Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Manajemen Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal Sasak Begibung Guna Membentuk Karakter Profil Pelajar Pancasila di TK Negeri Pembina Ampenan Zalza Aprilian Syahbi; Ika Rachmayani; Baiq Nilawati Astini; Nurhasanah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i1.1120

Abstract

Learning management is a systematic process aimed at organizing all instructional activities to achieve educational objectives effectively and efficiently. This study aims to identify and analyze the implementation of learning management that integrates the local Sasak cultural tradition of begibung in shaping the character of the Pancasila Student Profile at TK Negeri Pembina Ampenan. The begibung tradition, a communal dining practice of the Sasak community, is considered capable of fostering gratitude to God Almighty, independence, mutual cooperation, and global diversity awareness among young children. This research employed a descriptive qualitative method using observation, in-depth interviews with teachers and the principal, and documentation of learning activities. The findings indicate that culture-based learning management through the begibung activity has been effective in developing the character values of the Pancasila Student Profile. The study recommends the consistent implementation of this local culture-based approach to instill positive character values from an early age.
Pengembangan Metode Pembiasaaan Dalam Pembentukan Karakter Sopan Santun Pada Kelompok B Di TK DWP Dikpora Ampenan Aenan Salsabila; Ika Rachmayani; Nurhasanah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.1697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode pembiasaan dalam pembentukan karakter sopan santun melalui Standar Operasional Prosedur (SOP) serta mengetahui keefektifan penerapannya pada anak kelompok B di TK DWP Dikpora Ampenan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 18 anak kelompok B di TK DWP Dikpora Ampenan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, meliputi peningkatan nilai rata-rata (mean), proporsi perilaku sopan santun, dan tingkat konsistensi perilaku (mastery) berdasarkan perubahan perilaku anak dari Minggu ke-1 ke Minggu ke-2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap analisis teridentifikasi kebutuhan pengembangan SOP pembiasaan karakter sopan santun. Tahap desain menghasilkan rancangan SOP yang sesuai dengan indikator perkembangan anak usia 5–6 tahun, sedangkan tahap pengembangan menghasilkan produk SOP yang tervalidasi dengan presentase sebesar 100% yang dinyatakan sangat layak. Implementasi SOP menunjukkan peningkatan perilaku sopan santun, frekuensi, dan konsistensi perilaku sopan santun anak. Tahap evaluasi menunjukkan bahwa SOP pembiasaan efektif dalam membentuk karakter sopan santun anak kelompok B di TK DWP Dikpora Ampenan.
Pengembangan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berorientasi Stem pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V SD Se-Gugus 1 Aikmel Muhammad Zainuddin; Asrin; Muhammad Sobri; Nurhasanah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i1.1745

Abstract

This study employed a Research and Development (R&D) approach aimed at producing a valid and practical Problem Based Learning (PBL) model oriented toward Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) for Grade V IPAS subjects in elementary schools. The research was conducted at SDN Gugus 1 Aikmel, involving subject matter experts, learning model experts, Grade V teachers, and Grade V students of SDN 02 Aikmel and SDN 03 Aikmel. The development model used was the 4D model, consisting of define, design, develop, and disseminate stages. Data collection instruments included expert validation sheets and response questionnaires from teachers and students. Data were analyzed using quantitative descriptive analysis. The validation results showed that the learning model expert assessment reached 85.71%, while the subject matter expert assessment reached 91.6%, both categorized as very valid. Practicality testing in the small-group trial obtained a percentage of 92.5%, and in the large-group trial 95%, both categorized as very practical. These findings indicate that the developed learning model is easy for teachers to implement, engaging for students, and supports contextual IPAS learning. Therefore, the STEM-oriented PBL model is considered valid and practical for use in Grade V elementary IPAS learning.
Hubungan Tata Kelola Pembelajaran dengan Perkembangan Anak Usia Dini di TK Kecamatan Sekarbela Niftarawati; Nurhasanah; Ika Rachmayani
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i1.1142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tata kelola pembelajaran dengan perkembangan anak usia dini di TK Kecamatan Sekarbela. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional survei non-eksperimental. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 86 guru. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling yang berjumlah 57 (66,28%) guru. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data dilakukan melalui uji Prasyarat dan uji korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai signifikansi antara tata kelola pembelajaran (X) dengan perkembangan anak (Y) yaitu sebesar 0,000 nilai tersebut <0,05 yang  artinya terdapat hubungan yang signifikan antara tata kelola pembelajaran dengan perkembangan anak. Selain itu, nilai koefisien korelasi product moment sebesar 0,659 yang menunjukkan bahwa angka tersebut bernilai positif maka korelasi product moment yang berarti hubungan tersebut berjalan searah. Diketahui nilai rhitung yang didapat yaitu 0.659 berada di antara koefisien dari 0,60 – 0,799 oleh karena itu, hubungan tata kelola pembelajaran dengan perkembangan anak berkategori kuat. Dengan demikian, hipotesis nol (Ho) ditolak, yang artinya tidak terdapat hubungan tata kelola pembelajaran dengan perkembangan anak. Hipotesis alternative (Ha) diterima, artinya terdapat hubungan antara tata kelola pembelajaran dengan perkembangan anak usia dini di TK Kecamatan Sekarbela.
HUBUNGAN KETERLIBATAN ORANG TUA PADA PROGRAM PARENTING DALAM MENINGKATKAN POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI TK NEGERI PEMBINA CAKRANEGARA Elinda Sumarti; M. A. Muazar Habibi; Nurhasanah
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v6i1.11777

