Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

The Role of Ki Hajar Dewantara's Tri No and Tri Nga Philosophy as the Foundation of Education for Indonesia's Golden Generation Sylvia, Aurellia Agatha; Sujarwanto, Sujarwanto; Wijiastuti, Asri; Pamuji, Pamuji; Widajati, Wiwik; Trihantoyo, Syunu
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 1 (2025): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i12025p131-137

Abstract

Education is one of the most important aspects in building Indonesia's golden generation. Ki Hajar Dewantara's philosophy, with its concepts of Tri No and Tri Nga, provides a strong foundation for emphasizing the importance of developing a complete Indonesian generation that is cultured, civilized, and of superior quality. This article aims to analyze the role of Ki Hajar Dewantara's Tri No and Tri Nga philosophy as the foundation of education in creating Indonesia's golden generation. These concepts will be explained in the context of the Second Principle of Pancasila (Just and Civilized Humanity), which emphasizes the importance of creating diversity awareness and a sense of togetherness. This study uses a literature review approach to explore a deeper understanding of Ki Hajar Dewantara's contribution to education in Indonesia. The combination of Ki Hajar Dewantara's Tri No and Tri Nga philosophies results in three important stages in shaping the foundation and character of children's education. Ki Hajar Dewantara's Tri No and Tri Nga educational philosophies are an important foundation for the formation of individuals with character, morals, and the ability to live harmoniously in a diverse society, which is the core of the Second Principle of Pancasila. This philosophy promotes learning that not only enhances academic intelligence but also character development.
“Is Inclusive Education Inclusive Enough?”: Portraying Student with Disabilities’ Experiences on Immersive Learning Ashar, Muhammad Nurul; Evans, David; Murtadlo, Murtadlo; Pamuji, Pamuji; Beny, Acep Ovel Novari
Journal of Education for Sustainability and Diversity Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Angstrom Centre of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57142/jesd.v3i1.645

