Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pelatihan Pelatihan Sistem Informasi Geografi Untuk Meningkatkan Kualifikasi Guru Geografi di SMA/MA Sekota Kendari Harudu, La; Amaluddin, La Ode; Irsan, Laode Muhamad; Hasanah, Nur; Musyawarah, Rahma
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i3.3241

Abstract

Akselerasi perubahan di bidang ilmu teknologi berjalan begitu cepat. Permasalahannya ialah kebanyakan guru geografi SMA/MA mempelajari SIG melalui pustaka tanpa melalui praktik langsung di tambah lagi sarana dan prasarana sekolah yang kurang memadai sedangkan guru di tuntut untuk dapat menguasai materi bukan hanya secara teoritis melainkan secara praktis juga. Pada kurikulum 2013 menyatakan salah satu dari tujuan pembelajaran geografi adalah agar peserta didik memiliki kemampuan, memahami pola spasial/keruangan, lingkungan dan kewilayahan, serta proses yang dikaitkan dengan gejala geosfera dalam konteks nasional global. Keruangan (Spasial) merupakan bagian dari sistem informasi geografi (SIG) itu sendiri. Berdasarkan permasalahan tersebut, dianggap perlu menyelenggarakan “Pendidikan dan Pelatihan Sistem Informasi Geografi (SIG) Untuk Meningkatkan Kualifikasi Guru Geografi di SMA/MA Se-Kota Kendari” sebagai salah satu usaha untuk meningkatkan kualifikasi guru geografi. Melalui kegiatan ini, diharapkan hambatan-hambatan dalam proses pembelajaran geografi terkait sistem informasi geografi (SIG) dapat teratasi, sehingga kinerja para pendidik meningkat dan kualitas pembelajaran menjadi lebih baik. Ruang lingkup pelatihan diarahkan pada pengantar sistem informasi geografi (SIG), pengenalan software, georeferensi, editing, pengaturan tampilan, layout peta. Luaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, yaitu: 1) memberikan kontribusi berupa transfer of knowledge penggunaan sistem informasi geografi (SIG); 2) publikasi ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi; 3) publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi; 4) publikasi pada media cetak maupun online.  
Pemberdayaan Masyarakat untuk Rehabilitasi Pesisir melalui Usaha Tambak Garam di Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep Hasriyanti, Hasriyanti; Syarif, Erman; Malik, Abdul; Musyawarah, Rahma; Amdah, Misdar
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4302

Abstract

Persoalan yang dihadapi adalah pengolahan garam di Desa Pundata Baji, Kabupaten Pangkep.  Garam yang diperoleh merupakan garam untuk konsumsi yang memiliki kandungan NaCl antara 78-86%, sehingga termasuk dalam kategori garam dengan kualitas yang rendah.  Garam konsumsi yang berkualitas tinggi seharusnya memiliki kandungan NaCl sebanyak 97%, kadar air kurang dari 0,05%, serta berwarna putih bersih. Sebaliknya, garam konsumsi berkualitas rendah umumnya memiliki kandungan NaCl antara 90-94,7% dan kadar air kisaran 3-7%. Penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, dengan keterbatasan pengetahuan dalam masyarakat petani garam, memerlukan peningkatan keahlian, keterampilan, dan pemanfaatan sumber daya alam setempat secara efektif.  Teknik tersebut dilakukan melalui langkah-langkah pemberdayaan, yang meliputi tahap penyadaran, transformasi, dan peningkatan. Hasil menunjukkan bahwa Kelompok Usaha Garam Rakyat (KUGAR) Desa Pundata Baji meningkatkan penyadaran dengan memotivasi dan bersosialisasi dengan petani untuk secara kolektif menyadari kemampuan dan potensi yang ada untuk memperbaiki taraf hidup masyarakat. KUGAR Desa Pundata Baji telah mendapatkan berbagai pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan anggotanya melalui kerja sama dengan beberapa lembaga. Pelatihan yang telah dilaksanakan meliputi produksi garam terowongan dengan bermitra dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pangkep, kemampuan pembuatan garam beryodium halus, pembentukan merek dagang, dan pengelolaan legalitas produk, meliputi sertifikasi halal, BPOM, dan kepatuhan SNI.  Program pengabdian ini bertujuan agar masyarakat dapat menggunakan potensi dan keahlian dari dirinya untuk menghasilkan garam dengan mutu yang lebih tinggi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk garam dari daerah ini dengan produk garam dari daerah lain. Di samping itu, program ini juga memiliki sasaran untuk memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat lokal, yang pada gilirannya dapat memperbaiki kualitas hidup para petani, terutama petani garam.
Edukasi Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Dapur di SMP Islam Athirah Bone Mutmainnah, Mutmainnah; Nyompa, Sukri; Musyawarah, Rahma; Rasjusti, Nurul Ilmi; Yoga, Aldhila Handiarya
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v5i2.76694

