Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Perikanan di SMKN 2 Kolaka Sulawesi Tenggara Musu, Anita; Patang, Patang; Darongke, Fitria Silda
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 4 No. 2 (2022): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran biologi perikanan melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas X NKPI SMK Negeri 2 Kolaka semester Ganjil Tahun pelajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan dua siklus pembelajaran. Tiap siklus dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan observasi dengan alat pengumpulan data berupa lembar tes dan lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh tes pada siklus I dengan nilai rata-rata 70,5 % dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 5 orang (62, 5%) dan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 82,5 % dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 7 orang (87,5 %) . Adapun hasil observasi terhadap aktivitas belajar siswa pada siklus I diperoleh nilai 65,7 % dan siklus II diperoleh nilai 85,7 %. Dengan demikian dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatan sebesar 20 % dari kulaifikasi cukup menjadi kriteria baik Penelitian ini disudahi pada siklus II karena indikator keberhasilan telah tercapai dan memenuhi kriteria ketuntasan sehingga kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), ternyata dapat meningkatkan hasil belajar siswa
Optimization of Soft Skill Competencies and Student Work Readiness Through The MBKM Internship Program at The KIPM Makassar Center Yanto, Subari; Patang, Patang; Indrayani, Indrayani; Rivai, Andi Alamsyah
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 16 No. 2 (2024): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v16i2.5886

Abstract

This research aims to analyze the opportunities and challenges of work practice in preparing Makassar State University students for the world of work, as well as improve their soft skills in communication, discipline, teamwork, and domain-specific knowledge at the Center for Fish Quarantine, Quality Control, and Fishery Product Safety (BB KIPM) as the implementation of the MBKM Curriculum. The four-month research used a descriptive quantitative approach combined with experimental methods, surveys, and in-depth observations to analyze opportunities, challenges, and the impact of work practices on students' soft skills, such as communication, discipline, teamwork, and field-specific knowledge. The findings show that the internship program significantly improves students' practical skills, soft skills, and readiness for the workforce, providing valuable experience in modern laboratory techniques, occupational safety, and industry-specific management practices.
The Effect of Molasses Concentration on the Growth of Yeast Saccharomyces Cereviceae in Making Single Cell Proteins the Effect of the concentrate on of Waste Molasses on the Growth of Yeast Saccharomyces Cereviceae in the Making of Single Cell Proteins Bahtiar, Virdhalya Kartika; Patang, Patang; Indrayani, Indrayani
Formosa Journal of Applied Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): January, 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjas.v3i1.7462

Abstract

The aim of the research was to determine the optimal molasses concentration for the growth of Saccharomyces Cereviciae yeast and the protein content of Saccharomyces cerevisiae yeast in making PST. This research used an experimental method with a quantitative approach and used a Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments and 3 replications. The concentrations in this study were 10%, 15%, 20%, 25% molasses and control. The results obtained showed that the protein levels obtained ranged from 13-47%. Apart from that, the highest specific growth rate (SGR) and protein productivity were found in the M1 treatment with 10% molasses.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KARTU KATA TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS IV Napisah, Napisah; Bachri Thalib, Syamsul; Patang, Patang
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.23771

