Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Factors Associated with The Incidence of Low Birth Weight Eka Rati Astuti
Journal of Health Science and Prevention Vol. 5 No. 2 (2021): JHSP Vol 5 No 2 - 2021
Publisher : State Islamic University of Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jhsp.v5i2.517

Abstract

Low birth weight (LBW) is one of the causes of infant mortality. LBW babies can be caused by internal and external factors. This research aims to determine the factors associated with the incidence of low birth weight. This research is a retrospective study with a case control approach. The population is all mothers who gave birth in Puskemas Kayu Kunyit in South Bengkulu Regency throughout 2019, as many as 129 people, consisting of 14 babies with LBW and 115 babies with normal birth weight. The sample of this study was 28 people consisting of 14 babies who experienced LBW and 14 babies who were not LBW. Secondary data were obtained from maternal cohort and infant cohort and cases of data the incidence of low birth weight and the risk of pregnant women. Analysis of data using statistical test Chi-Square with a 95% confidence level. The analysis shows that the factors of low birth weight are maternal age (?=0.002), maternal parity (?=0.006), and pregnancy distance (?=0.02). In conclusion, factors associated with the incidence of low birth weight are maternal age, maternal parity, and pregnancy distance in the Puskesmas Kayu Kunyit.
ASUHAN KEBIDANAN AKSEPTOR PIL KOMBINASI PADA NY.T DENGAN GANGGUAN SAKIT KEPALA Eka Rati Astuti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v8i2.1033

Abstract

Latar Belakang : Kontrasepsi pil oral kombinasi memiliki efek samping salah satunya yaitu pusing/sakit kepala yang disebabkan karena tingginya kadar hormon estrogen dan progesteron  didalam tubuh sehingga ada beberapa tubuh yang tidak dapat menyesuaikan diri sehingga terjadilah efek samping seperti sakit kepala. Tujuan : Dapat melaksanakan Manajemen Asuhan Kebidanan Akseptor pil  pada Ny. “T”  dengan gangguan sakit kepala di BPM Yeti Susmiarti Bengkulu Selatan dengan penerapan manajemen asuhan kebidanan sesuai wewenang Bidan. Metode : Studi kasus ini akan dilakukan di BPM Yeti Susmiarti Desa Karang Indah dan waktu penelitian ini akan dilakukan pada bulan Juli 2018. Subjek studi kasus ini adalah Akseptor pil oral kombinasi  Ny.T usia 26 tahun  dengan Gangguan sakit kepala. Hasil : Setelah dilakukan penatalaksanaan pada Ny. T selama 5 hari,  ibu  tidak merasa sakit kepala Kesimpulan : Asuhan sudah dilakukan dan keadaan ibu tidak merasa sakit kepala.
LITERATURE REVIEW: FACTORS ASSOCIATED WITH HYPERTENSION IN PREGNANCY Eka Rati Astuti; Fitry I Husain; Sri Sujawaty
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 6, No 3 (2022): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v6i3.16523

