Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENYUSUNAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL GURU PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN OLAHRAGA DI KECAMATAN BABALAN KABUPATEN LANGKAT Heri, Zulfan; Amansyah; Kurniawan, Haris; Ratno, Puji
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 23 No 2 (2024): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v23i2.71997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan menghasilkan media pembelajaran audio visual bagi guru Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Olahraga (PJOK) di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat yang layak, praktis, dan bermanfaat dalam mendukung proses pembelajaran. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah guru PJOK di Kecamatan Babalan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Validasi produk dilakukan oleh ahli materi dan ahli media, sedangkan uji coba terbatas dilakukan kepada guru PJOK sebagai pengguna. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran audio visual yang dikembangkan memperoleh tingkat kelayakan sebesar 88% dari ahli materi dengan kategori sangat layak dan 85% dari ahli media dengan kategori layak. Hasil uji coba pengguna menunjukkan tingkat kepraktisan sebesar 90% dengan kategori sangat praktis. Media ini dinilai mampu membantu guru dalam memperjelas penyampaian materi, meningkatkan efisiensi waktu pembelajaran, serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Dengan demikian, media pembelajaran audio visual yang dikembangkan layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran PJOK di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat
Pendampingan Penyusunan Bahan Ajar PJOK Bagi KKG Penjas SD Kecamatan Hamparan Perak Nurkadri, Nurkadri; Dewi, Rahma; Raswin, Raswin; Amansyah, Amansyah; Ishak, Muhammad; Reza Destya, Muhammad; Putra Lubis, Amirsyah; Silwan, Argubi; Azandi, Filli; Muchlisin Natas Pasaribu, Ahmad
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/qvsmqm54

Abstract

Mitra kegiatan Program Desa Binaan adalah Dinas Pendidikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kecamatan Hamparan Perak yang merupakan salah satu kabupaten di Deli Serdang yang difokuskan pada KKG guru Penjas Sekolah Dasar. Terdapat beberapa permasalahan mitra diantaranya (1) Kurangnya pemanfaat teknologi sebagai sumber belajar. (2) Guru kurang mampu memanfaatkan perkembangan teknologi dalam merancang sebuah bahan ajar berbasis online. (3) Guru PJOK cenderung kurang menggunakan teknologi dalam merancang sebuah pembelajaran dikarenakan tidak mampu menggunakan teknologi. Dari ketiga permasalahan utama tersebut tidaklah memungkinkan untuk diselesaikan ketiga permasalahan tersebut maka pada kegiatan Peningkatan Kualitas Pembelajaran KKG Penjas kali ini ditentukan permasalahan prioritas yang akan diselesaikan bersama mitra dalam kegiatan ini adalah: 1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra tentang pembuatan bahan ajar berbasis online, 2) menyediakan fasilitas penyusunan bahan ajar berbasis online bagi mitra, 3) melatih mitra untuk dapat menggunakan bahan ajar berbasis online dan dapat membuat bahan ajar secara mandiri. 4) Menjadikan bahan ajar berbasis online sebagai kreatifas mencari sumber belajar bagi mitra PKM. Hasil yang diharapkan dalam kegiatan PKM adalah berkembangnya tim mitra dengan meningkatnya kemampuan dalam perancangan bahan ajar berbasis online yang baru dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain yang lain dalam hal pengembangan pembelajaran sesuai dengan era revolusi industri 4.0
Development of a web-based futsal learning model methodology Afri Tantri; Amansyah Amansyah; Raswin Raswin; Muhammad Ishak; Argubi Silwan; Boby Helmi; Benny Aprial
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol. 45 No. 2 (2026): Cakrawala Pendidikan (June 2026)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v45i2.82731

Abstract

Based on background and research objectives, this study is expected that students in learning independently will be more efficient, helping students' knowledge, competence, and academic achievement in futsal courses. The purpose of this research is to produce a learning model for basic futsal technical skills based on world wide web (www), with product results packaged in the form of applications that can be used both in learning activities and in independent practice to facilitate the delivery of Futsal course learning material. This study uses research and approaches adopted from Borg and Gall which are grouped into three stages, 1) identification stage, 2) development stage, and 3) evaluation stage. The results of the effectiveness test above where the world wide web learning model in the futsal course was tested on 30 students of the faculty of sports science and the results obtained were eleven people were effective on student thinking skills, nine people were quite effective, six people were less effective and two people were not effective on the use of the word wide web learning model. The conclusion of the research results through the web-based Futsal learning model can increase students' knowledge and skills in playing Futsal effectively and efficiently collaboration.
Peran Pendidikan Jasmani dalam Mendukung Pertumbuhan dan Perkembangan Belajar Gerak Peserta Didik: Penelitian Frendy Zerah Panggabean; Wilson Afrizona Lumbantobing; Irpan Kautsar Nasution; Sulis Alfariani; Muhammad Atmam Fikri Akbar; Amansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6532

