p-Index From 2021 - 2026
13.057
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN Jurnal Bidan Prada MEDISAINS SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Manuju : Malahayati Nursing Journal Journal of Midwifery and Nursing Jurnal Sehat Mandiri Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Kesehatan Karya Husada Bali Medika Jurnal JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Surya Muda: Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Jurnal Peduli Masyarakat Jurnal Keperawatan Raflesia Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Pengabdian Masyarakat dalam Kesehatan Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Gema Keperawatan Journal of Nursing Education & Practice (JNEP) Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Language and Health Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Pengabdian Masyarakat Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Cakrawala Ilmiah Borneo Community Health Sevice Journal Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Innovative: Journal Of Social Science Research Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Nanggroe: Journal Of Scholarly Service Mahakam Nursing Journal (MNJ) Metta: Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Nanggroe: Journal of Scholarly Service Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Pena Nursing Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Multidisciplinary Indonesian Center Journal Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Borneo Nursing Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Telenursing Pada Ny. H Dengan Kasus Stroke Hemoragik Dengan Masalah Intoleransi Aktivitas Di RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara Gita Indah Saputri; Etika Dewi Cahyaningrum; Ema Wahyu Ningrum
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.385

Abstract

Stroke hemoragik merupakan kondisi gawat darurat yang sering menimbulkan intoleransi aktivitas akibat gangguan fungsi saraf. Perkembangan teknologi kesehatan menghadirkan telenursing sebagai alternatif pelayanan melalui edukasi, pemantauan, dan dukungan jarak jauh oleh perawat kepada pasien serta keluarga. Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan telenursing pada pasien stroke hemoragik dengan masalah intoleransi aktivitas. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada seorang pasien perempuan dengan diagnosa stroke hemoragik yang mengalami kebas pada ekstremitas kiri atas. Intervensi dilakukan selama tiga hari dengan pendekatan manajemen energi melalui komunikasi daring, berupa edukasi manajemen aktivitas, pemantauan kondisi fisik, serta dukungan psikologis. Hasil menunjukkan adanya peningkatan toleransi aktivitas setelah 3x24 jam intervensi. Disimpulkan bahwa telenursing efektif dalam membantu mengatasi intoleransi aktivitas pada pasien stroke hemoragik. Pasien disarankan untuk melanjutkan latihan gerak aktif (Range of Motion/ROM) secara mandiri guna mempertahankan fungsi otot.
Implementasi Kompres Hangat Dan Aroma Terapi Untuk Menurunkan Skala Nyeri Dan Tingkat Kecemasan Anak Dengan Acute Myeloid Leukimia Di Ruang Aster RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Putri Sella Adelia; Etika Dewi Cahyaningrum
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.448

Abstract

Acute Myeloid Leukemia (AML) merupakan keganasan hematologi yang sering menimbulkan keluhan nyeri akut dan kecemasan akibat proses penyakit maupun tindakan medis yang dijalani. Kondisi ini berdampak pada penurunan kenyamanan, gangguan tidur, serta peningkatan respons fisiologis seperti perubahan pola napas. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi keluhan tersebut adalah kompres hangat dan inhalasi aromaterapi. Studi kasus ini bertujuan menggambarkan penerapan kompres hangat dan aromaterapi pada anak dengan AML yang mengalami nyeri akut di Ruang Aster RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Studi dilakukan melalui observasi selama 3 hari dengan intervensi kompres hangat 3 kali sehari dan inhalasi aromaterapi sebelum tidur pada tanggal 8–11 Juli 2025. Hasil studi menunjukkan bahwa pada hari pertama, pasien mengeluhkan nyeri dengan skala sedang dan tampak cemas. Setelah intervensi hari kedua, pasien mulai menunjukkan penurunan nyeri menjadi skala 4, pola napas lebih teratur, serta tidur malam lebih nyenyak. Pada hari ketiga, keluhan nyeri lebih lanjut menurun menjadi skala 2, kecemasan berkurang, pola tidur membaik, dan pasien tampak lebih rileks serta ceria. Penerapan kompres hangat dan inhalasi aromaterapi selama 3 hari terbukti membantu menurunkan nyeri, memperbaiki kenyamanan, dan menurunkan kecemasan pada anak dengan AML.
Pemberdayaan Kader dan Ibu Muda Melalui Edukasi tentang Stunting Berbasis Kearifan Lokal Etika Dewi Cahyaningrum; Noor Yunida Triana
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.1083

