p-Index From 2021 - 2026
13.634
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN Jurnal Bidan Prada MEDISAINS SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Manuju : Malahayati Nursing Journal Journal of Midwifery and Nursing Jurnal Sehat Mandiri Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Kesehatan Karya Husada Bali Medika Jurnal JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Surya Muda: Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Jurnal Peduli Masyarakat Jurnal Keperawatan Raflesia Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Gema Keperawatan Journal of Nursing Education & Practice (JNEP) Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Language and Health Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Pengabdian Masyarakat Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Cakrawala Ilmiah Borneo Community Health Sevice Journal Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Innovative: Journal Of Social Science Research Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Nanggroe: Journal Of Scholarly Service Mahakam Nursing Journal (MNJ) Metta: Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Nanggroe: Journal of Scholarly Service Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Pena Nursing Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Multidisciplinary Indonesian Center Journal Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Borneo Nursing Journal Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Kader dan Ibu Muda Melalui Edukasi tentang Stunting Berbasis Kearifan Lokal Etika Dewi Cahyaningrum; Noor Yunida Triana
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.1083

Abstract

Stunting masih menjadi masalah prioritas dalam pembangunan kesehatan masyarakat di Indonesia, dengan prevalensi nasional mencapai 21,6% berdasarkan data SSGI 2022. Salah satu akar masalahnya adalah kurangnya pengetahuan tentang stunting, khususnya di wilayah pedesaan. Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, merupakan salah satu wilayah dengan jumlah desa miskin ekstrem terbanyak. Tingginya prevalensi stunting di wilayah ini terutama Desa Pageraji, menunjukkan perlunya intervensi edukatif yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga mengintegrasikan nilai budaya lokal agar dapat diterima dan diterapkan masyarakat. Kader Posyandu dan ibu muda sebagai garda terdepan membutuhkan penguatan kapasitas untuk mendeteksi dan mencegah stunting dengan pendekatan yang kontekstual. Tujuan kegiatan PkM ini adalah meningkatkan pengetahuan kader dan ibu muda tentang stunting melalui pendekatan edukatif berbasis kearifan lokal di Desa Pageraji. Kegiatan PkM dilakukan pada bulan Juli-Oktober 2025 melalui tahapan: (1) sosialisasi dan koordinasi mitra; (2) produksi media edukatif (booklet MP-ASI) (3) identifikasi tingkat pengetahuan; (4) edukasi tentang stunting serta pelatihan pembuatan MP-ASI, dan (5) evaluasi peningkatan pengetahuan pada kader dan ibu muda.
Pengaruh Pemberian Edukasi terhadap Tingkat Kecemasan dan Mean Arterial Pressure (MAP) Pasien Pre Anestesi untuk Tindakan Sectio Caesarea di RSUD Dr. SOEDIRMAN KEBUMEN Febby Febrian Denni; Rahmaya Nova Handayani; Etika Dewi Cahyaningrum
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i9.21911

