Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Paritas dan Asupan Nutrisi Terhadap Peningkatan Berat Badan Ibu Hamil Trimester 3 Di Puskesmas Huta Rakyat Kabupaten Dairi Sari, Nur Mala; Limbong, Hotma
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.11992

Abstract

Kehamilan merupakan masa yang sangat penting karena akan menentukan generasi yang akan dilahirkan. Salah satu faktor penting dalam kehamilan adalah status gizi ibu sebelum hamil yang akan memberikan dampak bagi ibu dan bayi yang akan dilahirkan. Prevalensi kekurangan energi kronik pada wanita usia subur di Indonesia pada tahun 2007 berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) mencapai 16,3%. Oleh karena itu, pertambahan berat badan selama kehamilan merupakan faktor penting dalam menjaga kehamilan yang sehat. Kehamilan yang akan melahirkan bayi yang juga sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara paritas dan asupan makanan dengan pertambahan berat badan ibu hamil di Puskesmas Huta Rakyat Kec. Sidikalang Kabupaten Dairi Tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III dan penentuan sampel dalam penelitian ini adalah dengan metode accidental sampling yaitu sebanyak 52 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara paritas (p-value 0,000 < 0,05), asupan makanan (p-value 0,000 < 0,05) dengan peningkatan berat badan ibu hamil. Diharapkan adanya pemberian edukasi melalui konseling rutin terkait asupan gizi pada ibu hamil, agar pertambahan berat badan ibu hamil sesuai dengan yang seharusnya. Selain itu, perlu diberikan pemahaman dan diharapkan dapat diaplikasikan khususnya pada ibu hamil agar ibu dan bayi sehat karena asupan gizi yang cukup dan pertambahan berat badan yang sesuai. Ibu hamil hendaknya lebih aktif mencari informasi tentang asupan gizi dan lebih memperhatikan asupan serta variasi makanan selama kehamilan
CARBON EMISSION DISCLOSURE, GREEN INNOVATION, STAKEHOLDER PRESSURE, ISO 14001, DAN GCG TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Sari, Nur Mala; Indriasih, Dewi; Firmansyah, Fahmi
Jurnal Keuangan dan Bisnis Vol. 23 No. 2 (2025): Jurnal Keuangan Dan Bisnis Volume 23, Number 2, Oktober 2025
Publisher : Catholic University Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32524/jkb.v23i2.1545

Abstract

Purpose: This study examines the effects of carbon emission disclosure, green innovation, stakeholder pressure, and ISO 14001 certification on firm value, with good corporate governance as a moderating variable in energy companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2020 to 2024. Design/Methodology/Approach: A quantitative approach was applied using secondary data from 45 purposively selected firms, totaling 225 firm-year observations. Data were analyzed using multiple linear regression and moderated regression analysis (MRA) with IBM SPSS 22. Findings: Carbon emission disclosure and ISO 14001 certification positively affect firm value, while green innovation and stakeholder pressure show no significant impact. Good corporate governance weakens the effects of all four variables on firm value. Practical Implications: Companies should strengthen governance and environmental transparency to enhance corporate value and credibility. Originality/Value: This study contributes to sustainability and governance research by evidencing the weakening moderating role of good corporate governance in Indonesia’s energy sector.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PENGISIAN CATATAN MEDIS PADA PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI RSUD SULTAN SULAIMAN KAB SERDANG BERDAGAI TAHUN 2025 Br Sinulingga, Emmenita Carina; Sari, Nur Mala; Dilla, Putri Salsa
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jikm.v7i1.2720

