Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Development of a web-based futsal learning model methodology Afri Tantri; Amansyah Amansyah; Raswin Raswin; Muhammad Ishak; Argubi Silwan; Boby Helmi; Benny Aprial
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol. 45 No. 2 (2026): Cakrawala Pendidikan (June 2026)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v45i2.82731

Abstract

Based on background and research objectives, this study is expected that students in learning independently will be more efficient, helping students' knowledge, competence, and academic achievement in futsal courses. The purpose of this research is to produce a learning model for basic futsal technical skills based on world wide web (www), with product results packaged in the form of applications that can be used both in learning activities and in independent practice to facilitate the delivery of Futsal course learning material. This study uses research and approaches adopted from Borg and Gall which are grouped into three stages, 1) identification stage, 2) development stage, and 3) evaluation stage. The results of the effectiveness test above where the world wide web learning model in the futsal course was tested on 30 students of the faculty of sports science and the results obtained were eleven people were effective on student thinking skills, nine people were quite effective, six people were less effective and two people were not effective on the use of the word wide web learning model. The conclusion of the research results through the web-based Futsal learning model can increase students' knowledge and skills in playing Futsal effectively and efficiently collaboration.
Peran Pendidikan Jasmani dalam Mendukung Pertumbuhan dan Perkembangan Belajar Gerak Peserta Didik: Penelitian Frendy Zerah Panggabean; Wilson Afrizona Lumbantobing; Irpan Kautsar Nasution; Sulis Alfariani; Muhammad Atmam Fikri Akbar; Amansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6532

Abstract

Pendidikan jasmani memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan belajar gerak peserta didik di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendidikan jasmani dalam meningkatkan kemampuan motorik, motivasi belajar gerak, serta perkembangan sosial peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai jurnal nasional yang terbit dalam kurun waktu 5 sampai 10 tahun terakhir dan memiliki keterkaitan dengan pendidikan jasmani serta perkembangan belajar gerak peserta didik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan jasmani memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan kemampuan motorik, koordinasi gerak, keseimbangan, dan kebugaran jasmani peserta didik. Selain itu, pembelajaran pendidikan jasmani yang dilakukan secara aktif dan menyenangkan mampu meningkatkan motivasi belajar gerak serta membentuk karakter disiplin, kerja sama, dan sportivitas peserta didik. Dengan demikian, pendidikan jasmani tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas olahraga, tetapi juga menjadi sarana pendidikan yang mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh.
Pengaruh Perkembangan dan Pertumbuhan Belajar Gerak Dasar Pencak Silat Amansyah Amansyah; Anju Mareno Putra Situmorang; Innes Vanny Cornelia Halawa; Cristina Natalia Sembiring; Roy Arjan Mendrofa; Edvent Sozaro Immanuel Putra Hia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan dan pertumbuhan belajar gerak dasar dalam pembelajaran Pencak Silat pada peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 30 peserta didik yang mengikuti latihan pencak silat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan gerak dasar peserta didik berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 78,5. Sebanyak 50% peserta didik berada pada kategori baik, 26,7% kategori sangat baik, 16,7% kategori cukup, dan 6,6% kategori kurang. Aspek tendangan memperoleh nilai tertinggi dengan rata-rata 84 dalam kategori sangat baik, sedangkan aspek elakan memperoleh nilai terendah dengan rata-rata 70 dalam kategori cukup. Dengan demikian, pembelajaran gerak dasar pencak silat memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan fisik, mental, dan keterampilan gerak peserta didik.
Analisis Pertumbuhan dan Perkembangan Belajar Gerak dalam Meningkatkan Keterampilan Olahraga pada Atlet Usia Remaja Kayla Ananda Rizki Aulia; Erlinda Aptasari Zai; Puji Immanuela Zebua; Abriyanto Naibaho; Muhammad Riyan Errasyid; Amansyah Amansyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39365