Abstract

Stunting masih menjadi masalah prioritas dalam pembangunan kesehatan masyarakat di Indonesia, dengan prevalensi nasional mencapai 21,6% berdasarkan data SSGI 2022. Salah satu akar masalahnya adalah kurangnya pengetahuan tentang stunting, khususnya di wilayah pedesaan. Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, merupakan salah satu wilayah dengan jumlah desa miskin ekstrem terbanyak. Tingginya prevalensi stunting di wilayah ini terutama Desa Pageraji, menunjukkan perlunya intervensi edukatif yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga mengintegrasikan nilai budaya lokal agar dapat diterima dan diterapkan masyarakat. Kader Posyandu dan ibu muda sebagai garda terdepan membutuhkan penguatan kapasitas untuk mendeteksi dan mencegah stunting dengan pendekatan yang kontekstual. Tujuan kegiatan PkM ini adalah meningkatkan pengetahuan kader dan ibu muda tentang stunting melalui pendekatan edukatif berbasis kearifan lokal di Desa Pageraji. Kegiatan PkM dilakukan pada bulan Juli-Oktober 2025 melalui tahapan: (1) sosialisasi dan koordinasi mitra; (2) produksi media edukatif (booklet MP-ASI) (3) identifikasi tingkat pengetahuan; (4) edukasi tentang stunting serta pelatihan pembuatan MP-ASI, dan (5) evaluasi peningkatan pengetahuan pada kader dan ibu muda.
Pengaruh Pemberian Edukasi terhadap Tingkat Kecemasan dan Mean Arterial Pressure (MAP) Pasien Pre Anestesi untuk Tindakan Sectio Caesarea di RSUD Dr. SOEDIRMAN KEBUMEN Febby Febrian Denni; Rahmaya Nova Handayani; Etika Dewi Cahyaningrum
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i9.21911

Abstract

ABSTRACT Sectio Caesarea is a major surgical procedure that often causes anxiety in patients. Pre-anesthesia anxiety can affect hemodynamic conditions, including blood pressure and Mean Arterial Pressure (MAP). Pre-anesthesia education is believed to be able to reduce anxiety and stabilize the patient's physiological condition. One method used is education through video media. Objectives: (1) to identify the level of anxiety before and after education in pre-anesthesia Sectio Caesarea patients at Dr. Soedirman Hospital, Kebumen, (2) to identify MAP values before and after education, (3) to analyze the effect of education on anxiety levels, and (4) to analyze the effect of education on MAP values. Methods: This study used a pre-experimental one group pretest-posttest design with a sample of 45 patients undergoing Sectio Caesarea. The study was conducted for 1 month on March 14-April 12, 2025, with a population of 101 patients. The instruments used were the APAIS questionnaire to measure anxiety and a blood pressure measuring instrument to calculate MAP. Data analysis using the Wilcoxon test. Results The average anxiety value from 60% experiencing severe anxiety to 64.4% experiencing mild anxiety and the Map value from 105 to 90 the study showed a significant decrease in the level of anxiety P value 0.000 and MAP P value 0.000 after education (p 0.05). Conclusion: Pre-anesthesia education through video media is effective in reducing anxiety levels and stabilizing MAP values in pre-anesthesia patients with Sectio Caesarea. This education is recommended to be part of the standard of pre-anesthesia services in hospitals. Keywords: Education, Anxiety, MAP, Pre-Anesthesia, Sectio Caesarea  ABSTRAK Sectio caesarea merupakan tindakan pembedahan mayor yang sering menimbulkan kecemasan pada pasien. Kecemasan pre-anestesi dapat memengaruhi kondisi hemodinamik, termasuk tekanan darah dan Mean Arterial Pressure (MAP). Edukasi pra-anestesi dipercaya mampu menurunkan kecemasan serta menstabilkan kondisi fisiologis pasien. Salah satu metode yang digunakan adalah edukasi melalui media video. Tujuan: (1) mengidentifikasi tingkat kecemasan sebelum dan sesudah edukasi pada pasien pre-anestesi Sectio Caesarea di RSUD Dr. Soedirman Kebumen, (2) mengidentifikasi nilai MAP sebelum dan sesudah edukasi, (3) menganalisis pengaruh edukasi terhadap tingkat kecemasan, dan (4) menganalisis pengaruh edukasi terhadap nilai MAP. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest dengan sampel sebanyak 45 pasien yang menjalani Sectio Caesarea. Penelitian dilakukan selama 1 bulan pada tanggal 14 Maret-12 April 2025, dengan jumlah Populasi sebanyak 101 paisen. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner APAIS untuk mengukur kecemasan dan alat ukur tekanan darah untuk menghitung MAP. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil Nilai rata-rata kecemasan dari 60% mengalami kecemasan berat menjadi 64.4 % mengalami kecemasan ringan dan nilai Map dari 105 menjadi 90 penelitian menunjukkan adanya penurunan yang signifikan pada tingkat kecemasan P value 0.000 dan MAP P value 0.000 setelah pemberian edukasi (p 0,05). Kesimpulan: Edukasi pra-anestesi melalui media video efektif menurunkan tingkat kecemasan dan menstabilkan nilai MAP pada pasien pre-anestesi Sectio Caesarea. Edukasi ini disarankan menjadi bagian dari standar pelayanan pra anestesi di rumah sakit. Kata Kunci: Edukasi, Kecemasan, MAP, Pre Anestesi, Sectio Caesarea
EMPOWERING HYPERTENSIVE OLDER ADULTS THROUGH COLORING THERAPY TO REDUCE ANXIETY Putri, Noor Rochmah Ida Ayu Trisno; Cahyaningrum, Etika Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Dalam Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpmk.v8i1.70557