Abstract

ABSTRACT Sectio Caesarea is a major surgical procedure that often causes anxiety in patients. Pre-anesthesia anxiety can affect hemodynamic conditions, including blood pressure and Mean Arterial Pressure (MAP). Pre-anesthesia education is believed to be able to reduce anxiety and stabilize the patient's physiological condition. One method used is education through video media. Objectives: (1) to identify the level of anxiety before and after education in pre-anesthesia Sectio Caesarea patients at Dr. Soedirman Hospital, Kebumen, (2) to identify MAP values before and after education, (3) to analyze the effect of education on anxiety levels, and (4) to analyze the effect of education on MAP values. Methods: This study used a pre-experimental one group pretest-posttest design with a sample of 45 patients undergoing Sectio Caesarea. The study was conducted for 1 month on March 14-April 12, 2025, with a population of 101 patients. The instruments used were the APAIS questionnaire to measure anxiety and a blood pressure measuring instrument to calculate MAP. Data analysis using the Wilcoxon test. Results The average anxiety value from 60% experiencing severe anxiety to 64.4% experiencing mild anxiety and the Map value from 105 to 90 the study showed a significant decrease in the level of anxiety P value 0.000 and MAP P value 0.000 after education (p 0.05). Conclusion: Pre-anesthesia education through video media is effective in reducing anxiety levels and stabilizing MAP values in pre-anesthesia patients with Sectio Caesarea. This education is recommended to be part of the standard of pre-anesthesia services in hospitals. Keywords: Education, Anxiety, MAP, Pre-Anesthesia, Sectio Caesarea  ABSTRAK Sectio caesarea merupakan tindakan pembedahan mayor yang sering menimbulkan kecemasan pada pasien. Kecemasan pre-anestesi dapat memengaruhi kondisi hemodinamik, termasuk tekanan darah dan Mean Arterial Pressure (MAP). Edukasi pra-anestesi dipercaya mampu menurunkan kecemasan serta menstabilkan kondisi fisiologis pasien. Salah satu metode yang digunakan adalah edukasi melalui media video. Tujuan: (1) mengidentifikasi tingkat kecemasan sebelum dan sesudah edukasi pada pasien pre-anestesi Sectio Caesarea di RSUD Dr. Soedirman Kebumen, (2) mengidentifikasi nilai MAP sebelum dan sesudah edukasi, (3) menganalisis pengaruh edukasi terhadap tingkat kecemasan, dan (4) menganalisis pengaruh edukasi terhadap nilai MAP. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest dengan sampel sebanyak 45 pasien yang menjalani Sectio Caesarea. Penelitian dilakukan selama 1 bulan pada tanggal 14 Maret-12 April 2025, dengan jumlah Populasi sebanyak 101 paisen. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner APAIS untuk mengukur kecemasan dan alat ukur tekanan darah untuk menghitung MAP. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil Nilai rata-rata kecemasan dari 60% mengalami kecemasan berat menjadi 64.4 % mengalami kecemasan ringan dan nilai Map dari 105 menjadi 90 penelitian menunjukkan adanya penurunan yang signifikan pada tingkat kecemasan P value 0.000 dan MAP P value 0.000 setelah pemberian edukasi (p 0,05). Kesimpulan: Edukasi pra-anestesi melalui media video efektif menurunkan tingkat kecemasan dan menstabilkan nilai MAP pada pasien pre-anestesi Sectio Caesarea. Edukasi ini disarankan menjadi bagian dari standar pelayanan pra anestesi di rumah sakit. Kata Kunci: Edukasi, Kecemasan, MAP, Pre Anestesi, Sectio Caesarea
EDUKASI KADER DAN IBU TENTANG PIJAT BAYI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR BAYI Fitriani; Murniati Murniati; Etika Dewi Cahyaningrum
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 4 (2024): Vol. 1 No. 4 Edisi Oktober 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i4.312

Abstract

Kualitas tidur bayi dapat dilihat dari cara bayi tidur, jika tidak baik maka akan terganggu seperti bayi akan menangis. Bayi yang mengalami hal tersebut dapat ditingkatkan dengan pijat bayi, yang memiliki banyak manfaat yaitu seperti meningkatkan daya tahan tubuh, merangsang fungsi dari pencernaan, meningkatkan kualitas tidur, mengatasi sakit perut. Melalui penggunaan taktik ceramah, diskusi, dan presentasi, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader dan ibu tentang pijat bayi dan dampaknya terhadap peningkatan kualitas tidur bayi baru lahir. Media yang digunakan adalah power point, booklet, dan phantom bayi. Sebanyak 12 kader dan sembilan ibu berpartisipasi dalam tiga pertemuan ini. Saebanyak 2 ibu tidak dapat dievaluasi karena mereka tidak terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan kader (dari skor rata-rata 76,67 menjadi 84,5), dan kemampuan kader (dari skor rata-rata 89,91 menjadi 94,75), menurut temuan penelitian. Selain itu, pengetahuan ibu juga mengalami peningkatan, dari rata-rata 73,4 menjadi 85,67, dan tingkat kompetensi mereka meningkat dari 85,89 menjadi 96. Kesimpulannya yaitu ibu dan kader dapat mempelajari lebih lanjut tentang metode pijat bayi sehingga mereka dapat memberikan perawatan terbaik kepada bayi mereka.
Pengetahuan Dan Tindakan Pencegahan Stunting Pada Kader Kesehatan Dan Ibu Muda Etika Dewi Cahyaningrum; Noor Yunida Triana
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.506

