Articles
Kemampuan Literasi Matematis Siswa melalui Model Pembelajaran Problem Based Instruction
Vika Conie Fatwa;
Ari Septian;
Sarah Inayah
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1566.181 KB)
|
DOI: 10.31980/mosharafa.v8i3.535
AbstrakLatar belakang penelitian ini yaitu masih rendahnya kemampuan literasi matematis. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) yang juga sebagai alternatif solusi permasalahan dapat meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa. Metode penelitian adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent group pretest-postest design. Instrumen berbentuk tes literasi matematis berupa tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Cianjur tahun ajaran 2018/2019 yang tersebar dalam sembilan kelas, sedangkan sampelnya dipilih dengan teknik purposive sampling sebanyak dua kelas yaitu kelas VIII D sebanyak 27 siswa sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBI), dan VIII C sebanyak 25 siswa sebagai kelas control dengan pembelajaran biasa. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa terdapat peningkatan kemampuan literasi matematis siswa dengan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI). Peningkatan tersebut lebih baik jika dibandingkan dengan peningkatan pada siswa dengan pembelajaran biasa.Kata Kunci: Kemampuan Literasi Matematis, Problem Based Instruction, PBI. Mathematical Literacy Ability Students through Problem Based Instruction Learning ModelsAbstractThe background of this research is low mathematical literacy ability. The purpose of this research is to find out the differences in increasing students’ mathematical literacy ability between those who use the Problem Based Instruction (PBI) learning model as an alternative solution to the problem and who use ordinary learning. A method in this research is quasi-experimental with nonequivalent group pretest-posttest design. The instruments are a mathematical literacy instrument consisting of the initial test (pretest) and the final test (posttest). The population in this study were all students at SMP Negeri 5 Cianjur in year 2018/2019 that spread into 9th grade, while the samples chosen with purposive sampling technique were two classes, namely VIII D class as the experimental class which is given Problem Based Learning (PBI) and VIII C as the control class with ordinary learning. Based on the tests of mathematical literacy abilities that have been analyzed it is found that there are differences in mathematical literacy skills students who applied the Problem Based Instruction (PBI) learning model is were better than ordinary learning. The increase is better when compared to the increase in students with ordinary learning.Keywords: Mathematical literacy ability, Problem Based Instruction, PBI.
Pengaruh Kemampuan Spasial Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa
Sarah Inayah;
Rani Sugiarni
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 5 No 2 (2019): Edisi Vol. 5 No. 2 Nopember
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/jumlahku.v5i2.728
Topik geometri dirasakan sulit oleh siswa karena berhubungan dengan kemampuan khusus yakni kemampuan spasial. Tujuan mengetahui pengaruh kemampuan spasial terhadap hasil belajar matematika siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian korelasi yang bersifat ekpost facto atau causal research dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI OTKP SMK Al-Madina Cianjur yang berjumlah 22 siswa. SMK Al Madina beralamat di Jalan Caringin, Limbangan Sari, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur. Dari hasil penelitian menunjukkan antara kemampuan spasial dan hasil belajar matematika siswa memiliki korelasi yang tinggi dan memiliki jenis hubungan yang positif dengan koefisien korelasi yang diperoleh yaitu 0,869. Kemampuan spasial memiliki pengaruh terhadap hasil belajar matematika sebesar 75,5% sedangkan 24,5% dipengaruhi faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini.