Abstract

Introduction: Hypertension in older adults is often accompanied by anxiety, which may worsen physical conditions and reduce quality of life. Coloring therapy, was implemented in this community service activity to reduce anxiety and improve the psychological well-being of older adults with hypertension. Methods: This community service was conducted at Posyandu Desa Ledug, involving 35 older adults hypertension who were registered at the posyandu, had good communication skills, and showed symptoms of anxiety. The aim to reduce anxiety and improve psychological well-being through coloring therapy. The implementation consisted of four phases, preparation include coordination with the local health center, assessment phase baseline blood pressure and anxiety measurement using the Geriatric Anxiety Scale (GAS), intervention phase and evaluation phase. Data were analyzed descriptively. Results: Most participants were aged 60 to 74 years (77.1%), female (85.7%), had hypertension for more than 10 years (57.1%), rarely attended check-ups, consumed antihypertensive medication (42.9%), and experienced moderate anxiety (65.7%). After  8-session coloring therapy intervention over 4 weeks, anxiety level improved. Mild anxiety increased to 57.1%, moderate anxiety decreased to 40%, and severe anxiety was found 2.9%. Conclusion: Coloring therapy had a positive effect in reducing anxiety among older adults with hypertension, shown by the increase proportion of mild anxiety and a reduce moderate and severe anxiety. This empowerment program indicates that coloring therapy can be applied as an alternative non-pharmacological intervention by healthcare providers and community health workers. KEYWORDS anxiety; community empowerment; hypertension; older people
EDUKASI KADER DAN IBU TENTANG PIJAT BAYI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR BAYI Fitriani; Murniati Murniati; Etika Dewi Cahyaningrum
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 4 (2024): Vol. 1 No. 4 Edisi Oktober 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i4.312

Abstract

Kualitas tidur bayi dapat dilihat dari cara bayi tidur, jika tidak baik maka akan terganggu seperti bayi akan menangis. Bayi yang mengalami hal tersebut dapat ditingkatkan dengan pijat bayi, yang memiliki banyak manfaat yaitu seperti meningkatkan daya tahan tubuh, merangsang fungsi dari pencernaan, meningkatkan kualitas tidur, mengatasi sakit perut. Melalui penggunaan taktik ceramah, diskusi, dan presentasi, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader dan ibu tentang pijat bayi dan dampaknya terhadap peningkatan kualitas tidur bayi baru lahir. Media yang digunakan adalah power point, booklet, dan phantom bayi. Sebanyak 12 kader dan sembilan ibu berpartisipasi dalam tiga pertemuan ini. Saebanyak 2 ibu tidak dapat dievaluasi karena mereka tidak terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan kader (dari skor rata-rata 76,67 menjadi 84,5), dan kemampuan kader (dari skor rata-rata 89,91 menjadi 94,75), menurut temuan penelitian. Selain itu, pengetahuan ibu juga mengalami peningkatan, dari rata-rata 73,4 menjadi 85,67, dan tingkat kompetensi mereka meningkat dari 85,89 menjadi 96. Kesimpulannya yaitu ibu dan kader dapat mempelajari lebih lanjut tentang metode pijat bayi sehingga mereka dapat memberikan perawatan terbaik kepada bayi mereka.
Pengetahuan Dan Tindakan Pencegahan Stunting Pada Kader Kesehatan Dan Ibu Muda Etika Dewi Cahyaningrum; Noor Yunida Triana
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.506

