Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

IDENTIFIKASI JIWA KEWIRAUSAHAAN PESERTA DIDIK SETELAH MENGIKUTI PROYEK MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 GUGUAK Fitri, Rahmadhani; Kholila, Azhari; Arsih, Fitri; Helendra; Anggriyani, Ria
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 Nomor 1, Agustus 2024 - Februari 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i1.4622

Abstract

Based on BPS data in 2022, the second highest unemployment rate in 2021-2022 was high school graduates. This is partly due to the lack of provision of survival skills/life skills for students to face challenges in the future. The Merdeka Curriculum is a curriculum that can provide life skills and develop students' character. One of the skills that is very much needed by high school students is the skill to create opportunities and turn those opportunities into something valuable. This is closely related to the entrepreneurial spirit and attitude. Project-based learning has a major influence in honing the entrepreneurial spirit of students. This study aims to determine the level of entrepreneurial spirit of students after participating in the biology subject project at SMA Negeri 1 Guguak.This type of research is quantitative descriptive research. The research instrument used is a questionnaire. The research instrument used has been validated by two lecturers from the Department of Biology, FMIPA UNP and was tested on 30 students outside the research sample. The sample in this study were students in grades XI and XII with a total of 231 students at SMA Negeri 1 Guguak in the 2024/2025 academic year. The questionnaire distributed was an entrepreneurial spirit questionnaire after participating in a biology subject project. The research data were analyzed using percentage analysis (%) of student answers. Based on the research conducted, the value of students' entrepreneurial spirit after participating in a biology subject project was 79.50% and was included in the good category. It can be concluded that after participating in a biology subject project, it can foster students' entrepreneurial spirit which is identified through 6 main indicators, namely self-confidence, task and result orientation, daring to take risks, leadership, originality, and future orientation.
P PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK FASE E PADA MATERI EKOSISTEM DI SMA NEGERI 1 KUBUNG Puspita, Widya Puspita Rahmah; Helendra; Yogica, Relsas; Olvia Rahmi, Fitri
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 Nomor 1, Agustus 2024 - Februari 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i1.4787

Abstract

Conventional learning methods dominantly used in schools, such as lectures, are less effective in helping students understand complex concepts, especially ecosystem material. This research aims to analyze the influence of the project-based learning model or Project-Based Learning (PjBL) on understanding ecosystem concepts in students at SMA Negeri 1 Kubung. Using a quantitative approach, this research applies a Quasi Experimental method with a Randomized Control Group Posttest Only design. The research results showed that the implementation of PjBL significantly increased students' conceptual understanding with the posttest average of experimental class students being higher than that of the control class. These findings indicate that the PjBL model is effective in increasing students' conceptual understanding of ecosystem material and can improve critical and collaborative thinking skills.
Pengaruh Perceived Risk, Bauran Promosi dan Harga Terhadap Keputusan Penggunaan Digital Wallet Gopay Hane Johan; Zuraedah Indah; Iljasmadi; Haderah; Helendra
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen (JUIIM)
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/8r6sz481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh perceieved risk (kemungkinan risiko yang akan terjadi), promosi dan harga terhadap keputusan masyarakat menggunakan digital wallet yang kini mulai banyak dilirik masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode survei, menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik sampel teknik non-probability sampling. Non-Probonality sampling dengan responden sejumlah 100 orang. Analisis yang digunakan adalah uji korelasi, regresi linier berganda, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Variabel Perceived Risk berpengaruh positif dan signifikan terhadap Harga dan mempunyai pengaruh paling rendah; (2) Variabel Bauran Promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Harga (Y) dan mempunyai pengaruh paling tinggi (3) Variabel Perceived Risk positif dan signifikan terhadap Harga (Y) dan mempunyai pengaruh lebih besar daripada Perceived Risk namun lebih kecil daripada Bauran Promosi. Uji F menunjukkan jika model regresi dianggap layak untuk meramalkan variabel bebas terhadap variabel terikat. Uji R menunjukkan bahwa variabel bebas mampu menjelaskan variabel terikat seputar keputuan penggunaan sebesar 53,5%.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA MURID BERBASIS MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERINTEGRASI SDGs PADA MATERI EKOSISTEM Afani, Fadilla; Helendra; Darussyamsu, Rahmawati; Kurniati, Rahmi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.60079

