Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN LAGU ANAK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT KELAS VI DI SDN 1 KALIKOA Deasy Komalasary; Ardi Dwi Susandi; Slamet Firdaus; Nurkaenah
Jurnal Jembatan Efektivitas Ilmu dan Akhlak Ahlussunah Wal Jama'ah Vol 4 No 01 (2023): Maret
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/ja.v4i01.415

Abstract

Pemahaman matematika peserta didik masih menjadi permasalahan mendasar di tingkat sekolah dasar. Sulitnya memahami konsep dalam pembelajaran matematika ini menjadi perhatian para praktisi pendidikan. Pengajaran yang abstrak tanpa alat peraga membuat peserta didik terkadang tidak menyukai pelajaran matematika. Berangkat dari akar permasalahan tersebut maka penyelesaian yang digunakan dalam meningkatan pemahaman konsep perkalian bilangan bulat di kelas VI ini menggunakan metode matematika realistik dengan memanfaatkan lagu anak untuk dapat di ingat olah peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di dapatkan hasil bahwa adanya peningkatan pemahaman konsep matematika peserta didik pada materi operasi hitung bilangan bulat. Penggunaan nada dan pemilihan lirik mampu meningkatkan pemahaman mereka mengenai konsep operasi hitung bilangan bulat.
Pengembangan Model Kurikulum Grass Roots Berbasis Ahlisunah Waljamaah dalam Peningkatkan Mutu Pendidikan Raudlatul Athfal Mumu Muzayyin Maq; Fitriyah Nurdianah; Ardi Dwi Susandi
Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika) Vol. 4 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1083.091 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to provide an overview of the grassroots curriculum development model based on ahlisunnah waljamaah (Aswaja) at the Raudlatul Athfal (RA) education level. A curriculum model for improving the quality of education in Raudlatul Athfal (RA) in Leuwimunding District, Majalengka Regency. The research method used in this research is the R&D model. The main product in this study is the grassroots curriculum model book. The product is then tested for validity, practicality, and effectiveness so that the curriculum model developed is proven to improve the quality of education for Raudlatul Athfal (RA). The results showed that the curriculum model was declared valid by experts so that it could be tested to determine its practicality and effectiveness. To determine the practicality and effectiveness of the curriculum model, field trials were conducted. After conducting field trials, the results show that the implementation of the curriculum model is in the high category so that the curriculum model meets the criteria for practicality. Then the students' responses were included in the positive criteria and the quality of education was included in the high category. It can be concluded that the curriculum model has met the criteria for effectiveness. Therefore, the grassroots model based on ahlisunnah waljamaah (Aswaja) has met all the criteria for the validity, practicality, and effectiveness of a curriculum model.
Analisis Persepsi Dosen dan Mahasiswa terhadap Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19 Endang Sri Budi Herawati; Ardi Dwi Susandi; Fanni Zulaiha; Rusmiati Aliyyah
Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika) Vol. 4 No. 2 (2021): Juni
Publisher : Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1065.094 KB)

Abstract

Pandemi Covid-19 yang belum kunjung berakhir hingga saat ini, membuat pendidikan masih harus dilaksanakan secara daring. Wacana pembelajaran secara offline pada semester genap 2021 pun belum tentu menjadi pilihan mengingat penularan covid-19 yang belum juga terkendali. Akibatnya pembelajaran online menjadi sebuah keniscayaan hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana persepsi dosen dan mahasiswa tetang pembelajaran daring selama masa pandemic. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan metode survey yang dilakukan pada mahasiswa dan dosen di wilayah III Cirebon meliputi Kabupaten/Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menganggap pembelajaran daring relatif sulit, membosankan karena tidak ada interaksi langsung dengan teman dan dosen, mahal karena menghabiskan lebih banyak kuota. Meski demikian pembelajaran daring dirasa dapat memberi pengalaman baru. Dosen menganggap bahwa pembelajaran daring memberikan tantangan baru dalam mengelola perkuliahan dan membutuhkan persiapan lebih lama. Baik dosen maupun mahasiswa menganggap bahwa pembelajaran secara tatap muka (offline) dinilai lebih efektif terutama untuk matakuliah praktikum dan eksakta yang membutuhkan penjelasan secara langsung.
Strategi Integration of Technologies Pembelajaran Matematika pada Kurikulum Merdeka Sebagai Upaya Meningkatkan Adopsi Teknologi Guru Sekolah Dasar Sudirman, Sudirman; Susandi, Ardi Dwi; Wahyuningrum, Endang; Yumiati, Yumiati; Jusniani, Nia; Pradestya, Rakha
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/abdi.v6i2.172