Abstract

AbstrakHipertensi adalah tekanan darah lebih dari 140/ 90 mmHg. Hipertensi merupakan salah satu masalah dunia yang melanda dunia. Sesuai informasi WHO (World Health Organization), hipertensi kehamilan adalah salah satu penyebab kesakitan dan kematian ibu dan bayi di seluruh dunia. Kebaruan dalam penelitian ini karena meneliti tentang Lierature Riview: Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Hipertensi Dalam Kehamilan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya hipertensi pada ibu hamil. Metode penelitian ini adalah literaturnya diambil dari 5 jurnal internasional bereputasi, 6 jurnal nasional terakreditasi sinta 4-6, dan 16 jurnal nasioanal ber-ISSN. Pada tahap pencarian jurnal diambil dari Elsevier dan Google Schoolar. Adapun artikel yang diambil dari tahun 2017-2022 dengan menggunakan kata kunci faktor AND hipertensi AND kehamilan. Hasil penelitian ini diambil dari beberapa jurnal menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan hipertensi dalam kehamilan yaitu umur (14 jurnal), riwayat hipertensi (11 jurnal), paritas (10 jurnal), obesitas (7 jurnal), stres (6 jurnal), merokok (4 jurnal), pedidikan, konsumsi makanan, dukungan keluarga (masing-masing 3 jurnal), serta aktivitas fisik dan genetik (masing-masing 2 jurnal). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah faktor yang dominan yang berhubungan dengan hipertensi dalam kehamilan yaitu umur, riwayat hipertensi, paritas, obesitas, dan stres. Sedangkan yang paling dominan adalah faktor umur.Kata Kunci : Faktor – factor; Hipertensi; Kehamilan AbstractHypertension is blood pressure more than 140/90 mmHg. Hypertension is one of the world's problems that hit the world. According to WHO (World Health Organization) information, pregnancy hypertension is one of the leading causes of maternal and infant morbidity and mortality worldwide. The purpose of this study was to determine the factors associated with the occurrence of hypertension in pregnant women. This research method is taken from 5 reputable international journals, 6 national journals accredited by sinta 4-6, and 16 national journals with ISSN. In the search phase, the journals were taken from Elsevier and Google Schoolar. The articles were taken from 2017-2022 using the keywords AND factors of hypertension AND pregnancy. Results: the results of research from several journals show that the factors associated with hypertension in pregnancy are age (14 journals), history of hypertension (11 journals), parity (10 journals), obesity (7 journals), stress (6 journals), smoking (4 journals), education, food consumption, family support (3 journals each), and physical and genetic activity (2 journals each). Conclusions in the study the dominant factors associated with hypertension in pregnancy are age, history of hypertension, parity, obesity, and stress. While the most dominant is the age factor.Keywords: Factors; Hypertension; Pregnancy
Pengaruh pemberian asi terhadap lama masa nifas di puskesmas trucuk I Eka Rati Astuti; R. Detty Siti Nurdiati; Dewi Rokhanawati
Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah Vol 12, No 1 (2016): Juni
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.407 KB) | DOI: 10.31101/jkk.127

Abstract

The study aims to analyze the influence of breast feeding towards the puerperal period in Primary Health Care Trucuk I Klaten in the year of 2015. This research is the type of analytical research that uses the design of retrospective cohort with the quantitative approach. The sample uses purposive sampling. The total sample are 86  mothers who breastfeed fully and 86 mothers who breastfeed partially. The result of the analysis shows that there are 103 (59,9%) cases of short peurperal period. The variable that significantly influence the puerperal period is breastfeeding (OR = 34,550; 95% CI = 12,925-92,353) and parity (OR = 0,404; 95% CI = 0,170-0,963). Meanwhile, the variables that have no significant influence the puerperal period is IMD (95% CI=0,756-11,045), mother age (95% CI = 0,221-1,096), and the status of mother employment (95% CI=0,744-2,731). 
PEMBERDAYAAN GURU DAN KARANG TARUNA DALAM PELAKSANAAN SENAM YOGA TERHADAP PENURUNAN DISMENORHOE Juli Gladis Claudia; Nancy Olii; Fatmawati Ibrahim; Selvi Mohamad; Eka Rati Astuti; Herman Priyono Luawo
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kurangnya pengetahuan remaja putri tentang cara menangani dismenorhoe dapat berdampak buruk bagi kesehatannya khususnya alat-alat reproduksi. Studi pendahuluan di pasantren saat menstruasi santri mengeluh sakit perut, nyeri pinggang, konsentrasi belajar terganggu karena nyeri bahkan sampai tidak bisa beraktifitas. Salah satu alternatif untuk mengurangi dismenorhoe yaitu teknik relaksasi, olahraga dan yoga terdiri dari gerakan fisik, pernafasan dalam, dan meditasi. Tujuan kegiatan pengabmas untuk menurunkan nyeri saat haid dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra yaitu karang taruna, guru dan santri dalam pelaksanaan senam yoga. Tahapan kegiatan diawali sosialisasi dan pemutaran video senam yoga dan demonstrasi menggunakan pendekatan interprofessional education (IPE) dan Interprofesional collaboration (IPC). Dari 107 responden setelah dilakukan senam yoga terdapat nyeri ringan 94,39%, nyeri sedang 5,61% dan nyeri berat 0%. Sedangkan pengetahuan setelah sosialisasi kategori baik dari 0,90% meningkat menjadi 88,7%. Hasil yang dicapai penurunan nyeri pre dan post senam yoga nilai signifikansi 0,00 ≤ 0,05. Kesimpulan terjadi penurunan nyeri yang signifikan sebelum dan sesudah dilakukan senam yoga.Abstract: Lack of knowledge of young women about how to deal with dysmenorrhea can have a negative impact on their health, especially reproductive organs. Preliminary studies during menstruation, students complain of abdominal pain, back pain, impaired learning concentration due to pain and even unable to carry out activities. One alternative dysmenorrhea is relaxation techniques, exercise and yoga consisting of physical movements, deep breathing, and meditation. The purpose of community service activities is to reduce pain during menstruation and increase the knowledge and skills of partners, namely youth organizations, teachers and students in the implementation of yoga exercises. The activity stage begins with socialization and video playback and demonstrations using the IPE and IPC approaches. Of the 107 responden after doing yoga, there was 94.39% mild pain, 5.61% moderate pain and 0% severe pain. Meanwhile, knowledge after socialization in the good category increased from 0.90% to 88.7%. The results achieved decreased pain yoga exercise a significance value of 0.00 ≤ 0.05. The conclusion is that there is a significant reduction in pain before and after yoga exercises.
PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN PENCEGAHAN PERNIKAHAN USIA DINI Eka Rati Astuti; Endah Yulianingsih; Puspita Sukmawaty Rasyid
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11112

