Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Subjective well being in adolescences on Minangkabau ethnic; an analysis based of dimension and gender Amalianita, Berru; Nirawana, Herman
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2021): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/162100

Abstract

This study aims to analyze the subjective well-being of adolescents in Minangkabau ethnicity. There are 182 participants of Minang adolescencets. The method in this study used a quantitative descriptive approach. The research instrument uses a subjective well being scale that has been tested for validity and reliability. The data analysis technique used descriptive statistics and boxplot analysis used the JAPS (Jeffrey's Amazing Statistics Program) application. The result showed that the subjective well being Minangkabau adolescents were in the high category, based on the subjective well being dimension, the dominant life statistic was in the high category and the affective dimension was in the medium category. Then based on gender, there is no significant difference in subjective well being of adolescent men and woman. This shows that the subjective well-being condition of Minangkabau adolescents is high as well as in each of its dimensions, both cognitive and affective. This condition needs to be optimized through various parties so that Minangkabau adolescents have good subjective well-being and avoid maladaptive behavior.
Trend of phubbing behavior researches in Indonesian journals: a content-analysis Putri, Yola Eka; Ifdil, Ifdil; Amalianita, Berru; Fitria, Linda
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1108800

Abstract

The emergence of mobile technology has led to significant transformations in communication. Nevertheless, it has also presented new challenges, notably exemplified by a phenomenon termed as "phubbing," where individuals prioritize their mobile devices over in-person interactions. This analysis of content delves into the research trends surrounding phubbing behavior, focusing specifically on 42 articles regarding phubbing in the Indonesian Journal of Counseling and Psychology within 2018-2024. The data was gathered from the Science and Technology Index (SINTA). Several aspects necessitate examination, such as the publication year, methods, subject or samples, data collection, data analysis, and other discoveries related to phubbing research. This analysis showed a growing interest in phubbing research in Indonesia, characterized by a notable rise in publications over the past 6 years. Furthermore, quantitative methodologies and surveys using questionnaires are becoming prevalent in phubbing research in Indonesia. Another significant point is the prevalence of students as the primary subjects of research, with regression and correlation techniques being the most commonly employed methods of data analysis. Consequently, it can be inferred that further exploration is crucial in phubbing research, incorporating advancements in research topics, participants, data collection methods, and data analysis techniques. The results of this investigation underscore the significance of continued exploration of phubbing, particularly through interdisciplinary approaches, to develop comprehensive strategies in mitigating its negative impacts. This study provides valuable insights for researchers and professionals seeking to comprehend and tackle the phubbing phenomenon in Indonesia.
Analysis of Trends in Publications Strength Based Counseling in Global and Indonesia Amalianita, Berru; Harahap, Nur Hasanah; Annisa, Dona Fitri; Alawiyah, Tuti
Proceedings of Siliwangi Annual International Conference on Guidance and Counselling Vol. 3 No. 1 (2024): SAICGC, Volume 3 (December 2024)
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/saicgc.v3i1.31

Abstract

This literature study investigates the development of strengths-based counseling publications. This research highlights scientific developments, authors, and countries that are developing in family-based counseling research. The findings reveal that the development of strengths-based counseling publications began after 2000, marked by a large number of publications. 2022-2024 will be the highest year for strength-based counseling publications in article form. America has 131 publications, while Indonesia has 48 publications. Medical science has become the highest publication in the context of strengths-based counseling. The use of Strengths-Based Counseling in Indonesia and on a global scale shows optimistic progress. School counselors can effectively provide services to clients by utilizing a Strengths-Based Counseling approach, which can contribute to improved psychological well-being by leveraging individual strengths and community supports
Penguatan Perilaku Prososial melalui Psikoedukasi Pencegahan Perundungan pada Anak Usia Sekolah Dasar Amalianita, Berru
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1186

