Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Keterampilan, Konsep Diri dan Karakteristik Pribadi Terhadap Kinerja Frontliner di BPRS Harum Hikmanugraha Wilayah Garut Nur’aeni, Nur’aeni; Fitrohaeni, Fitri
Shidqia: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol. 1 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jsn.v1i1.767

Abstract

Berdasarkan hasil observasi, bahwa yang melatarbelakangi penelitian ini adalah kinerja karyawan frontliner masih kurang baik. Hal tersebut dapat dilihat dari pelayanan yang kurang ramah, waktu layanan yang relatif lama, tidak dapat menyelesaikan pekerjaan tepat pada waktunya, kurangnya kemauan karyawan dalam meningkatkan kemampuan, serta kurang terjalinnya kerjasama antar karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh keterampilan, konsep diri dan karakteristik pribadi terhadap kinerja frontliner di BPRS harum Hikmahnugraha Wilayah Garut baik secara parsial maupun simultan. Objek penelitian ini adalah kinerja karyawan frontliner di BPRS harum Hikmahnugraha Wilayah Garut. Jenis penelitian adalah kuantitatif asosiatif dan jenis datanya adalah primer. Teknik pengumpulan data dalam bentuk observasi, wawancara, kuisioner dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa keterampilan berpengaruh signifikan terhadap kinerja frontliner di BPRS harum Hikmahnugraha Wilayah Garut dengan hasil thitung > ttabel (4,436 > 2,179), konsep diri berpengaruh signifikan terhadap kinerja frontliner di BPRS harum Hikmahnugraha Wilayah Garut dengan hasil thitung > ttabel (13,237 > 2, 1790), karakteristik pribadi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja frontliner di BPRS harum Hikmahnugraha Wilayah Garut dengan hasil thitung > ttabel (0,636 < 2,179), serta keterampilan, konsep diri dan karakteristik pribadi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja frontliner di BPRS harum Hikmahnugraha Wilayah Garut dengan hasil Fhitung > Ftabel (78,134 > 3,49). 
Analisis Komparatif Pembiayaan UMKM di PT BPRS PNM Mentari Garut dengan Kredit UMKM di Bank Perumda BPR Garut KCP Limbangan Nisa, Khoerun; Nur’aeni, Nur’aeni; Jamaludin, Jujun
Jurnal Dimamu Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Ma'soem University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32627/dimamu.v3i2.953

Abstract

Based on the observation results, the background of this research is that the number of customers for MSME at PT BPRS PNM Mentari Garut financing products is far greater than MSME credit products at  Bank Perumda BPR Garut KCP Limbangan. This study aims to determine the comparison between MSME financing at PT BPRS PNM Mentari Garut with MSME credit at Bank Perumda BPR Garut KCP Limbangan in terms of terms, conditions, procedures and margin/interest calculations seen from the SWOT analysis. The object of this study is MSME financing products at PT BPRS PNM Mentari Garut with MSME loans at Bank Perumda BPR Garut KCP Limbangan, using a comparative qualitative method with the help of SWOT analysis and the type of data is primary data. Using data collection techniques through observation, interviews, documentation studies and literature studies. The results of this study indicate that MSME financing products and MSME loans are seen from the strengths (Strenght), namely, there are 7 conditions for applying for MSME financing and 11 conditions for applying for MSME loans, for weakness, there are 5 provisions for applying for MSME financing and 7 conditions for applying for MSME loans, From the opportunities, there are 5 stages of procedures for applying for MSME financing and 5 stages of procedures for applying for MSME loans, seen from threats, namely, there is competition for marketing credit products with other banks that apply lower interest rates than Perumda BPR Garut KCP Limbangan banks.
Pelatihan Pengembangan Konsep Produk/ Karya dan Usaha Kreatif dalam Rangka Meningkatkan Omzet Penjualan Produknya: Pelatihan Pengembangan Konsep Produk/ Karya dan Usaha Kreatif dalam Rangka Meningkatkan Omzet Penjualan Produknya Setyaningrum, Retno Purwani; Bintarti, Surya; Nur’aeni, Nur’aeni; Fatchan, Muhamad
Universal Raharja Community (URNITY Journal) Vol. 4 No. 2 (2024): URNITY (Universal Raharja Community)
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/urnity.v4i2.3184