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan partisipasi keterlibatan orang tua pada program parenting dalam meningkatkan pola hidup bersih dan sehat di TK Negeri Pembina Cakranegara. Jenis Penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 50 wali murid di TK Negeri Pembina Cakranegara. Teknik pengambilan sampel yaitu sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji regresi linier sederhana dan uji koefisien determinasi. Berdasarkan hasil analisis data, program parenting dalam meningkatkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di TK Negeri Pembina Cakranegara memiliki dua kategori utama, yaitu kebersihan diri dan kebersihan lingkungan kebersihan diri yang terdiri dari mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, kebersihan gigi, pemeriksaan kuku kaki dan tangan, makanan sehat dan bergizi, toilet training, kegiatan olahraga secara rutin dan deteksi dini tumbuh kembang. Sedangkan kategori kebersihan Lingkungan yang terdiri dari membuang sampah pada tempatnya, jamban yang bersih dan sehat, makanan sehat dan bergizi dan untuk hasil penelitian menunjukkan hasil uji normalitas sebesar 0, 350, uji homogenitas diketahui sebesar 0,562, uji hipotesis diperoleh nilai regresi linier sederhana sebesar 15.395, uji persamaan regresinya sebesar 128.326 dan uji koefisien determinasi sebesar 0,243. Hasil penelitian ini adanya hubungan keterlibatan orang tua pada program parenting dalam meningkatkan pola hidup bersih dan sehat di TK negeri pembina Cakranegara.
PENGEMBANGAN METODE GERAK DAN LAGU DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN KINESTETIK ANAK KELOMPOK B Utia Rahmawati; Baik Nilawati Astini; Nurhasanah
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v6i1.11781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode gerak dan lagu untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak kelompok B di TK Darul Falah Toya. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan dengan pendekatan ADDIE. Subyek dari penelitian ini berjumlah 13 orang anak di TK Darul Falah Toya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah berupa angket, observasi dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data yaitu deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 tahapan pengembangan. Hasil dari Penelitian ini menunjukkan kecerdasan kinestetik anak kelompok B di TK Darul Falah Toya mengalami peningkatan dengan persentase yang dihasilkan pada tahap pengembangan I sebesar 44% dengan kriteria mulai berkembang. Pada tahap pengembangan II sebesar 70% dengan kriteria berkembang sesuai harapan dan pada tahap pengembangan III sebesar 93,33% dengan kriteria berkembang sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode gerak dan lagu yang dikembangkan dapat meningkatkan kecerdasan kinestetik anak kelompok B di TK Darul Falah Toya.
PEMETAAN IMPLEMENTASI PROGRAM PHBS (PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT) DALAM MENDUKUNG KESEHATAN ANAK DI PAUD SE-KECAMATAN SANDUBAYA I Gusti Ayu Dwi Purwaningsih; Nurhasanah; Filsa Era Sativa
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v6i1.11786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, bentuk dan pelaksanaan, serta evaluasi program PHBS dalam mendukung kesehatan anak di PAUD se-Kecamatan Sandubaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Populasi terdiri dari 28 kepala lembaga PAUD, dengan sampel sebanyak 25 kepala lembaga yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket dan wawancara, kemudian dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program PHBS dilakukan melalui pengumpulan data terkait kondisi kesehatan anak dan kebersihan lingkungan, dengan melibatkan warga sekolah, tenaga kesehatan, dan orang tua untuk merumuskan tujuan, sistematika pelaksanaan dan lain sebagainya. Pelaksanaan program meliputi delapan indikator PHBS, seperti mencuci tangan dengan sabun, konsumsi makanan bergizi, penggunaan jamban sehat, aktivitas fisik, pemberantasan jentik nyamuk, larangan merokok di lingkungan sekolah, pemantauan tumbuh kembang anak, dan pembuangan sampah pada tempatnya. Seluruh PAUD di Kecamatan Sandubaya telah melaksanakan program ini secara maksimal, dengan rata-rata implementasi mencapai 90% dan dikategorikan sangat baik. Evaluasi program dilakukan secara berkala dengan berbagai cara untuk menilai efektivitas pelaksanaan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program PHBS efektif dalam mendukung kesehatan anak, ditandai dengan peningkatan perilaku bersih dan penurunan angka sakit di sekolah.
HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN KARAKTER ANAK KELOMPOK B DI TK KECAMATAN AMPENAN Lisna Puspita; Nurhasanah; Ika Rachmayani
