interference and Enhancement Scale, Stres Kerja diukur menggunakan Perceived Stress Scale (PSS-14), sedangkan Psychological Well-Being diukur menggunakan Psychological Well-Being Short Scale. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh item instrumen valid dan reliabel. Hasil regresi linear berganda menunjukkan bahwa Work-Life Balance tidak berpengaruh signifikan terhadap Psychological Well-Being (β = -0,029; t = -0,129; p = 0,899 > 0,05). Stres Kerja juga tidak berpengaruh signifikan terhadap Psychological Well-Being (β = 0,054; t = 0,244; p = 0,810 > 0,05). Secara simultan, Work-Life Balance dan Stres Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Psychological Well-Being (F = 0,037; p = 0,964 > 0,05). Nilai R² sebesar 0,004 menunjukkan bahwa Work-Life Balance dan Stres Kerja hanya menjelaskan 0,4% variasi Psychological Well-Being, sedangkan 99,6% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Dengan demikian, hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa Work-Life Balance dan Stres Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Psychological Well-Being. Secara simultan, kedua variabel tersebut juga tidak berpengaruh signifikan terhadap Psychological Well-Being.
PENGARUH BEBAN KERJA, STRES KERJA, DAN WORK-LIFE BALANCE TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA RUMAH MAKAN KARYAWAN RM ABAH HARJA BANDUNG Dadan Sakti Wibawanto; Recky Recky; Gurawan Dayona Ismail; Andhika Mochamad Siddiq; Kartika Nuradina
Jurnal Daya Saing Vol. 12 No. 2 (2026): JURNAL DAYA SAING (JDS)
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v12i2.3044

Abstract

This study aims to analyze the effect of workload, work stress, and work-life balance on employee performance at RM Abah Harja Bandung. This research employed a quantitative approach involving 96 employees as respondents. Data were collected via a questionnaire with a five-point Likert scale and analyzed in SPSS using validity and reliability tests, partial significance testing (t-test), simultaneous significance testing (F-test), and the coefficient of determination. The results indicate that all research instruments were valid and reliable. Partially, workload and work stress had a negative and significant effect on employee performance, whereas work-life balance had a positive and significant effect. Simultaneously, workload, work stress, and work-life balance had a significant effect on employee performance, as indicated by an F-value of 47.860 and a significance value of 0.000. The R-square value of 0.609 indicates that the three independent variables explain 60.9% of the variation in employee performance, with the remaining 39.1% attributable to other factors outside the research model. These findings highlight the importance of managing workload and work stress while promoting work-life balance to support improved employee performance. Keywords: Workload, Work Stress, Work-Life Balance, Employee Performance