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan belajar gerak merupakan aspek penting dalam meningkatkan keterampilan olahraga pada atlet usia remaja. Masa remaja merupakan periode perkembangan fisik dan motorik yang sangat pesat sehingga membutuhkan pembinaan olahraga yang tepat dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan dan perkembangan belajar gerak dalam meningkatkan keterampilan olahraga pada atlet usia remaja melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis 15 artikel ilmiah yang terbit dalam 5 tahun terakhir (2020–2025) yang berkaitan dengan pertumbuhan fisik, perkembangan motorik, belajar gerak, dan keterampilan olahraga. Teknik analisis dilakukan dengan mengelompokkan konsep pertumbuhan, perkembangan motorik, serta pengaruhnya terhadap keterampilan olahraga atlet remaja. Hasil kajian menunjukkan bahwa pertumbuhan fisik berpengaruh terhadap kekuatan dan daya tahan tubuh, perkembangan motorik meningkatkan koordinasi dan keseimbangan gerak, sedangkan belajar gerak melalui latihan terstruktur mampu meningkatkan keterampilan teknik olahraga secara signifikan. Selain itu, faktor nutrisi, lingkungan latihan, dan program pembinaan atlet juga berperan dalam meningkatkan kemampuan olahraga remaja. Program latihan yang disesuaikan dengan tahap pertumbuhan dan perkembangan atlet akan menghasilkan keterampilan olahraga yang optimal serta mengurangi risiko cedera. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan dan perkembangan belajar gerak memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan keterampilan olahraga atlet usia remaja sehingga diperlukan pembinaan olahraga yang sistematis, berkelanjutan, dan sesuai dengan tahap perkembangan fisik serta motorik atlet.
Sport Pedagogy Approaches for Enhancing Motor Skills and Learning Motivation in Physical Education: A Systematic Literature Review Nono Hardinoto; Amansyah Amansyah; Bessy Sitorus Pane; Muhammad Reza Destya
INSPIREE: Indonesian Sport Innovation Review Vol. 7 No. 02 (2026): Contemporary Innovations in Sport Science and Physical Education
Publisher : INSPIRETECH GLOBAL INSIGHT & DPE Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/inspiree.v7i02.180

Abstract

Purpose: This systematic literature review aimed to critically examine and synthesize existing empirical evidence on sport pedagogy approaches and their effects on motor skill development and learning motivation in physical education (PE) settings across school-age and early post-secondary populations. Materials and Methods: A systematic search was conducted across ERIC, SPORTDiscus, Web of Science, and PubMed databases for peer-reviewed studies published between 2015 and 2024. Studies were eligible if they employed experimental or quasi-experimental designs, reported quantitative or mixed-methods outcomes, and examined at least one identifiable sport pedagogy model. The PRISMA 2020 guidelines directed the selection and reporting process. Quality appraisal used the PEDro scale and Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT). A total of 63 studies meeting all inclusion criteria were retained. Results: The evidence strongly supports game-centred approaches (Teaching Games for Understanding, Sport Education Model), constraints-led and ecological dynamics frameworks, cooperative learning, and self-regulated learning strategies as effective means of improving both motor proficiency (effect sizes d = 0.41–0.92) and autonomous motivation (d = 0.48–0.89). Integrated models combining tactical, social, and self-determination theory-aligned elements demonstrated the most consistent outcomes across school levels and sport disciplines. Conclusions: Sport pedagogy models that balance motor skill acquisition with motivational climate creation are superior to traditional direct instruction in producing sustained learning outcomes. Practitioners, curriculum designers, and policy-makers should prioritise evidence-based, student-centred pedagogical models in physical education programming.
Pendampingan Penyusunan Bahan Ajar PJOK Bagi KKG Penjas SD Kecamatan Hamparan Perak Nurkadri Nurkadri; Rahma Dewi; Raswin Raswin; Amansyah Amansyah; Muhammad Ishak; Muhammad Reza Destya; Amirsyah Putra Lubis; Argubi Silwan; Filli Azandi; Ahmad Muchlisin Natas Pasaribu
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/qvsmqm54

