Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Meningkatkan Nilai Tambah Komoditas Ikan Laut Non Ekonomi Menjadi Makanan Pempek Palembang Khas Sulawesi Tenggara Bahtiar; Purnama, Muhammad; Sirza, La Ode Muhammad Junaidin; Salwiyah; Pariakan, Arman; Haslianti; Permata Hati, Yustika Intan; Ishak, Ermayanti
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 6 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.53

Abstract

Diversifikasi komoditas perikanan non ekonomi merupakan inovasi penting di bidang pengolahan hasil perikanan yang secara signifikan dapat meningkatkan pendapatan keluarga nelayan. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 23-25 Agustus 2019 di Desa Puasana, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan. Pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat yang bertajuk Pengolahan Hasil Perikanan (Mpek Mpek Ikan Laut Non Ekonomis) ini memiliki beberapa tujuan yaitu: 1) Mendukung program pembangunan desa pesisir, dan 2) Meningkatkan pengetahuan ibu-ibu rumah tangga nelayan dalam mengolah hasil laut menjadi bahan pangan varian baru. Cara yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan memanfaatkan teknologi yaitu pembekalan pengetahuan tentang teknik pembuatan masakan ikan yang higienis dan ramah lingkungan, selain itu juga diberikan pelatihan tentang cara pengemasan produk yang benar dan cara memasarkannya. dia. Dengan beberapa metode yang diperkenalkan diharapkan mampu memberikan kontribusi sosial yaitu membuka wawasan dan cara berpikir ibu-ibu rumah tangga nelayan untuk memanfaatkan bahan baku hasil laut seefektif mungkin dan menciptakan lapangan pekerjaan di Desa Puasana dan kemampuan ibu rumah tangga nelayan untuk berwirausaha secara mandiri yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian rumah tangga dan membantu pembangunan desa pesisir.
Aksi Pembersihan Pantai dan Transplantasi Karang di Pulau Bokori, Kabupaten Konawe-Sulawesi Tenggara Purnama, Muhammad Fajar; Bahtiar; Sirza, LM. Junaidin; Salwiyah; Pratikino, A. Ginong; Haslianti; Permata Hati, Yustika Intan; Ishak, Ermayanti
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 6 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.51

Abstract

Aksi bersih pantai dan transplantasi karang di Pulau Bokori ini merupakan rangkaian kegiatan dari Dinas Bulanan BKIPM - KKP (Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Perikanan - Kementerian Kelautan dan Perikanan). Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama bulan April 2019, bertempat di Pulau Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Tujuan dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat pesisir di sekitar Pulau Bokori tentang dampak negatif kegiatan sampah laut dan rehabilitasi terumbu karang yang telah rusak akibat penambangan dengan cara yang sederhana, mudah dilaksanakan dan relatif murah. Sekitar 180 orang terlibat dalam kegiatan tersebut. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo (FPIK – UHO) menjadi salah satu mitra dalam kegiatan tersebut. Aksi pantai bersih difokuskan pada pengumpulan sampah plastik baik di darat maupun di dasar laut. Hal ini merupakan bentuk komitmen tanggung jawab BKIPM dan FPIK UHO dalam menjaga keindahan bawah laut. Selain itu, kegiatan transplantasi karang juga dilakukan. Sekitar 1.800 spesimen karang dari berbagai spesies ditanam dengan metode transplantasi karang. Pembersihan pantai dan penanaman karang akan dilaksanakan pada tanggal 19 April 2019. Selanjutnya monitoring dan evaluasi keberhasilan hidup dan tumbuh karang akan dilakukan di pantai setiap bulan selama 1 tahun ke depan, sebagai bentuk perlindungan terhadap unit transplantasi yang telah telah ditempatkan secara permanen di bawah laut Pulau Bokori Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe.
Meningkatkan Nilai Tambah Komoditas Ikan Laut Non Ekonomi Menjadi Makanan Pempek Palembang Khas Sulawesi Tenggara Bahtiar; Purnama, Muhammad; Sirza, La Ode Muhammad Junaidin; Salwiyah; Pariakan, Arman; Haslianti; Permata Hati, Yustika Intan; Ishak, Ermayanti
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 6 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.53