Abstract

Inclusive education holds the important role on developing students’ understanding and character on inclusivity during teaching students with disabilities. Thus, an appropriate teaching method should be assigned on this course. Immersive learning has previously been studied in improving the learning gain for many students, however its application in inclusive education course has rarely been done. This study portrayed the students with disabilities experience on studying inclusive education course with immersive learning. Their experiences were explored on two main aspects including the reception towards immersive learning, and the inclusivity of the immersive learning. Data were collected through test and close-ended questionnaire from nearly thirty students after the intervention. Responses from test were analyzed statistically with Wilcoxon test, while data from questionnaire were analyzed using the statistic descriptive. Results report that students perform a positive outcome after the intervention session with many feel that the lesson is more inclusive. Statistic also shows the difference on students score before and after the lesion. This happened either for students with disability or students without disability. This study may provide a new way of teaching for students with disability, yet further studies are still needed.
Efektivitas APE Terhadap Kemampuan Bahasa Anak Introvert Churiyah, Churiyah; Pamuji, Pamuji
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol. 10 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berbahasa merupakan aspek penting dalam perkembangan anak yang berperan signifikan dalam proses belajar, komunikasi, dan sosialisasi mereka.Anak-anak dengan kemampuan berbahasa yang baik cenderung lebih mudah memahami pelajaran dan berinteraksi dengan teman sebaya.Namun, kemampuan berbahasa ini bisa sangat bervariasi antar individu, terutama antara anak-anak dengan kepribadian yang berbeda, seperti anak-anak introvert yang cenderung lebih pendiam dan mungkin menghadapi tantangan lebih besar dalam berkomunikasi. Alat Permainan Edukatif (APE) telah lama digunakan sebagai metode untuk merangsang perkembangan kognitif dan bahasa pada anak-anak. Alat Peraga Edukasi ini dibuat untuk menstimulasi anak-anak agar pembelajran jadi menarik melalui belajar sambil bermain, yang membantu anak-anak belajar dengan cara yang menyenangkan dan tidak menekan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengevaluasi efektivitas APE dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak introvert.Metodologi penelitian ini melibatkan pengamatan langsung dan pengukuran kemampuan berbahasa anak-anak introvert sebelum dan sesudah penggunaan APE dalam lingkungan pendidikan. Dari penelitian yang dilakukan dapat menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga ini mampu sangat baik dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak-anak introvert, terutama dalam hal ekspresi verbal dan pemahaman kosakata.Dengan demikian, penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa APE efektif dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak-anak introvert. Hasilnya peneliti mengharapkan mampu menambah pengalaman dan ilmu yang bermanfaat bagi guru, ayah bunda , dan peneliti dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan efektif, serta mendorong pengembangan APE yang lebih tepat sasaran untuk memenuhi kebutuhan spesifik anak-anak introvert. Dalam penelitian ini menggunaka Deskriptif kualitatif.
STUDI KASUS TENTANG EFEKTIVITAS INTERVENSI PERILAKU DALAM MENGATASI TANTRUM PADA ANAK USIA 6 TAHUN Bakrisuk, Fidya Salim; Pamuji, Pamuji
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 7 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tantrum merupakan perilaku agresif yang ditandai dengan tangisan, teriakan dan biasa terjadi pada anak usia dini. Perilaku ini dapat mengganggu perkembangan sosial dan emosional anak, serta berdampak negatif pada hubungan anak dengan orang tua dan pengasuhnya. Intervensi perilaku dapat menjadi cara yang efektif untuk membantu anak-anak dengan tantrum belajar mengelola emosinya dengan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efektivitas intervensi perilaku dalam mengatasi tantrum pada anak usia 6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus tunggal dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan catatan harian. Intervensi perilaku yang diterapkan adalah dengan strategi time out yang bertujuan untuk membantu anak menenangkan diri dan belajar dengan cara positif dalam mengendalikan emosinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi perilaku yang diterapkan efektif dalam membantu subjek anak usia 6 tahun, mengatasi tantrumnya. Pada observasi awal, subjek menunjukkan tantrum dan agresi ketika merasa frustrasi. Pada observasi akhir, subjek tidak menunjukkan tantrum dan agresi. Dia hanya menangis dan membuang hasil guntingannya ke tempat sampah. Orang tua subjek melaporkan bahwa dia menunjukkan kemajuan dalam mengelola emosinya di rumah. Intervensi perilaku yang berfokus pada membantu anak memahami dan mengekspresikan emosinya dengan cara yang konstruktif, serta keterlibatan orang tua, terbukti efektif dalam membantu subjek mengatasi tantrumnya. Studi kasus ini menunjukkan bahwa intervensi perilaku dapat menjadi cara yang efektif untuk membantu anak-anak dengan tantrum usia 6 tahun belajar mengelola emosinya dengan lebih baik. Intervensi yang diterapkan dalam penelitian ini dapat menjadi referensi bagi guru/ pendidik, orang tua/ wali murid, dan profesional yang bekerja dengan anak-anak usia dini untuk mengatasi tantrum.
INTERVENSI PERILAKU SOCIAL WITHDRAWAL PADA ANAK USIA DINI DI TK KHADIJAH 114; STUDI KASUS Masruroh, Eviani; Pamuji, Pamuji
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 7 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini fokus pada penerapan intervensi perilaku untuk menangani masalah social withdrawal pada Anak yang menunjukkan gejala menarik diri dari interaksi sosial dengan teman-teman di sekolah atau biasa disebut Social Withdrawal. Studi kasus ini mengeksplorasi efektivitas tiga jenis intervensi perilaku yang diterapkan, secara sistematis selama kurang lebih satu semester. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif terhadap perilaku anak di kelas, penilaian checklist indikator keterampilan sosial, serta wawancara dengan anak, guru kelas, dan orang tua, serta teman sebaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi dari ketiga intervensi tersebut secara signifikan menunjukkan perubahan. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi guru dalam merancang dan menerapkan strategi intervensi yang sesuai untuk menangani permasalahan social withdrawal, serta berkontribusi pada pengembangan praktik pembelajaran yang lebih inklusif dan mendukung perkembangan sosial-emosional anak usia dini.
PENTINGNYA SIKAP PENDAMPINGAN YANG TEPAT PADA MASA TUMBUH KEMBANG ANAK: MENGHINDARI KETERBELAKANGAN TUMBUH KEMBANG ANAK Elisabeth, Elisabeth; Pamuji, Pamuji
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 7 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i7.2107

Abstract

Masa anak-anak merupakan periode kritis dalam perkembangan individu di mana sikap dan perilaku orang tua berpengaruh terhadap pertumbuhan anak. Penelitian ini yang bertujuan memahami dampak pola asuh orang tua terhadap perubahan anak yang menjadi berkebutuhan khusus dengan metode kualitatif. Data ini dikumpulkan berdasarkan dari wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanjaan yang berlebihan akan menyebabkan hambatan kemandirian, ataupun kekerasan fisik atau verbal dari orang tua yang menyebabkan trauma emosional yang dalam dan perilaku negatif yang dapat menanamkan pola pikir dan merugikan pada anak. Dari beberapa faktor tersebut hal ini menunjukkan bahwa sangat penting di lingkungan keluarga yang positif dan mendukung dalam perkembangan optimal anak. Orang tua perlu menyadari tentang tindakan anak dan menciptakan lingkungan yang kondusif agar anak dapat mencapai potensi yang maksimal.
Pengalaman Pendidik TK Reguler Mengajar Anak Berkebutuhan Khusus Pamuji, Pamuji; Khotimah, Nurul; Mahmudah, Siti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.2666

