Claim Missing Document
Check
Articles

PERUBAHAN NOVEL CATATAN AKHIR KULIAH KARYA SAM MAULANA MENJADI FILM CATATAN AKHIR KULIAH SUTRADARA JAY SUKMO: KAJIAN EKRANISASI Chrisdayanti Chrisdayanti; Mursalim Mursalim; Alfian Rokhmansyah
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 6, No 4 (2022): Oktober 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v6i4.4079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan-perubahan yang terjadi pada novel Catatan Akhir Kuliah karya Sam Maulana menjadi film Catatan Akhir Kuliah sutradara Jay Sukmo berupa perubahan alur, tokoh, dan latar. Novel Catatan Akhir Kuliah adalah novel yang diterbitkan Januari 2014, berisi tentang kisah Sam, mahasiswa yang merasa salah jurusan kuliah hingga mendapat julukan “matelu” (mahasiswa telat lulus). Film Catatan Akhir Kuliah adalah film yang dirilis Juli 2015, menceritakan kisah Sam saat masa perkuliahannya di Institut Pertanian Bogor. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dengan kajian ekranisasi, yaitu penciutan, penambahan, dan perubahan bervariasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Catatan Akhir Kuliah karya Sam Maulana dan film Catatan Akhir Kuliah sutradara Jay Sukmo. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik membaca, teknik menonton, dan teknik mencatat. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif yang terdiri dari tiga alur kegiatan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan beberapa hal. Pertama, perubahan alur novel menjadi film Catatan Akhir Kuliah untuk aspek penciutan alur sebanyak 40 penciutan, aspek penambahan alur sebanyak 37 penambahan, dan untuk aspek perubahan bervariasi alur sebanyak 30 perubahan bervariasi. Kedua, perubahan tokoh novel menjadi film Catatan Akhir Kuliah untuk aspek penciutan tokoh sebanyak 19 penciutan, aspek penambahan tokoh sebanyak 8 penambahan, dan untuk aspek perubahan bervariasi tokoh sebanyak 6 perubahan bervariasi. Ketiga, perubahan latar novel menjadi film Catatan Akhir Kuliah untuk aspek penciutan latar sebanyak 8 penciutan, aspek penambahan latar sebanyak 16 penambahan, dan untuk aspek perubahan bervariasi latar sebanyak 5 perubahan bervariasi.
Model Transformasi Babak Sinta Obong dalam Puisi-Puisi Indonesia Alfian Rokhmansyah; Bayu Aji Nugroho
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model transformasi babak Sinta Obong yang terdapat dalamepos Ramayana menjadi hipogram puisi-puisi Indonesia. Konsep intertekstual dan hipogram digunakansebagai landasan penelitian ini. Untuk mencapai tujuan penelitian, digunakan metode pembacaan retroaktifuntuk mendapatkan konsep transformasi babak Sinta Obong yang muncul pada teks-teks puisi. Adapun puisiyang dijadikan objek adalah Api Sita karya Arif Bagus Prasetyo, Sita Sihir karya Sapardi Djoko Damono,Elegi Sinta karya Dorothea Rosa Herliany, dan Asmaradana karya Subagio Sastrowardoyo. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa model transformasi babak Sinta Obong yang dilakukan oleh pengarang pada puisi-puisiyang diciptakannya meliputi transformasi tanpa perubahan dan transformasi dengan perubahan. Transformasitanpa perubahan dilakukan pengarang dengan mengambil cerita teks hipogram secara utuh sebagai dasarpenciptaan teks transformasi. Sedangkan transformasi dengan perubahan, dilakukan oleh pengarang denganmengubah konsep dan motif cerita dari teks hipogram sebagai dasar penciptaan teks transformasi, khususnyadengan teknik dekonstruksi.
Struktur dan Fungsi Cerita Rakyat Paser Putri Petung di Kabupaten Paser Kalimantan Timur Qomariyah, Fitri; Rokhmansyah, Alfian; Purwanti, Purwanti
Jurnal Sastra Indonesia Vol 12 No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jsi.v12i1.56461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan fungsi cerita rakyat Paser Putri Petung dari Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan termasuk jenis penelitian lapangan. Data dalam penelitian ini berupa kutipan cerita rakyat yang diperoleh dari informan dan telah melalui proses transkripsi. Adapun cerita Putri Petung yang dijadikan objek penelitian adalah cerita versi Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser. Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi kemudian melalui proses transkripsi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, penyajian data, analisis strukturalisme naratologi, dan analisis fungsi cerita rakyat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cerita rakyat Putri Petung yang berasal dari Kecamatan Tanah Grogot memiliki lima pola aktan serta lima model fungsional. Cerita rakyat Putri Petung tersebut juga memenuhi empat fungsi cerita rakyat, antara lain sebagai sistem proyeksi, sebagai alat pengesahan sosial, sebagai lembaga pendidikan, dan sebagai alat pengendalian sosial.
KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA WANITA DALAM NOVEL ALISYA KARYA MUHAMMAD MAKHDLORI: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA Fajriyah, Khoiriyatul; Mulawarman, Widyatmike Gede; Rokhmansyah, Alfian
CaLLs (Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics) Vol 3, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.397 KB) | DOI: 10.30872/calls.v3i1.773