Abstract

The implementation of electronic medical records (EMR) is an innovation in hospital service systems aimed at improving the efficiency and quality of healthcare services. However, the success of EMR implementation greatly depends on the compliance of health workers in accurately and completely filling out medical records. This study aims to analyze the factors associated with compliance in completing medical record documentation during EMR implementation at RSUD Sultan Sulaiman, Serdang Bedagai Regency, in 2025. This is a quantitative analytic study using a cross-sectional design. The research sample consisted of healthcare workers directly involved in EMR documentation. Data were collected using questionnaires and analyzed using the chi-square test. The results showed a significant relationship between human factors (man), machine factors, and material factors with compliance in EMR documentation. These findings suggest that the quality of human resources, readiness of technological infrastructure, and availability of supportive tools significantly influence the success of EMR implementation. Therefore, regular training, enhanced technological support, and strong managerial commitment are essential to improve compliance and the overall effectiveness of EMR systems in hospitals.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Matematika Berorientasi Higher Order Thinking Skills Di Sekolah Dasar Sari, Nur Mala; Pamungkas, Aan Subhan; Alamsyah, Trian Pamungkas
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 4 No 2 (2020): Supremum Journal of Mahematics Education
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/sjme.v4i2.3406

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menghasilkan lembar kerjapeserta didik matematika berorientasi higher order thinking skills disekolah dasar, untuk mengetahui kelayakan LKPD matematikaberorientasi HOTS, untuk mengetahui respon peserta didik terhadapLKPD matematika berorientasi HOTS, dan untuk mengetahuipemahaman siswa kelas V sekolah dasar setelah menggunakan LKPDmatematika berorientasi HOTS. Subjek pada penelitian ini adalahsiswa SDN Joglo 09 Pagi tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah28 siswa. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan angket,tes pemahaman, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini memperolehskor dengan persentase dari ahli sebesar 85,6%, presentase dari angketrespon guru sebesar 100%, persentase dari angket respon siswa sebesar96,03%, dan rata-rata hasil tes pemahaman siswa sebesar 91,25. Hasilpenelitian ini menujukkan bahwa lembar kerja peserta didikmatematika berorientasi higher order thinking skills di sekolah dasardapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materiskala.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PENGISIAN CATATAN MEDIS PADA PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI RSUD SULTAN SULAIMAN KAB SERDANG BERDAGAI TAHUN 2025 Br Sinulingga, Emmenita Carina; Sari, Nur Mala; Dilla, Putri Salsa
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jikm.v7i1.2720

Abstract

The implementation of electronic medical records (EMR) is an innovation in hospital service systems aimed at improving the efficiency and quality of healthcare services. However, the success of EMR implementation greatly depends on the compliance of health workers in accurately and completely filling out medical records. This study aims to analyze the factors associated with compliance in completing medical record documentation during EMR implementation at RSUD Sultan Sulaiman, Serdang Bedagai Regency, in 2025. This is a quantitative analytic study using a cross-sectional design. The research sample consisted of healthcare workers directly involved in EMR documentation. Data were collected using questionnaires and analyzed using the chi-square test. The results showed a significant relationship between human factors (man), machine factors, and material factors with compliance in EMR documentation. These findings suggest that the quality of human resources, readiness of technological infrastructure, and availability of supportive tools significantly influence the success of EMR implementation. Therefore, regular training, enhanced technological support, and strong managerial commitment are essential to improve compliance and the overall effectiveness of EMR systems in hospitals.
Maternal Risk Factors Associated with Low Birth Weight: A Case Control Study in Deli Tua District Nur Mala Sari; Peny Ariani; Putri Ayu Yessy Ariescha
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 7, No 2 (2025): CONTAGION
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v7i2.24528