Abstract

Perundungan pada anak usia sekolah dasar merupakan permasalahan psikososial yang berdampak negatif terhadap perkembangan sosial dan emosional peserta didik. Salah satu pendekatan preventif yang relevan dalam konteks bimbingan dan konseling adalah psikoedukasi yang berorientasi pada penguatan perilaku prososial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat perilaku prososial siswa melalui psikoedukasi pencegahan bullying di SDN 03 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan meliputi psikoedukasi dan sosialisasi interaktif dengan sasaran siswa sekolah dasar. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi dan refleksi lisan siswa. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep dan dampak bullying, tumbuhnya empati serta kepedulian sosial, dan meningkatnya kesadaran siswa untuk menerapkan perilaku prososial dalam interaksi sehari-hari. Kebaruan kegiatan pengabdian ini terletak pada integrasi psikoedukasi pencegahan bullying dengan penguatan perilaku prososial berbasis layanan konseling preventif.
Psikoedukasi cyber sexual harassment sebagai pencegahan tindak kejahatan seksual pada remaja di era digital Berru Amalianita; Utami Niki Kusaini; Sri Rahmah Ramadhoni; Siti Amanah; Hera Wahyuni
Lentera Negeri Vol. 5 No. 2 (2024): Lentera Negeri
Publisher : Indonesian Institute For Counseling, Education and Therapy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/991240

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa dampak signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pada perilaku dan interaksi sosial remaja. Salah satu tantangan yang muncul adalah meningkatnya kasus cyber sexual harassment, yang dapat mempengaruhi kesehatan mental dan emosional remaja. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan psikoedukasi cyber seksual harrassment sebagai pencegahan tindak kejahatan seksual pada remaja di era digital. Kegiatan dilaksanakan di SMP N 30 Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Sasaran kegiatan adalah para siswa dengan berjumlah 34 orang. Psikoedukasi sebagai strategi pencegahan tindak kejahatan seksual di era digital, dengan fokus pada penguatan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai bahaya dan cara melindungi diri dari kekerasan seksual online. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini melibatkan serangkaian kegiatan edukatif yaitu workshop dan penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai cyber sexual harassment. Hasil menunjukkan bahwa psikoedukasi efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan remaja untuk mengenali serta melawan potensi ancaman seksual di dunia maya. Pendekatan psikoedukasi adalah kunci dalam upaya pencegahan tindak kejahatan seksual di era digital, dengan penekanan pada peran aktif pendidik dan orang tua dalam mendukung pendidikan seksual yang sehat dan aman bagi remaja.
The Role Online Counseling as a Part of Guidance and Counseling Services Berru Amalianita; Ifdil Ifdil; Anggia Wahyu Agustin; Zikra Zikra
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 2 No. 3 (2017): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/08457011

Abstract

Organizing online counseling is very helpful and possible to be developed in the world of guidance and counseling, especially in Indonesia. Although now specifically in Indonesia, there is no ethic that regulates but the existence of this media can support the implementation of guidance and counseling widely to improve the competence and efficiency of service for alleviating the problems faced by clients. Use and utilize information and communication technology.  The availability of formal institutions that will train these skills. And also specifically can be included in a special curriculum with regard to Information and communication Technology in guidance and counseling. And also hopefully in the future there will be the establishment of specialized counseling institutions that deal with specific issues online counseling and e-counseling services in general. 
Perspektif Holland Theory serta Aplikasinya dalam Bimbingan dan Konseling Karir Berru Amalianita; Yola Eka Putri
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 4 No. 2 (2019): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/3003490000

Abstract

Teori Holland memandang kepribadian memiliki karakteristik yang unik, yang berkembang dari faktor genetik dan pengaruh lingkungan.Teori Holland memberikan perhatian pada tipe kepribadian sebagai penyebab utama dalam pilihan tipe lingkungan pekerjaan.Holland membagi enam tipe kepribadian dan enam tipe lingkungan pekerjaan. Adapun keenam tipe tersebut adalah realistik, investigatif, artistik, sosial enterprising, dan konvensional. Teori Holland sangatlah penting untuk membangun suatu keterkaitan atau kecocokan antara tipe kepribadian individu dan pemilihan karir tertentu. Pemilihan dan penyesuaian karir merupakan gambaran dari kepribadian seseorang. Melalui enam tipe kerpribadian mengemukakan bahwa kepuasan dan kecenderungan untuk meninggalkan satu posisi bergantung pada tingkat samapai mana individu secara berhasil mencocokkan kepribadiannya dengan suatu pekerjaan serta memiliki pekerjaan yang sepadan.
Penerapan sistem pendidikan disentralisasi serta upaya peningkatan mutu layanan dengan pengembangan profesionalisme guru bimbingan konseling Berru Amalianita; Firman Firman; Riska Ahmad
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 6 No. 1 (2021): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/3003737000

