Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Teachings on Writing Narrative Texts Through Teaching Clustering to Tenth Grade Students Nurul Huda Sukaraja High School Bella Riska Awaliyah; agustina, eka; Zainuddin Afas, Muhamad
ENJEL: English Journal of Education and Literature Vol. 3 No. 1 (2024): June Edition
Publisher : English Education Program, Education Faculty, Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/enjel.v3i1.805

Abstract

Applying clustering methodologies to instruct narrative texts to tenth grade students at SMK Nurul Huda Sukaraja. The proof for this assertion is substantiated by the results of the Independent Sample t-test performed on the post-test scores of both the experimental and control groups. The calculated t-values were 5.954 and 5.984, with a significance (two-tailed) value of 0.000. Thus, it is feasible for the t-value to surpass the critical t-value of 2.021 when the degrees of freedom (df) are 49, given that the sample size (n) is 51. Furthermore, the two-tailed significance (Sig) value is below the preset significance limit (α) of 0.05. The Null Hypothesis is rejected and the Alternative Hypothesis (Ha) is upheld. There is a significant difference between students who are educated using the Write Narrative Text Clustering Technique and students who are guided using Write Narrative Text utilising the Clustering Technique. The results further demonstrated that the use of the Clustering Technique in the students' class resulted in a decrease in their writing challenges. By using the Clustering methodology, students may pinpoint the underlying source of writing problems and successfully address them. This strategy is very efficacious in augmenting the understanding of the topic matter.
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN DAN KETERKAITAN ANTAR WILAYAH DI PULAU SUMBWA Alwi, Muhammad; Daeng, Akung; Arkandia, Lalu Dema; Agustina, Eka
Journal of Economics and Business Vol 10 No 2 (2024): Ekonobis, September 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v10i2.192

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menaganalisis kabupaten dan Kota yang menjadi pusat pertumbuhan, sektor ekonomi unggulan pada pusat pertumbuhan, dan tingkat keterkaitan antara kabupaten yang menjadi pusat pertumbuhan dengan kabupaten dan kota lainnya di Pulau Sumbawa. Alat analisis kuantitatif yang digunakan untuk menganalis Kabupaten dan kota sebagai pusat pertumbuhan digunakan Analisis Tipologi Klassen dan untuk menganalisis sektor unggulan digunakan analisis Overlay, sedang untuk analisis tingkat kertaikaitan antara pusat pertumbuhan dengan kabupaten/kota lainnya digunakan alat analisis Model Gravitasi..Hasil penlitian mennunjukan pusat pertumbuhan di Pulau Sumbawa ; Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbwa Barat, Kabupaten Dompu dan Kota Bima. Sektor unggulan khas di Kabupaten Sumbawa adalah semua setor ekonomi kecuali sektor pertambangan dan penggalian, Kabupaten Sumbwa Barat meempunyai keunggulan khas dalam mengembangkan Pengadaan Listrik dan Gas, kontruksi, Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor, . Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, informasi dan komunikasi, dan jasa-jasa , Kota Bima pada mempunyai ungguan khas sektor ekonmi unggulan sektor perdagangan besar dan eceran, revarasi mobil dan motor, Kabupaten Dompu mempunya keunggulan khas dalam mengembangkan perdagangan besar dan eceran reparasi mobil dan sepeda motor,jasa ,Kabupaten sumbawa sebagai pusat pertubuhan berkaitan yang sangat kuat dengan Kabupaten Bima dengan indeks 3.632.338,40 satuan , Kabupaten Sumbwa Barat sebagai pusat prtumbuhan berkaitan sangat kuat dengan Kabupaten Sumbawa dengan indeks 1.908.379,15, Kabupaten Dompu sebagai pusat pertumbuhan berkaitan sangat kuat dengan Kabupaten Bima ke dengan indeks 10.666.063,96. Kabupaten Dompu sebagai pusat pertumbuhan berkaitan sangat kuat Kabupaten Bima indeks 10.666.063,96. Agar dapat tumbuh dan maju pesat serta pendapatan perkapita meningkat terus hendaknya Setiap Kabupten /Kota memberi priorita pada sektor sektor unggulan pada pembangunan daera masing masing.
The Concept of Antihero Represented by John Wick in Movie “John Wick Chapter 4” by Chad Stahelski Kuspiyah, Hastuti Retno; Pratama, Deo; Agustina, Eka
Procedia of Social Sciences and Humanities Vol. 6 (2024): International Conference Psychology and Education Transformation For Bright Future
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pssh.v6i.645

Abstract

The purpose of this study is to find out how many is type of the concept of antihero represented by John Wick in Movie “John Wick Chapter 4” by Chad Stahelski. The theory to analyse is from John F Rauthmann that causes three darks human trait, they are Narcissists, Machiavellians, Psychopaths. Moreover, this study focused on analyzing these three aspect of Antihero shown by John Wick they are Narcissists, Machiavellians, Psychopaths. Based on the results of data analysis found there are 41 data. They are the Narcissist (NRC) is 14 data (34%), Machiavellians (MCH) with a total of 16 data (39%), and Psychopaths (PSP) with a total of 11 data (27%). Therefore, it can be concluded that many uses of by the type of the concept of antihero represented by John Wick with a total of 41 data findings and the most dominant use is Machiavellians (MCH) with 16 data (39 %).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL UNTUK MENUMBUHKEMABANGKAN SIKAP PERCAYA DIRI PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PKN Agustina, Eka; Ardiansyah, Muhammad; Hartati, Hartati
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 3, No 4 (2024): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v3i4.57710

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam menumbuhkembangkan kepercayaan diri siswa pada mata pelajaran PKn. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Penilitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilakukan selama dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 20 Tala-tala Sebanyak 16 orang. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan cara menggunakan observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil observasi sikap percaya diri siswa pada siklus I kategori  cukup. Sedangkan Siklus II mengalami peningkatan menjadi kategori sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan model pembelajaran Problem Based Learning dapat menumbuh kembangkan sikap percaya diri siswa dalam pelajaran PKn kelas V SD Negeri 20 Tala-tala.Kata kunci:     Problem Based Learnig; Kepercayaan Diri.