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melatih siswa dalam memanfaatkan limbah dapur untuk diolah menjadi pupuk organik cair (POC) serta menumbuhkan kesadaran lingkungan dan budaya ramah lingkungan di sekolah, kegiatan ini melibatkan siswa siswi SMP Islam Athirah Bone sebagai peserta edukasi pembuatan POC dilaksanakan oleh tim Pengabdian Kepada Masyarakat. Edukasi ini mencakup sosialisasi, demonstrasi, panen produk POC, tahap evaluasi dan tindak lanjut. Selama sosialisasi, peserta diberikan pendekatan edukatif partisipatif, dimana siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik pembuatan POC. Edukasi mengenai pengelolaan limbah sekaligus praktik pemanfaatannya penting diberikan sejak dini agar siswa memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan mampu mempraktikkan prinsip reduce, reuse, recycle (3R). Fokus pengabdian ini adalah memberikan pemahaman dan keterampilan kepada siswa SMP Islam Athirah Bone mengenai cara membuat POC dari limbah dapur sehingga tercipta budaya ramah lingkungan di sekolah. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa siswa SMP Islam Athirah Bone memahami konsep pengelolaan limbah dapur, memiliki keterampilan membuat pupuk organik cair, terbentuk jiwa peduli lingkungan, serta mampu memanfaatkan POC untuk penghijauan sekolah. Selain itu, kesadaran lingkungan siswa, guru, dan pihak sekolah meningkat dalam mengelola limbah secara berkelanjutan (SDGs).
Pembelajaran Geografi Berbasis Teknologi Digital: Studi Persepsi Siswa dan Relevansinya dengan Sustainable Development Goals 4 Musyawarah, Rahma; Hasriyanti, Hasriyanti; Kalsum, Ummu
Journal of Geographical Sciences and Education Vol 3 No 4 (2025): Journal of Geographical Sciences and Education
Publisher : PT. Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/geography.v3i4.313

Abstract

The SDGs 4 agenda emphasizes equitable education through digital technology, which, although helpful in visualizing the geosphere concept in Geography learning, is still hampered by infrastructure and digital literacy in non-urban schools. This study aims to analyze students' perceptions of digital technology-based Geography learning at Senior High School 18 Bone. The research instrument was a dichotomous questionnaire, while the data were analyzed using descriptive statistics. The results showed that 74% of students were interested in digital technology-based learning, 81.2% considered the learning useful, 77.2% felt the technology was easy to use, and 72.4% responded positively to the availability of supporting facilities. These results confirm that the application of digital technology contributes to the achievement of SDGs 4, particularly in targets 4.1 (improving the quality of learning), 4.4 (strengthening digital literacy), 4.7 (environmental awareness and spatial thinking), and 4.a (availability of inclusive learning facilities). Thus, digital technology-based Geography learning in non-urban schools is considered effective and relevant in supporting sustainable education.
SAR-GIS: Integrasi Teknologi untuk Penanganan Kondisi Darurat Tanralili Mannan, Abdul; Rusdi; Hasriyanti; Musyawarah, Rahma; Rahman, Fathul; Masrum
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i3.566

