Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGEMBANGAN VIDEO BERSERI UNTUK PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA ARAB Sayyidah Labib; Erta Mahyudin; Siti Uriana Rahmawati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 2 (2025): Februari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik video berseri yang sesuai untuk pembelajaran keterampilan berbicara pada siswa kelas 5 Madrasah Ibtidaiyyah, mendeskripsikan cara penggunaan media tersebut, mengembangkan produk video berseri yang inovatif, serta mengevaluasi kualitasnya sebagai media pembelajaran. Pembelajaran maharah kalam di Madrasah Ibtidaiyyah selama ini masih didominasi oleh metode membaca dan menghafal, sehingga proses pembelajaran menjadi kurang menarik dan interaktif. Akibatnya, siswa tidak terlatih untuk berinteraksi secara lisan dalam bahasa Arab, yang menyebabkan mereka gugup dan pengucapan menjadi tidak jelas saat berbicara di depan kelas. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan kualitatif melalui model 4D (Define, Design, Development, Disseminate) yang dikembangkan oleh Thiajaragan. Model ini diterapkan untuk mengidentifikasi permasalahan pembelajaran, merancang konsep produk, mengembangkan media pembelajaran berupa video berseri, serta menyebarluaskan produk yang dapat diakses siswa secara mandiri melalui platform YouTube. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk video berseri yang dikembangkan merupakan media interaktif yang terdiri dari beberapa bagian saling berkaitan dan dirancang khusus untuk mendukung pembelajaran maharah kalam. Produk ini berhasil menampilkan kombinasi visual dan audio yang menarik sehingga dapat membantu siswa dalam menguasai kosakata, pengucapan, dan pola kalimat bahasa Arab. Validitas produk dinilai mencapai 91% oleh para ahli media pembelajaran (menunjukkan skala “Baik Sekali”), sedangkan penilaian oleh guru bahasa Arab mencapai 76% (menunjukkan skala “Baik”). Dengan demikian, video berseri yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa di tingkat Madrasah Ibtidaiyyah
Perancangan Buku Latihan Membaca dan Pengaruhnya terhadap Peningkatan Keterampilan Membaca di MTs Muhammadiyah 1 Ciputat Muhammad Wildan Maulana Hakiki; Ahmad Royani; Erta Mahyudin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama yang dihadapi dalam pengajaran keterampilan membaca adalah bahwa proses pembelajaran terbatas pada metode ceramah dan cenderung monoton, sehingga membuat proses belajar kurang menarik dan interaktif. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan mengenal huruf, membaca kata, serta memahami kalimat dengan baik. Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti mengembangkan buku latihan membaca bergambar yang dirancang agar pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif. Penelitian ini bertujuan merancang buku latihan membaca sekaligus mengkaji efektivitasnya dalam mengatasi kesulitan membaca siswa di MTs Muhammadiyah 1 Ciputat. Dengan menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) dari Thiagarajan, buku ini disusun secara sistematis mulai dari materi yang mudah hingga yang lebih sulit, dilengkapi dengan ilustrasi menarik untuk meningkatkan motivasi belajar. Buku ini juga memuat latihan membaca jahriah (nyaring) agar siswa dapat melafalkan bahasa Arab dengan benar. Hasil uji coba menunjukkan respons positif dari guru dan siswa. Guru menilai buku ini efektif membantu pemahaman teks, dan siswa merasa lebih termotivasi berkat dukungan gambar. Data pre-test dan post-test juga mengindikasikan peningkatan signifikan dalam keterampilan membaca siswa, terutama dalam pengenalan huruf, kelancaran membaca, dan pemahaman teks. Selain itu, kuesioner menegaskan buku ini memenuhi standar kualitas tinggi dalam hal kejelasan, desain, dan kemudahan penggunaan.
فعالية استخدام روبوت المحادثة القائم على الذكاء الاصطناعي في تعليم الإنشاء الوصفي بالمدرسة الثانوية الإسلامية Tiara Lestari, Hanna; Erta Mahyudin; Raswan
INTIFA: Journal of Education and Language Vol. 2 No. 3 (2025): INTIFA: Journal of Education and Language
Publisher : Penerbit Minhaj Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62083/intifa.v2i3.248