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan media kartu kata terhadap keterampilan menulis pada siswa kelas IV SD Negeri Panaikang I Kota Makassar. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penggunaan media kartu kata sedangkan variabel terikatnya adalah keterampilan menulis siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD Negeri Panaikang I Kota Makassar, sedangkan sampelnya adalah kelas IV.a sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 30 orang dan kelas IV.b sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 30 orang. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes berupa soal pilihan ganda dan isian terkait keterampilan menulis berupa pretest dan posttest. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan SPSS versi 29. Teknik analisis data menggunakan analisis independent sampel t-test (uji-t). Hasil keterampilan menulis siswa mengalami peningkatan yang dilihat dari hasil analisis t-test yaitu thitung (3,783) > ttabel (1,672). Dapat disimpulkan bahwa media kartu kata memberi pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan menulis pada siswa SD Negeri Panaikang I Kota Makassar.
PENGARUH JENIS KEMASAN DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS MINUMAN PANGAN FUNGSIONAL BERBAHAN DASAR JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) Nilakrisna, Nadila; Patang, Patang; Fadilah, Ratnawaty
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kemasan dan lama penyimpanan terhadap Kualitas Minuman Pangan Fungsional Berbahan Dasar Jahe (Zingiber officinale). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial, yang terdiri 2 faktor yaitu jenis kemasan (Plastik polipropilen, Botol Kaca dan Plastik Polyethylen Terephthalate) dan lama penyimpanan (0,3 dan 6 Hari). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis sidik ragam yang selanjutnya diolah menggunakan SPSS versi 22. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah analisis kimia meliputi kadar antioksidan, kadar gula total, angka lempeng total (ALT), Escherchia coli dan pH. Dan uji orgaoleptik meliputi rasa, aroma dan warna. Hasil Penelitian Menunjukkan jenis kemasan dan lama penyimpanan berpengaruh terhadap kualitas minuman pangan fungsional berbahan dasar jahe, perlakuan terbaik pada pengujian yaitu penggunaan kemasan botol kaca dengan lama penyimpanan 0 hari, akan tetapi layak dikonsumsi pada lama penyimpanan 3 hari.
PKM Pelatihan Budidaya Ikan Nila dengan Menggunakan Sistem Bioflok di Desa Siddo Kabupaten Barru Patang, Patang; Idris, Andi Puspa Sari; Wahidah, Sri; Yuniarti, Yuniarti; Abdullah, Abdullah; Bando, Nurjannah
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v3i1.54733