Abstract

Abstrak Salah satu sisi positif adanya pandemi COVID-19 yakni adanya percepatan adopsi teknologi informasi dan komunikasi. Disisi lain, pendidikan abad 21, menuntut guru untuk mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembalajaran khususnya pembalajaran matematika. Namun, masih minim pelatihan, sosialisasi dan seminar terkait dengan cara mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi yang valid, praktis dan efektif. Oleh karena hal itu, pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru Sekolah Dasar terhadap berbagai perangkat lunak, aplikasi, dan alat teknologi yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika. Pada kegiatan pelatihan ini lokasinya ada di SDN Pondok Cabe Ilir 2, Pamulang, Tangerang Selatan. Pemilihan lokasi ini didasarkan kepada analisis potensi dan kebutuhan permasalahan. Selanjutnya, untuk mencapai tujuan dari kegiatan ini terdiri atas persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. Selanjutnya, hasil pengabdian ini mengindikasikan bahwa mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran matematika pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Pondok Cabe Ilir 2 merupakan langkah yang penting dan efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Selain itu, pelatihan yang diadakan berhasil meningkatkan pemahaman guru tentang penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran, dengan sebagian besar guru menunjukkan perkembangan yang signifikan. Abstract The COVID-19 pandemic has accelerated the adoption of information and communication technology (ICT) in various aspects of life, including education. 21st-century education demands teachers to integrate ICT into the learning process, especially in teaching mathematics. However, there is still a lack of training, socialization, and seminars that are valid, practical, and effective regarding ICT integration. Therefore, this community service aims to enhance elementary school teachers' understanding of various software, applications, and technological tools to teach mathematics. The training activity was conducted at SDN Pondok Cabe Ilir 2, Pamulang, South Tangerang. The location selection was based on an analysis of potential and problem needs. This activity consists of four main stages: preparation, implementation, evaluation, and reflection. The results of the community service indicate that integrating technology into mathematics teaching in the Kurikulum Merdeka at SDN Pondok Cabe Ilir 2 is an important and effective step to improve the quality of classroom learning. Additionally, the training increased teachers' understanding of using technology in the learning process, with most teachers showing significant development.
Eksperimentasi Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Pendekatan Berbasis Proyek terhadap Keterlibatan Belajar dan Kepuasan Belajar Erni, Erni; Sugilar, Sugilar; Susandi, Ardi Dwi
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Vol 18, No 1 (2025): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 18 Nomor 1 Februari
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jppm.v18i1.31280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pembelajaran berdiferensiasi dengan pendekatan berbasis proyek terhadap keterlibatan dan kepuasan belajar siswa tingkat SMA. Pembelajaran berdiferensiasi menyesuaikan strategi pengajaran dengan kebutuhan, minat, dan gaya belajar siswa, sedangkan pendekatan berbasis proyek mendorong keterlibatan aktif melalui tugas-tugas berbasis proyek. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain matching-only posttest-only control group, yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dengan pendekatan berbasis proyek dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran ekspositori. Data dikumpulkan melalui angket keterlibatan dan kepuasan belajar serta dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dalam kelas eksperimen memiliki keterlibatan dan kepuasan belajar yang lebih tinggi dibandingkan siswa dalam kelas kontrol. Rata-rata keterlibatan belajar pada kelas eksperimen lebih tinggi (M=45,78) dibandingkan kelas kontrol (M=44,64), demikian pula dengan kepuasan belajar siswa (M=47,06 pada kelas eksperimen dan M=45,36 pada kelas kontrol). Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dengan pendekatan berbasis proyek memberikan dampak positif terhadap keterlibatan dan kepuasan belajar siswa, sehingga dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SMA
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS KURIKULUM MERDEKA PADA TRADISI NUGAL SUKU DAYAK SEKUBANG UNTUK SISWA KELAS VI SDN 47 SINAR KASIH Doddy, Valentinus; Sabri, Tahmid; Susandi, Ardi Dwi
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 16, No 1 (2025): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v16i1.4609