Abstract

Dengan pendekatan desentralisasi ini maka ruang gerak guru BK menjadi leluasa. Proses kreatif dan inovatif justru menjadi lebih utama. guru BK didorong untuk memiliki keberanian dan membiasakan diri untuk menemukan cara-cara baru yang lebih efektif dan efisien dalam melaksanakan berbagai kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling yang ditutut bekerja secara profesional. Peningkatan mutu serta kulitas pelayanan bimbingan dan konseling di dukung dengan profesonalitas guru BK sebagai pemberi layanan. Pembentukan keprofesionalan guru BK dapat ditingkatkan melalui pengembangan profesionalisme dari guru BK. Artinya guru BK dapat memiliki sikap atau cara kerja yang mengutamakan keprofesionalan dalam bekerja, selalu ingin mengembangkan profesinya, memiliki rasa banggakan akan profesi serta selalu berusaha meningkatkan kemampuan serta keterampilan untuk dapat mewujudkan mutu pelayanan bimbingan dan konseling yang baik.
Layanan advokasi dalam bimbingan dan konseling Ifdil Ifdil; Rima Pratiwi Fadli; Nilma Zola; Yola Eka Putri; Berru Amalianita
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 6 No. 2 (2021): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30032083000

Abstract

Bimbingan dan konseling dewasa ini memiliki kontribusi yang besar untuk tercapainya tugas-tugas perkembangan individu. Fenomena yang ditemukan dewasa ini khususnya peserta didik ditemukan fenomena tentang kekerasan seksual, bullying, bolos disekolah dan perilaku yang berpotensi untuk terciderai hak-hak klien. Layanan bimbingan dan konseling yang dapat melindungi dan mengembalikan hak klien yaitu layanan advokasi. Adanya layanan advokasi dalam bimbingan dan konseling dapat menunjukkan adanya keprofesionalan dari profesi untuk melindungi hak-hak klien. Adanya layanan advokasi dalam bimbingan dan konseling dapat menjadi jembatan bagi individu untuk mengembalikan hak-haknya yang terciderai. Melalui layanan advokasi, klien kembali berhasil  menikmati haknya, yaitu klien memiliki hak mereka lagi dan begitu juga klien mereka kembali ke posisi pengembangan diri. Guru BK/konselor menjadi profesional yang memiliki tanggungjawab untuk membuat lingkungan yang kondusif. Adapun dalam layanan advokasi klien konselor atau guru BK menggarap materi untuk mengarahkannya terselesaikan maslah klien. Sehingga diperlukan sumber daya profesional yang memiliki peran advokasi yang etis dan efektif.
Peran Pendidikan Karakter Remaja Di Sekolah serta Implikasi Terhadap Layanan BK Berru Amalianita; Riana Eliza; Nurnilamsari Nurnilamsari; Ryan Pratama Putra; Dinny Rahmayanty; Utami Niki Kusnaini
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 8 No. 2 (2023): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30033326000

Abstract

Pendidikan karakter merupakan elemen yang sangat krusial dalam perkembangan setiap siswa, karena bertujuan menciptakan generasi muda yang memiliki nilai-nilai positif. Dalam era globalisasi yang semakin pesat ini, terjadi penurunan moral di kalangan siswa, yang sudah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, seperti kasus-kasus bullying antar siswa, ketidak disiplinan, konflik dengan guru, dan berbagai tindakan kenakalan lainnya. Maka dari itu, peran dari pendidikan karakter sangat penting dalam mengentaskan penurunan moral yang di kalangan siswa/siswi pada generasi saat ini. Tujuan dari penulisan artikel ini ialah untuk menganalisis peran karakter pendidikan disekolah maupun diluar sekolah bagi seluruh siswa. Penulisan ini menggunakan metode penelusuran literatur oleh 33 database elektronik, yakni Google Scholar dan Google Book. Penelitian dilakukan dari jurnal yang dipublikasikan antara tahun 2013-2023. Mendidik karakter peserta didik merupakan salah satu tugas penting dan tanggung jawab bersama yang harus diemban oleh semua pihak. Semua individu berkewajiban untuk menjalankan pendidikan karakter. Pendekatan pendidikan karakter merupakan langkah awal yang sangat signifikan bagi setiap orang. Implementasi pendidikan karakter tidak hanya diaplikasikan di rumah, namun juga dapat diaplikasikan di lingkungan sekolah atau komunitas sekitarnya.