Abstract

Abstrak. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta pelatihan dalam melakukan budidaya ikan nila system bioflok. Sistem bioflok memiliki banyak kelebihan seperti dapat dilakukan dengan kepadatan tinggi, kualitas air tetap baik dan terjadi efesiensi pakan. Peserta pelatihan adalah masyarakat yang tergolong petani ikan yang sudah membudidayakan ikan nila namun belum menerapkan system bioflok dan petani yang belum melakukan budidaya ikan. Pelatihan dilaksanakan dengan menjalin kolaborasi antara tim pengabdi Dosen Prodi Pendidikan Teknologi FT Universitas Negeri Makassar (UNM) dengan tim pengabdi dosen Jurusan Budidaya Perikanan Politeknik Pertanian Negeri Pangkep. Metode yang digunakan adalah metode diskusi dengan mendiskusi permasalahan-permasalahan yang ada di budidaya ikan nila. Hasil pengabdian atau pelatihan menunjukkan bahwa para peserta pelatihan sudah memahami, mengetahui dan menerapkan budidaya ikan system bioflok. Kegiatan pelatihan ini juga akan tetap ditindak lanjuti dengan proses pendampingan setelah pelatihan selesai. Tim pengabdi berharap peserta dapat menerapkan budidaya ikan system bioflok agar terjadi peningkatan pengetahuan, keterampilan, pendapatan serta kesejahteraan di kalangan peserta. Kata Kunci: Pelatihan, Budidaya, Ikan Nila System Bioflok
PKM Pembuatan Pupuk Cair dari Sampah Organik Pada Masyarakat Petani di Kabupaten Pangkep Mihrani, Mihrani; Sari, Dewi Puspita; Patang, Patang; Gani, Hamsu Abdul; Darmawang, Darmawang
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini berjudul PKM Pembuatan Pupuk Cair dari Sampah Organik pada Masyarakat Petani di Kabupaten Pangkep. Program ini diusulkan oleh tim dari Universitas Negeri Makassar (UNM) dan didanai oleh PNBP Fakultas Teknik. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat petani di Pulau Sabutung, Kabupaten Pangkep, adalah keterbatasan akses terhadap pupuk berkualitas dan pengelolaan sampah organik yang belum optimal. Ketergantungan tinggi pada pupuk kimia yang mahal dan sulit diakses menjadi hambatan dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat petani dalam pembuatan pupuk cair dari sampah organik. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan petani dalam mengolah limbah organik secara efektif , mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia , serta menciptakan sistem pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan di komunitas. Mitra dalam kegiatan ini adalah Kelompok Masyarakat Nelayan Sabutung , dengan dukungan dari Camat Liukang Tupabbiring Utara. Luaran yang ditargetkan meliputi publikasi artikel ilmiah (prosiding Nasional), artikel di media massa lokal dan dokumentasi video kegiatan. Melalui intervensi ini, diharapkan terjadi peningkatan produktivitas pertanian dan terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat di Pulau Sabutung.Kata kunci: Pupuk Cair Organik, Sampah Organik, Petani, Pulau Sabutung, Pangkep
PKM Pembuatan Pupuk Cair dari Sampah Organik Pada Masyarakat Petani di Kabupaten Pangkep Mihrani, Mihrani; Sari, Dewi Puspita; Patang, Patang
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini berjudul PKM Pembuatan Pupuk Cair dari Sampah Organik pada Masyarakat Petani di Kabupaten Pangkep. Program ini diusulkan oleh tim dari Universitas Negeri Makassar (UNM) dan didanai oleh PNBP Fakultas Teknik. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat petani di Pulau Sabutung, Kabupaten Pangkep, adalah keterbatasan akses terhadap pupuk berkualitas dan pengelolaan sampah organik yang belum optimal. Ketergantungan tinggi pada pupuk kimia yang mahal dan sulit diakses menjadi hambatan dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat petani dalam pembuatan pupuk cair dari sampah organik. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan petani dalam mengolah limbah organik secara efektif , mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia , serta menciptakan sistem pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan di komunitas. Mitra dalam kegiatan ini adalah Kelompok Masyarakat Nelayan Sabutung , dengan dukungan dari Camat Liukang Tupabbiring Utara. Luaran yang ditargetkan meliputi publikasi artikel ilmiah (prosiding Nasional), artikel di media massa lokal dan dokumentasi video kegiatan. Melalui intervensi ini, diharapkan terjadi peningkatan produktivitas pertanian dan terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat di Pulau Sabutung.Kata kunci: Pupuk Cair Organik, Sampah Organik, Petani, Pulau Sabutung, Pangkep
Optimalisasi Pertumbuhan Panjang dan Ketebalan Miselium Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Dengan Variasi Komposisi dan Posisi Baglog Ridwan, Riswan; Jamaluddin, Jamaluddin; Patang, Patang
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol. 9 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Agricultural Technology Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v9i2.651

Abstract

The process of cultivating white oyster needles is quite easy and supported by the raw materials used, which are easy to find at affordable prices. However, inappropriate raw materials and media composition, as well as an inappropriate baglog position will affect the growth of mycelium so that the results in white oyster mushroom cultivation are less than optimal. This study aims to determine the mixture of planting media and the variation of baglog position on the optimal growth of white oyster mushroom mycelium. This research method uses an experimental form with the type of research used is descriptive quantitative. The research design in this study was a factorial randomized block design. The results of this study were the concentration with 25% corn flour was the treatment with the best mycelium length, namely the final mycelium length average of 17.45 cm. The treatment with 35% corn flour was the treatment with the best mycelium thickness. The position of placing the baglog for growing white oyster mushroom was not significantly different from the growth of mycelium, this was because at the time of laying the baglog the position of the baglog was spaced and not piled up.
Kajian Minimum Inhibitor Concentration (MIC) dan Minimum Bactericidal Concentration (MBC) Ekstrak Kulit Terong Ungu (Solanum melongena L) Sebagai Pengembangan Antibakteri Herbal Wahyuni, Sri; Patang, Patang; Putra, Reski Praja
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol. 9 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Agricultural Technology Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v9i2.686