Abstract

يهدف هذا البحث إلى الكشف عن فاعلية استخدام روبوت المحادثة على الذكاء الاصطناعي في تعليم الكتابة الوصفية. إذ يواجه العديد من الطلاب صعوبة في صياغة الجمل التي تصف الأشياء أو الأحداث بدقة، إضافةً إلى نقص تدريب المعلّمين على استخدام تقنيات التعليم، وخاصةً الذكاء الاصطناعي مثل روبوت المحادثة. وقد طُبِّق التصميم شبه التجريبي على مجموعتين: مجموعة تجريبية ومجموعة ضابطة. تلقت المجموعة التجريبية التعليم باستخدام روبوت الدردشة الذكي، بينما تلقت المجموعة الضابطة التعليم بالطرق التقليدية. وجُمِعَت البيانات باستخدام الملاحظة، والاختبار، والاستبانة، ثم حُلِّلت إحصائيًّا بواسطة برنامج. وقد أظهرت نتائج البحث وجودَ تحسُّنٍ ملحوظٍ في قدرة الطلاب على الكتابة الوصفية في المجموعة التجريبية مقارنةً بالمجموعة الضابطة. إذ ارتفع متوسط درجات الاختبار القبلي في المجموعة التجريبية من 54.8 إلى 80.2 في الاختبار البَعدي، بينما ارتفع متوسط درجات المجموعة الضابطة من  50.58إلى 71.87 كما بيّنت نتائج مقياس N-Gain أن التحسّن في المجموعة التجريبية يقع ضمن الفئة المتوسطة إلى العالي 0.62  g=بينما كان في المجموعة الضابطة ضمن الفئة المتوسطة 0.43 g=. وأظهرت نتائج اختبار (t) وجود فروق ذات دلالة إحصائية بين المجموعتين<p 0.001  ، مما يعني رفض الفرضية الصفرية (H₀) وقبول الفرضية البديلة .(H₁) ABSTRAK Studi ini bertujuan untuk mengungkap efektivitas penggunaan chatbot AI dalam pengajaran penulisan deskriptif. Banyak siswa mengalami kesulitan dalam merumuskan kalimat yang menggambarkan benda atau peristiwa dengan benar, serta kurangnya pelatihan guru dalam penggunaan teknologi pendidikan, terutama kecerdasan buatan seperti robot percakapan. Dengan metode kuantitatif desain quasi eksperimental diterapkan pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen menerima pengajaran menggunakan chatbot AI, sementara kelompok kontrol menerima pengajaran menggunakan metode tradisional. Data dikumpulkan melalui metode observasi, tes, dan kuesioner, dan dianalisis secara statistik menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam kemampuan menulis deskriptif siswa pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Nilai rata-rata pretest kelompok eksperimen sebesar 54,8 meningkat menjadi 80,2 pada posttest, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 50,58 menjadi 71,87. Analisis N-Gain menunjukkan kategori sedang hingga tinggi pada kelompok eksperimen (g = 0,62) dan kategori sedang pada kelompok kontrol (g = 0,43). Hasil uji-t (p < 0,001) mengindikasikan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, sehingga hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (H₁) diterima.
تطوير الفيديوهات لتعليم التراكب في الفصل الثامن من المدرسة المتوسطة الإسلامية Kamila, Syifa; Mahyudin, Erta; Susiawati, Wati
INTIFA: Journal of Education and Language Vol. 2 No. 4 (2025): INTIFA: Journal of Education and Language
Publisher : Penerbit Minhaj Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62083/intifa.v2i4.273