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v6i1.11790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh dengan karakter anak kelompok B di Taman Kanak-Kanak (TK) Kecamatan Ampenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional dan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 104 orang tua dari anak kelompok B. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan Proportionate Stratified Random Sampling yang berjumlah 83 orang tua. Pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data dilakukan melalui uji ANOVA dan korelasi Spearman’s Rank. Hasil penelitian menunjukkan dengan nilai signifikansi < 0,001 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh dengan karakter anak, dengan nilai koefisien korelasi Spearman’s sebesar 0,662. Ini menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variabel berada pada kategori kuat dan berbentuk positif. Artinya, semakin tinggi tingkat kehangatan dan kontrol dalam pola asuh yang diberikan oleh orang tua, maka semakin baik karakter anak yang terbentuk, khususnya dalam aspek kemandirian. Dimensi kehangatan menciptakan rasa aman dan dukungan emosional, sedangkan kontrol memberikan struktur dan arahan yang penting dalam perkembangan karakter anak. Kesimpulannya diterima dan ditolak, terdapat hubungan antara pola asuh dengan karakter anak kelompok B di TK Kecamatan Ampenan.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Berbasis HOTS pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV Siti Lami'ah; Nurhasanah; Nurwahidah
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i1.10618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan peserta didik dalam menyelesaikan soal HOTS pada Mata Pelajaran IPAS kelas IV di SDN 13 Ampenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes tulis yang terdistribusi ke dalam 5 soal essay HOTS IPAS dan wawancara semistruktural. Teknik analisis data dilakukan berdasarkan model Miles, Huberman dan Saldana dengan langkah analisis terdiri dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Analisis data dilakukan terhadap 15 peserta didik Kelas IV berdasarkan kategori nilai tinggi, nilai sedang dan nilai rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 20% peserta didik berhasil mencapai nilai tinggi, kemudian sebanyak 20% peserta didik berada pada kategori nilai sedang dan sebagian besar peserta didik (60%) berada pada kategori nilai rendah. Kesulitan peserta didik dalam menyelesaikan soal HOTS IPAS dianalisis berdasarkan indikator Taksonomi Bloom, yakni menganalisis, mengevaluasi dan mengkreasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa untuk indikator menganalisis, peserta didik mengalami kesulitan memahami soal dan kesulitan menganalisis soal. Untuk indikator mengevaluasi peserta didik kesulitan merepresentasikan informasi berdasarkan data. Sedangkan untuk indikator mengkreasi peserta didik mengalami kesulitan membuat skema fotosintesis. Selain indikator tersebut, peserta didik juga mengalami kesulitan konsentrasi. Hal ini menunjukkan peserta didik memerlukan dukungan dan pendekatan yang lebih efektif untuk mendukung pemahaman, keterampilan analisis, evaluasi dan kreativitas dalam menjawab soal-soal HOTS IPAS
Tradisi Perang Topat dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Multikulturalisme di Pulau Lombok Nurhasanah
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi Perang Topat, merupakan sebuah tradisi yang unik. Pada kegiatan Perang Topat ini melibatkan dua suku yang berbeda dan dua agama yang berbeda pula secara langsung. Kedua kelompok masyarakat ini terlibat aktif  pada kegiatan tradisi Perang Topat tersebut dengan berbaur satu sama lainnya, penuh kekeluargaan, rasa toleransi dan gotong royong. Metode penelitian menggunakan kajian literatur.  Sumber yang digunakan dalam penelitian ini berupa buku-buku teks, artikel ilmiah, jurnal, literatur review yang sesuai dengan tema yang diteliti. Pendidikan multikulturalisme yang muncul pada upacara Perang Topat antara lain; toleransi, kebersamaan, gotong royong,  nilai religius, dan nilai musyawarah. Nilai sikap multikulturalisme dalam upacara Perang Topat harus dapat di pelihara dan dilestarikan dalam kehidupan sehari-hari.   The Topat War tradition, is a unique tradition. The Topat War activities involved two different tribes and two different religions directly. These two community groups are actively involved in the traditional activities of the Topat War by blending in with each other, full of kinship, tolerance and mutual cooperation. The research method uses a literature review. The sources used in this research are text books, scientific articles, journals, literature reviews that are in accordance with the theme under study. The attitude of multiculturalism that emerged at the Topat War ceremony included; tolerance, togetherness, mutual cooperation, religious values, and deliberation values. The value of multiculturalism in the Topat War ceremony must be maintained and preserved in everyday life.