Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Peran Lingkungan Keluarga Dalam Membentuk Sikap Moderasi Beragama Pada Anak Dian Rosela; Wahyu Mulyadi; Yayuk Kusumawati
Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 8 No. 1 (2025): Islamic Primary Education based on Islamic values
Publisher : Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attadrib.v8i1.847

Abstract

This study aims to examine the role of the family environment in shaping religious moderation attitudes in children in Nggeru Kopa Village, Palama, a multicultural area inhabited by communities of Islam, Catholicism, and Protestantism. In this context of diversity, the family plays a strategic role as the main agent in instilling values of tolerance, mutual respect, and peaceful coexistence. The study uses a qualitative approach with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. The subjects of the research include parents, community leaders, and elementary school children residing in the village. The findings show that families instill religious moderation through familial approaches, role modeling, and value education from an early age. This moderation practice is reflected in daily life, such as respecting differences in beliefs, engaging in interfaith communication, and participating in social activities together. Universal values such as empathy, honesty, and justice are also taught as part of character education. However, there are challenges faced, such as economic limitations and the influence of a closed social environment, which may hinder the internalization of moderation values. This study concludes that families play a crucial role in shaping moderate character in children within a pluralistic society. The implications of these findings suggest the need for strengthening family capacity through support programs and collaboration with educational institutions and local religious leaders to create an inclusive and harmonious social ecosystem.
Edukasi Anti-Narkoba Berbasis Kearifan Lokal: Sinergi Mahasiswa KKN, BNN, Dan Polri Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Di Desa Kawinda Toi, Kabupaten Bima Muarif; Ilham; Wahyu Mulyadi; Iqbal Rahmatullah; Juvita; Munir
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 3 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/joehr.v3i1.426

Abstract

Penyalahgunaan narkotika menjadi permasalahan serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bima yang mengalami peningkatan kasus dari tahun ke tahun. Desa Kawinda Toi sebagai jalur perlintasan antarwilayah memiliki kerentanan tinggi terhadap peredaran narkoba. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas edukasi anti-narkoba melalui sinergi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), Badan Narkotika Nasional (BNN), dan POLRI dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di desa tersebut. Metode yang digunakan adalah pengabdian masyarakat dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut selama program KKN berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan edukasi berbasis kearifan lokal “Maja Labo Dahu” lebih efektif dibandingkan metode penyuluhan konvensional, karena mampu menyentuh aspek budaya dan norma sosial masyarakat. Kolaborasi mahasiswa sebagai fasilitator, BNN sebagai penyedia materi, serta POLRI sebagai penguat legitimasi hukum terbukti meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperkuat kepercayaan terhadap upaya pencegahan. Faktor pendukung utama adalah keterlibatan tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda desa, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana prasarana serta kesinambungan program yang masih menjadi tantangan. Dengan demikian, pencegahan penyalahgunaan narkotika memerlukan pendekatan partisipatif, kolaboratif, serta integrasi budaya lokal untuk menciptakan masyarakat desa yang lebih tangguh terhadap ancaman narkoba.