Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

GRAMMATICAL CHALLENGES IN TRANSLATING WAYANG ORANG SCRIPTS: A CASE STUDY ON OMISSION AND MISFORMATION ERRORS Setiawan Putra, Joshua Levi; Sumardiono, Sumardiono
ENGLISH RESEARCH JOURNAL Vol 9 No 1 (2024): English Research Journal
Publisher : English Education Department Slamet Riyadi University Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/erj.v9i2.12112

Abstract

This study examines grammatical errors in the translated scripts of Wayang Orang Sriwedari by MBKM Matching Fund students at Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Using Dulay et al.’s (1982) Surface Strategy Taxonomy, the analysis focuses on Omission and Misformation errors, which frequently occur in the texts. Omission errors (54 cases) involve missing auxiliary verbs and prepositions, while Misformation errors (52 instances) result from incorrect verb forms and article usage, affecting readability and coherence. By applying content analysis (Miles & Huberman, 1994), this study investigates the causes of these errors, including first-language interference, grammatical unawareness, and overgeneralization of rules. The findings highlight the need for improved translation strategies to enhance grammatical accuracy and text clarity. Keywords: Translation, Error Analysis, Grammatical Error
WORKSHOP ONLINE PEMBUATAN KAPAL KECIL UNTUK NELAYAN DI KABUPATEN SITUBONDO Ruddianto, Ruddianto; Utomo, Agung Prasetyo; Sumardiono, Sumardiono; Abdullah, Kharis; Wulandari, Kiki Dwi
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2021): JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v5i1.957

Abstract

Nelayan Indonesia yang terdata pada Satu Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) per 23 Maret 2020 berjumlah 1.459.874 orang. Pada data yang dirilis oleh Ditjen Perikanan Tangkap jumlah kapal di bawah 5 GT sebanyak 115.814 unit, kapal 5-10 GT sebanyak 35.988 unit, kapal 10-20 GT sebanyak 9.790 unit. Berikutnya kapal 20-30 GT sebanyak 6.481 unit, kapal 30-50 GT sebanyak 805 unit, kapal 50-100 GT sebanyak 2.008 unit, kapal 100-200 GT sebanyak 847 unit dan di atas 200 GT ada 11 unit. Dengan data yang ada, bisa dilihat bahwasanya nelayan di Indonesia masih banyak menggunakan kapal kecil sebagai sarana untuk melakukan penangkapan ikan di laut, dan dikategorikan sebagai nelayan kecil. Dalam upaya peningkatan kemandirian masyarakat nelayan untuk membuat kapal kecil berbahan fiberglass, tim pengabdian masyarakat PPNS menggandeng pihak Industri Galangan Kapal fiberglass yaitu PT. Samudra Sinar Abadi (SSA) serta Pihak Dinas Perikanan Kabupaten Situbondo, mengadakan pengabdian masayarakat berupa pelatihan bagi nelayan khususnya masyarakat nelayan Kabupaten Situbondo tentang pembuatan kapal kecil berbahan fiberglass yang dilakukan secara online dan offline. Kegiatan ini dilakukan dengan memenuhi standar protokol kesehatan penyelenggaraan kegiatan pada masa pandemi Covid-19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan secara daring yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia. Antusias dalam pelaksanaan kegiatan sangat baik. Ini dapat dilihat dari hasil kuisioner umpan balik (feed back) yang dilakukan oleh peserta secara daring (73 orang) dan luring (15 orang) mendapatkan hasil dimana rata-rata nilai indikator kesesuaian workshop di atas 86%, serta usulan kegiatan lanjutan dengan praktek langsung diatas angka 78%.
Brand image and product quality effects on customer loyalty mediated by customer satisfaction Muis, Indra; Sumardiono, Sumardiono; Manurung, Handrean; Melia, Melia
Gema Wiralodra Vol. 14 No. 3 (2023): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v14i3.585

Abstract

This qualitative research explores the interplay between brand image, product quality, customer satisfaction, and customer loyalty in the context of Bekasi batik products. The study posits that customer satisfaction is a mediating variable between customer loyalty and the independent variables of brand image and quality. Using a simple random sampling technique, data was gathered through questionnaires distributed to 100 customers at a Bekasi Batik shop located within the Bekasi City Government Office Complex, representing a population of 456 people. Data collection occurred in August 2023 at the government office complex in Bekasi city, West Java, Indonesia. The findings highlight the pivotal role of brand image, product quality, customer satisfaction, and loyalty. The research suggests that business owners in the Bekasi Batik industry should reinforce the brand image by fostering trust, incorporating added values, and cultivating prestige. Additionally, enhancing product quality through improvements in appearance, reliability, durability, and overall product attraction is recommended. The study concludes that strengthening the brand image and improving product quality is essential for fostering customer satisfaction and loyalty. These implications underscore the importance of strategic measures for Batik Bekasi businesses to thrive in a competitive market by ensuring customer contentment and building enduring loyalty.
Implementasi Metode Experiential Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Memasak di PPA (Riset Kaji Tindak di PPA IO 935 Air Hidup GSJA Injil Sepenuh Surakarta) Prastawa, Singgih; Sumardiono, Sumardiono; Latandu, Abdurrajab
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1768

Abstract

Keterampilan memasak di PPA menjadi bagian tidak terlepaskan dari pembelajaran yang dilaksanakan di PPA termasuk di PPA Air Hidup IO 935 di Surakarta. Keterampilan ini menjadi bagian tidak terpisahkan dengan bekal Kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sejauh mana peningkatan keterampilan fisik memasak menggunakan metode Experiential Learning pada peserta didik PPA usia besar. Penelitian Kaji Tindak model Kemmis & Mc Taggar dengan 2 siklus. Sampel penelitian ini adalah murid kelompok usia besar. Teknik pengumpulan data digunakan lembar tes, lembar observasi dan angket. Instrument yang digunakan adalah skala unjuk kerja guna mengukur keterampilan memasak di PPA. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif guna mengukur keefektifan metode Experiential Learning yang diimplementasikan di kelas besar PPA. Data kualitatif dianalisis menggunakan analisis interaktif model Miles & Huberman. Hasil penelitian ini adalah bahwa metode Experiential Learning mampu meningkatkan keterampilan memasak. Berdasarkan hasil tersebut, maka bisa dipastikan bahwa metode pembelajaran Experiential Learning efektif jika diterapkan di PPA pada praktik Fisik, terkhusus memasak