This Author published in this journals
All Journal Ta`Limuna : Jurnal Pendidikan Islam Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Teaching and Learning Journal of Mandalika (Teacher) Edusiana : Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam MATAAZIR (Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan) An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Munadzomah AKSI: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Kartika: Jurnal Studi Keislaman Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Ad-Dhuha: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Budaya Islam La-Tahzan: Jurnal Pendidikan Islam At- Ta'lim : Jurnal Pendidikan Al-Marsus : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan & Pengajaran EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Educompassion: Jurnal Integrasi Pendidikan Islam Dan Global QAZI : Journal of Islamic Studies Journal of Studies in Academic, Humanities, Research, and Innovation Journal of Community Service: In Economic, Business, and Islamic Finance International Journal of Education Management and Religion Jurnal Inovasi dan Pengabdian Algebra : Jurnal Pendidikan Sosial dan Sains
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Asesmen Perkembangan Sosial Anak Usia 5 Tahun melalui Observasi Naturalistik: Assessment of Social Development of 5 Year Old Children Through Naturalistic Observation Mardiyah; Sakinah; Lia Khaerunnisa
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v7i2.4208

Abstract

This study aims to describe the social development of 5-year-old children through naturalistic observation methods in the context of early childhood education. A descriptive qualitative approach was employed to gain an in-depth understanding of children's social behavior in three different settings: home, school, and a recreational environment. The research subjects consisted of three 5-year-old children who were observed directly without intervention. Data were collected through anecdotal records, interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The results indicate that each child demonstrated varying levels of social readiness when interacting with their surroundings. Emotional support from adults and previous experiences influenced their initiative to build social relationships. These findings suggest that naturalistic observation is an effective assessment method for understanding children's social interactions authentically and serves as a valuable basis for planning appropriate social stimulation. This study contributes to the development of context-based formative assessments to comprehensively evaluate early childhood social development. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perkembangan sosial anak usia 5 tahun melalui metode observasi naturalistik dalam konteks pendidikan anak usia dini. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai perilaku sosial anak di tiga lingkungan berbeda, yaitu rumah, sekolah, dan tempat wisata. Subjek penelitian terdiri dari tiga anak berusia 5 tahun yang diamati secara langsung tanpa intervensi. Data dikumpulkan melalui catatan anekdot, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap anak memiliki tingkat kesiapan sosial yang berbeda dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Dukungan emosional dari orang dewasa dan pengalaman sebelumnya memengaruhi inisiatif anak dalam menjalin hubungan sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa observasi naturalistik merupakan metode asesmen yang efektif untuk memahami proses interaksi sosial anak secara autentik, serta menjadi dasar penting bagi perencanaan stimulasi sosial yang sesuai. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan asesmen formatif berbasis konteks nyata untuk menilai perkembangan sosial anak usia dini secara komprehensif.
Religious Considerations In Educational Policy In A Multicultural Society Asrop Syafi’i; Nur ‘Azah; Mardiyah; Muhammad Yusron Maulana El-yunusi; Muh Ibnu Sholeh
International Journal of Education Management and Religion Vol. 1 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Pondok pesantren As-salafiyah As-Safi'iyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71305/ijemr.v1i2.137

Abstract

This study aims to analyze the role of religious considerations in educational policies within a multicultural society, focusing on how educational policies can accommodate religious and cultural diversity in communities with different social and religious backgrounds. Multicultural societies face challenges in creating educational policies that can fairly include all religious groups, without prioritizing one religion or culture over others. Therefore, this research focuses on how educational policies can be structured to create an inclusive education system that is sensitive to religious diversity. The study uses a library research method, collecting and analyzing relevant literature on religious education policies in multicultural countries such as Indonesia, India, and European nations. Through this approach, the author explores information about the implementation of educational policies that consider religious diversity and their impact on social integration. The findings indicate that religious education policies, when properly designed, can be an effective tool to strengthen tolerance and social integration in multicultural societies. However, to achieve this goal, policies must carefully consider the rights of minority groups to prevent discrimination. Educational policies should also undergo regular evaluations and adjustments to ensure inclusivity and equality for all religious groups in education.
The Transformation of School Culture Based on Spiritual Values as an Effort to Improve Student Discipline Muh Habibulloh; Muh Ali Ridho; Nur ‘Azah; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi; Mardiyah
International Journal of Education Management and Religion Vol. 1 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Pondok pesantren As-salafiyah As-Safi'iyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71305/ijemr.v1i1.147