Abstract

Abstrak: Remaja adalah masa penuh kegoncangan jiwa, yang menghubungkan masa kanak-kanak yang penuh kebergantungan dengan masa dewasa yang matang dan berdiri sendiri. Masa remaja merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang ditandai dengan berbagai perubahan baik fisik, psikis, maupun sosial. Berbagai perubahan tersebut dapat menimbulkan persoalan-persoalan yang kemungkinan dapat mengganggu perkembangan remaja selanjutnya. Diantara persoalan tersebut yang dihadapi remaja adalah masalah kesehatan reproduksi. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Metode yang diigunakan adalah penyuluhan kepada 34 orang remaja. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest. Hasilnya penyuluhan berjalan dengan baik dengan peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi sebanyak 26,18% yang dapat dilihat dari peningkatan hasil posttest.Abstract: Adolescence is a period of mental turmoil, which connects a dependent childhood with a mature and independent adult. Adolescence is a period of transition from childhood to adulthood which is marked by various changes, both physical, psychological, and social. These changes can cause problems that may interfere with the development of later adolescents. Among the problems faced by adolescents are reproductive health problems. The purpose of the activity is to increase the knowledge of adolescents about reproductive health. The method used is counseling to 34 teenagers. Evaluation is done through pretest and posttest. The result of the counseling went well with an increase in adolescent knowledge about reproductive health as much as 26.18% which can be seen from the increase in posttest results.
PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR MELALUI PEMBENTUKAN KADER PEDULI IBU HAMIL HIPERTENSI Magdalena M. Tompunuh; Eka Rati Astuti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12139

Abstract

Abstrak: Indikator keberhasilan pembangunan kesehatan antara lain adalah penurunan angka kematian ibu dan bayi. Angka kematian ibu (AKI) menggambarkan permasalahan status ibu hamil, ibu melahirkan, dan ibu nifas. Penyebab tertinggi AKI adalah hipertensi dalam kehamilan. Pengobatan ibu hami lhipertensi hanya menggunakan obat kimiawi. Belum ada terapi non farmakologi. Tujuan pengabdian adalah pendampingan pijat kaki diharapkan dapat mencegah kejadian hipertensi pada ibu hamil. Metode yang digunakan yaitu demonstrasi pijat kaki yang kemudian kader melakukan pijat kaki pada ibu hamil yang hipertensi. Mitra adalah kader kesehatan sebanyak sepuluh orang. Evaluasi menggunakan sistem observasi pada saat kader melakukan pijat kaki. Hasil yang telah dicapai adalah kader mampu melakukan pijat kaki dan tekanan darah pada ibu hamil berkurang setelah dilakukan pijat kaki sebesar 100%, yang tadinya belum bisa pijat kaki, setelah dilakukan pelatihan, sepuluh kader bias melakukan pijat kaki pada ibu hamil hipertensi.Abstract: Indicators of successful health development include reducing maternal and infant mortality rates. The maternal mortality rate (MMR) illustrates the problems of the status of pregnant women, giving birth and postpartum women. The highest cause of AKI is hypertension in pregnancy. Treatment of hypertensive pregnant women only uses chemical drugs. There is no non-pharmacological therapy yet. The purpose of the service is that foot massage assistance is expected to prevent the occurrence of hypertension in pregnant women. The method used is the demonstration of foot massage which then the cadres do foot massage on hypertensive pregnant women. Partners are ten health cadres. The evaluation uses the observation system when the cadres do the foot massage. The results that have been achieved are that cadres are able to do foot massage and blood pressure in pregnant women is reduced after foot massage by 100%, who previously could not massage feet, after training, ten cadres can do foot massage in hypertensive pregnant women. 
PERAN BIDAN SEBAGAI MOTIVATOR DALAM PROMOSI KESEHATAN PADA IBU HAMIL Liya Lugita Sari; Eka Rati Astuti
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.368 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v5i2.185

