Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

MANAJAMEN KINERJA DALAM PENGUATAN KUALITAS PELAYANAN TENAGA ADMINISTRASI DI SMA NEGERI 1 MUARA UYA Kustaniah, Kustaniah; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22653

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan manajemen kinerja dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di SMA Negeri 1 Muara Uya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan kepala tata usaha, staf administrasi, dan guru sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta analisis dokumen sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kinerja telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Perencanaan kinerja didukung oleh rencana strategis, program kerja tahunan, serta standar operasional prosedur yang jelas. Pengorganisasian dilakukan melalui pembagian tugas berdasarkan struktur organisasi, meskipun masih terdapat keterbatasan jumlah sumber daya manusia. Pelaksanaan pelayanan administrasi memanfaatkan teknologi informasi dan beberapa inovasi layanan, namun masih menghadapi kendala pada waktu tunggu dan keandalan sistem. Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan melalui monitoring, evaluasi kinerja, dan survei kepuasan pengguna. Secara keseluruhan, manajemen kinerja berkontribusi positif terhadap peningkatan mutu pelayanan administrasi sekolah.
Manajemen Mutu Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal di SMAN 1 Upau erniyawati, nova; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22666

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi manajemen mutu pendidikan berbasis kearifan lokal Saraba Kawa di SMAN 1 Upau, Kabupaten Tabalong. Saraba Kawa sebagai filosofi budaya Banjar yang mencakup nilai Kawa Baucap (mampu mengemukakan gagasan), Kawa Manggawi (mampu melaksanakan tugas), dan Kawa Manyandang (mampu bertanggung jawab) diintegrasikan dalam pengelolaan mutu pendidikan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Saraba Kawa terimplementasi secara holistik dalam tiga fungsi manajemen, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Integrasi kearifan lokal tersebut mampu memperkuat budaya mutu sekolah, meningkatkan profesionalisme warga sekolah, serta menumbuhkan budaya tanggung jawab dan perbaikan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model manajemen mutu pendidikan berbasis kearifan lokal yang kontekstual dan relevan untuk diterapkan di sekolah lain.Jika Ibu mau, saya juga bisa:
STRATEGI MANAJEMEN PENGELOLAAN MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 3 MURUNG PUDAK imam, khotibul; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22637

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan nasional yang dirancang untuk menjamin pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik sebagai bagian integral dari peningkatan kualitas pelayanan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 3 Murung Pudak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental tunggal, yang melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, petugas SPPG, perwakilan orang tua, dan peserta didik sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis data interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Program MBG telah dilaksanakan secara sistematis melalui penerapan fungsi manajemen yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang bersifat adaptif dan kolaboratif. Implementasi program memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kehadiran siswa, konsentrasi belajar, serta kepuasan warga sekolah terhadap layanan pendidikan. Meskipun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait keterbatasan sarana pendukung dan koordinasi lintas pemangku kepentingan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sangat ditentukan oleh kapasitas manajerial sekolah dalam mengintegrasikan kebijakan nasional ke dalam praktik pelayanan pendidikan yang kontekstual dan berkelanjutan. Temuan penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian manajemen pendidikan dengan memosisikan program gizi sekolah sebagai instrumen strategis dalam peningkatan kualitas pelayanan pendidikan.
Manajemen Kolaboratif Kepala Sekolah Dalam Mengimplementasikan Program Pendidikan Inklusif Di SMP Negeri 2 Tanjung Kabupaten Tabalong yustina, sri; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22621