Abstract

The school’s culture, encompassing norms and traditions, plays a pivotal role in shaping student behavior and fostering discipline. Integrating spiritual values into the school culture holds significant potential to enhance student discipline while simultaneously shaping their moral and ethical character. This study examines how a school culture rooted in spiritual values can contribute to improving student discipline, mitigating negative behaviors such as disobedience and bullying, and fostering a conducive learning environment. This research adopts the Library Research method, which involves the systematic collection and analysis of relevant literature, including books, journals, theses, and previous studies. Data were sourced from reputable academic databases such as Google Scholar, JSTOR, and ProQuest, with a focus on exploring the interplay between school culture, spiritual values, and student discipline. The key findings reveal that the consistent application of spiritual values in both academic and extracurricular activities positively influences student behavior, enhances their adherence to rules, and strengthens personal commitment to ethical principles. The study concludes that transforming school culture through the integration of spiritual values is an effective strategy for fostering student discipline and character development. Achieving this transformation requires the collective support of all stakeholders, including teachers, students, and parents, as well as ongoing evaluation to ensure its sustained success. The findings offer valuable insights for educational institutions seeking to design programs that embed spiritual values into their culture to nurture disciplined, responsible, and morally upright students.
Strategi Rekrutmen untuk Meningkatkan Kepatuhan terhadap Standar K3 Khusnul Fahmi, Zafnimar; Nisa, Najwa Khoirun; Hidayati, Nurul; Mardiyah
Al-Marsus : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-marsus.v2i2.8645

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas strategi rekrutmen dalam meningkatkan kepatuhan terhadap standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Fokus utama penelitian adalah menganalisis risiko K3 di lingkungan kerja, komponen utama strategi rekrutmen berbasis K3, serta peran pelatihan K3 pasca-rekrutmen. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan analisis deskriptif terhadap berbagai referensi teoretis, termasuk jurnal, artikel ilmiah, laporan penelitian, serta buku yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi rekrutmen yang efektif mencakup seleksi kandidat berbasis kesadaran K3, pelatihan intensif pasca-rekrutmen, serta penerapan kebijakan keselamatan kerja yang lebih ketat dalam proses seleksi tenaga kerja. Implementasi strategi ini tidak hanya meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi K3, tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan produktivitas perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengintegrasikan aspek K3 dalam setiap tahap rekrutmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan efisien.   Abstrak This study discusses recruitment strategies to enhance compliance with occupational health and safety (K3) standards. The primary focus of the study is to analyze K3 risks in the workplace, key components of K3-based recruitment strategies, and the role of post-recruitment K3 training. The research method used is a literature review with descriptive analysis of various theoretical references, including journals, scientific articles, research reports, and relevant books. The results indicate that effective recruitment strategies include selecting candidates based on K3 awareness, intensive post-recruitment training, and implementing stricter workplace safety policies in the hiring process. The implementation of these strategies not only improves compliance with K3 regulations but also reduces workplace accident risks and increases company productivity. Therefore, companies should integrate K3 aspects into every stage of recruitment to create a safer and more efficient work environment.
Manajemen Strategis Dalam Pendidikan Islam: Alur Dan Tahapan Renstra MAN 2 Kota Malang Mochammad Ichsan Baqi; Mardiyah
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i2.1072

Abstract

Penelitian ini mengkaji tahapan penyusunan Rencana Strategis (Renstra) di MAN 2 Kota Malang sebagai model pengembangan bagi satuan pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan globalisasi dan keterbatasan sumber daya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas perencanaan strategis dalam meningkatkan mutu akademik, penguatan karakter Islami, dan daya saing lulusan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MAN 2 Kota Malang menerapkan perencanaan strategis yang terstruktur melalui analisis SWOT, perumusan visi dan misi yang selaras dengan kebijakan nasional, serta evaluasi dan revisi berkala. Strategi ini berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pembentukan lulusan yang kompetitif. Meski demikian, tantangan tetap muncul, seperti keterbatasan pendanaan, infrastruktur, dan kapasitas tenaga pendidik. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kompetensi guru, penguatan fasilitas seperti perpustakaan dan laboratorium, serta optimalisasi program berbasis nilai-nilai Islam. Dengan manajemen yang efektif dan strategi adaptif, MAN 2 Kota Malang berpotensi menjadi madrasah unggulan yang mencetak generasi berkualitas dengan keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan nilai keislaman.
Konsepsi Indikator Dan Rumusan Redaksi Operasional Tantangan Dan Sasaran Standar Operasional Pendidikan Islam (SOPI) Muchamad Yusuf; Mardiyah
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i2.1102

