Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pendugaan Umur Simpan Kerupuk Opak Singkong Dengan Metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) Model Arrhenius Ramadhan, Muhammad Alghifari; Elfiana, Elfiana; Irwan, Irwan
Jurnal Riset, Inovasi, Teknologi & Terapan Vol 4, No 1 (2025): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/ristera.v4i1.8628

Abstract

Shortening is a fat product used in the food industry to improve the texture and quality of the final product. The use of vegetable fats and olein as raw materials offers a healthier and environmentally friendly alternative to animal fats. This research aims to develop a shortening emulsifier formula made from stearin and olein using lecithin, to increase product stability and quality. In this research, white butter (shortening) was made using raw materials that had gone through neutralization, bleaching, deodorization and fractionation methods, and the final result of the white butter product used a mixing method, namely by mixing olein and stearin produced from the Teaching Factory laboratory, with raw materials 50 g olein and 100 g stearin, by varying the lecithin content, namely 2.5 g, 3.0 g, 3.5 g, 4.0 g, 4.5 g and with stirring time for 3.5 minutes, 4 .0 minutes, 4.5 minutes, 5.0 minutes, 5.5 minutes. The best results were obtained at a lecithin level of 3.0 grams and a stirring time of 5.0 minutes. With a melting point value of 49.5°C, water content of 0.19%, free fatty acids of 0.19%, these values meet SNI. and organoleptic with an average value of 4.3 (very bright) for color, 4.6 (very not rancid) for aroma, and 3.7 (very soft) for texture. From the results of the microbial contamination test, there were 7 colonies in the sample with a lecithin content of 3.0 g with a stirring time of 5.0 minutes, and 6 colonies in the 4.0 g sample with a stirring time of 5.5 minutes. This value still meets the SNI standard for shortening against microbial contamination, namely 10 Apm/gram.
Analisis Usaha Tani Kelapa Sawit Rakyat Terhadap Pendapatan Keluarga Dan Kesejahteraan Petani Berkelanjutan Di Kabupaten Bireuen Irhamni, Denni; Zubaidah, Sitti; Elfiana; Elfiana, Elfiana
Jurnal Sains Pertanian Vol. 9 No. 1: February, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v9i1.3235

Abstract

Usaha tani kelapa sawit rakyat di Kabupaten Bireuen menjadi salah satu sektor penting dalam mendukung perekonomian pedesaan dan pendapatan keluarga petani. UTSR sering kali berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan di sekitar area pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis UTSR terhadap pendapatan keluarga dan kesejahteraan petani berkelanjutan di Kabupaten Bireuen. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif melalui pengamatan langsung lapangan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan bulan September 2024. Hasil penelitian didapatkan pendapatan UTSR di Kecamatan Peusangan Selatan, Kecamatan Juli dan Kecamatan Peudada mempunyai dampak terhadap pendapatan keluarga dimana tingkat pendapatan keluarga berada pada tingkat pendapatan menengah (Rp.2.500.000 s/d Rp.3.500.000). Kesejahteraan UTSR mempunyai dampak terhadap kesejahteraan petani dimana tingkat kesejahteraan petani berada pada tingkat kesejahteraan sedang (Rp.1.500.000 s/d Rp.2.500.000). Kerusakan lingkungan di sekitar UTSR mempunyai dampak terhadap lingkungan sebesar 58.1%. Diharapkan bagi Pihak Pemerintah agar petani diberikan pelatihan untuk meningkatkan pemahamannya terkait dengan lingkungan dan pemerintah hendaknya melakukan penyuluhan kepada petani tentang pengelolaan UTSR ramah lingkungan dan berkelanjutan
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INETRAKTIF MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X MADRASAH ALIYAH Elfiana, Elfiana
BaJET (Baturaja Journal of Education Technology) Vol. 8 No. 1 (2024): Baturaja Journal of Educational Technology
Publisher : Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP UNBARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/bajet.v8i1.2672

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengembangkan Multimedia Pembelajaran Interaktif dengan Menggunakan Adobe Flash CS6 Pada Mata Pelajaran Geografi di kelas X di MA Al-Aqidah Kutapandan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development (R&D). Model yang digunakan adalah model prosedural dengan teknik pengumpulan data berupa angket. Data hasil penelitian dianalisa dengan menggunakan rumus persentase. Dari hasil uji coba ahli ahli media, memberikan nilai 79,27% dengan kriteria “Baik”, ahli desain menilai produk yang dibuat dengan persentase, 81,1% dengan kriteria “Baik”, dan ahli Mteri memberikan nilai 82,27% dengan kriteria “Baik”. Berdasarkan hasil validasi dari ahli media, ahli desain dan ahli materi bahwa produk layak untuk diuji cobakan. Pada uji coba produk sekala perorangan dengan responden berjumalh 3 orang memperoleh persentase 83,72% dengan kriteria “Baik”. Kemudian dilakukan ujicoba skala kecil dengan jumalh responden 6 orang memperoleh persentase 83,31% dengan kreiteria “Baik”. Selanjutnya dilakukan uji coba skala besar dengan jumlah responden 31 orang memperoleh persentase 87,75 dengan kriteria “Baik Sekali”. Dengan demikian produk Multimedia Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas X di MA Al-Aqidah Kutapandan yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran di sekolah.
Pemanfaatan Ekstrak Daun Beluntas (Pluchea indica) Sebagai Bahan Aktif Deodoran Spray Alami Qariza, Maulin Hayatun; Sari, Ratna; Elfiana, Elfiana; Dewi, Ratni; Fathiya, Nir
Jurnal Teknologi Vol 26, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/teknologi.v26i1.8667

Abstract

Body odor is a common problem experienced by people in tropical climates such as Indonesia. Continuous use of chemical-based deodorants risks causing irritation and other skin disorders, thus driving the need for natural alternatives that are safer and more environmentally friendly. This study aims to obtain the optimal powder size and soaking time in producing beluntas leaf extract as well as the optimal concentration as a spray deodorant. Extraction was carried out through the maceration method with variations in powder size of 60/80, 80/100, 100/120, 120/140 and 140/160 mesh and soaking times of 2, 3, 4, 5 and 6 days. Parameters analyzed included yield, residual solvent content, flavonoid content, and antioxidant activity (IC₅₀). The best extract was then formulated into a spray deodorant with concentrations of 10%, 15%, 20%, 25% and 30%, then tested for physical stability, organoleptic properties, and antibacterial activity against Staphylococcus epidermidis. The results showed that 100/120 mesh powder with a five-day soaking time produced the best extract with a yield of 11.75% and a residual solvent content of 0.73%. The extract contains active flavonoids with very strong antioxidant activity (IC₅₀ = 3.79 ppm). The deodorant formulation with a 25% concentration provided the most optimal physical and antibacterial performance, thus having the potential to be developed as an effective and safe natural deodorant product.