Abstract

The purposes of this research are to describe story facts, personality structure of female lead character, and the factor behind personality changes of female lead character in the novel Alisya by Muhammad Makhdlori. This research is a descriptive qualitative research with psychology of literature studies. This research use objective approach. The data source of this research is from the novel Alisya by Muhammad Makhdlori. The data collection techniques are reading and noting. The data analysis technique used qualitative analysis that consists of three ways, those are data reduction, data presentation, and drawing conclusion. The results of this research showed some findings, firstly, story fact in the novel Alisya consists of plot, characterization, and setting. The plot in this novel is forward. The characters in this novel are having roles as main character and additional character. Settings of place in this novel are in Batam, Jakarta and Singapore. Settings of time happen before Alisya became a bitch, after Alisya became a bitch, when Alisya infected HIV’s virus and the last when Alisya stop became a bitch. Social setting in this novel is society’s point of view of HIV’s victim. Secondly, the stimulus of id in Alisya portrayed when Alisya want to flee from poverty, want to become a famous model, want to take a break, want to die, and want to eat. The responds of ego showed when Alisya decided to achieve an offer to take naked photo in magazine and when she decided to achieve Sandy’s invitation to go to the party that held in Singapore. The superego responds showed when Alisya counterbalances whether to achieve the offer to take naked photo or not. Thirdly, from the analysis of Alisya’s personality the researcher fond some factors of Alisya’s personality changes, those are; physical factor, social factor, and the factor from her own self.Keywords: female lead character, personality, Alisya novel
Studi Sintesis Penelitian Sastra dengan Objek Karya Sastra Bertema LGBT Menggunakan Model Systematic Review Rokhmansyah, Alfian
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.446 KB) | DOI: 10.30872/diglosia.v1i1.7

Abstract

Karya sastra bertema LGBT merupakan salah satu karya sastra yang banyak menuai pro dan kontra di masyarakat karena mengusung tema LGBT dan dianggap dapat mempengaruhi pembaca dengan hal-hal negatif sehingga karya sastra tersebut juga sangat tidak dianjurkan sebagai bahan referensi bacaan dalam pembelajaran bahasa dan sastra di seluruh jenjang pendidikan dasar maupun menengah. Akan tetapi, dalam ranah akademik banyak penelitian yang menganalisis karya sastra bertema LGBT dengan berbagai sudut pandang. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis kajian-kajian akademik yang mengangkat objek karya sastra bertema LGBT. Penelitian ini merupakan penelitian systematic review. Perbandingan yang dilakukan pada artikel ini menggunakan desain meta sintesis. Objek penelitian ini adalah artikel-artikel penelitian yang menggunakan objek kajian karya sastra bertema LGBT, yaitu sebanyak delapan artikel. Meta sintesis yang dilakukan meliputi objek, tujuan, metode, serta teknik pengumpulan dan analisis data. Studi systematic review dengan model meta sintesis terhadap delapan penelitian yang menganalisis karya sastra LGBT ini, diperoleh gambaran bahwa penelitian yang dilakukan cenderung membahas mengenai keberadaan kelompok LGBT. Penelitian-penelitian tersebut bermaksud mengungkap cara pengarang menampilkan tokoh-tokoh LGBT sebagai sebuah kenyataan bahwa mereka ada. Dari hasil penelitian-penelitian tersebut, diperoleh gambaran yang bervariasi terkait pandangan-pandangan pengarang terhadap kelompok LGBT.
Tipe Tuturan Remaja Perempuan Yatim dalam Interaksi Sehari-Hari: Kajian Pragmatik Ainin, Nur; Rokhmansyah, Alfian; Purwanti
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.61 KB) | DOI: 10.30872/diglosia.v2i1.14

Abstract

This study aims to determine the type of speech used by an orphaned teenager in daily communication. This research includes field research in the form of case studies with qualitative approaches and presented descriptively. The main data of the study are speeches in the activities of everyday speech acts. The data source is a 21-year-old orphaned teenager. The results showed that the type of speech used, namely the declarative, representative, expressive, directive, and commissive type. While the dominant sentence form is used, namely direct and literal sentences.
Pandangan Dunia Tragis dalam Legenda Wadu Ntanda Rahi Suku Bima di Kota Bima Nusa Tenggara Barat Wibowo, Ari; Rokhmansyah, Alfian; Dahlan, Dahri
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.54 KB) | DOI: 10.30872/diglosia.v4i3.283