Abstract

Kebutuhan mendesak untuk meningkatkan mutu pendidikan Islam di era globalisasi yang dinamis. Dengan adanya perubahan paradigma pendidikan dan tuntutan integrasi nilai keislaman dalam sistem pembelajaran, lembaga pendidikan Islam perlu mengadopsi standar operasional yang terstruktur guna mengoptimalkan proses belajar mengajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas implementasi Standar Operasional Pendidikan Islam (SOPI) dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang mengganggu pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di beberapa madrasah dan pesantren di Jawa Timur. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SOPI memberikan dampak positif terhadap peningkatan disiplin, inovasi dalam proses pembelajaran, dan penguatan nilai keislaman pada peserta didik. Namun, kendala berupa resistensi terhadap perubahan, keterbatasan sarana prasarana, serta minimnya pelatihan bagi tenaga pengajar masih menjadi tantangan utama. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk mengatasi hambatan tersebut. Dengan peningkatan program pelatihan dan penyediaan sumber daya yang memadai, diharapkan SOPI dapat diimplementasikan secara optimal, sehingga menghasilkan pendidikan Islam yang holistik, adaptif, dan berkelanjutan. Hasil ini memberikan kontribusi signifikan
MANAJEMEN ZAKAT PRODUKTIF BAGI PENDIDIKAN PESANTREN : ANALISIS PERAN BAZNAS KOTA SURABAYA MELALUI PROGRAM INSENTIF DWI WAHYUNI, Santi; Mardiyah; Thohir, Muhammad
MATAAZIR: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : STAIN Madina Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat produktif memiliki peran strategis dalam mendukung keberlanjutan pendidikan pesantren, terutama pada lembaga yang belum memperoleh bantuan pemerintah. Penelitian ini membahas manajemen pendayagunaan zakat oleh BAZNAS Kota Surabaya melalui Program Berdakwah yang difokuskan pada pemberian insentif guru pesantren dan bantuan biaya pendidikan santri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan program serta dampaknya terhadap kesejahteraan pendidik dan keberlangsungan pendidikan di pesantren. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui pengumpulan data dari dokumentasi dan wawancara dengan pengelola program. Hasil temuan menunjukkan bahwa program telah menjangkau lebih dari 15 lembaga pesantren, dengan dua guru dan sekitar 10% santri per lembaga sebagai penerima manfaat. Meskipun terdapat kendala dalam pelaporan dan pemahaman mekanisme program, inisiatif ini dinilai efektif dalam memperkuat peran pesantren sebagai pusat pemberdayaan umat. Program ini juga berpotensi meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat. Dengan demikian, pengelolaan zakat produktif oleh BAZNAS dapat menjadi model pemberdayaan pendidikan berbasis pesantren yang dapat direplikasi di wilayah lain.
Legalitas Transaksi Jual Beli Online dalam Perspektif Fiqih Muamalah Mardiyah; Chanifudin; Abdul wahab
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/el-tadib.v5i2.9810

Abstract

The rapid development of digital technology has given rise to new forms of economic transactions, one of which is online buying and selling conducted through digital platforms and internet networks. This phenomenon raises various legal issues from the perspective of fiqh muamalah, particularly concerning the validity of contracts, fulfillment of the pillars and conditions of sale, and the potential presence of prohibited elements such as gharar, tadlis, and dharar. This article aims to analyze the legality of online buying and selling transactions from the perspective of fiqh muamalah using a normative qualitative approach based on library research. The study finds that online buying and selling transactions are basically permissible in Islamic law as long as they fulfill the pillars and conditions of sale, including the presence of contracting parties, clear objects of contract, offer and acceptance (ijab and qabul), and the absence of prohibited elements. Online sale contracts may be analogized to salam contracts or bai’ al-mu’athah, depending on the transaction mechanism. Thus, online buying and selling has legal validity in fiqh muamalah as long as it is conducted in accordance with the principles of justice, honesty, and public benefit. Keywords: online buying and selling, fiqh muamalah, contract, legal validity.
Mewujudkan Ekosistem Pendidikan Kreatif Dan Berkelanjutan; Analisis Sinergi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dan Sekolah Fima Catur Nandita; Muhammad Thohir; Mardiyah
Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026): Januari : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Prodi. Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v8i1.2274

