Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Kerjasama Sister City Kota Bandung Dengan Petaling Jaya Dalam Penguatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Tahun 2023 Pajri, Holil; Apriliani, Diah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5688

Abstract

Penelitian ini menganalisis kerja sama Sister City antara Kota Bandung dan Kota Petaling Jaya dalam penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada tahun 2023. Dalam konteks globalisasi dan desentralisasi, paradiplomasi melalui kerja sama antar kota menjadi instrumen penting bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tujuan untuk memahami secara mendalam bentuk dan dinamika kerja sama antar pemerintah daerah serta implikasinya terhadap pengembangan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk pejabat pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan asosiasi bisnis, serta didukung oleh analisis dokumen kerja sama dan observasi terhadap implementasi program di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama Sister City berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui program pelatihan kewirausahaan, promosi produk bersama dalam pameran internasional, serta pertukaran pengetahuan terkait teknologi dan inovasi bisnis. Praktik paradiplomasi ini turut memperkuat jejaring bisnis antar pelaku usaha di kedua kota sehingga berkontribusi signifikan terhadap peningkatan daya saing produk lokal di tingkat regional dan membuka akses pasar yang lebih luas. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan struktural, seperti perbedaan regulasi perdagangan, keterbatasan akses pembiayaan, serta hambatan bahasa dan budaya bisnis, yang masih menjadi kendala dalam optimalisasi kerja sama. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa paradiplomasi melalui skema Sister City dapat menjadi strategi yang efektif dan berkelanjutan dalam mendorong pengembangan ekonomi lokal berbasis UMKM, dengan catatan perlunya penguatan koordinasi dan harmonisasi kebijakan antar kedua kota.  
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPAS BERBANTUAN NEARPOD PADA “MATERI NORMA DAN ADAT ISTIADAT DI DAERAHKU” DI SEKOLAH DASAR Apriliani, Diah; Asnawi; Aprilia, Rapita
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13293

Abstract

This research was conducted with the following objectives: (1) to identify the development of Nearpod-assisted learning media on the topic “Norms and Local Customs in My Region” in elementary schools; (2) to determine the validity of the Nearpod-assisted learning media on the topic “Norms and Local Customs in My Region” in elementary schools; and (3) to determine the practicality of the Nearpod-assisted learning media on the topic “Norms and Local Customs in My Region” in elementary schools.This study is a research and development (R&D) study using the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects of this study were fourth-grade students and teachers at SD Negeri 9 Kuala Langsa, as well as material experts, media experts, and language experts.The results of the validation tests showed that the material expert validation obtained a percentage of 93.33% (very valid category), media expert validation obtained 95% (very valid category), and language expert validation obtained 100% (very valid category). These results indicate that the Nearpod-assisted learning media is very valid and can be implemented in schools. Based on the implementation results, the teacher’s response reached 93% (very practical category), and the students’ response reached 94.64% (very practical category).