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan prioritas di Indonesia, terutama di wilayah miskin ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengetahuan dan tindakan pencegahan stunting pada kader kesehatan dan ibu muda serta mengeksplorasi pengaruh nilai budaya lokal terhadap praktik pengasuhan dan gizi anak. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel 104 responden (10 kader dan 94 ibu muda) di Desa Pageraji, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Instrumen berupa kuesioner terstruktur yang telah dimodifikasi dan divalidasi. Hasil menunjukkan mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan dan tindakan pencegahan stunting dalam kategori tinggi (pengetahuan ibu 62,77%, kader 70%; tindakan ibu 79,79%, kader 90%). Namun, ditemukan pengaruh nilai budaya lokal, seperti pantangan makanan, kepercayaan terhadap makanan tradisional, dan pengaruh tokoh adat/agama dalam praktik pemberian makan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa pengetahuan dan tindakan saja belum cukup untuk menurunkan prevalensi stunting jika tidak diimbangi dengan intervensi lintas sektor yang sensitif budaya. Studi ini memberikan rekomendasi untuk merancang intervensi edukatif berbasis budaya lokal yang melibatkan komunitas secara aktif. Keterbatasan studi adalah belum mengukur dampak langsung terhadap status gizi anak. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengembangkan model intervensi dan media edukasi yang terintegrasi.
Pemberian Terapi Bermain Puzzle Untuk Menurunkan Kecemasan Hospitalisasi Pada An. M Di RST Wijayakusuma Purwokerto Eva Triana Safitri; Murniati Murniati; Etika Dewi Cahyaningrum
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Maret 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i2.676

Abstract

Masa kanak-kanak merupakan suatu fase perkembangan yang dikenal dengan istilah anak usia dini, yang meliputi usia 3 sampai 6 tahun. Hospitalisasi adalah pengobatan yang dilakukan di rumah sakit karena keadaan darurat yang mengharuskan anak menginap di rumah sakit. Berdasarkan data yang diperoleh dari RST Wijayakusuma Purwokerto pada bulan Juli 2024 terdapat 17 dari 20 anak yang dirawat di rumah sakit, sehingga diperlukan suatu media yang dapat mengekspresikan kecemasannya, salah satunya adalah terapi bermain. Hasil observasi di RST Wijayakusuma Purwokerto, terapi bermain sudah dilaksanakan, namun pelaksanaannya masih terbatas dan belum terstandar secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan asuhan keperawatan kecemasan pada anak dengan hospitalisasi di rumah sakit, dengan penekanan pada penggunaan terapi bermain puzzle yang dilakukan dua kali sehari selama 15 sampai 30 menit setiap kalinya. Metode yang digunakan berupa studi kasus yang dimulai dari pengkajian, diagnosis, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi keperawatan. Hasil evaluasi dari penelitian ini yaitu diperoleh masalah teratasi dari skala kecemasan yang awalnya 5 (sangat tidak senang) menjadi poin 2 (senang).  
Edukasi Kompres Tepid Water Sponge Sebagai Penurun Demam Anak di Posyandu Desa Karangnanas Devita Listyani Fauziyyah; Etika Dewi Cahyaningrum; Indri Heri Susanti
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.884