Abstract

Mitra kegiatan Program Desa Binaan adalah Dinas Pendidikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kecamatan Hamparan Perak yang merupakan salah satu kabupaten di Deli Serdang yang difokuskan pada KKG guru Penjas Sekolah Dasar. Terdapat beberapa permasalahan mitra diantaranya (1) Kurangnya pemanfaat teknologi sebagai sumber belajar. (2) Guru kurang mampu memanfaatkan perkembangan teknologi dalam merancang sebuah bahan ajar berbasis online. (3) Guru PJOK cenderung kurang menggunakan teknologi dalam merancang sebuah pembelajaran dikarenakan tidak mampu menggunakan teknologi. Dari ketiga permasalahan utama tersebut tidaklah memungkinkan untuk diselesaikan ketiga permasalahan tersebut maka pada kegiatan Peningkatan Kualitas Pembelajaran KKG Penjas kali ini ditentukan permasalahan prioritas yang akan diselesaikan bersama mitra dalam kegiatan ini adalah: 1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra tentang pembuatan bahan ajar berbasis online, 2) menyediakan fasilitas penyusunan bahan ajar berbasis online bagi mitra, 3) melatih mitra untuk dapat menggunakan bahan ajar berbasis online dan dapat membuat bahan ajar secara mandiri. 4) Menjadikan bahan ajar berbasis online sebagai kreatifas mencari sumber belajar bagi mitra PKM. Hasil yang diharapkan dalam kegiatan PKM adalah berkembangnya tim mitra dengan meningkatnya kemampuan dalam perancangan bahan ajar berbasis online yang baru dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain yang lain dalam hal pengembangan pembelajaran sesuai dengan era revolusi industri 4.0
PENYUSUNAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL GURU PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN OLAHRAGA DI KECAMATAN BABALAN KABUPATEN LANGKAT Zulfan Heri; Amansyah; Haris Kurniawan; Puji Ratno
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol. 23 No. 2 (2024): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v23i2.71997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan menghasilkan media pembelajaran audio visual bagi guru Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Olahraga (PJOK) di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat yang layak, praktis, dan bermanfaat dalam mendukung proses pembelajaran. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah guru PJOK di Kecamatan Babalan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Validasi produk dilakukan oleh ahli materi dan ahli media, sedangkan uji coba terbatas dilakukan kepada guru PJOK sebagai pengguna. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran audio visual yang dikembangkan memperoleh tingkat kelayakan sebesar 88% dari ahli materi dengan kategori sangat layak dan 85% dari ahli media dengan kategori layak. Hasil uji coba pengguna menunjukkan tingkat kepraktisan sebesar 90% dengan kategori sangat praktis. Media ini dinilai mampu membantu guru dalam memperjelas penyampaian materi, meningkatkan efisiensi waktu pembelajaran, serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Dengan demikian, media pembelajaran audio visual yang dikembangkan layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran PJOK di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat
Pendampingan penguatan kesehatan mental bagi masyarakat terdampak bencana banjir melalui permainan bola voli mini di Kelurahan Pekan Tanjung Pura Kabupaten Langkat Zulfan Heri; Amansyah Amansyah; Puji Ratno; Nono Hardinoto; Usman Nasution; Haris Kurniawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 4 (2026): August (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i4.39938

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu memperkuat kesehatan mental masyarakat terdampak bencana banjir melalui permainan bola voli mini di Kelurahan Pekan Tanjung Pura Kabupaten Langkat. Bencana banjir tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan dan kerugian ekonomi, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis masyarakat, seperti stres, kecemasan, dan menurunnya semangat sosial. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan yang mampu menciptakan suasana menyenangkan dan meningkatkan interaksi sosial masyarakat pascabencana. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis olahraga rekreatif yang meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelaksanaan permainan bola voli mini, pendampingan, dan evaluasi. Permainan bola voli mini dipilih karena mudah dilakukan, bersifat rekreatif, serta mampu melibatkan masyarakat secara aktif dalam suasana kebersamaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan dan aktif berpartisipasi dalam permainan. Aktivitas bola voli mini mampu meningkatkan komunikasi sosial, rasa kebersamaan, serta membantu mengurangi kejenuhan dan tekanan psikologis masyarakat terdampak banjir. Dengan demikian, permainan bola voli mini dapat menjadi salah satu media rekreatif dan edukatif yang efektif dalam mendukung penguatan kesehatan mental masyarakat terdampak bencana banjir di Kelurahan Pekan Tanjung Pura Kabupaten Langkat. Kata kunci: kesehatan; mental; banjir; bola voli. AbstractThis community service activity aims to help strengthen the mental health of communities affected by flooding through mini-volleyball games in the Pekan Tanjung Pura subdistrict of Langkat Regency. Flooding not only causes environmental damage and economic losses but also impacts the psychological well-being of communities, leading to stress, anxiety, and a decline in social engagement. Therefore, activities are needed that can create a pleasant atmosphere and enhance social interaction among the community in the aftermath of a disaster. The activity was implemented using a participatory approach based on recreational sports, encompassing preparation, outreach, the mini-volleyball games, mentoring, and evaluation. Mini-volleyball was chosen because it is easy to play, recreational in nature, and capable of actively engaging the community in a spirit of togetherness. The results showed that the community was very enthusiastic about the activity and actively participated in the games. The mini-volleyball activity was able to improve social communication and a sense of togetherness, as well as help reduce boredom and psychological stress among the flood-affected community. Thus, mini-volleyball can serve as an effective recreational and educational tool to support the mental well-being of communities affected by flooding in the Pekan Tanjung Pura subdistrict of Langkat Regency. Keywords: health; mental health; floods; volleyball.
ANALISIS PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA MATA PELAJARAN PJOK SISWA SEKOLAH DASAR Aldi Fuaidi Hasibuan; Seifani Fadilla; Xanana Briliyan Silalahi; Nicholas Stevenly Austin Sinaga; Estomihi Hotasi Gultom; Amansyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.51260