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan prioritas di Indonesia, terutama di wilayah miskin ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengetahuan dan tindakan pencegahan stunting pada kader kesehatan dan ibu muda serta mengeksplorasi pengaruh nilai budaya lokal terhadap praktik pengasuhan dan gizi anak. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel 104 responden (10 kader dan 94 ibu muda) di Desa Pageraji, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Instrumen berupa kuesioner terstruktur yang telah dimodifikasi dan divalidasi. Hasil menunjukkan mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan dan tindakan pencegahan stunting dalam kategori tinggi (pengetahuan ibu 62,77%, kader 70%; tindakan ibu 79,79%, kader 90%). Namun, ditemukan pengaruh nilai budaya lokal, seperti pantangan makanan, kepercayaan terhadap makanan tradisional, dan pengaruh tokoh adat/agama dalam praktik pemberian makan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa pengetahuan dan tindakan saja belum cukup untuk menurunkan prevalensi stunting jika tidak diimbangi dengan intervensi lintas sektor yang sensitif budaya. Studi ini memberikan rekomendasi untuk merancang intervensi edukatif berbasis budaya lokal yang melibatkan komunitas secara aktif. Keterbatasan studi adalah belum mengukur dampak langsung terhadap status gizi anak. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengembangkan model intervensi dan media edukasi yang terintegrasi.
Co-Authors Adelia, Putri Sella Adiratna Sekar Siwi Agatha, Vania Akhmad Jakfar Taufik Akmilul Qurrotul Aini Amin Susanto Amin Susanto Amy Nur Rahmawati Anastasia Mahtiara Anies Anies Apriliani, Dea Mitha Aquar Febryana Aquar Febryana Arin Rindiani Arinda Hanza Tiwi Ariyanti ., Ariyanti Arni Nur Rahmawati Arni Nur Rahmawati Arum Anindika Iasa Astriyani, Astriyani Atikatunnisa, Atikatunnisa Atin Mawarni Atun Raudotul Ma'rifah Atun Raudotul Ma’rifah Atun Raudotul Ma’rifah Aurelia, Khairin Wanda aviaduta, Avindha Ayu Trisno Putri, Noor Rochmah Ida Ayu, Noor Rochmah Ida Cicilia Anggia Rini Dafit Santoso Damayanti, Khavifah Intan Dea Mitha Apriliani Dersi R. Sinaga Dwi Astuti Dwi Novitasari Dwi Yuli Hartanto Edi Sulistiono Eko Hermawan Krisiyanto Ellen Bawole Ema Wahyu Ningrum Ema Wahyu Ningrum Eridja, Laras Putri Fauziyyah, Devita Listyani Febby Febrian Denni Fitriani Gita Indah Saputri Hari Peni Julianti Hikmanti, Arlyana Imanda, Harisma Aulia Inayah Aris Santy Indri Heri Susanti Indri Heri Susanti, Indri Heri Khasanah, Ratna Uswatun Khoerudin, Ahmad Kirana, Lintang Kusuma, Rohmah Dini Nur Legal Bagas Perdana M. Aidil Made Suandika Madyo Maryoto Madyo Maryoto Maemunisah Maemunisah Mahera, Diyan Binta Marifah, Atun Raudotul Mayliza, Amanda Tri Muftikhatul Khasanah Muhaimimul Azizah Murniati . Murniati M Murniati Murniati Murniati Murniati Mustofa, Sri Ningrum, Ema Wahyu Ningrum, Ema Wahyu Nony Nony Noor Rochmah Ida Ayu Trisno Putri Noor Rochmah Ida Ayu Trisno Putri Noor Yunida Triana Noor Yunida Triyana Nur Indah Sarifah Nursyafaah, Firli Oppy Maharani Pramesti Dewi Pramesti Dewi Pusmawati, Tiana Putri Lutfiatul Ulum Putri Lutfiatul Ulum Putri Sella Adelia Putri, Diannike Putri, Noor Rochmah Ida Ayu Trisno Rahmawati, Amy Nur Rahmaya Nova Handayani Rahmaya Nova Handayani Rahmaya Nova Handayani Refa Teja Muti Rindiani, Arin Riska Oktafiyani Risna Dewi Rohmadoni Roro Lintang Suryani Roro Lintang Suryani Roudhatul Khasanah, Laely Alfiani Safitri Damayantii Setyawati, Martyarini Budi Shara Dhianing Gusti SI PUTRI RAGIL Si Putri Ragil Silviyana Silviyana Siti Haniyah Siti Nurhayati Sofyani, Yulyana Suandika , Made Suci Khasanah Suci Khasanah - Sukma Apriliani Suratih Nusantara Suryani, Roro Lintang Swasti Jamalina Ratnasari Syangadah, Zulfiati Tin Utami - Titin Rokhanah Tiwi, Arinda Hanza Triana Safitri, Eva Triana, Noor Yunida Trisno Putri, Noor Rochmah Ida Ayu Tulus, Ilyas Suberkah Tyaningsih, Sulis Umu Hani Vadilla Rachma Zein Vivin Ghozaturohmah Wahyuningtyas, Heksa Wardhani, Putri Pramudya Wawan Andriyanto Widyarini, Aulia Winda Cahyaningsih Windasari Dwi Yuliana Wirakhmi, Ikit Netra Wirantika Dwi Nency Woung Ru-Tang Yeni Rahmayani Yuli Dwi Hartanto Yuli Eko Yuris Triliani Zhafira, Fiskalisha Zulfa