Abstract

This study aims to describe the tragic worldview in the legend of Wadu Ntanda Rahi. This research is field research. The data of this research is the legend of Wadu Ntanda Rahi, the version of the people who live in the coastal part of Bima. The informants are the Bima Tribe, who was born, settled, and have lived in Bima City and know the legend of Wadu Ntanda Rahi. This study's data collection techniques were interviews and documentation using oral literature documentation forms, transcription, and translation. According to Goldmann, data analysis was carried out using a tragic world analysis model on the legend of Wadu Ntanda Rahi. The results show that in the legend of Wadu Ntanda Rahi, there is a tragic fate experienced by the two main characters in the story, namely La Nggusu (husband) and La Nggini (wife). La Nggusu suffered a tragic fate because he migrated who never returned to his hometown. La Nggusu's departure as a husband made La Nggini's life be lived alone. La Nggini often gets tragic things in her life. Her husband's departure was the beginning of La Nggini's tragedy, followed by the death of her closest family, which made her even more alone, until in the end, she hoped to become immortal, namely to become a stone. La Nggini's suffering is the result of the absence of God, the silent world, and the result of tragic human traits that demand the impossible.
Mantra penyambutan kelahiran anak pada ritual belian melas suku Dayak Tunjung Putri, Nina Queena Hadi; Sulistyowati, Endang Dwi; Saputra, Marselinus Juan; Rokhmansyah, Alfian
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v7i3.1051

Abstract

Mantra dipercaya oleh masyarakat pendukungnya memiliki kekuatan gaib, kesaktian, dapat menyembuhkan penyakit, dan menghindari gangguan roh-roh gaib. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi mantra belian melas suku Dayak Tunjung di Kampung Ngenyan Asa, Kabupaten Kutai Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian etnografi dengan pendekatan kualitatif yang dipaparkan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, transkrip data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian mantra pada belian melas berfungsi sebagai pengendali sosial (nasihat), pengingat (peringatan toleransi, dan alat komunikasi pemeliant dengan para roh-roh agar tidak mengganggu, menyakiti dan kembali kepada anak keluarga), sarana untuk berdoa dengan roh-roh, dan sarana pelestarian budaya lokal.
Kecenderungan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dalam Memilih Materi Pembelajaran pada Mata Kuliah Pengenalan Lapangan Persekolahan 1 (PLP 1) Ningsih, Sulasti; Rokhmansyah, Alfian; Putri, Nina Queena Hadi
Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.061 KB) | DOI: 10.30872/adjektiva.v3i2.1404

Abstract

Purpose of this study was to find out the number of students of Indonesian Language and Literature Education 2018 at Mulawarman University who chose learning materials for basic knowledge competencies and basic skills competencies in the PLP 1 practice course, to find out why students of Indonesian Language and Literature Education 2018 at Mulawarman University chose basic competency learning materials. Basic knowledge or competency skills in PLP 1 practical courses. This research uses qualitative research methods. Sources of data used are sources (informants), and documents. Data collection techniques used are interviews, and documentary studies. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study found: 45 students used learning materials (KD 3), 1 student used learning materials (KD 4). This happens because of the driving factors such as student abilities, interests/interests, and learning resources.
Penerapan Pembelajaran Daring Materi Teks Berita Melalui Live Instagram Pada Masa Pandemi Covid-19 Kelas VIII SMP Negeri 40 Samarinda Al Baghdadi, Nur Syifa Rahmah; Hudiyono, Yusak; Rokhmansyah, Alfian
Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.939 KB) | DOI: 10.30872/adjektiva.v4i1.1447

Abstract

This research was conducted at SMP Negeri 40 Samarinda in the 2020/2021 academic year, aiming to describe the application of online learning of news text material through Live Instagram that has been carried out by researchers. Researchers conducted research on junior high school students because the current condition of using Instagram is not only used by adults. But, also among children and adolescents. This Instagram application has become much in demand by children and teenagers because it has unique features in making videos or photos and being able to see the latest news. By having unique features students or students choose Instgaram as the trendy application at this time. In this online learning, researchers use the Instagram application because it has interesting features that can provide new experiences for teaching and learning activities with students. One of the interesting features in the Instagram application used by researchers is Live Instagram. The formulation of the problem raised in this study is the implementation of learning through Instagram media, the obstacles that occur in online learning and the researchers' efforts to overcome the problems of online learning through Instagram media. To achieve these objectives, researchers used qualitative research. Data were collected using interview techniques, document studies and questionnaires. The results of the study show: 1) The implementation of online learning of news text materials through Instagram media, 2) the obstacles that occur in online learning of news text materials through Instagram media, 3) the efforts made to overcome the problems of online learning through Instagram media.