Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

KAJIAN PERUBAHAN NILAI EMP TERHADAP KINERJA RUAS JALAN PERKOTAAN BERDASARKAN PKJI 2023 Safinatun Naja, Atiyah Farah; Sholichin, Ibnu; Fatikasari, Aulia Dewi; Alfiansyah, Achmad Dzulfiqar
Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2025
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v9i2.14374

Abstract

Setiap ruas jalan mempunyai perilaku lalu lintas yang mempengaruhi nilai emp (ekivalensi mobil penumpang). Emp merupakan satuan arus lalu lintas dari berbagai jenis kendaraan yang diubah menjadi kendaraan ringan (termasuk mobil penumpang) dengan pemilihan faktor emp. Transfigurasi angka emp akibat transfigurasi perilaku lalu lintas mempengaruhi tindakan yang diambil untuk peningkatan kapasitas jalan saat ini. Ruas Jalan Dr. Ir. Soekarno merupakan kawasan komersial sehingga memiliki karakteristik dengan tingginya jumlah kendaraan dan perilaku pengemudi kendaraan yang cenderung menggunakan kecepatan diatas rata-rata dibandingkan dengan ruas jalan lainnya. Ruas Jalan Dr. Ir. Soekarno merepresentasikan dari banyaknya ruas jalan yang ada di Surabaya, sehingga ruas Jalan Dr. Ir. Soekarno dapat dijadikan lokasi penelitian guna mendapatkan angka emp dengan keadaan saat ini. Hasil perhitungan emp SM dan KS menggunakan metode rata-rata time headway termodifikasi yaitu 0,15 dan 1,16. Nilai tersebut lebih kecil dibandingkan dengan nilai emp berdasarkan PKJI 2023 sebesar 0,25 dan 1,2. Nilai Dj yang dihitung menggunakan emp SM dan KS terkoreksi bernilai 80%-85% lebih kecil dibandingkan nilai DJ yang dihitung menggunakan emp SM dan KS berdasarkan PKJI 2023.  Perbedaan nilai emp SM dan KS berimplikasi pada kinerja ruas jalan. Sehingga akan mempengaruhi manajemen pemeliharaan lalu lintas berupa biaya pemeliharaan maupun pengambilan keputusan
EVALUASI PELAYANAN DAN TARIF KERETA API LOGAWA METODE ABILITY TO PAY – WILLINGNESS TO PAY Pradana, Putri Amabel Carissa; Utomo, Nugroho; Alfiansyah, Achmad Dzulfiqar
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 2, Agustus Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i2.4695

Abstract

Kereta Api Ekonomi Premium Logawa merupakan salah satu moda transportasi antarkota yang melayani rute Surabaya–Jember dengan tarif terjangkau dan pelayanan yang mendukung mobilitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelayanan Kereta Api Ekonomi Premium Logawa berdasarkan Standar Pelayanan Minimum (SPM) perjalanan kereta api serta menganalisis kesesuaian tarif menggunakan metode Ability to Pay (ATP) dan Willingness to Pay (WTP). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 150 responden penumpang. Metode Importance Performance Analysis (IPA) digunakan untuk mengukur kesesuaian antara kinerja dan harapan penumpang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas penumpang berjenis kelamin laki-laki (58persen), berusia 20-30 tahun (42,7persen), dan berstatus pelajar atau mahasiswa (31,3persen), dengan frekuensi perjalanan sebagian besar hanya 1-2 kali per bulan (82persen). Nilai rata-rata ATP penumpang adalah Rp345.378,00 sedangkan nilai rata-rata tambahan tarif WTP sebesar Rp9.267,00, menunjukkan tarif saat ini masih dapat dinaikkan dengan catatan peningkatan kualitas pelayanan. Nilai rata-rata tingkat kesesuaian pelayanan adalah 96,40persen. Berdasarkan analisis IPA, atribut prioritas utama peningkatan (kuadran I) meliputi kondisi pintu antar gerbong, CCTV, kenyamanan tempat duduk, fasilitas dan kebersihan toilet, serta fasilitas kereta makan. Sementara atribut yang kinerjanya perlu dipertahankan (kuadran II) adalah lampu penerangan, ketepatan waktu, rak bagasi, informasi perjalanan, sistem pembelian tiket, kaca film jendela, serta keberadaan nama/relasi dan nomor urut kereta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun kemampuan membayar penumpang cukup tinggi, kesediaan untuk membayar lebih masih rendah apabila kualitas pelayanan tidak ditingkatkan.
Pemanfaatan komposter sebagai alat pengolah sampah rumah tangga di Desa Kedamean Gresik Aryaseta, Bagas; Puspitasari, Nia Dwi; Wibisana, Hendrata; Fatikasari, Aulia Dewi; Alfiansyah, Achmad Dzulfiqar; Farichah, Himatul; Wardhani, Primasari Cahya
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.34484

