Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Weight of Pregnant Women in Deli Serdang Regency: A Qualitative Study Nur Mala Sari; Nur Indrawaty Lipoeto; Adang Bachtiar; Ariadi Ariadi; Rizanda Machmud; Defrin Defrin; Mudjiran Mudjiran; Delmi Sulastri
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i6.3982

Abstract

Weight gain that is not according to recommendations during pregnancy has become an epidemic throughout the world today and is a clinical problem with high prevalence and can affect the health of mothers and babies. Objective: This study aims to find out more about the perspective of increase in weight of pregnant women in deli serdang regency. Method: This study was qualitative with a descriptive approach. The informants in this study were 3 pregnant women with weight gain above recommendations, 3 pregnant women with weight gain below recommendations, 1 ob-gyn, 1 midwife, and 1 nutrition who were recruited using purposive sampling. Data were collected using semi-structured interviews. Data were analyzed using the Content Analysis. Results: The study emerged 5 themes: (1) Knowledge, (2) Perspective, (3) Behaviour, (4) Family support, and (5) Physical activity. Conclusions: The findings show that several factors influence the increase in weight of pregnant women in Deli Serdang Regency, so the health care provider needs to pay attention to improve their knowledge about weight gain during pregnancy according to the needs of pregnant women.
Sensitivitas Dan Spesifitas Pemeriksaan Mikroskopis Sputum BTA Terhadap Tes Cepat Molekuler (TCM) Dalam Diagnosis Mycobacterium Tuberculosis Pada Pasien Suspek Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Sigambal Jekson Martiar Siahaan; Nur Mala Sari; Firdaus Fahdi; Goklas Panjaitan
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11963

Abstract

Tuberculosis merupakan penyakit infeksi paru yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis. Pemeriksaan mikroskopis BTA merupakan pemeriksaan untuk menemukan adanya basil tahan asam dalam sputum dan pemeriksaan TCM dapat mendeteksi adanya kuman Mycobacterium tuberculosis dengan pemeriksaan molekuler dan juga mendeteksi resistensi M. tuberculosis terhadap rifampisin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sensitivitas dan spesifisitas hasil pemeriksaan mikroskopis sputum BTA terhadap tes cepat molekuler (TCM) pada suspek TB Paru. Metode penelitian ini adalah survey deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional, dilaksanakan di RSUD Bangkinang, penelitian dilakukan selama 6 bulan pada tahun 2023. Sampel yg digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yang merupakan suspek TB Paru di RSUD Bangkinang. Dari hasil penelitian terhadap 100 sampel, didapatkan hasil positif pada pemeriksaan TCM sebanyak 15, hasil negatif pada pemeriksaan TCM sebanyak 85. Sedangkan pada pemeriksaan mikroskopis BTA diperoleh hasil positif sebanyak 88 dan hasil negatif pada pemeriksaan mikroskopis BTA sebanyak 12. Dari uji diagnostik didapat kan nilai sensitivitas 80% dan nilai spesifisitas 100% pada pemeriksaan mikroskopis BTA terhadap TCM
Pengaruh Paritas dan Asupan Nutrisi Terhadap Peningkatan Berat Badan Ibu Hamil Trimester 3 Di Puskesmas Huta Rakyat Kabupaten Dairi Nur Mala Sari; Hotma Limbong
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.11992

Abstract

Kehamilan merupakan masa yang sangat penting karena akan menentukan generasi yang akan dilahirkan. Salah satu faktor penting dalam kehamilan adalah status gizi ibu sebelum hamil yang akan memberikan dampak bagi ibu dan bayi yang akan dilahirkan. Prevalensi kekurangan energi kronik pada wanita usia subur di Indonesia pada tahun 2007 berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) mencapai 16,3%. Oleh karena itu, pertambahan berat badan selama kehamilan merupakan faktor penting dalam menjaga kehamilan yang sehat. Kehamilan yang akan melahirkan bayi yang juga sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara paritas dan asupan makanan dengan pertambahan berat badan ibu hamil di Puskesmas Huta Rakyat Kec. Sidikalang Kabupaten Dairi Tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III dan penentuan sampel dalam penelitian ini adalah dengan metode accidental sampling yaitu sebanyak 52 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara paritas (p-value 0,000 < 0,05), asupan makanan (p-value 0,000 < 0,05) dengan peningkatan berat badan ibu hamil. Diharapkan adanya pemberian edukasi melalui konseling rutin terkait asupan gizi pada ibu hamil, agar pertambahan berat badan ibu hamil sesuai dengan yang seharusnya. Selain itu, perlu diberikan pemahaman dan diharapkan dapat diaplikasikan khususnya pada ibu hamil agar ibu dan bayi sehat karena asupan gizi yang cukup dan pertambahan berat badan yang sesuai. Ibu hamil hendaknya lebih aktif mencari informasi tentang asupan gizi dan lebih memperhatikan asupan serta variasi makanan selama kehamilan
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KEPATUHAN MENGIKUTI ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS BANDA BARO KABUPATEN ACEH UTARA TAHUN 2024 Nur Mala Sari; Melisa Melisa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11966