Abstract

Pengelolaan kawasan wisata alam membutuhkan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi kondisi darurat seperti hilangnya pengunjung, kecelakaan, dan bencana alam. Kegiatan pengabdian masyarakat di Kawasan Wisata Tanralili ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola melalui pemanfaatan teknologi Geographic Information System (GIS) berbasis perangkat lunak dan keras. Metode yang digunakan meliputi On-site Training dan Studi Kasus dalam empat tahapan: (1) pendekatan kelompok untuk memetakan potensi dan kebutuhan pengelola wisata, (2) pengenalan teknologi GIS dalam penanganan darurat, (3) praktik penggunaan hardware dan software GIS, serta (4) evaluasi efektivitas kegiatan. Teknologi yang dimanfaatkan mencakup Google Earth Pro, SASPlanet, ArcGIS 10.8, Global Mapper, Agisoft, Avenza Maps, SW Maps, dan Google Find My Device untuk mendukung pemetaan, navigasi, dan pencarian pengunjung. Sementara itu, drone DJI Mavic Pro digunakan untuk pemantauan udara dan pencarian di medan sulit. Evaluasi dilakukan melalui tes pemahaman, observasi keterampilan, dan umpan balik peserta. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep GIS dan keterampilan teknis pengelola, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat secara cepat, efektif, dan berbasis teknologi.
Peningkatan Kapasitas Nelayan melalui Pelatihan Teknologi Global Positioning System Malik, Abdul; Musyawarah, Rahma; Mannan, Abdul; Hidayat, Rahmat; Malik, Muhammad Dzaky Hurairah; Harmawan, Muhammad Salman Eddy; Malik, Muhammad Zuhdi Ramadhan
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i3.684

Abstract

Nelayan berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan dan mata pencaharian masyarakat pesisir di Indonesia, namun banyak di antara mereka masih menghadapi keterbatasan akses terhadap teknologi navigasi sehingga kegiatan penangkapan ikan menjadi kurang efisien. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas nelayan melalui pelatihan penggunaan teknologi Global Positioning System (GPS). Kegiatan ini melibatkan 14 orang nelayan sebagai peserta dan dilaksanakan selama dua bulan yang mencakup tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan, praktik lapangan, dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi pengoperasian dasar GPS, penandaan titik lokasi tangkapan (waypoint), membaca koordinat lintang-bujur, serta memindahkan data ke peta digital menggunakan aplikasi Google Earth. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur capaian pembelajaran peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata meningkat dari 37,7 menjadi 80,1. Peserta juga mampu menghasilkan serangkaian titik koordinat lokasi tangkapan dan memvisualisasikannya pada peta digital, yang menandakan penguasaan keterampilan praktis. Pelatihan ini berhasil meningkatkan kapasitas teknis nelayan dalam merencanakan rute penangkapan secara lebih efisien, serta menjadi dasar bagi pengembangan pemetaan zona tangkap partisipatif dan pengelolaan perikanan skala kecil yang berkelanjutan di masa mendatang.
Pengenalan Drone dan Interpretasi Foto Udara untuk Meningkatkan Literasi Teknologi Geospasial bagi Siswa Sekolah Menengah Atas Malik, Abdul; Musyawarah, Rahma
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i3.685