Abstract

Pendidikan pada era abad 21 dituntut untuk mampu mencetak generasi yang kreatif, inovatif, adaptif, kompetitif, serta berorientasi pada keberlanjutan. Upaya mewujudkan ekosistem pendidikan kreatif dan berkelanjutan memerlukan sinergi yang kuat antara pemangku kebijakan dan pelaksana pendidikan, khususnya Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan sekolah sebagai ujung tombak implementasi kebijakan strategis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk sinergi yang terjalin antara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan sekolah dalam menciptakan ekosistem pendidikan kreatif dan berkelanjutan, sekaligus mengidentifikasi peluang dan tantangan penting dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur serta dokumentasi kebijakan, program, dan laporan pelaksanaan di lapangan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi antara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan sekolah tercermin dalam berbagai program inovasi, digitalisasi pembelajaran, penguatan kapasitas guru, dan pengembangan layanan administrasi. Meski demikian, implementasi program masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan sumber daya, perbedaan pemahaman antar pihak, dan keberlanjutan program yang belum merata. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi kolaboratif yang lebih intensif, penguatan komunikasi, serta konsistensi dalam monitoring dan evaluasi agar ekosistem pendidikan kreatif dan berkelanjutan dapat terwujud secara optimal.
Model Pembelajaran MURDER (Mood, Understanding,Recall,Digest, Expand, Review) Berbantuan Media Gamifikasi dan Self Concept: Dampak terhadap Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik Subekti, Ina; Andriani, Siska; Mujib; Mardiyah
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i1.4726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat dampak model pembelajaran Mood, Understanding, Recall, Digest, Expand, Review (MURDER) berbantuan gamifikasi dan self concept terhadap dampak kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik. Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMK Persada Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan sampel terdiri dari dua kelas, kelas yang pertama yaitu kelas eksperimen yang diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran Mood, Understanding, Recall, Digest, Expand, Review (MURDER) berbantuan media gamifikasi dan kelas kedua yaitu kelas kontrol yang diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan strategi quasi eksperiment. Hasil rata rata dari penelitian ini pada kelas eksperimen yang menggunakan model MURDER yaitu sebesar 82,181 dan kelas kontrol dengan model PBL yaitu sebesar 65,587. Rata-rata angket yang diperoleh pada self concept tinggi adalah 77,214, dan pada self concept sedang adalah 73,271, sedangkan pada self concept rendah adalah 71,167. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas dan homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji anova dua arah. Kata Kunci : Murder, Gamifikasi, Pemahaman Konsep Matematis, Self Concept
Co-Authors Abdul Wahab Adawiyah, Alfina Robiatul Adawiyah, Robi'Atul ade, Nur Ade Halimah Afifati Fauziah, Hamidatul Allifiyah, Adinda Zidni Alma’arif Anastasya Rahma Nur Faizah Asrop Syafi’i Asy’ari, Ach. Baidlowi Az-Zahra, Fika Aulia Azzahra, Titah Amalia Badjeber, Fadli Hadi Bambang Sri Anggoro Belva Amaris, Aqmal Ridhan Chanifudin Chanifudin Dluha, Moch Syamsud DWI WAHYUNI, Santi Efendi, Ahmad Faishol Ekaputri, Dinti El-Yunusi, Muhammad Yusron Maulana Ela Nuryani, Ela Fatimatul Habibah Machi Puspa Dewi Fatmawati, Enie Febrianti, Vika Chafidatun Fima Catur Nandita Habibah Najma La'i Hafid Miftachul Ulum Hanif Indra Maulana Husnul Hotimah, Husnul Idham Kholid Iklilia, Ananda Rosa IRHAM PAKKAWARU Izza Yana Zahra Kharisma Syifanaya Firdausi Khusnul Fahmi, Zafnimar Kurniawan, Ahmad Iqbal Lia Khaerunnisa Lina Mamlu’atul C Masruhen Mochammad Ichsan Baqi Muchamad Yusuf Muh Ali Ridho Muh Ibnu Sholeh Muh. Habibulloh Muhamad Nur Iksan Muhammad Abdi Hidayatullah Muhammad Fajar Nuswantoro Muhammad Rizki Dwi Kurniawan Muhammad Thohir Muhammad Thohir Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi Mujib Mujtahidah, Imamah Mukhlishah AM Nabila, Farah Diva Najwa Sajida El Yunusi Nasruddin Nisa, Najwa Khoirun Nova Fadliana Rahmawati Nova, Nova Auliyatul Faizah NUR AINI Nur Rohfitta Nur Zazkia Dwi Zahroh Nur ‘Azah Nurmalika Febrianti, Maftuhah Nurul Hidayati Pardi Pradinata, Yanuar Eka Putri Reski Amalia Putri, Najma Ariani Rafi, M. Sultan Rafidah Arif Ramadhani, Zalva Okta Riskika Velania Istiqomah Riza Nur Khikmiah Rozaq, Akhmad Abdul Ryan Maulana Ramadhan Ryan Radjendra Sabila, Thoharotus Sakinah Salsabila, Rizka Sari Haryati Setiowati, Nuriska Ananda Putri Shidiq Shofiyul Am, Muh. Fiqih Silvia Nur Halizah Siska Andriani Sokip Sri Afifah Subekti, Ina Suherman SULASTRI Syafi’i, Asrop Syahputra, Sa'da Azar Wulandari, Nur Rahayu Yayan Sopyan Zakiyah Darojah