Abstract

Di Indonesia, bidang ekonomi kreatif ini diketahui sudah dikembangkan sejak tahun 2006 pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Hal tersebut kemudian terus berlanjut hingga saat ini di Indonesia (Madani, 2024). Salah satu yang perlu diperhatikan oleh UKM adalah kreativitas, sehingga konsep ekonomi kreatif, membutuhkan perhatian yang sangat ini menjadi salah satu yang perlu di fokuskan oleh UMKM. Bidang ekonomi kreatif yang menjadi perhatian pokok oleh seorang kreator dan inovator. Hadirnya ekonomi kreatif tidak hanya berpengaruh terhadap perkembangan inovasi dan segi kreativitas masyarakat saja, namun juga menjadi pembuka jalan untuk lapangan pekerjaan baru. Secara sederhana ekonomi kreatif merupakan pengembangan konsep ekonomi dengan penekanan pada kreativitas. Kreatifitas disini tidak hanya produksi saja, melainkan juga mencakup dalam pengunaan bahan baku, teknologi bahkan dalam etika bisnis juga perlu dilakukan. Semakin banyaknya inovasi dan kreativitas dari orang-orang yang membuka bisnis, maka akan semakin banyak juga produk-produk baru yang akan dihasilkan, dengan begitu maka semakin banyak juga tenaga kerja yang diperlukan dalam proses pembuatannya, hal ini menarik untuk diberikan pelatihan kepada usaha mikro kecil dan menengah tentang ekonomi kreatif untuk meningkatkan omzet penjualannya, dan hal ini diberikan pelatihan ke komunitas UMKM di daerah Tambun, Kab. Bekasi.Tujuan penelitian ini adalah agar usaha mikro kecil dan menengah tetap sustain dalam era globalisasi. Metode yang dilakukan dengan melakukan observasi, kerangka berpikir, mempersiapkan untuk membuat agenda pelatihan, pelatihan, sosialisasi, evaluasi tingkat pemahaman, evaluasi keberhasilan. Hasilnya adalah anggota komunitas UMKM setelah mengikuti pelatihan ekonomi kreatif, digital marketing dan etika bisnis dan profesi mampu dalam menghadapi persaingan yang kompetitif sehingga dapat tetap sustain di era globalisasi. Kesimpulannya adalah perlu adanya pelatihan yang terstruktur dengan baik sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan untuk meningkatkan ekonomi kreatif bagi komunitas UMKM di Kec. Tambun, Kab. Bekasi.
Emotional Intelligence and Participation in Dhuha Prayer at the Class Level: A Descriptive Correlational Study among Islamic Junior High School Students Islamy, Fawwaz Adzansyah; Lestari, Yatny Mariam; Febriani, Fiki; Nur’aeni, Nur’aeni
The Future of Education Journal Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v5i2.1705

Abstract

Emotional intelligence (EI) plays a crucial role in students’ character development and academic success. In the context of Islamic education, religious habituation such as Dhuha prayer is viewed not only as a spiritual practice but also as a means of strengthening self-regulation and emotional management. This study aimed to examine the relationship between emotional intelligence and participation in Dhuha prayer at the classroom level in an Islamic junior secondary school (Madrasah Tsanawiyah). The study employed a quantitative approach with a descriptive-correlational design. The population consisted of all students of MTs Muhammadiyah 04 Purbalingga, with a sample of 113 students selected through convenience sampling. Emotional intelligence was measured using the Emotional Intelligence Scale (EIS), while data on Dhuha prayer participation were obtained from class attendance records. Data analysis was conducted at the classroom level by calculating the mean EI scores and average Dhuha prayer participation, followed by Spearman correlation analysis. The results revealed a very strong positive association between mean emotional intelligence and Dhuha prayer participation across classes (ρ = 1.00; N = 3). This association reflects a consistent pattern at the class level and should be interpreted cautiously due to the limited number of analytical units and the correlational nature of the study.  This research contributes theoretically to the literature on emotional intelligence and religious practices and provides practical implications for strengthening character education through structured religious habituation programs in schools.