Articles
Penguatan Numerasi Siswa melalui Model Permainan Rangking 1 di Kabupaten Cianjur
Septian, Ari;
Jusniani, Nia;
Komala, Elsa;
Inayah, Sarah;
Erma, Erma Monariska;
Sugiarni, Rani;
Setiawan, Erwan;
Soeleman, Soeleman;
Darwati, Jenudin;
Ramadhia H, Dinda;
Sutandi, Andi
Jurnal Pengabdian Sains dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Oktober 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan-Universitas Timor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32938/jpsh.v3i2.7901
Numerasi merupakan kemampuan dasar penting dalam matematika, namun masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep numerasi secara mendalam, terutama diwilayah Kabupaten Cianjur. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi penguatan numerasi siswa melalui model permainan rangking 1 di kabupaten Cianjur. Kegiatan ini dilaksanakan di Universitas Suryakancana dan diimplementasikan pada siswa SMA/ SMK di Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini terdiri dari beberapa fase yaitu pemanasan, kompetisi, diskusi, dan feedback, dengan metode penguatan numerasi yang diterapkan melalui soal-soal numerasi dan permainan interaktif. Siswa diajak untuk menyelesaikan berbagai tantangan numerasi dalam bentuk permainan Rangking 1, yang didesain untuk melatih kemampuan berhitung, logika dan pemahaman konsep matematika secara menyenangkan. Feedback siswa mengindikasikan bahwa metode ini efektif tidak hanya dalam meningkatkan keterlibatan siswa, tetapi juga dalam memperkuat pemahaman numerasi siswa secara umum. Meskipun metode ini efektif dalam menguatkan pemahaman siswa, namun upaya yang lebih luas dan berkelanjutan tetap diperlukan untuk mengatasi rendahnya tingkat numerasi siswa di Indonesia secara keseluruhan.
Exploring Middle School Students' Mathematical Connection Skills in Solving Systems of Linear Equations
Mulya, Dita;
Darwati, Jaenudin;
Sarah Inayah
International Journal of Applied Learning and Research in Algebra Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/algebra.v1i1.1176
This study aims to analyze the ability of mathematical connections in solving concept problems between mathematics, mathematical concepts, and other studies, as well as the ability to connect mathematical concepts to solve problems in everyday life. This research method is descriptive qualitative. The subjects of this study were 36 students of class VIII SMP Negeri 1 Cipanas. The instruments used were test questions describing mathematical connections and interviews. The results of this study indicate that students who can connect concepts between Mathematics are 68% in the medium category, then for the ability to connect between Mathematical concepts with other studies is 63% in the medium category and for the ability to connect mathematical concepts to solve problems in everyday life. day is 81% with the High category. So it can be concluded that the percentage of mathematical connections at the VII grade junior high school level with SPLDV material is 70.6% in the high category.
Analysis of Students' Mathematical Creative Thinking Ability in Solving Open-Ended Questions Based on Their Self-Concept
Palwa, Nopita;
Inayah, Sarah;
Septian, Ari;
Larsari, Vahid Norouzi
International Journal of Mathematics and Mathematics Education (IJMME) Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/ijmme.v2i1.965
To find out students' mathematical creative thinking abilities, this can be done by giving students open-ended problems. The aim of this research is to describe students' mathematical creative thinking abilities in solving open-ended problems when viewed from their self-concept. This type of research is qualitative descriptive research. The subject selection technique used in this research was purposive sampling. The subjects of this research consisted of one student with a high self-concept category, one student with a medium self-concept category, and one student with a low self-concept. Data collection methods in this research include questionnaire methods and tests. And the data analysis techniques used include: analysis of mathematical self-concept questionnaires, analysis of open-ended mathematics questions. The research results show that students with a high self-concept category can fulfill all aspects of creative thinking abilities, including fluency, flexibility and originality, so that their mathematical creative thinking abilities are also high. In contrast to students with moderate self-concept, it was found that their creative thinking abilities were low and students with low self-concept actually had moderate mathematical creative thinking abilities. So it can be concluded that based on this research, it shows that students' self-concept does not always describe students' mathematical creative thinking abilities in solving open-ended problems.
