Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Biosense

KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN ALAT TANGKAP JARING INSANG DASAR DI DESA LAMBUR LUAR, KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR Setiyano, Regi; nelwida; Roiska, Riris; lisna, lisna; ramadan, fauzan; heltria, septy
JURNAL BIOSENSE Vol 9 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v9i1.6674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi hasil tangkapan alat tangkap jaring insang dasar (bottom gillnet) di perairan Desa Lambur Luar, Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan produksi perikanan laut mencapai 23.491, 54 ton pada tahun 2020. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus–06 September 2025 menggunakan metode survei dengan teknik observasi langsung terhadap hasil tangkapan nelayan. Data yang dikumpulkan meliputi jenis ikan, jumlah individu (ekor), dan berat total (kg) dari setiap spesies hasil tangkapan. Analisis dilakukan secara deskriptif melalui perhitungan komposisi jenis dan proporsi hasil tangkapan utama (main catch) serta hasil tangkapan sampingan (bycatch). Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat tangkap jaring insang dasar di perairan Lambur Luar menangkap 12 jenis spesies dengan total tangkapan sebanyak 1.877 ekor dan berat 24.737 kg. Hasil tangkapan utama (HTU) didominasi oleh ikan senangin (Eleutheronema tetradactylum) sebanyak 1.175 ekor (62,60%) dengan bobot 5.613 kg (22,69%) dan ikan kembung (Rastrelliger sp.) sebanyak 506 ekor (26,96%) dengan bobot 5.686 kg (22,99%). Proporsi hasil tangkapan berdasarkan jumlah menunjukkan bahwa hasil tangkapan utama mencapai 94,14%, sedangkan hasil tangkapan sampingan sebesar 5,86% tanpa adanya hasil tangkapan buangan (discard). Berdasarkan berat, hasil tangkapan utama mencapai 67,14% dan hasil tangkapan sampingan 32,86%. Secara umum, alat tangkap jaring insang dasar di perairan Lambur Luar bersifat selektif dan efisien dalam menangkap spesies target dengan nilai ekonomis tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan jaring insang dasar mendukung kegiatan penangkapan yang berkelanjutan serta ramah lingkungan. Kata Kunci: Jaring insang, komposisi, Eleutheronema tetradactylum, Lambur Luar, perikanan tangkap.
IDENTIFIKASI JENIS MANGROVE DI KAWASAN PANGKAL BABU, DESA TUNGKAL 1, KECAMATAN TUNGKAL ILIR, TANJUNG JABUNG BARAT JAMBI roiska, riris; Damhuri, Dedi; Putinur
JURNAL BIOSENSE Vol 9 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v9i1.6819

Abstract

Mangroves are coastal forest ecosystems commonly distributed in tropical and subtropical regions and play a vital role in maintaining coastal environmental stability. The mangrove ecosystem in Pangkal Babu, Tungkal 1 Village, Tungkal Ilir District, West Tanjung Jabung Regency, Jambi, functions as an ecological buffer for the coastal zone; however, scientific information on its species composition and diversity remains limited. This study aimed to identify and document the mangrove species present in the area. Field surveys and direct observations were conducted to characterize mangrove vegetation by recording and photographing each species and examining diagnostic features, including root structure, stem morphology, leaf shape, and fruit characteristics. The results showed that the Pangkal Babu mangrove ecosystem is composed of several true mangrove species, each exhibiting distinctive morphological traits: Acanthus ilicifolius with thick spiny leaves; Nypa fruticans with large pinnate leaves and clustered fruits; Sonneratia alba with erect pneumatophores and subglobose fruits; Avicennia alba with salt-excreting leaves and pencil-shaped pneumatophores; Bruguiera cylindrica with knee roots and cylindrical propagules; Rhizophora mucronata with mucronate leaves and large stilt roots; Rhizophora apiculata with black-spotted leaves and shorter propagules; and Xylocarpus granatum with compound leaves and large spherical fruits resembling cannonballs. These findings provide essential baseline data for future conservation efforts, habitat monitoring, and sustainable coastal management initiatives in Tungkal Ilir and the surrounding regions.