Abstract

Pendidikan jasmani memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan belajar gerak peserta didik di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendidikan jasmani dalam meningkatkan kemampuan motorik, motivasi belajar gerak, serta perkembangan sosial peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai jurnal nasional yang terbit dalam kurun waktu 5 sampai 10 tahun terakhir dan memiliki keterkaitan dengan pendidikan jasmani serta perkembangan belajar gerak peserta didik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan jasmani memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan kemampuan motorik, koordinasi gerak, keseimbangan, dan kebugaran jasmani peserta didik. Selain itu, pembelajaran pendidikan jasmani yang dilakukan secara aktif dan menyenangkan mampu meningkatkan motivasi belajar gerak serta membentuk karakter disiplin, kerja sama, dan sportivitas peserta didik. Dengan demikian, pendidikan jasmani tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas olahraga, tetapi juga menjadi sarana pendidikan yang mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh.
Pengaruh Perkembangan dan Pertumbuhan Belajar Gerak Dasar Pencak Silat Amansyah Amansyah; Anju Mareno Putra Situmorang; Innes Vanny Cornelia Halawa; Cristina Natalia Sembiring; Roy Arjan Mendrofa; Edvent Sozaro Immanuel Putra Hia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan dan pertumbuhan belajar gerak dasar dalam pembelajaran Pencak Silat pada peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 30 peserta didik yang mengikuti latihan pencak silat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan gerak dasar peserta didik berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 78,5. Sebanyak 50% peserta didik berada pada kategori baik, 26,7% kategori sangat baik, 16,7% kategori cukup, dan 6,6% kategori kurang. Aspek tendangan memperoleh nilai tertinggi dengan rata-rata 84 dalam kategori sangat baik, sedangkan aspek elakan memperoleh nilai terendah dengan rata-rata 70 dalam kategori cukup. Dengan demikian, pembelajaran gerak dasar pencak silat memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan fisik, mental, dan keterampilan gerak peserta didik.
Analisis Pertumbuhan dan Perkembangan Belajar Gerak dalam Meningkatkan Keterampilan Olahraga pada Atlet Usia Remaja Kayla Ananda Rizki Aulia; Erlinda Aptasari Zai; Puji Immanuela Zebua; Abriyanto Naibaho; Muhammad Riyan Errasyid; Amansyah Amansyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39365

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan belajar gerak merupakan aspek penting dalam meningkatkan keterampilan olahraga pada atlet usia remaja. Masa remaja merupakan periode perkembangan fisik dan motorik yang sangat pesat sehingga membutuhkan pembinaan olahraga yang tepat dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan dan perkembangan belajar gerak dalam meningkatkan keterampilan olahraga pada atlet usia remaja melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis 15 artikel ilmiah yang terbit dalam 5 tahun terakhir (2020–2025) yang berkaitan dengan pertumbuhan fisik, perkembangan motorik, belajar gerak, dan keterampilan olahraga. Teknik analisis dilakukan dengan mengelompokkan konsep pertumbuhan, perkembangan motorik, serta pengaruhnya terhadap keterampilan olahraga atlet remaja. Hasil kajian menunjukkan bahwa pertumbuhan fisik berpengaruh terhadap kekuatan dan daya tahan tubuh, perkembangan motorik meningkatkan koordinasi dan keseimbangan gerak, sedangkan belajar gerak melalui latihan terstruktur mampu meningkatkan keterampilan teknik olahraga secara signifikan. Selain itu, faktor nutrisi, lingkungan latihan, dan program pembinaan atlet juga berperan dalam meningkatkan kemampuan olahraga remaja. Program latihan yang disesuaikan dengan tahap pertumbuhan dan perkembangan atlet akan menghasilkan keterampilan olahraga yang optimal serta mengurangi risiko cedera. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan dan perkembangan belajar gerak memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan keterampilan olahraga atlet usia remaja sehingga diperlukan pembinaan olahraga yang sistematis, berkelanjutan, dan sesuai dengan tahap perkembangan fisik serta motorik atlet.
Sport Pedagogy Approaches for Enhancing Motor Skills and Learning Motivation in Physical Education: A Systematic Literature Review Nono Hardinoto; Amansyah Amansyah; Bessy Sitorus Pane; Muhammad Reza Destya
INSPIREE: Indonesian Sport Innovation Review Vol. 7 No. 02 (2026): Contemporary Innovations in Sport Science and Physical Education
Publisher : INSPIRETECH GLOBAL INSIGHT & DPE Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/inspiree.v7i02.180

Abstract

Purpose: This systematic literature review aimed to critically examine and synthesize existing empirical evidence on sport pedagogy approaches and their effects on motor skill development and learning motivation in physical education (PE) settings across school-age and early post-secondary populations. Materials and Methods: A systematic search was conducted across ERIC, SPORTDiscus, Web of Science, and PubMed databases for peer-reviewed studies published between 2015 and 2024. Studies were eligible if they employed experimental or quasi-experimental designs, reported quantitative or mixed-methods outcomes, and examined at least one identifiable sport pedagogy model. The PRISMA 2020 guidelines directed the selection and reporting process. Quality appraisal used the PEDro scale and Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT). A total of 63 studies meeting all inclusion criteria were retained. Results: The evidence strongly supports game-centred approaches (Teaching Games for Understanding, Sport Education Model), constraints-led and ecological dynamics frameworks, cooperative learning, and self-regulated learning strategies as effective means of improving both motor proficiency (effect sizes d = 0.41–0.92) and autonomous motivation (d = 0.48–0.89). Integrated models combining tactical, social, and self-determination theory-aligned elements demonstrated the most consistent outcomes across school levels and sport disciplines. Conclusions: Sport pedagogy models that balance motor skill acquisition with motivational climate creation are superior to traditional direct instruction in producing sustained learning outcomes. Practitioners, curriculum designers, and policy-makers should prioritise evidence-based, student-centred pedagogical models in physical education programming.