Abstract

Gross motor development is an important aspect of elementary school students' growth and development, supporting their motor skills, physical fitness, and daily activities. This skill involves the use of the body's large muscles in various motor skills, such as walking, running, jumping, throwing, catching, and maintaining balance. Physical Education, Sports, and Health (PJOK) plays a crucial role in developing students' gross motor skills through various structured physical activities. This study aims to describe the gross motor development of elementary school students in PJOK learning based on published research results. This study used a literature review method with a library research approach. Data were obtained through a search of scientific articles on Google Scholar using the keywords "student motor development," "gross motor skills," and "gross motor skills in PJOK learning." Nine relevant national journals were analyzed using content analysis techniques. The results of the study indicate that elementary school students' gross motor skills are generally in the adequate to good category. However, this development is not evenly distributed across all aspects of motor skills, especially in skills requiring complex motor coordination. Furthermore, gross motor development is influenced by various factors, such as physical activity, the environment, movement experiences, facilities and infrastructure, and the learning model implemented by teachers. Therefore, varied, innovative, and student-centered physical education (PJOK) learning is necessary to optimize gross motor development in elementary school students.
PERAN GURU PENDIDIKAN JASMANI DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BELAJAR GERAK ANAK: STUDI LITERATUR Alandhani, Dafhi; Manalu, Claudia Laora; Atthariq , Raffi; Ramadhandy, Denis; Karo karo, Abta Peranata; Amansyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.51483

Abstract

Physical education has an important role in supporting children's motor development and movement learning abilities. Physical education teachers are the main factor in the learning process because they act as facilitators, motivators, and evaluators in the development of students' movement skills. This study aims to examine the role of physical education teachers in developing children's movement learning abilities through literature study methods. The method used is literature review by collecting various relevant scientific articles and journals regarding physical education and children's motor development. The results of the study show that the use of appropriate learning strategies such as movement demonstrations, educational games, and cooperative learning is able to improve students' motor skills and movement skills. Thus, the professional competence of physical education teachers is indispensable to create effective and enjoyable learning. Keywords: Physical education teacher, movement learning, motor development, physical education, literature study
Co-Authors Abdul Rahman Abriyanto Naibaho Afri Tantri Alandhani, Dafhi Aldi Fuaidi Hasibuan Ali, Muktar Amboni, Bayu Amirsyah Putra Lubis Anju Mareno Putra Situmorang Argubi Silwan Arima, Putra Asmawi Atthariq , Raffi Benny Aprial Boby Helmi Chairad, Muhammad Christian Elka Ginting Cristina Natalia Sembiring Daulay, Basyaruddin Deardo Febrian Saragih Denilson Requelme Simbolon Deon Alfredo Purba Dian Pujianto Edvent Sozaro Immanuel Putra Hia Elsa Fitria Pulungan Erlinda Aptasari Zai Estomihi Hotasi Gultom Faudzan Habibie Daulay Filli Azandi Frendy Zerah Panggabean Gea, Meiman Hardinoto, Nono Haris Kurniawan Haris Kurniawan Hasibuan, M. Taufik Innes Vanny Cornelia Halawa Irpan Kautsar Nasution Karo karo, Abta Peranata Kayla Ananda Rizki Aulia M. Taufik Hasibuan Mahmuddin Mahmuddin Manalu, Claudia Laora Maya Sofia, Maya Muhammad Atmam Fikri Akbar Muhammad Ishak Muhammad Reza Destya Muhammad Riyan Errasyid Naibaho, Alnathan Nicholas Stevenly Austin Sinaga Nono Hardinoto Nono Hardinoto Novita Nurkadri, Nurkadri Pasaribu, Ahmad Muchlisin Natas Prima, Asep Puji Immanuela Zebua Puji Ratno Puji Ratno, Puji Radzy Ayyubi Nasution Rahma Dewi Ramadhandy, Denis Raswin, Raswin Rizki, Mhd Ronauli Gultom Roy Arjan Mendrofa Samsudin Samsudin Sarah Angginta Serena Seifani Fadilla Sembiring, Walmar Haganta Simamora, Hendry Sitorus Pane, Bessy sri sudiarti Sri Sudiarti Suharta, Asep Sulis Alfariani Supriadi, Amir Suryadi Damanik Titi Kamal Nababan Torang Mangapul Pandapotan Situmorang Tua Sihotang , Parulian Usman Nasution Wahyu Maulana Manik Wilson Afrizona Lumbantobing Xanana Briliyan Silalahi Zulfan Heri