Analisis kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal pada materi statistika berdasarkan teori Newman
Jelyani Feronika;
Nurendah Yulianti;
Sarah Inayah;
Ahmad Lutfi;
Husnul Khatimah Rusyid;
Ahmad Mukhibin
Journal on Mathematics Education Research (J-MER) Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Departemen Pendidikan Matematika, FPMIPA, UPI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/j-mer.v4i2.65087
The purpose of this research is to describe the types of mistakes made by students in solving problems based on Newman's theory on statistical material. The type of research used is descriptive research with a quantitative approach. The subjects of this study consisted of 9 Level 1 Mathematics Education students at Suryakancana University. The data collection technique in this study was a written test, with a test instrument consisting of 3 statistical questions in the form of descriptions. The percentage of types of errors made by students at the stage of reading the problem was found to be 20%, comprehension the problem was 20%, transformation was 20%, processing skills was 20%, and encoding was 20%. The types of errors in this study were analyzed using Newman's theory, namely 1) Errors in Reading Problems, 2) Errors in Understanding Problems, 3) Errors in Transformation, 4) Errors in Process Skills, and 5) Errors in Writing Final Answers. Of the 9 students it was found that the most common types of mistakes made by students in solving statistical problems were errors at the stage of understanding the problem and encoding errors.
Pengaruh Kemampuan Spasial Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa
Sarah Inayah;
Rani Sugiarni
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 5 No 2 (2019): Edisi Vol. 5 No. 2 Nopember
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/jumlahku.v5i2.728
Topik geometri dirasakan sulit oleh siswa karena berhubungan dengan kemampuan khusus yakni kemampuan spasial. Tujuan mengetahui pengaruh kemampuan spasial terhadap hasil belajar matematika siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian korelasi yang bersifat ekpost facto atau causal research dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI OTKP SMK Al-Madina Cianjur yang berjumlah 22 siswa. SMK Al Madina beralamat di Jalan Caringin, Limbangan Sari, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur. Dari hasil penelitian menunjukkan antara kemampuan spasial dan hasil belajar matematika siswa memiliki korelasi yang tinggi dan memiliki jenis hubungan yang positif dengan koefisien korelasi yang diperoleh yaitu 0,869. Kemampuan spasial memiliki pengaruh terhadap hasil belajar matematika sebesar 75,5% sedangkan 24,5% dipengaruhi faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini.
Implementasi Flipped Classroom terhadap Pemahaman Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa
Ari Septian;
Sarah Inayah;
Risna Berliana
RANGE: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2022): RANGE Juli 2022
Publisher : Pendidikan Matematika UNIMOR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32938/jpm.v4i1.2883
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji peningkatan kemampuan pemahaman matematis dan menganalisis kemandirian belajar siswa yang menggunakan flipped classroom. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pretest-Posttest Only Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Farmasi dan X TKJ SMK Tunas Harapan Bangsa, yang masing-masing berjumlah 14 dan 18 orang siswa. Proses pengambilan sampelnya dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu. Instrumen yang digunakan berupa 4 butir soal kemampuan pemahaman matematis pada materi perbandingan trigonometri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa yang menggunakan pembelajaran flipped classroom lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Kemandirian belajar siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan flipped classroom secara keseluruhan diperoleh sebesar 76,10% yang artinya pada umumnya siswa menunjukkan mandiri. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran flipped classroom lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional, serta pada umumnya siswa menunjukkan kemandirian belajar setelah memperoleh pembelajaran flipped classroom.