Abstract

AbstrakDesa Kedamean merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik bagian selatan. Mayoritas penduduk Desa Kedamean bermata pencaharian sebagai petani dan buruh pabrik. Berdasarkan data Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2020, di Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur terdapat sekitar 41% sampah organik dari total sampah keseluruhan yang didominasi oleh sampah sisa makanan. Namun, menurut data Badan Pusat Statistik yang dikeluarkan pada tahun 2018 hanya 1,2% saja masyarakat yang mendaur ulang sampahnya. Rumah tangga menjadi salah satu penyumbang sampah terbesar di Indonesia. Jumlah rumah tangga di Desa Kedamean terhitung sebanyak 1940 yang berarti 32% dari total keseluruhan penduduk. Salah satu pemanfaataan sisa sampah organik adalah sebagai Pupuk Organik Cair (POC). Melalui alat Komposter, sampah organik rumah tangga dapat dimanfaatkan menjadi Pupuk Organik Cair (POC) melalui proses pengomposan dengan memanfaatkan tong bekas. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan untuk memberikan edukasi serta penyuluhan kepada masyarakat Desa Kedamean tentang pengolahan sampah rumah tangga. Kegiatan ini mendapatkan respon positif dan antusias yang tinggi dari masyarakat Desa Kedamean. Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Kedamean memperoleh ilmu dan keterampilan baru untuk meningkatkan produktifitas. Kata kunci: Desa Kedamean; gresik; pengolahan sampah organik; komposter; pupuk organik cair. AbstractKedamean Village is one of the villages in the Kedamean District, the southern part of Gresik Regency. The majority of the residents of Kedamean Village have a livelihood as farmers and factory workers. Based on data from the Ministry of Environment and Forestry 2020, in Gresik Regency, East Java Province, there are around 41% organic waste of the total waste, which is dominated by food waste. However, according to data from the Central Statistics Agency released in 2018, only 1.2% of people recycle their waste. Households are one of the biggest waste contributors in Indonesia. The number of households in Kedamean Village is 1940, which means 32% of the total population. One of the utilizations of the remaining organic waste is as Liquid Organic Fertilizer (LOF). Through the Composter tool, household organic waste can be used as Liquid Organic Fertilizer (LOF) fertilizer through the composting process using used barrels. Therefore, community service activities are carried out to provide education and counseling to the people of Kedamean Village regarding household waste management. This activity received a positive and enthusiastic response from the people of Kedamean Village. Through this activity, the people of Kedamean Village gain new knowledge and skills to increase productivity. Keywords: Kedamean Village; gresik; organic waste processing; composter; liquid organic fertilizer.
Pemodelan Nilai TQI Berbasis Ketebalan Ballast dan Parameter Geometri pada Jalur Rel 1435 mm Pratama, Mochammad Choirusydhia; Utomo, Nugroho; Alfiansyah, Achmad Dzulfiqar
Jurnal Talenta Sipil Vol 9, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v9i1.1105

Abstract

The Track Quality Index (TQI) is an essential indicator for evaluating the geometric quality of railway tracks. This study aims to analyze TQI values and predict their degradation based on geometric parameters and ballast thickness on the Makassar–Parepare railway line with a 1435 mm track gauge. The data used include track recording car measurements, ballast thickness, as well as traffic load and frequency. The analytical method employed is simple linear regression to determine the effect of ballast thickness on TQI. The results show that 66.66% of the track segments fall into the “Excellent” category. Furthermore, ballast thickness has a significant influence, with an R² value of 0.973, indicating that the thicker the ballast layer, the better the track quality. Long-term TQI prediction reveals an increase in TQI values over time due to ballast degradation, with the average value rising from 24.23 in the 5th year to 69.61 in the 25th year. These findings highlight the importance of periodic maintenance interventions based on TQI prediction to sustain the safety and comfort of railway operations.
Motorcycle Passenger-Car Equivalents from Time-Headway Data with Lane-Occupancy Adjustment in Urban Indonesia Aulia Dewi Fatikasari; Achmad Dzulfiqar Alfiansyah; Zaid Dzulkarnain Zubizaretta; Rohmahillah Aviskanasya Septiandri; Agistya Rachma Larasati; Roma Artha Uly Napitupulu; Linie Rose Dayaday Santacera; Sinta Nabilah Salma
Advance Sustainable Science Engineering and Technology Vol. 8 No. 2 (2026): February-April
Publisher : Science and Technology Research Centre Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v8i2.2458

Abstract

Motorcycles dominate traffic composition in East Surabaya, making the determination of Passenger Car Equivalent (PCE) values for motorcycles a crucial aspect of road performance assessment. This research evaluates motorcycle PCE value on six road sections on Raya Prapen Street, Jemursari Street, Jemur Andayani Street, Panjang Jiwo Street, Kali Rungkut Street, and Rungkut Industri Street, each observed in two directions (12 segments in total), with samples collected during peak hours on Monday (06:00–10:00) and Friday (15:00–19:00). The Time Headway method is used to calculate the PCE value, and followed by statistical procedures, including t-tests and the calculation of the coefficient of determination, were performed using SPSS software. Findings show a strong correlation between PCE values and the characteristics of each road section. The adjusted motorcycle PCE values range from 0.12 to 0.20 across all sections, with site-wise pairs for direction 1/direction 2 as follows: Raya Prapen 0.20/0.16, Jemursari 0.18/0.19, Jemur Andayani 0.14/0.12, Panjang Jiwo 0.20/0.19, Kali Rungkut 0.15/0.16, and Rungkut Industri 0.15/0.14. The result coefficient of determination of R2 = 0.817 indicates a strong association between Time Headway and PCE Values. This research is limited by the assumption of a uniform motorcycle dimension factor across all sections.