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya suara pendidik dalam gerakan kesetaraan dan keberagaman, khususnya terkait pendidikan inklusi anak usia dini. Meskipun pendidikan inklusi semakin diterima secara luas, kontribusi dan pengalaman pendidik mengenai praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi seringkali diabaikan. Melalui pendekatan fenomenologi dan metode kualitatif,  tujuan penelitian berskala kecil ini mengeksplorasi pemahaman dan pengalaman lima pendidik anak usia dini tentang pendidikan inklusi di lima taman kanak-kanak di Jawa Timur. Analisis tematik data penelitian menggarisbawahi inklusi sebagai hak untuk diterima dan berpartisipasi penuh; kebutuhan untuk modifikasi guna mewujudkan budaya penerimaan, keberagaman, dan inklusi; kurangnya dukungan dan pengembangan profesional yang tidak memadai; serta pentingnya dukungan praktik yang efektif melalui hubungan dengan keluarga, para ahli, dan anak-anak. Temuan penelitian ini menyoroti implikasi pentingnya pengembangan profesional berbasis bukti yang lebih berfokus pada kebutuhan sehari-hari pendidik anak usia dini.
Pengaruh Pembelajaran Eco-Print terhadap Kreativitas Anak Usia Dini pada Budaya Indonesia Khotimah, Nurul; Pamuji, Pamuji; Saroingsong, Wulan Patria
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i4.5951

Abstract

Kurangnya minat anak zaman sekarang untuk belajar dan mewarisi kebudayaan lokal menjadi salah satu masalah yang serius. Anak-anak sebagai generasi penerus memiliki kewajiban mempertahankan dan melestarikan budaya lokal bangsa meskipun sedang tinggal di negara lain. Salah satu cara melestarikan budaya bangsa Indonesia melalui melalui edukasi untuk memperkaya pengetahuannya tentang kebudayaan lokal.  Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dimana menggunakan dua kelas yaitu kelas kontrol dan eksperimen yang digunakan sebagai perbandingan dari perlakuan yang diterapkan pada salah satu kelas. Sampel penelitian ini merupakan anak didik di SIKL. Kemudian teknik pengambilan data menggunakan instrumen angket penilaian kreativitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran Eco-Print memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kreativitas anak didik pada pembuatan budaya lokal indonesia yaitu batik. Dimana dalam prosesnya anak didik berperan aktif dan dapat mengeksplor serta menciptakan pola batik baru sesuai dengan latar belakang budaya mereka masing-masing.
When a Child is Speech Delay: Causes, Diagnosis, and Intervention Maromi, Choirul; Pamuji, Pamuji
Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research (IJECER) Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/ijecer.v3i1.12476

Abstract

Speech Delayin children is a developmental problem that often raises concerns for parents and health professionals. This research aims to identify the causes, diagnostic methods and effective interventions for treating speech delays in children. The causes of speech delays can vary, including genetics, environment, hearing loss, and medical and neurological conditions such as autism and language spectrum disorders. A diagnosis of speech delay requires a comprehensive evaluation by a multidisciplinary team that includes a pediatrician, speech pathologist, psychologist, and audiology specialist. Assessment tools such as language development tests and clinical observations are often used to assess a child's speech and language abilities. Effective interventions include speech therapy, language stimulation programs, as well as active involvement of parents in therapy. In addition, early intervention is highly recommended to maximize a child's speech development potential. This research emphasizes the importance of early detection and appropriate intervention to overcome speech delays and support optimal communication development in children. 
PELATIHAN TEKNOLOGI ASISTIF BAGI FORUM TUNANETRA DI SURABAYA Arbi, Riski Prasetya; Beny, Acep Ovel Novari; Pamuji, Pamuji; Wagino, Wagino; Murtadlo, Murtadlo
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2206

Abstract

Assistive technology training aims to enhance the independence of visually impaired participants in accessing digital technology. This program focused on the use of screen readers (NVDA, JAWS, TalkBack) and community-based applications such as Be My Eyes. Using a pre-test and post-test design, 16 participants were involved. Results indicated an increase in the average score from 11.19 to 12.75 with a significance value of 0.005 and a large effect size. The training proved effective in improving participants’ knowledge, skills, and confidence. A follow-up program with advanced modules is recommended.ABSTRAKPelatihan teknologi asistif bertujuan meningkatkan kemandirian tunanetra Forum Tunanetra Surabaya dalam mengakses teknologi digital. Kegiatan ini berfokus pada penggunaan pembaca layar (NVDA, JAWS, TalkBack) dan aplikasi komunitas seperti Be My Eyes. Dengan desain pre-test dan post-test, pelatihan diikuti 16 peserta. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 11,19 menjadi 12,75 dengan signifikansi 0,005 dan effect size besar. Pelatihan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri peserta. Program lanjutan direkomendasikan untuk memperkuat kemandirian dan inklusi digital.