Abstract

Demam ialah suatu keadaan dimana suhu tubuh meningkat di atas nilai normal (>37,5°C) dan jika tidak segera diatas dapat menimbulkan komplikasi. Cara menangani demam dapat diberikan kompres Tepid water sponge. Desa Karangnanas merupakan wilayah yang berada di Kecamatan Sokaraja. Pra survey tanggal 12 November 2024 didapatkan bahwa banyak Kader dan Ibu yang belum mengetahui kompres Tepid water sponge, maka penulis mengadakan Pengabdian kepada Masyarakat di Posyandu Desa Karangnanas. Metode yang digunakan adalah ceramah dan demonstrasi, serta media yang digunakan adalah power point dan booklet. Peserta kegiatan PkM terdiri dari 11 Kader dan 16 Ibu. Evaluasi Kader dan Ibu tentang demam dan kompres Tepid water sponge meliputi pengukuran pengetahuan, minat dan keterampilan. Rata-rata nilai pengetahuan Kader meningkat sebesar 33%, sedangkan rata-rata nilai pengetahuan Ibu meningkat sebesar 27%. Rata-rata nilai minat Kader meningkat sebesar 19%, sedangkan rata-rata nilai Ibu meningkat sebesar 11%. Berdasarkan hasil tersebut pengetahuan, minat, dan keterampilan meningkat. Diharapkan kompres Tepid water sponge bisa sebagai salah satu alternatif bagi Kader dan Ibu yang memiliki anak demam.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Mengenai ASI Eksklusif Jamilah Jamilah; Noor Yunida Triana; Etika Dewi Cahyaningrum
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 5 (2025): Oktober 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i5.525

Abstract

ASI eksklusif merupakan praktik memberikan Air Susu Ibu saja pada bayi tanpa makanan maupun minuman pendukung lainnya sepanjang enam bulan pertama kehidupannya. Pengetahuan ibu hamil mengenai ASI Eksklusif ialah satu dari sekian faktor krusial yang memengaruhi keberhasilan menyusui. Penelitian ini dimaksudkan guna menggambarkan taraf pengetahuan ibu hamil mengenai ASI Eksklusif di Poliklinik Kebidanan Rumah Sakit Umum Siaga Medika Purbalingga. Penelitian memanfaatkan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sejumlah 124 responden dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner data demografi, riwayat obstetri, dan tingkat pengetahuan mengenai ASI Eksklusif. Instrumen penelitian telah diuji validitasnya menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dan dinyatakan valid dengan nilai r hitung lebih besar dari r tabel (0,361) pada tingkat signifikansi 5%. Uji reliabilitas dilakukan dengan metode Cronbach’s Alpha dan memperoleh nilai sebesar 0,943, yang menunjukkan tingkat konsistensi internal yang sangat tinggi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung distribusi frekuensi dan persentase. Dari hasil analisis penelitian ini memperlihatkan bahwa mayoritas partisipan berusia 20–35 tahun, yaknisejumlah 98 orang (79%). Sejumlah 49 partisipan (39,5%) memiliki paritas rendah, 49 orang (39,5%) berpendidikan menengah, dan 78 orang (62,9%) tidak memiliki pekerjaan. Selain itu, mayoritas ibu hamil memperlihatkan tingkat pengetahuan yang baik terkait ASI eksklusif, yakni 56 orang (45,2%).Temuan ini memperlihatkan bahwa mayoritas ibu hamil berpengetahuan baik mengenai ASI Eksklusif.
Efektifitas Pemberian Tepid Sponge untuk Menurunkan Suhu Tubuh pada Anak Arisa Ela Seafira; Etika Dewi Cahyaningrum
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1328