Abstract

Penelitian ini mengkaji manajemen kolaboratif kepala sekolah dalam mengimplementasikan pendidikan inklusif di sekolah reguler, dengan fokus pada pola kepemimpinan kolaboratif yang terintegrasi dengan strategi adaptasi kurikulum. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang cenderung menitikberatkan pada kesiapan guru atau kebijakan inklusif, penelitian ini menawarkan perspektif baru mengenai bagaimana kepala sekolah berperan sebagai penggerak kolaborasi lintas peran dalam konteks keterbatasan sumber daya sekolah.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SMP Negeri 2 Tanjung, Kabupaten Tabalong. Subjek penelitian melibatkan kepala sekolah, guru mata pelajaran, guru bimbingan dan konseling, guru pendamping, serta orang tua peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan metode.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan inklusif berlangsung secara bertahap dan kontekstual melalui penerapan manajemen kolaboratif yang bersifat partisipatif dan adaptif. Novelty penelitian ini terletak pada temuan pola manajemen kolaboratif kepala sekolah yang tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme koordinatif, tetapi juga sebagai strategi penguatan adaptasi kurikulum inklusif melalui perencanaan partisipatif, supervisi kolaboratif, dan evaluasi reflektif berkelanjutan. Pola ini memungkinkan terbangunnya budaya sekolah inklusif meskipun sekolah belum sepenuhnya didukung oleh sumber daya pendidikan khusus. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual berupa penguatan model manajemen kolaboratif kepala sekolah yang relevan untuk pengembangan praktik pendidikan inklusif di sekolah reguler.
MANAJEMEN PROGRAM LITERASI UNTUK PENGUATAN KEMAMPUAN MEMBACA DI SD NEGERI 1 AGUNG KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN TABALONG Marini, Marini; Madihah, Hunul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22641

Abstract

Penelitian ini mengkaji manajemen program literasi di SD Negeri 1 Agung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, dengan fokus pada perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi dilaksanakan secara sistematis melalui pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran, pengadaan pojok baca, serta optimalisasi perpustakaan. Evaluasi dilakukan secara berkala melalui pengamatan kemampuan membaca, penilaian guru, dan refleksi bersama. Faktor pendukung meliputi komitmen kepala sekolah dan guru, ketersediaan sarana literasi, serta kebijakan sekolah. Adapun penghambat mencakup perbedaan kemampuan membaca siswa, rendahnya minat baca, dan keterbatasan koleksi buku. Secara keseluruhan, manajemen program literasi berkontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan membaca, meskipun masih diperlukan penguatan sarana dan motivasi siswa.
Kepemimpinan transformasional Dalam Penguatan Karakter Peduli Sosial Membawa Pahindai Di SMP Negeri 1 Jaro Kabupaten Tabalong Purwanti, Tuti; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22622

Abstract

Kepemimpinan transformasional kepala sekolah di SMP Negeri 1 Jaro menjadi motor penggerak utama dalam mengintegrasikan kearifan lokal "Membawa Pahindai" ke dalam lingkungan sekolah. Melalui keteladanan dan visi yang kuat, tradisi ini berhasil ditransformasikan menjadi instrumen pedagogis yang efektif untuk menanamkan nilai empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial pada siswa. Keberhasilan program ini membuktikan bahwa pendidikan karakter berbasis budaya lokal mampu mengubah kebijakan formal menjadi gerakan moral yang organik dan berkelanjutan bagi seluruh warga sekolah di tengah tantangan globalisasi.
STRATEGI KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIK MELALUI PERENCANAAN BERBASIS DATA RAPOR PENDIDIKAN DI TK NEGERI TUNAS MUDA MAHE KABUPATEN TABALONG Misda, Misda; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22650

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidik melalui perencanaan berbasis data Rapor Pendidikan di TK Negeri Tunas Muda Mahe Kabupaten Tabalong. Rapor Pendidikan digunakan sebagai instrumen utama perencanaan berbasis bukti untuk menindaklanjuti capaian mutu pendidik dan proses pembelajaran yang berada pada kategori sedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah dan pendidik. Analisis data dilakukan dengan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan strategi kepemimpinan integratif yang memadukan kepemimpinan transformasional, instruksional, dan adaptif dalam memanfaatkan Rapor Pendidikan sebagai dasar perencanaan. Strategi tersebut dilaksanakan melalui tahapan pengunduhan dan pembacaan data secara kolaboratif, refleksi berbasis SWOT, perumusan program peningkatan kompetensi pendidik, serta evaluasi dan monitoring berkelanjutan. Implementasi strategi ini berkontribusi pada peningkatan literasi data guru, penguatan budaya reflektif berbasis data, dan perbaikan praktik pembelajaran. Kendala utama yang dihadapi meliputi rendahnya literasi data, resistensi psikologis terhadap data, serta keterbatasan waktu dan beban administratif, yang diatasi melalui pendampingan bertahap, penyederhanaan indikator, dan pendekatan persuasif. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran kepala sekolah sebagai data sense-maker dalam mendorong peningkatan mutu pendidik secara berkelanjutan di satuan PAUD.