Abstract

Diversifikasi komoditas perikanan non ekonomi merupakan inovasi penting di bidang pengolahan hasil perikanan yang secara signifikan dapat meningkatkan pendapatan keluarga nelayan. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 23-25 Agustus 2019 di Desa Puasana, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan. Pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat yang bertajuk Pengolahan Hasil Perikanan (Mpek Mpek Ikan Laut Non Ekonomis) ini memiliki beberapa tujuan yaitu: 1) Mendukung program pembangunan desa pesisir, dan 2) Meningkatkan pengetahuan ibu-ibu rumah tangga nelayan dalam mengolah hasil laut menjadi bahan pangan varian baru. Cara yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan memanfaatkan teknologi yaitu pembekalan pengetahuan tentang teknik pembuatan masakan ikan yang higienis dan ramah lingkungan, selain itu juga diberikan pelatihan tentang cara pengemasan produk yang benar dan cara memasarkannya. dia. Dengan beberapa metode yang diperkenalkan diharapkan mampu memberikan kontribusi sosial yaitu membuka wawasan dan cara berpikir ibu-ibu rumah tangga nelayan untuk memanfaatkan bahan baku hasil laut seefektif mungkin dan menciptakan lapangan pekerjaan di Desa Puasana dan kemampuan ibu rumah tangga nelayan untuk berwirausaha secara mandiri yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian rumah tangga dan membantu pembangunan desa pesisir.
Pahlawan Kecil Penjaga Laut Edukasi Ekosistem Laut kepada Siswa/i SDN 04 Moramo Utara: Pahlawan Kecil Penjaga Laut: Edukasi Ekosistem Laut kepada Siswa/i SDN 04 Moramo Utara Dedy Oetama; Asriyana; Haslianti; Chairun Annisa Aryanti; Wa Jali; Adi Imam Wahyudi
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i2.5468

Abstract

Ekosistem laut rentan rusak akibat dari perubahan iklim, eksploitasi berlebih dan pencemaran laut. Kendala upaya konservasi adalah kurangnya pemahaman publik akan pentingnya melestarikan laut. Peningkatan pemahaman harus dilakukan di berbagai wilayah. Kesadaran siswa mengenai urgensi pelestarian ekosistem laut, dapat ditingkatkan melalui pendidikan yang bersifat interaktif dan berorientasi lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi pemahaman ekosistem laut bagi siswa/i SDN 04 Moramo Utara bertema “Pahlawan Kecil Penjaga Laut”. Kegiatan ini berupa pengenalan dan pentingnya menjaga ekosistem laut. Metode yang digunakan presentasi, diskusi dan tanya jawab dengan semua anak didik kelas 1 sampai 6 SD yang berjumlah 136 Murid. Untuk menimbulkan rasa tanggung jawab terhadap ekosistem laut, kegiatan dilanjutkan dengan lomba menggambar yang diikuti oleh murid kelas 1 sampai 4 SD. Hasil kegiatan ini menunjukan bahwa siswa/i memiliki antusias yang tinggi terhadap topik ekosistem laut. Mampu menjelaskan fungsi dan kenapa kita harus menjaga laut serta memiliki rasa tanggung jawab akan kelestarian laut.
Pelatihan Pengemasan Vakum dan Diversifikasi Produk Ikan Kering Hasil Tangkapan Nelayan di Desa Barasanga Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno; Asnani; Patadjai, Andi Besse; Effendy, Wa Ode Nilda Arifiana; Syahrul; Renol; Ibrahim, Mohamad Nuh; Haslianti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.16413

Abstract

Rendahnya mutu ikan kering hasil tangkapan nelayan Desa Barasanga yang selama ini diproses secara tradisional dan dijual tanpa pengemasan, sehingga berdampak pada umur simpan yang pendek dan sulit bersaing di pasar modern. Program kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam penggunaan teknologi pengemasan vakum dan diversifikasi produk menggunakan bahan baku ikan kering lokal. Metode pelaksanaan mencakup pemberian materi tentang pentingnya kemasan pada produk hasil perikanan, khususnya kemasan vakum, praktik langsung penggunaan alat mesin vakum, dan pembuatan produk diversifikasi hasil perikanan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 75% peserta berasal dari kelompok ibu rumah tangga, khususnya istri nelayan. Evaluasi melalui pre-test dan post-test memperlihatkan peningkatan pengetahuan sebesar 46% dan peningkatan keterampilan teknis hingga 96%. Selain mampu menghasilkan produk higienis dengan umur simpan lebih panjang, peserta juga berhasil mengembangkan inovasi diversifikasi produk seperti ikan kering asam manis dan sambal ikan asin. Dengan terlaksananya program pengabdian kepada masyarakat ini, sehingga berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat serta daya saing produk perikanan Desa Barasanga secara signifikan.