Abstract

Demam merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak dan dapat menimbulkan komplikasi apabila tidak ditangani secara tepat. Selain terapi farmakologis, intervensi non-farmakologis seperti tepid sponge dapat digunakan sebagai tindakan pendukung dalam menurunkan suhu tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektifitas pemberian tepid sponge dalam menurunkan suhu tubuh pada anak yang mengalami demam. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada seorang anak perempuan berusia 3 tahun 7 bulan dengan diagnosis gastroenteritis akut disertai hipertermia. Pengumpulan data dilakukan melalui pengkajian keperawatan yang meliputi wawancara dengan orang tua pasien, pemeriksaan fisik, pengukuran tanda-tanda vital, observasi kondisi fisiologis, dan penelaahan hasil pemeriksaan penunjang yang relevan. Intervensi tepid sponge dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan pemantauan suhu sebelum dan sesudah tindakan serta evaluasi indikator termoregulasi. Data suhu tubuh dan indikator termoregulasi yang diperoleh dicatat menggunakan lembar observasi dan dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan kondisi pasien sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan suhu tubuh secara bertahap dari 38,7 oC pada hari pertama menjadi 36,9 oC pada hari ketiga. Selain itu, terjadi perbaikan indikator termoregulasi yang ditandai dengan membaiknya suhu tubuh, suhu kulit, penurunan tanda pucat, dan kestabilan kadar glukosa darah. Temuan ini menunjukkan bahwa tepid sponge efektif sebagai intervensi non-farmakologis dalam membantu menurunkan suhu tubuh dan memperbaiki kemampuan termoregulasi pada anak dengan demam.
Terapi Mendongeng Berbasis Boneka sebagai Intervensi Nonfarmakologis Nyeri pada Anak Leukemia Latif Budi Setiawan; Etika Dewi Cahyaningrum
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 3 (2026): Juni 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i3.2227

Abstract

Acute lymphoblastic leukemia (ALL) merupakan keganasan hematologi menghambat limfoid progenitor sel B dan sel T yang sering ditemukan pada anak dan dapat menimbulkan nyeri akibat penyakit maupun efek kemoterapi. Intervensi nonfarmakologis diperlukan untuk membantu mengurangi nyeri selama perawatan. Mengeksplorasi penerapan terapi mendongeng berbasis boneka sebagai intervensi nonfarmakologis untuk menurunkan nyeri pada anak dengan ALL pasca kemoterapi Di Ruang Aster Rumah Sakit Umum Daerah Margono Soekarjo. Studi kasus deskriptif pada seorang anak usia 6 tahun 3 bulan dengan ALL pasca kemoterapi. Data dianalisis melalui tahap pengumpulan data menggunakan rekamedik pasien, pengkajian, penegakan diagnosa, perencanaan keperawatan, pelaksanaan, observasi dilakukan 2 kali setiap pertemua dilakukan kurang lebih 10 menit yaitu pre dan post terapi mendongeng dengan media boneka. Tingkat nyeri diukur menggunakan FLACC Scale. Skor nyeri menurun dari 6 menjadi 3 pada hari pertama dan dari 5 menjadi 3 pada hari kedua setelah intervensi. Terapi mendongeng berbasis boneka berpotensi digunakan sebagai intervensi nonfarmakologis untuk membantu menurunkan nyeri pada anak dengan ALL pasca kemoterapi.
Edukasi Pijat Common Cold pada Ibu dan Kader sebagai Upaya Mengatasi Gejala Batuk Pilek pada Balita Putri Aziizah Thurfah; Etika Dewi Cahyaningrum; Siti Haniyah
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 3 (2026): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v6i3.922