Abstract

Perkembangan teknologi geospasial khususnya drone, memberikan peluang besar dalam pendidikan, termasuk pemetaan dan analisis lingkungan. Akan tetapi, kenyataannya di lapangan menunjukkan literasi teknologi geospasial di kalangan siswa SMA masih rendah. Kegiatan PKM ini dirancang untuk meningkatkan literasi teknologi geospasial siswa melalui penguatan pemahaman konseptual tentang prinsip-prinsip dasar penggunaan drone, serta praktik pengambilan foto udara di lingkungan sekolah. Kegiatan ini melibatkan 25 orang siswa SMA Negeri 7 Takalar dan dilaksanakan secara partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi menggunakan pre-test, post-test, serta keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan kompetensi siswa, terbukti dari rata-rata nilai pre-test sebesar 49,2 yang meningkat menjadi 80,0 pada post-test, dengan rata-rata peningkatan sebesar 30,8 poin. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam praktik operasional drone. Guru juga memperoleh manfaat dalam integrasi drone sebagai media pembelajaran inovatif, sementara sekolah berpeluang memprakarsai klub drone, memperkuat kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi, serta menciptakan ekosistem pembelajaran berbasis teknologi yang berkelanjutan. Dengan demikian, melalui pendekatan inovatif dan aplikatif, PKM ini diharapkan dapat menumbuhkan generasi muda yang melek teknologi, berwawasan lingkungan, serta mampu berpikir spasial dan kritis terhadap dinamika ruang sekitarnya.
Implementasi Teknologi Pemipil Jagung Tepat Guna dalam mendukung Keberlanjutan Agroindustri Lokal Bagi Masyarakat Desa Nyompa, Sukri; Rauf, Bakhrani A.; Sahade, Sahade; Nusri, Andi Zulkifli; Musyawarah, Rahma; Mulianti, Mulianti; Nasrul, Nasrul
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.479

Abstract

Program pengabdian ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan pascapanen yang dihadapi petani jagung di Desa mitra, khususnya terkait efisiensi proses pemipilan jagung yang selama ini masih dilakukan secara manual. Tujuan dari program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengoperasikan alat pemipil jagung, mempercepat proses pascapanen, serta mendorong kemandirian masyarakat dalam penerapan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Selain itu, program ini juga bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat desa dalam pengelolaan alat secara bersama serta pengembangan usaha produktif berbasis hasil pertanian. Metode pelaksanaan program mencakup empat tahapan utama, yaitu sosialisasi teknologi, pelatihan teknis, praktik lapangan, serta evaluasi dan pendampingan lanjutan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan teknis masyarakat mitra, di mana 100% peserta berhasil mengoperasikan alat secara mandiri, serta terjadi efisiensi waktu pemipilan rata-rata 50% dibanding metode konvensional. Selain itu, muncul inisiatif masyarakat dalam membentuk kelompok kerja untuk pengelolaan alat secara kolektif dan pengembangan usaha berbasis hasil pertanian lokal. Program ini membuktikan bahwa penerapan teknologi tepat guna dapat menjadi katalisator pemberdayaan masyarakat desa menuju sistem pertanian yang lebih efisien, mandiri, dan berkelanjutan.
DISEMINASI MESIN PENCACAH RUMPUT YANG EFEKTIF DAN EFISIEN UNTUK PETERNAK SAPI DI DESA CONGKO Maru, Rosmini; Haris, Haris; Rauf, Bakhrani; Musyawarah, Rahma; Nyompa, Sukri
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3891

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas peternak sapi di Desa Congko, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan melalui diseminasi mesin pencacah rumput yang efisien. Permasalahan utama yang dihadapi oleh peternak adalah pencacahan rumput yang dilakukan secara manual, memerlukan banyak waktu dan tenaga serta berdampak pada kualitas pakan. Kegiatan ini melibatkan identifikasi kebutuhan mitra, pemilihan dan penyediaan mesin pencacah rumput, sosialisasi, serta pelatihan penggunaan dan perakitan mesin. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi kerja, kualitas pakan, dan kemandirian peternak dalam merawat serta memperbaiki mesin. Program ini tidak hanya berhasil memberikan solusi teknis, tetapi juga meningkatkan kesadaran dan keterampilan peternak dalam mengadopsi teknologi baru. Dengan dampak positif ini, diharapkan program ini dapat diterapkan di daerah lain dengan kondisi serupa untuk meningkatkan kesejahteraan peternak secara lebih luas.