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul berbasis Kurikulum Merdeka untuk pembelajaran materi Tradisi Nugal Suku Dayak Sekubang di kelas VI SDN 47 Sinar Kasih. E-modul ini mengintegrasikan elemen materi, metode pengajaran, serta media interaktif seperti video, gambar, dan animasi yang relevan, dengan penekanan pada fleksibilitas pembelajaran dan konteks budaya lokal. Evaluasi dari ahli materi dan media menunjukkan e-modul ini layak digunakan, dengan kesesuaian dengan Kurikulum Merdeka dan relevansi budaya lokal. Hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang tradisi nugal, dari nilai 68,37 menjadi 85,43. Siswa juga memberikan tanggapan positif terhadap e-modul, yang mendukung pembelajaran mandiri. Kendala terkait dengan akses teknologi dan pemahaman tradisi nugal ditemukan. Secara keseluruhan, e-modul ini efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa, motivasi belajar, dan kemandirian, meski interaksi lebih intensif dengan pengajar dan siswa lain diperlukan untuk pembelajaran yang lebih kolaboratif.Kata Kunci: e-modul, Kurikulum Merdeka, Tradisi Nugal, Suku Dayak Sekubang, pembelajaran interaktifABSTRACTThis study aims to develop an e-module based on the Merdeka Curriculum for teaching the material on the Nugal tradition of the Dayak Sekubang Tribe in grade VI of SDN 47 Sinar Kasih. The e-module integrates elements of content, teaching methods, and interactive media such as videos, images, and relevant animations, with an emphasis on flexible learning and local cultural context. Evaluation by content and media experts indicates that the e-module is suitable for use, aligning with the Merdeka Curriculum and the relevance of local culture. Pretest and posttest results show an improvement in students' understanding of the Nugal tradition, with scores increasing from 68.37 to 85.43. Students also gave positive feedback about the e-module, which supported independent learning. Challenges related to technology access and understanding of the Nugal tradition were identified. Overall, the e-module effectively enhances students' understanding, learning motivation, and independence, although more intensive interaction with teachers and peers is needed for more collaborative learning.Keywords: e-module, Independent Curriculum, Nugal Tradition, Sekubang Dayak Tribe, interactive learning
Pelatihan Pembuatan Modul Ajar Berdasarkan Hasil Tes Diagnostik dan Penggunaan Aplikasi PMM Bagi Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Plumbon Susandi, Ardi Dwi; Zulaiha, Fanni; Sudirman, Sudirman; Wahyuningrum, Endang; Yumiati, Yumiati; Erni, Erni
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16761

Abstract

Pendahuluan: Kurikulum Merdeka mengharuskan guru menyusun modul ajar berdasarkan tes diagnostik dan menggunakan Platform Merdeka Mengajar (PMM). Namun, banyak guru masih mengalami kesulitan dalam kedua aspek tersebut. Metode: Program ini memberikan pelatihan kepada guru di SD Negeri 1 Pesanggrahan tentang pelaksanaan tes diagnostik, pengembangan modul ajar, dan penggunaan PMM. Kegiatan ini dilaksanakan dalam empat tahap: persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan keberlanjutan. Hasil: Pelatihan ini meningkatkan pemahaman guru tentang tes diagnostik, meningkatkan kemampuan mereka dalam menyusun modul ajar, memfasilitasi penggunaan PMM, serta menghasilkan modul ajar yang siap digunakan. Kesimpulan: Program ini berhasil meningkatkan kompetensi guru dan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Kecamatan Plumbon melalui pengembangan modul ajar dan penerapan kurikulum yang lebih efektif.
Pendekatan Berdiferensiasi dan Dampaknya terhadap Kemampuan Penalaran Matematis SMK Negeri 1 Tolitoli Mulyana, Anna; Yumiati; Susandi, Ardi Dwi
Tolis Ilmiah : Jurnal Penelitian Vol 7 No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/tolis.v7i1.906

Abstract

This study aims to analyze the impact of differentiated instruction on students' mathematical reasoning abilities at SMK Negeri 1 Tolitoli. The background of the study lies in the low level of students’ mathematical reasoning skills, which is attributed to uniform teaching methods that overlook students' varying characteristics. A quasi-experimental method was employed using a Non-random Pre-test Post-test Control Group design. The sample consisted of two classes from the Accounting and Financial Institution program and two classes from the Computer and Network Engineering program, each divided into experimental and control groups. Research instruments included mathematical reasoning tests and observation sheets. Statistical analysis revealed that differentiated instruction had a significant positive effect on students’ mathematical reasoning abilities compared to conventional teaching approaches. The independent sample t-test indicated significant differences in post-test scores between the experimental and control groups in both vocational programs. These findings suggest that differentiated instruction is effective in enhancing mathematical reasoning skills among vocational school students and can serve as an adaptive and contextual teaching strategy.
Pengaruah Self-Confidence terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis pada Mahasiswa Pendidikan Matematika Jusniani, Nia; Susandi, Ardi Dwi; Satrio, Muhammad Tusaldi Junian; Setiadi, Dendi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5884