Abstract

Introduction: Cough and cold are common health problems in toddlers that may cause sleep disturbances, decreased appetite, and risk of complications if not properly managed. One non-pharmacological approach that can be applied is common cold massage to help relieve respiratory symptoms. Objective: The purpose of this service was to improve mothers’ knowledge and skills in performing common cold massage to manage cough and cold symptoms in toddlers. Method: This public service was conducted at Posyandu Bunda Lestari 2 involving 50 mothers of toddlers. Education was delivered through lectures, discussions, demonstrations, and direct practice. Evaluation was carried out using pre-test and post-test questionnaires to measure knowledge improvement. Result: Before the intervention, 18% of mothers were in the good knowledge category, 38% moderate, and 44% poor. After education, 100% of participants were categorized as having good knowledge. Mothers were also able to correctly demonstrate the massage technique according to the guidelines provided. Conclusion: Education on common cold massage effectively improves mothers’ knowledge and skills in managing cough and cold symptoms in toddlers and can be applied as a simple, safe, and affordable home-based intervention.
Co-Authors Adelia, Putri Sella Adiratna Sekar Siwi Agatha, Vania Akhmad Jakfar Taufik Akmilul Qurrotul Aini Amin Susanto Amin Susanto Amy Nur Rahmawati Anastasia Mahtiara Anies Anies Apriliani, Dea Mitha Aquar Febryana Aquar Febryana Arin Rindiani Arinda Hanza Tiwi Arisa Ela Seafira Ariyanti ., Ariyanti Arni Nur Rahmawati Arni Nur Rahmawati Arum Anindika Iasa Astriyani, Astriyani Atikatunnisa, Atikatunnisa Atin Mawarni Atun Raudotul Ma'rifah Atun Raudotul Ma’rifah Atun Raudotul Ma’rifah Aurelia, Khairin Wanda aviaduta, Avindha Ayu Trisno Putri, Noor Rochmah Ida Ayu, Noor Rochmah Ida Cicilia Anggia Rini Dafit Santoso Damayanti, Khavifah Intan Dea Mitha Apriliani Dersi R. Sinaga Destia Kurniawati Devita Listyani Fauziyyah Dwi Astuti Dwi Novitasari Dwi Yuli Hartanto Edi Sulistiono Eko Hermawan Krisiyanto Ellen Bawole Ema Wahyu Ningrum Ema Wahyu Ningrum Eridja, Laras Putri Eva Triana Safitri Febby Febrian Denni Fiskalisha Zulfa Zhafira Fitriani Gita Indah Saputri Hari Peni Julianti Hikmanti, Arlyana Imanda, Harisma Aulia Inayah Aris Santy Indri Heri Susanti Indri Heri Susanti Jamilah Jamilah Khasanah, Ratna Uswatun Khoerudin, Ahmad Kirana, Lintang Kusuma, Rohmah Dini Nur Latif Budi Setiawan Legal Bagas Perdana M. Aidil Made Suandika Madyo Maryoto Madyo Maryoto Maemunisah Maemunisah Mahera, Diyan Binta Maria Ulfah Marifah, Atun Raudotul Mayliza, Amanda Tri Muftikhatul Khasanah Muhaimimul Azizah Murniati . Murniati M Murniati Murniati Murniati Murniati Mustofa, Sri Ningrum, Ema Wahyu Ningrum, Ema Wahyu Nony Nony Noor Rochmah Ida Ayu Trisno Putri Noor Rochmah Ida Ayu Trisno Putri Noor Yunida Triana Noor Yunida Triyana Nur Indah Sarifah Nursyafaah, Firli Oppy Maharani Pramesti Dewi Pramesti Dewi Pusmawati, Tiana Putri Aziizah Thurfah Putri Lutfiatul Ulum Putri Lutfiatul Ulum Putri Sella Adelia Putri, Diannike Rahmawati, Amy Nur Rahmaya Nova Handayani Rahmaya Nova Handayani Rahmaya Nova Handayani Refa Teja Muti Rindiani, Arin Riska Oktafiyani Risna Dewi Rohmadoni Roro Lintang Suryani Roro Lintang Suryani Roudhatul Khasanah, Laely Alfiani Safitri Damayantii Setyawati, Martyarini Budi Shara Dhianing Gusti Si Putri Ragil SI PUTRI RAGIL Silviyana Silviyana Siti Haniyah Siti Nurhayati Sofyani, Yulyana Suci Khasanah Suci Khasanah - Sukma Apriliani Suratih Nusantara Suryani, Roro Lintang Swasti Jamalina Ratnasari Syangadah, Zulfiati Tin Utami - Titin Rokhanah Tiwi, Arinda Hanza Triana Safitri, Eva Triana, Noor Yunida Trisno Putri, Noor Rochmah Ida Ayu Tulus, Ilyas Suberkah Tyaningsih, Sulis Umu Hani Vadilla Rachma Zein Vivin Ghozaturohmah Wahyuningtyas, Heksa Wardhani, Putri Pramudya Wawan Andriyanto Widyarini, Aulia Winda Cahyaningsih Windasari Dwi Yuliana Wirakhmi, Ikit Netra Wirantika Dwi Nency Woung Ru-Tang Yeni Rahmayani Yuli Dwi Hartanto Yuli Eko Yuris Triliani