Abstract

Low birth weight (LBW) remains a significant public health concern in Indonesia, contributing to neonatal morbidity, mortality, and long-term developmental challenges. Although numerous studies have explored LBW, evidence on maternal risk factors in low-resource settings particularly within independent midwife practices remains scarce. This study examined the associations between maternal age, parity, antenatal care (ANC) visits, history of anemia, and gestational weight gain with LBW incidence in Deli Tua Sub-District, Deli Serdang Regency. A case-control design was employed from December 2024 to March 2025, involving 95 postpartum mothers (35 cases, 60 controls) selected through purposive sampling. Data were collected using validated questionnaires (Content Validity Index = 0.82; Cronbach's α = 0.85) and maternal health records, and analyzed using Chi-square tests and multivariate logistic regression (SPSS version 22). Multivariate analysis identified maternal age at risk (<25 or >35 years) as the sole significant predictor of LBW (OR = 6.69; 95% CI = 3.21-25.22; p = 0.006). Parity (OR = 2.76; p = 0.077), ANC visits (OR = 1.22; p = 0.797), history of anemia (OR = 0.57; p = 0.421), and gestational weight gain (OR = 1.20; p = 0.773) were not significantly associated with LBW. The model demonstrated acceptable fit (Hosmer Lemeshow p = 0.49; Nagelkerke R² = 0.29). Maternal age emerged as the most influential determinant of LBW in this population. These findings underscore the importance of targeted surveillance for high-risk age groups and the enhancement of promotive and preventive strategies including improved ANC service quality, nutritional counseling, and family engagement in maternal care to reduce LBW incidence in resource-limited settings. Keywords: Anemia, Antenatal Care, Gestational Weight Gain, Low Birth Weight, Maternal Age, Parity
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KEPATUHAN MENGIKUTI ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS BANDA BARO KABUPATEN ACEH UTARA TAHUN 2024 Sari, Nur Mala; Melisa, Melisa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11966

Abstract

Kehamilan merupakan pengalaman yang sangat berarti bagi wanita. Pemeriksaan dan pengawasan terhadap ibu hamil sangat perlu dilakukan secara teratur. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan secara optimal fisik dan mental ibu dan anak selama masa kehamilan, persalinan dan pasca persalinan sehingga diperoleh ibu dan anak yang sehat, sekaligus untuk mendeteksi dini tanda-tanda bahaya kehamilan, kelainan, komplikasi dan penyakit yang biasa dialami ibu hamil sehingga hal-hal tersebut dapat dicegah atau ditangani (Marmi, dkk, 2014). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan antenatal. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester ketiga dan penentuan sampel dalam penelitian ini secara accidental sampling sebanyak 37 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan tentang tanda-tanda bahaya kehamilan (p value = 0,002 < 0,05) dengan kepatuhan ANC. Peran keluarga diharapkan untuk senantiasa memberikan dukungan kepada ibu hamil dengan mendampingi dan mengingatkan mereka untuk memeriksakan kehamilannya secara teratur dan lengkap
Sensitivitas Dan Spesifitas Pemeriksaan Mikroskopis Sputum BTA Terhadap Tes Cepat Molekuler (TCM) Dalam Diagnosis Mycobacterium Tuberculosis Pada Pasien Suspek Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Sigambal Siahaan, Jekson Martiar; Sari, Nur Mala; Fahdi, Firdaus; Panjaitan, Goklas
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11963

Abstract

Tuberculosis merupakan penyakit infeksi paru yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis. Pemeriksaan mikroskopis BTA merupakan pemeriksaan untuk menemukan adanya basil tahan asam dalam sputum dan pemeriksaan TCM dapat mendeteksi adanya kuman Mycobacterium tuberculosis dengan pemeriksaan molekuler dan juga mendeteksi resistensi M. tuberculosis terhadap rifampisin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sensitivitas dan spesifisitas hasil pemeriksaan mikroskopis sputum BTA terhadap tes cepat molekuler (TCM) pada suspek TB Paru. Metode penelitian ini adalah survey deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional, dilaksanakan di RSUD Bangkinang, penelitian dilakukan selama 6 bulan pada tahun 2023. Sampel yg digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yang merupakan suspek TB Paru di RSUD Bangkinang. Dari hasil penelitian terhadap 100 sampel, didapatkan hasil positif pada pemeriksaan TCM sebanyak 15, hasil negatif pada pemeriksaan TCM sebanyak 85. Sedangkan pada pemeriksaan mikroskopis BTA diperoleh hasil positif sebanyak 88 dan hasil negatif pada pemeriksaan mikroskopis BTA sebanyak 12. Dari uji diagnostik didapat kan nilai sensitivitas 80% dan nilai spesifisitas 100% pada pemeriksaan mikroskopis BTA terhadap TCM
Pemberdayaan Siswa Melalui Pendidikan Kesehatan Reproduksi Interaktif Untuk Pencegahan Kehamilan Usia Remaja Idawati; Vitrilina Hutabarat; G.F. Gustina Siregar; Nur Mala Sari; Yuliana
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.827