Abstract

Promosi dalam bidang kesehatan adalah cara pemerintah mengelola Sistem KesehatanNasional. Peran bidan dalam peningkatan peran serta masyarakat pada bidang kesehatandilakukan secara perorangan, kelompok, dan komunitas yang berada di masyarakat.Tujuan penelitian yang dilakukan untuk melihat gambaran peran bidan sebagai motivatordalam promosi kesehatan pada ibu hamil di area kerja Puskesmas Tungkal. Penelitianini menggunakan metode deskriptif jenis survei. Sampel dalam penelitian ini adalahbidan di wilayah kerja Puskesmas Tungkal yang berjumlah 24 orang. Instrumen yangdigunakan adalah checklist. Analisis data dilakukan secara univariat dengan memakainilai T. Hasil penelitian diperoleh nilai standar deviasi hasil penelitian ialah 0,28 dan nilaimean 33,00. Dapat disimpulkan bahwa peran bidan sebagai motivator dalam promosikesehatan pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Tungkal pada tahun 2020 termasukkategori baik.
LITERATURE REVIEW: FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB ANEMIA PADA REMAJA PUTRI Eka Rati Astuti
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.17341

Abstract

Anemia adalah suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin (Hb) di dalam darah lebih rendah dari pada nilai normal untuk kelompok orang menurut umur dan jenis kelamin. Kebaruan penelitian ini karena menganalisis faktor – faktor penyebab anemia pada remaja putri melalui literature review. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab anemia pada remaja putri. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur. Sampel penelitian ini adalah 15 literatur yang terdiri dari 8 jurnal nasional, 3 artikel dari jurnal terakreditasi sinta 3, 3 artikel dari jurnal terakreditasi sinta 4, dan 1 buku. Pencarian artikel di peramban google scholar dengan menggunakan kata kunci anemia dan remaja putri. Hasil penelitian terdapat hubungan tingkat pengetahuan dengan kejadian anemia pada remaja putri. Faktor yang mempengaruhi kejadian anemia yakni menstruasi, serta keinginan remaja putri untuk memiliki perut yang langsing. ada hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia dan ada hubungan antara pola makan dengan kejadian anemia. Kesimpulannya bahwa kejadian anemia pada remaja berhubungan dengan pengetahuan, menstruasi, dan kebiasaan pola makan.   
FACTORS AFFECTING NEWBORN WEIGHT Eka Rati Astuti; Harlen Yunita
GEMA KESEHATAN Vol. 14 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : POLTEKKES KEMENKES JAYAPURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The nutritional status and health of the baby can be described, one of which is the weight at birth. In addition, the incidence that occurs in infants during gestation and its association with various factors, including parity, maternal age, hemoglobin level, gestational interval, pregnancy examination, upper arm circumference, socioeconomic environment, and disease during pregnancy. This study aims to analyze the factors that affect newborn weight in Kedurang District, South Bengkulu Regency, in 2020. This study used an analytical observational method with a retrospective cohort study design. The population used is 57 people, namely pregnant women with data on hemoglobin levels in the third trimester and delivery data in Kedurang District. All population members are used as research subjects (total sampling). Data analysis used chi-square and linear regression. There were 57 respondents; 80.7% were of no-risk age, 45.6% had low education, 56.2% were multigravida, and 54.8% had anemia. As many as 28.1% of infants born with low birth weight have the most significant risk factors anemia (54.8%), primigravida (40.5%), primary education (28.6%), and age at risk (19.1% ). The results showed an influence between the mother's age and the newborn's weight (p=0.001) with an OR value of 1.1. In addition, there is an effect between education and newborn weight (p = 0.009) with an OR value of 13. There is also an effect between parity and newborn weight (p = 0.003) with an OR value of 11.4. In addition, there was an effect between the mother's Hb value and the newborn's weight (p=0.004), with an OR value of 10.6. Based on the OR value, sequentially, the factors that affect the newborn's weight are education, parity, Hb value, and maternal age. Keywords: Anemia, Low birth weight babies, Hb level, Parity, Mother's age