Abstract

Purple eggplant skin contains flavonoid which are antibacterial compounds, but mostly just becomes waste, even though purple eggplant skin extract has potential to be developed as herbal antibacterial. The purpose was to examine antibacterial activity, Minimum Inhibitor Concentration, and Minimum Bactericidal Concentration purple eggplant skin extract against pathogenic bacteria. Purple eggplant skin is extracted using the maceration method with 70% ethanol. The antibacterial activity test of purple eggplant skin extract was carried out by the method of diffusion using disc paper. Determination of MIC and MBC is carried out by a dense dilution method in a pour plate, with concentrations used 0%, 1.56%, 3.13%, 6.25%, 12.5%, 25%, 50%, and 100%. The results of measuring the diameter of the inhibitory zone are Staphylococcus aureus (7.4 mm), Bacillus cereus (8.8 mm), Salmonella sp. (7.0 mm), Escherichia coli (1.7 mm). These results showed purple eggplant skin extract had a good ability to inhibit pathogenic bacteria, except E. coli (weak inhibitory power). MIC value of eggplant skin purple extract was obtained at 12.5% in each test bacteria. At this concentration, the number of colonies was able to be reduced to 1 Colony log/mL in all three test bacteria. MBC value of eggplant skin purple extract was obtained at 50%, at this concentration, no bacterial growth was found in the three test bacteria.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdullah Abdullah Adil Adil, Adil Alfionita, Andi Nur Afia Alyanti, Alyanti Amirah Mustarin Amirah, Amirah Andi Alamsyah Rivai Andi Sukainah Asdar Asdar Bachri Thalib, Syamsul Bahtiar, Virdhalya Kartika Bando, Nurjannah Christo, Jendri Darmawang, Darmawang Darongke, Fitria Silda Dewi Puspita Sari Entengo, Reflin Ernawati Syahruddin Kaseng Fadilah, Ratnawaty Fahrur, Mat Farah, Rahmawati Fitri Fitri Gani, Hamsu Abdul H, HIJRAH Hasmini, Hasmini Hasriani Hasriani, Hasriani Hidayat Suryanto Suwoyo Hilmaturrifqi, Hilmaturrifqi Idris, Andi Puspa Sari Indah Permata Sari INDRAYANI INDRAYANI Iskandar, Haerul Jamaluddin Al Afgani Jamaluddin Jamaluddin Jumriani K, Jumriani K Jusrianto, Jusrianto Kadirman, Kadirman Khalik, Abd. Lahming, Lahming Lahming, Lahming Larasati, Kiki Lukman, Husain Maedy, Herju Mansur, Suci Rahmadani Marhayati Masrah Masrah Ma’sum, Andi Bayani Mihrani Mihrani Mohammad WIJAYA Muammar Muammar, Muammar Muhammad Rais Muhammad Wiharto Mukhlis, Andi Muhammad Akram Musu, Anita Napisah, Napisah Nilakrisna, Nadila Noprianti, Asri Novitasari, Ervi Nur Rahmah Nurdini Nurdini, Nurdini Nurmila, Nurmila Nurmila, Nurmila Palallo, Muh Mufty Maarif Pandi prima, Pandi prima Pangesti, Ita Diah Purnamawati Purnamawati Puspa Sari Idris, Andi Puspayanti, Nyoman Tri Putra, Reski Praja R., Mantasiah Rahmat, Muliawan Ramadhani, Djihan Rasman Rasman Ridwan, Riswan RR. Ella Evrita Hestiandari Safri Safri Simanullang, Diana Rifka Sri Wahyuni Subariyanto, Subariyanto Sugeng Santoso Sukmawati Sukmawati Wahab, Ilham Wahidah, Sri Yanto, Subari Yanto, Subari Yuniarti Yuniarti