Abstract

This study aims to develop and validate instructional videos for teaching tarkib (Arabic syntax) to eighth-grade students at Islamic junior high schools. The research was motivated by the limited use of interactive audio-visual media and the dominance of traditional teaching methods, which often make abstract grammatical concepts difficult to understand and decrease students’ motivation. The developed videos were designed as a solution to present complex syntax lessons visually and auditorily through the CapCut application. The study adopted a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The research stages included needs analysis, instructional design, product development, expert validation, and student testing. Data were collected from material and media experts as well as student response questionnaires. The results indicated that the instructional videos achieved a validity score of 86% from the material expert and 91.5% from the media expert, both in the “excellent” category. In addition, the students’ response reached 78%, showing strong engagement and positive perception. Overall, the developed CapCut-based videos proved to be valid, practical, and effective for enhancing students’ understanding and interest in learning tarkib. The study contributes to integrating digital media into Arabic grammar instruction and provides a model adaptable for Islamic educational contexts.
Muhammad Qaddur: Biografi Intelektual, Karya-Karyanya, Pemikiran Kebahasaaraban, dan Pengaruhnya terhadap Pengembangan Linguistik Arab Fatimah Azzahra Putri; Muhbib Abdul Wahab; Erta Mahyudin; Azkia Muharom Albantani
SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 01 (2026): SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini mengkaji pemikiran kebahasaaraban Ahmad Muhammad Qaddur sebagai salah satu tokoh penting dalam studi linguistik Arab modern. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan biografi intelektual Qaddur, mengidentifikasi karya-karya utamanya, menganalisis karakter pemikirannya, serta menelusuri pengaruhnya terhadap pengembangan linguistik Arab di dunia Arab dan non-Arab. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi pustaka terhadap karya-karya Qaddur, artikel ilmiah, dan penelitian akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Qaddur memiliki kontribusi signifikan dalam menjembatani warisan linguistik Arab klasik dengan teori linguistik modern, khususnya dalam bidang fiqh al-lughah, ilmu al-aṣwāt, dan pembinaan terminologi linguistik Arab. Pemikirannya bercorak integratif, historis, dan deskriptif, namun tetap berpijak pada komitmen normatif terhadap pelestarian bahasa Arab fuṣḥā. Selain itu, keterlibatannya dalam Majma‘ al-Lughah al-‘Arabiyyah Damaskus memperkuat perannya dalam perumusan kebijakan bahasa dan standardisasi istilah kebahasaan. Pengaruh pemikiran Qaddur juga terlihat dalam dunia akademik non-Arab, termasuk Indonesia, terutama dalam kajian semantik, analisis kesalahan berbahasa, dan pendidikan bahasa Arab. Dengan demikian, Qaddur dapat diposisikan sebagai figur sentral dalam upaya modernisasi linguistik Arab tanpa memutus keterkaitannya dengan tradisi keilmuan klasik.
Developing Vocabulary Mastery through the Use of Thematic Index Card Media among Fifth Grade Students at Al-Ikhlas Islamic Elementary School Nyimas Siti Rofiah; Siti Uriana Rahmawati; Erta Mahyudin
INTIFA: Journal of Education and Language Vol. 3 No. 2 (2026): INTIFA: Journal of Education and Language
Publisher : Penerbit Minhaj Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62083/intifa.v3i2.328

Abstract

This study aims to describe the implementation of thematic index card media in teaching Arabic, analyze the challenges encountered in its application, and measure the extent to which students’ vocabulary mastery improves through this strategy. It is also expected that this research will contribute theoretically to the development of vocabulary teaching models based on constructivist theory, as well as provide practical benefits for teachers and educational institutions in improving the quality of Arabic language instruction at the elementary school level. The research method employed is Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles comprising the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The research population consisted of 37 fifth-grade students at Al-Ikhlas Islamic Elementary School in the 2025/2026 academic year. Three instruments were used for data collection, namely tests, observation, and documentation. The results of the study indicate a notable improvement in students’ performance across the three stages. In the preliminary cycle, the average score was 73.2 with a mastery level of 45.95% (17 out of 37 students). This increased in the first cycle to an average score of 79.2 with a mastery level of 78.38% (29 out of 37 students). In the second cycle, the average score reached 84.7 with a mastery level of 89.19% (33 out of 37 students). Thus, it is evident that the use of thematic index card media has proven effective in improving vocabulary mastery, increasing student participation, and developing students’ ability to use vocabulary within correct Arabic sentence structures.
STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BERBASIS HEMISPHERIC BRAIN FUNCTION UNTUK PESERTA DEWASA Erta Mahyudin; Hanik Mahliatussikah; Parihin
El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA Vol. 25 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tsaqafah.v25i1.13183