Abstract

Kehamilan pada remaja berdampak pada kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi, dan masa depan remaja. Remaja yang mengalami kehamilan dini berisiko mengalami komplikasi kesehatan, tekanan psikologis, keterbatasan melanjutkan pendidikan, serta berkurangnya peluang pengembangan diri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan siswa melalui pendidikan kesehatan reproduksi interaktif guna mencegah kehamilan remaja di SMA Negeri 1 Sigli, Kabupaten Pidie. Metode yang digunakan berupa pendidikan kesehatan reproduksi berbasis pendekatan interaktif, termasuk diskusi kelompok, kuis, simulasi kasus, dan media audio-visual. Kegiatan dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi dua kali per minggu, melibatkan 180 siswa sebagai subjek penelitian yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test, observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi kegiatan. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji paired t-test, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui content analysis. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh aspek yang diukur, yaitu pengetahuan kesehatan reproduksi meningkat 54,5%, keterampilan komunikasi 36,7%, dan sikap positif terhadap kesehatan reproduksi 37,9%. Temuan ini menegaskan bahwa metode interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesadaran remaja terkait kesehatan reproduksi, sekaligus membekali mereka untuk mengambil keputusan yang lebih bertanggung jawab. Pendidikan kesehatan reproduksi interaktif dapat dijadikan strategi preventif di sekolah untuk mencegah kehamilan usia sekolah dan membentuk remaja yang berdaya, berpengetahuan, dan mampu menjaga kesehatan reproduksi secara mandiri.
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Reproduksi Berbasis Pembelajaran Interaktif dalam Mencegah Kehamilan Remaja : Literature Review Idawati; Vitrilina Hutabarat; Stefani Anastasia Sitepu; Nur Mala Sari; Yuliana
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.861

Abstract

Penelitian Sistematis Literatur Review (SLR) ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis bukti ilmiah mengenai efektivitas pendidikan kesehatan reproduksi berbasis pembelajaran interaktif dalam pencegahan kehamilan pada remaja. Tinjauan sistematis terdahulu mengenai pendidikan kesehatan reproduksi untuk pencegahan kehamilan pada remaja sebagian besar masih menilai media atau metode tertentu secara terpisah, seperti ceramah, video, mHealth, web-based learning, peer education, dan case-based learning, tanpa mengintegrasikan pembelajaran interaktif sebagai kerangka pedagogis yang terpadu. Penelitian ini menjawab kesenjangan tersebut melalui SLR terhadap 25 artikel ilmiah dan sumber otoritatif yang diterbitkan antara 2015 hingga 2026, ber sumber dari Google Scholar, PubMed/PMC, SpringerLink/BMC, BMJ, MDPI, dan jurnal nasional bereputasi; setelah seleksi, 20 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemosisian pembelajaran interaktif sebagai pendekatan terpadu yang menggabungkan partisipasi aktif remaja, media digital, diskusi kasus, umpan balik, dan dukungan sebaya. Temuan menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan reproduksi interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap positif, literasi kesehatan reproduksi, self-efficacy, dan intensi perilaku preventif, meskipun bukti terhadap penurunan langsung kehamilan remaja masih terbatas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran interaktif merupakan strategi preventif penting untuk memperkuat pengambilan keputusan, penilaian risiko, dan pencegahan kehamilan pada remaja