Abstract

Kehamilan merupakan pengalaman yang sangat berarti bagi wanita. Pemeriksaan dan pengawasan terhadap ibu hamil sangat perlu dilakukan secara teratur. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan secara optimal fisik dan mental ibu dan anak selama masa kehamilan, persalinan dan pasca persalinan sehingga diperoleh ibu dan anak yang sehat, sekaligus untuk mendeteksi dini tanda-tanda bahaya kehamilan, kelainan, komplikasi dan penyakit yang biasa dialami ibu hamil sehingga hal-hal tersebut dapat dicegah atau ditangani (Marmi, dkk, 2014). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan antenatal. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester ketiga dan penentuan sampel dalam penelitian ini secara accidental sampling sebanyak 37 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan tentang tanda-tanda bahaya kehamilan (p value = 0,002 < 0,05) dengan kepatuhan ANC. Peran keluarga diharapkan untuk senantiasa memberikan dukungan kepada ibu hamil dengan mendampingi dan mengingatkan mereka untuk memeriksakan kehamilannya secara teratur dan lengkap
Breast Cancer Patients’ Experiences Undergoing Radiotherapy: A Qualitative Study Fahrizal Alwi; Mery Silvia Harahap; Winingsih Frihafni; Siti Marlina; Rini Debora Silalahi; Nur Mala Sari; Megawati Sinambela; Meta Rosaulina; Hien Thi Nguyen; Shujen Chen
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 19 No. 2 (2026): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v19i2.16870

Abstract

Breast cancer is a chronic condition that often requires long-term treatment, including radiotherapy, which may affect patients physically, psychologically, socially, and spiritually. Although previous studies have documented the side effects of radiotherapy, limited evidence exists regarding the lived experiences of breast cancer. This study aimed to explore the lived experiences of women with breast cancer undergoing radiotherapy. A qualitative study with a phenomenological approach was conducted. Ten women diagnosed with breast cancer who had undergone at least five sessions of radiotherapy and were able to communicate their experiences were purposively recruited. Data were collected through semi-structured, in-depth interviews and supported by field notes. Interviews were audio-recorded, transcribed verbatim, and analyzed using the Colaizzi method to identify significant statements, formulate meanings, cluster themes, and describe the essential structure of the participants' lived experiences. The essence of the participants' lived experiences reflected a journey from fear and uncertainty toward acceptance and hope, supported by interpersonal relationships and spirituality. This experience was expressed through six interconnected themes: (1) initial perceptions of radiotherapy, (2) perceived physical and emotional impacts, (3) challenges during treatment, (4) coping strategies, (5) social support throughout the treatment process, and (6) motivation and expectations for recovery. Participants described radiotherapy as a complex experience involving fear, uncertainty, physical discomfort, and emotional distress, while gradually developing resilience through family support, compassionate healthcare providers, adaptive coping strategies, and spiritual beliefs. The findings demonstrate that the lived experiences of breast cancer patients undergoing radiotherapy are multidimensional, highlighting the importance of holistic, patient-centered care that addresses physical, psychological, social, and spiritual needs. Clinical interventions should strengthen therapeutic communication, facilitate family involvement, provide spiritual support according to patients' beliefs and preferences, and promote adaptive coping throughout radiotherapy. Future studies are recommended to employ quantitative or mixed-methods approaches to further examine the relationships among patient experiences, coping strategies, social support, spiritual well-being, and quality of life.
PERAN KOMITE MUTU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DRS. H. AMRI TAMBUNAN LUBUK PAKAM Devi Riana Sagala; Megawati Sinambela; Nur Mala Sari; Tio Ranti Sari Br Sembiring; Emmenita Carina
Deli Medical and Health Science Journal Vol. 3 No. 2 (2026): Deli Medical And Health Science Journal (JDMHC)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jdmhc.v3i2.3224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Komite Mutu dalam meningkatkan kualitas layanan di RSUD Drs. H. Amri Tambunan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji berbagai aspek terkait pelaksanaan kebijakan manajemen, pemantauan indikator mutu, audit mutu, pengelolaan Indikator Kinerja Utama (KPI), serta pelatihan staf. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan anggota Komite Mutu, manajemen rumah sakit, dan staf yang terlibat dalam proses-proses tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komite Mutu berperan aktif dalam memastikan pelaksanaan kebijakan manajemen rumah sakit sesuai dengan standar yang ditetapkan, serta melakukan pemantauan dan evaluasi berkala terhadap indikator mutu. Selain itu, audit mutu yang dilakukan membantu mengidentifikasi permasalahan dan memperbaiki prosedur layanan, sementara pengelolaan KPI berfokus pada peningkatan mutu secara berkelanjutan. Komite Mutu juga terlibat dalam program pelatihan staf yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan tenaga medis maupun non-medis.Temuan ini mengindikasikan bahwa peran Komite Mutu di RSUD Drs. H. Amri Tambunan sangat krusial dalam menjaga dan meningkatkan kualitas layanan rumah sakit secara keseluruhan. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan praktik layanan bermutu di bidang kesehatan, khususnya dalam konteks rumah sakit pemerintah.