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan komunikasi matematis dalam pembelajaran matematika serta rendahnya perhatian terhadap faktor-faktor afektif, seperti self-confidence, yang mungkin turut memengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-confidence terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Permasalahan yang mendasari penelitian ini adalah belum optimalnya kemampuan komunikasi matematis mahasiswa, yang diduga berkaitan dengan tingkat kepercayaan diri mereka dalam menyampaikan ide-ide matematika secara lisan maupun tulisan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan statistik deskriptif dan inferensial. Pengujian hubungan antara variabel dilakukan melalui regresi linear sederhana. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 86 mahasiswa pendidikan matematika Universitas Suryakancana. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah self-confidence, sedangkan variabel terikatnya adalah kemampuan komunikasi matematis. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi angket self-confidence dengan 25 butir pernyataan dan tes kemampuan komunikasi matematis berupa 3 soal uraian. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara self-confidence terhadap kemampuan komunikasi matematis, dengan nilai signifikansi sebesar 0,019 yang lebih kecil dari batas signifikansi 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa self-confidence berperan dalam membentuk kemampuan mahasiswa dalam mengkomunikasikan ide matematis secara lebih efektif. Oleh karena itu, penguatan rasa percaya diri mahasiswa dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas komunikasi matematis dalam proses pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami pentingnya aspek afektif dalam pendidikan matematika dan mendorong pengembangan strategi pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga memperhatikan pengembangan karakter dan keyakinan diri mahasiswa.
Sinergi jigsaw dan open educational resources (OER) dalam pembelajaran matematika: dampaknya terhadap komunikasi dan hasil belajar siswa Bungel, Moh. Fikri; Wahyuningrum, Endang; Susandi, Ardi Dwi
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v5i1.18627

Abstract

Purpose: This study aims to assess the efficacy of an Open Educational Resources (OER)-based Jigsaw learning model on the mathematical communication skills and academic achievement of junior high school students.Design/methodology/approach: This quasi-experimental research employed a randomized pretest-posttest control group design involving seventh-grade students at SMPN 1 Balantak. Data were collected via multiple-choice tests for learning outcomes and descriptive tests for mathematical communication, subsequently analyzed using independent samples t-tests.Findings: The t-test results indicated significance values for learning outcomes (0.112) and communication skills (0.134) exceeding the 0.05 threshold. Consequently, the OER-based Jigsaw model did not yield a statistically significant effect compared to the expository model, despite the experimental group recording higher mean scores.Practical implications: These findings suggest that while the OER-based Jigsaw model serves as a viable instructional alternative, its implementation requires optimization to demonstrate a significantly superior impact compared to conventional methods.Originality/value: This research contributes insights regarding the integration of OER into the Jigsaw cooperative learning framework, specifically within the context of regional mathematics education.   Purpose: Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh model pembelajaran Jigsaw berbasis Open Educational Resources (OER) terhadap kemampuan komunikasi matematis dan hasil belajar siswa SMP.Design/methodology/approach: Studi kuasi eksperimen ini menerapkan randomized pretest-posttest control group design pada siswa kelas VII SMPN 1 Balantak. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda (hasil belajar) dan uraian (komunikasi), lalu dianalisis menggunakan independent sample t-test.Findings: Hasil uji-t menunjukkan signifikansi hasil belajar (0,112) dan komunikasi (0,134) > 0,05. Artinya, model Jigsaw-OER tidak berpengaruh signifikan dibandingkan ekspositori, meskipun rata-rata skor kelas eksperimen tercatat lebih tinggi.Practical implications: Temuan ini mengimplikasikan bahwa Jigsaw berbasis OER dapat diterapkan sebagai variasi strategi pembelajaran, namun pelaksanaannya memerlukan optimalisasi agar dampaknya lebih signifikan dibanding metode konvensional. Originality/value: Penelitian ini menawarkan wawasan mengenai integrasi sumber belajar terbuka (OER) ke dalam sintaks pembelajaran kooperatif Jigsaw dalam konteks pendidikan matematika di daerah.