Abstract

This study aims to analyze the needs for developing student worksheets (LKM) based on the Problem Based Learning (PBL) model integrated with the Sustainable Development Goals (SDGs) on ecosystem material for Phase E senior high school students. This study used a qualitative descriptive method oriented towards product development, with a biology teacher and 35 Phase E students at SMAN 6 Padang as subjects. Data were collected through interview guidelines and questionnaires, then analyzed using Miles and Huberman's Interactive Analysis, covering data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that although the Independent Curriculum (Kurikulum Merdeka) had been implemented, the teacher had not developed a PBL-based worksheet, and the application of SDGs in learning was still not optimal. Students considered ecosystem material the most difficult to understand due to numerous confusing terms and its memorization-oriented nature. Students showed strong interest in using worksheets integrated with real environmental issues and SDGs. Based on these findings, the development of an SDGs-integrated, PBL-based student worksheet on ecosystem material is needed to support meaningful and contextual biology learning.
KONTRIBUSI PEMBELAJARAN BIOLOGI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI: SEBUAH KAJIAN LITERATUR anisa latifa; fitri arsih; helendra; Rahmadhani Fitri
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 10 No. 02 (2026): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan (In Progress)
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v10i02.910

Abstract

Pembelajaran biologi berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap remaja terhadap kesehatan reproduksi melalui materi sistem reproduksi manusia. Namun, peningkatan pengetahuan tidak selalu diikuti oleh perubahan sikap yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis bukti empiris mengenai kontribusi pembelajaran biologi terhadap pengetahuan dan sikap kesehatan reproduksi remaja. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Artikel diperoleh dari Google Scholar, ScienceDirect, dan Portal Garuda dengan kriteria publikasi tahun 2020–2026, berbahasa Indonesia atau Inggris, serta relevan dengan topik penelitian. Sebanyak 15 artikel yang memenuhi kriteria dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran biologi berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai anatomi, fisiologi, dan kesehatan sistem reproduksi. Pembentukan sikap positif dipengaruhi oleh penerapan model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, seperti Problem Based Learning, Contextual Teaching and Learning, dan pembelajaran berbasis Socio-Scientific Issues, serta integrasi aspek afektif dalam proses pembelajaran. Disimpulkan bahwa pembelajaran biologi perlu dirancang secara kontekstual, partisipatif, dan berorientasi pada pengembangan aspek kognitif serta afektif untuk mengoptimalkan pendidikan kesehatan reproduksi remaja.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN BOOKLET ETNOBOTANI JAMBI UNTUK SISWA KELAS X FASE E SMAN 2 PADANG Rasyiq Riyanto; Fitri Arsih; Helendra; Fitri Olvia
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 10 No. 02 (2026): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan (In Progress)
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v10i02.915

Abstract

Bahan ajar biologi konvensional di jenjang sekolah menengah atas kerap tidak memiliki pijakan kontekstual yang memadai terhadap lingkungan lokal peserta didik, sehingga menciptakan kesenjangan pedagogis yang menghambat pemahaman konsep dan motivasi belajar, khususnya pada materi Keanekaragaman Hayati. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan peserta didik Kelas X Fase E di SMAN 2 Padang terhadap pengembangan bahan ajar booklet biologi berbasis etnobotani potensi lokal Jambi. Desain deskriptif kualitatif diterapkan dengan mengombinasikan angket analisis kebutuhan terstruktur yang diberikan kepada 36 peserta didik kelas X dan wawancara semi-terstruktur dengan guru biologi pengampu. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang mencakup kondensasi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 86,11% peserta didik membutuhkan bahan ajar pendamping; seluruh peserta didik (100%) menggunakan LKPD sebagai sumber belajar utama, namun hanya 2,7% yang pernah menggunakan booklet; 83,33% telah mengenal keanekaragaman hayati lokal di sekitar mereka; dan seluruh peserta didik (100%) menyetujui integrasi potensi etnobotani Jambi ke dalam bahan ajar berbentuk booklet. Data wawancara guru mengkonfirmasi bahwa bahan ajar yang tersedia belum secara memadai menghubungkan konsep biologi dengan konteks ekologi lokal peserta didik, dan bahwa pengembangan booklet selaras dengan prinsip pembelajaran kontekstual dan berpusat pada peserta didik dalam Kurikulum Merdeka. Temuan ini memberikan landasan empiris bagi urgensi pedagogis pengembangan booklet biologi berbasis etnobotani untuk meningkatkan pemahaman konsep, keterlibatan belajar, dan transmisi antargenerasi pengetahuan ekologi lokal Jambi.