Abstract

This study evaluates the implementation of Arabic language teaching strategies for adult learners at the LBIQ DKI Jakarta using the theoretical framework of hemispheric brain function. A qualitative descriptive approach was employed, incorporating interviews, classroom observations, questionnaires, and literature analysis. Data were analysed thematically through coding, categorisation, and triangulation across multiple sources. The findings reveal that instruction at this institute remains predominantly traditional, relying on grammar-translation method, which primarily activate left-hemisphere functions, while underutilising the right hemisphere’s roles in creativity, intuition, and contextual understanding. Consequently, adult learners truggle to apply Arabic communicatively. This study recommends integrating right- and left-brain functions through a multisensory approach that incorporates visualisation, contextual simulation, and interactive technology to enhance retention, confidence, and both receptive and productive language skills. The proposed strategic framework offers practical guidance for non-formal institutions and enriches Arabic language pedagogy by applying neuroplasticity and andragogical principles to design adaptive instruction tailored to adult learners.
STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BERBASIS HEMISPHERIC BRAIN FUNCTION UNTUK PESERTA DEWASA Erta Mahyudin; Hanik Mahliatussikah; Parihin
El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA Vol. 25 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tsaqafah.v25i1.13183

Abstract

This study evaluates the implementation of Arabic language teaching strategies for adult learners at the LBIQ DKI Jakarta using the theoretical framework of hemispheric brain function. A qualitative descriptive approach was employed, incorporating interviews, classroom observations, questionnaires, and literature analysis. Data were analysed thematically through coding, categorisation, and triangulation across multiple sources. The findings reveal that instruction at this institute remains predominantly traditional, relying on grammar-translation method, which primarily activate left-hemisphere functions, while underutilising the right hemisphere’s roles in creativity, intuition, and contextual understanding. Consequently, adult learners truggle to apply Arabic communicatively. This study recommends integrating right- and left-brain functions through a multisensory approach that incorporates visualisation, contextual simulation, and interactive technology to enhance retention, confidence, and both receptive and productive language skills. The proposed strategic framework offers practical guidance for non-formal institutions and enriches Arabic language pedagogy by applying neuroplasticity and andragogical principles to design adaptive instruction tailored to adult learners.
Era Reformasi Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah dan Sekolah Umum Azzahra Emira Sudrajat; Muhbib Abdul Wahab; Azkia Muharrom; Erta Mahyudin
Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol. 1 No. 03 (2025): Qawaid: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Arab memiliki peran penting dalam pendidikan Islam di Indonesia sebagai bahasa agama, ilmu pengetahuan, dan komunikasi global. Sebelum era reformasi 1998, pembelajaran bahasa Arab cenderung bersifat tradisional, terpusat, dan berorientasi pada penguasaan gramatika. Reformasi pendidikan membawa perubahan signifikan melalui desentralisasi, pembaruan kurikulum berbasis kompetensi, peningkatan profesionalisme guru, serta integrasi teknologi digital. Dampaknya terlihat pada pembelajaran bahasa Arab di madrasah yang semakin komunikatif, kontekstual, dan didukung regulasi kurikulum nasional, serta di sekolah umum melalui muatan lokal dan kegiatan ekstrakurikuler. Meskipun masih menghadapi sejumlah tantangan, era reformasi secara umum telah mendorong pembelajaran bahasa Arab menjadi lebih modern, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21.
Dekonstruksi Stereotip Gender dalam Lagu Pop Arab “Ya Banat” yang Dipopulerkan Oleh Nancy Ajram Erta Mahyudin; Hanik Mahliatussikkah; Siti Jubaidah
Al-Ma‘rifah Vol 22 No 2 (2025): Al-Ma'rifah: Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/almakrifah.22.02.05

Abstract

This article examines the deconstruction of gender stereotypes in Nancy Ajram's song “Yā Banāt” through the combined lens of critical discourse analysis and gender performativity theory. It explores how the song challenges entrenched stereotypes of Arab women by integrating cultural and religious symbolism with elements of cultural hybridity that bridge Arab tradition and global modernity. The research analyzes the song’s lyrics, the visual language of its music video, and audience responses on social media to reveal how “Yā Banāt”  articulates an active, joyful, and emancipatory identity for young Arab women. The study situates this work within the broader context of Arab feminist and popular culture discourses, addressing the gap in Arab music scholarship that often overlooks popular music as a site of gender negotiation. By incorporating theoretical frameworks from Islamic and Arab feminism as well as postcolonial studies, the findings highlight how popular music can function as a culturally resonant tool for social change, fostering new narratives of femininity that are both locally grounded and globally informed. This contributes to expanding feminist theory within the realm of popular culture in the Arab world.