The effect of self-efficacy and mathematical anxiety on students' mathematical communication skills
Ari Septian;
Sarah Inayah;
Ismi Nur Afifah
RANGE: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2024): Range Juli 2024
Publisher : Pendidikan Matematika UNIMOR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32938/jpm.v6i1.6484
This study aims to identify and examine the effect of self-efficacy and mathematical anxiety on students' mathematical communication skills. This study used a quantitative method with a survey design. The population of this study was students of class X at SMA Negeri 2 Cianjur and the sample used was students of class X-D to X-G, totaling 34 people. The sampling technique was carried out by purposive sampling. Data regarding self-efficacy and mathematical anxiety using a questionnaire each amounted to 20 statements and data regarding students' mathematical communication abilities used a test which amounted to 5 description questions with quadratic function material. The data processing technique used is multiple linear regression tests, by fulfilling the prerequisite tests including the normality test, homoscedasticity test, linearity test and multicollinearity test. Based on the research results, it was found that the P value was 0.074, meaning > 0.05, then H0 was accepted and H1 was rejected. This means that there is no influence between self-efficacy and mathematical anxiety on students' mathematical abilities.
Penerapan Model Pembelajaran Visualization, Auditory, Kinesthetic (VAK) terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa
Gina Salsabila;
Ari Septian;
Sarah Inayah;
Nida Hanifah;
Elsa Komala
Intellectual Mathematics Education (IME) Vol. 1 No. 1 (2023): IME
Publisher : https://jurnal.ysci.or.id/IME
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59108/ime.v1i1.16
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa antara siswa yang mendapatkan model pembelajaran VAK dengan siswa yang mendapatkan model pembelajaran langsung, serta peningkatan di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan peningkatan yang ada dikelas kontrol pada materi trasformasi geometri. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini The Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Teknik pengambilan sampel data menggunakan Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematika berbentuk soal uraian sebanyak 5 butir soal. Pembelajaran pada kelas eksperimen dilaksanakan dengan menggunakan model pembelajaran VAK sedangkan pembelajaran pada kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa antara siswa yang mendapatkan model pembelajaran VAK) dengan siswa yang mendapatkan model pembelajaran langsung, artinya peningkatan di kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Self Efficacy Pada Materi Perbandingan
Aliyah Aziz;
Wulan Puspita;
Sarah Inayah
Intellectual Mathematics Education (IME) Vol. 1 No. 2 (2023): IME
Publisher : https://jurnal.ysci.or.id/IME
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59108/ime.v1i2.50
Untuk berbagai tingkatan self efficacy, kemampuan berpikir kritis matematis merupakan kemampuan yang wajib dimiliki oleh peserta didik di abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik kelas VIII ditinjau dari self efficacy menggunakan materi perbadingan senilai dan berbalik nilai. Jenis penelitian ini adalah eksploratif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 27 orang peserta didik yang berasal dari kelas VIII-A SMPN 1 Cipanas. Dengan fokus utama 3 orang yaitu subjek self efficacy tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan angket self efficacy, tes Kemampuan Berpikir Kritis Matematis (KBKM) serta wawancara. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi waktu. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa: (1) Peserta didik dengan self efficacy tinggi memiliki KBKM yang sangat baik; (2) Peserta didik dengan self efficacy sedang memiliki KBKM yang sedang; dan (3) Peserta didik dengan self efficacy rendah memiliki KBKM yang kurang baik. Dari hasil ini, guru disarankan memperhatikan aspek self efficacy peserta didik dalam upaya melatih kemampuan berpikir kritis matematis
Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Melalui Model Pembelajaran Project-Based Learning
Ayu Fitriyani;
Ari Septian;
Sarah Inayah
Intellectual Mathematics Education (IME) Vol. 3 No. 1 (2025): IME
Publisher : https://jurnal.ysci.or.id/IME
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59108/ime.v3i1.102
Understanding the concept is one of the important factors in determining student learning outcomes, if students have a good understanding of the concept it will be in line with good learning outcomes as well. This quantitative study aims to determine the improvement of students' ability to understand mathematical concepts and students' mathematical dispositions with Project-Based Learning models. This study involved 33 students (20 students of class X Nurse and 13 students of class X Pharmacy) who were positioned as research samples. Data on students' ability to understand mathematical concepts was collected using the essay test's mathematical concept comprehension ability rubric. The collected data were analyzed using descriptive statistics in the form of mean and analytical statistics in the form of independent sample t test. The results of this study inform that increasing students' ability to understand mathematical concepts using the Project-Based Learning model is better than increasing students' ability to understand mathematical concepts using ordinary learning models.