Pendampingan Lesson Plan Kalaboratif Menggunakan Media Virtual Reality di SD Negeri 3 Cimacan
Rani Sugiarni;
Sarah Inayah;
Dara Septia Azmy;
Nisa Purwita K.G;
Rizal Ridwansah
Jurnal Abdi Nusa Vol. 2 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : LPPM Universitas Nusa Putra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52005/abdinusa.v2i2.94
Pemanfaatan virtual reality sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa dalam mengahadapi abad 21. Adapun pengabdian ini metode pelaksanakannya kegiatan ini melalui tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Mitra pelaksanaan pengabdian ini adalah guru dan siswa di SDN 3 CIMACAN. Hasil pelaksanaan pengabdian ini pada tahap pertama persiapan diawali Focus Group Discussion (FGD) bersama dosen, guru dan mahasiswa dalam menyusun lesson plan yang akan dirancang berbasis TPACK metode Drilling dan TPR Menggunakan Media Virtual Reality, pada FGD disusun evaluasi lembar observasi guru dan soal pre-test dan post-test untuk evaluasi literasi siswa. Tahap pelaksanaan guru mempratekkan lesson plan yang telah disusun FGD dengan dibantu oleh mahasiswa dan dosen sebagai observer selama 2 kali pertemuan. Tahap evaluasi hasil observasi maka pelakanaan guru pada saat menjadi guru model sudah dikatakan baik mempratekan hanya refleksi terhadap guru lebih melibatkan siswa aktif. Hasil tes pre-test dan post-test menunjukan peningkatan Menggunakan Media Virtual Reality.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran E-Learning Berbantuan Aplikasi Kaizala
Mila Parlina;
Ari Septian;
Sarah Inayah
Jurnal Padegogik Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Padegogik: Juli 2021
Publisher : LPPM Universitas Advent Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35974/jpd.v4i2.2528
The study is about the ability to solve a student’s mathematical problem solving before using the software kaizala in math study during the covid-19 pandemic in an effort to enhance the student’s mathematical problem capability. The subject of this research is class XI BDP 2 SMK Negeri 1 Cipanas. The method used on this research is pre-eksperimental design with research design one group pretest-posttest. The instrument used was a test of mathematical problem solving. From this research comes the result of the mathematical problem solving of final students after learning using a Kaizala application is better then the ability to solve the first student’s mathematical problem and obtained the average value of student’s mathematical problem solving ability after using kaizala application is 71,75% which means the student’s mathematical problem solving ability has good criteria.
SOSIALISASI PENGGUNAAN TEKNOLOGI VIRTUAL REALITY DAN AUGMENTED REALITY DALAM PEMBELAJARAN UNTUK MENYONGSONG ERA METAVERSE
Rani Sugiarni;
Sarah Inayah;
Tatang Herman;
Dadang Juandi;
Samsul Pahmi;
Edi Supriyadi;
Ratu Srah Fauziah;
Ahmad Lutfi Fauzi;
Mahmudi
Jurnal Abdi Nusa Vol. 2 No. 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Nusa Putra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52005/abdinusa.v2i3.99
Penguasaan teknologi penting untuk dimiliki seorang guru. Dalam mempersiapkan hal itu, pembinaan dan edukasi diberikan kepada calon guru. Dengan mempertimbangkan masa ketika mereka menjadi guru nanti akan semakin dekat dengan era metaverse, dimana metaverse merupakan penggabungan beberapa elemen teknologi seperti virtual reality (VR) dan augmented reality (AR). Maka topik sosialisasi yakni mengenai penggunaan teknologi virtual reality dan augmented reality dalam pembelajaran untuk menyongsong era metaverse dipilih. Kegiatan sosialisasi dengan rangkaian acara berupa survey, sosialisasi, tanya jawab dan evaluasi berjalan lancar dan diikuti peserta dengan baik. Setelah mendapatkan paparan materi, seluruh peserta kegiatan, para calon guru, berencana akan melakukan pengembangan bahan ajar dengan bantuan teknologi virtual reality maupun augmented reality.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM
Ari Septian;
Sarah Inayah;
Mela Monika Putri
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (357.354 KB)
|
DOI: 10.24127/ajpm.v11i4.5815
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang memperoleh model pembelajaran flipped classroom lebih baik dari pada siswa yang menggunakan pembelajaran biasa, dan untuk mengetahui bagaimana sikap siswa terhadap model pembelajaran flipped classroom. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen dan desain penelitian adalah Nonequivalent control group design. Kelas eksperimen memperoleh pembelajaran dengan model flipped classroom dan kelas kontrol dengan pembelajaran biasa. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MA Tanwiriyyah, adapun sampel yang digunakan sebanyak dua kelas dari tiga kelas dipilih dengan teknik purposive sampling. Untuk mendapatkan data hasil penelitian digunakan instrumen tes kemampuan pemahaman konsep matematika dan angket skala sikap. Pengolahan data untuk pencapaian dan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika menggunakan uji Mann-Whitney. Berdasarkan hasil analisis data, 1) peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran flipped classroom lebih baik dari pada siswa yang menggunkan pembelajaran biasa; 2) sikap siswa terhadap pembelajaran matematika yang menggunakan model pembelajaran flipped classroom adalah positif.
ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK MAHASISWA PADA MATA KULIAH PROGRAM LATIHAN PROFESI I (PLP I)
Sarah Inayah
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 5, No 2 (2016): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (386.23 KB)
|
DOI: 10.24114/jh.v5i2.6504
Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah kemampuan pedagogik mahasiswa program studi pendidikan matematika di lingkungan FKIP Universitas Suryakancana. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika yang mengambil mata kuliah Program Latihan Profesi I(PLP I) pada tahun Akademik 2015/2016. Peneliti mengambil sampel sebanyak 10 mahasiswa. Data diperoleh melalui instrumen yang dalam penelitian ini terdiri dari lembar observasi pelaksanaan pembelajaran dan lembar penelaahan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Hasil yang diperoleh adalah kompetensi pedagogik mahasiswa saat menempuh mata kuliah PLP I secara keseluruhan “baik” dengan rata-rata 3,10 dari skala 4. Kata kunci : Kompetensi Pedagogik, PLP I (Program Latihan Profesi I)
ANALISIS PERSEPSI MAHASISWA DALAM PEMANFAATAN LITERASI DIGITAL UNTUK PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERDASARKAN GENDER
Sari Herlina;
Ratu Sarah Fauziah Iskandar;
Veni Saputri;
Sarah Inayah
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/sigmadidaktika.v8i1.48432
Penelitian bertujuan menganalisis hasil dari persepsi mahasiswa dalam pemanfaatan literasi digital dalam pembelajaran matematika berdasarkan gender. Peneliatian yang dilakukan merupakan penelitian survey. Populasinya adalah mahasiswa di Universitas Islam Riau yang pernah belajar matematika dan pernah menggunakan media digital. Berdasarkan hasil sebaran angket diperoleh sampel sebanyak 151. Pengambilan sampel menggunakan sampel purposive atau sampel pertimbangan. Instrumennya adalah angket keterampilan Literasi Digital dalam Pembelajaran Matematika. Data-data dikumpulkan melalui google-form terdiri lima aspek yaitu literasi informasi, literasi komputer, literasi media, literasi visual dan komunikasi, literasi teknologi. Teknik analisis data dengan menganalisis setiap aspek dari keterampilan literasi digital berdasarkan gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi digital perempuan lebih tinggi dari laki-laki dalam pemanfaatan literasi digital dalam pembelajaran matemtika. Hasil analisis setiap aspek pada perempuan aspek literasi informasi, literasi komputer, literasi visual dan komunikasi lebih baik dari laki-laki.
Analisis kemampuan representasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal matematika materi kesebangunan dan kekongruenan
Mohammad Rafi Abdurahman;
Dinda Ramadhia Haryadi;
Sarah Inayah;
Ahmad Lutfi
SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2023): July
Publisher : SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/sigmadidaktika.v11i2.66158
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan representasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal pada materi kesebangunan dan kekongruenan, baik dalam bentuk verbal, gambar, maupun simbol. Penelitian ini menngunakan metode deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 32 siswa yang berasal dari kelas X-2 pada salah satu sekolah di kabupaten Cianjur. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis (uraian) berupa 3 soal yang memuat indikator kemampuan representasi matematis yaitu representasi gambar, representasi verbal dan representasi simbol. Teknik analisis yang digunakan untuk mengolah dan menganalisis data yaitu hasil jawaban siswa diklasifikasikan berdasarkan indikator kemampuan representasi matematis, kemudian peneliti menghitung persentase dari tiap-tiap indikator dan menyimpulkan rata-rata persentase dari keseluruhan indikator untuk mengetahui tingkat kemampuan representasi matematis siswa. Dari hasil analisis data terlihat bahwa kemampuan representasi matematis siswa kelas X secara keseluruhan tergolong pada kategori sedang. Berdasarkan tingkat kemampuan representasi matematis menunjukkan bahwa siswa dengan kategori rendah dengan persentase 31% hanya memenuhi satu indikator yakni kemampuan representasi gambar, siswa dengan kategori sedang dengan persentase 50% memenuhi dua indikator yaitu representasi gambar dan simbol, sedangkan siswa dengan kategori tinggi dengan persentase 10% mampu memenuhi tiga indikator yakni kemampuan representasi matematis gambar, verbal, dan simbol.