Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Irfani

KESEHATAN MENTAL SEBAGAI FONDASI PENGUATAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA DISRUPSI Salmi Wati; Eliwatis; Muaddyl Akhyar
Irfani Vol. 21 No. 1 (2025): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v21i1.6134

Abstract

Penelitian ini membahas urgensi integrasi konsep kesehatan mental dalam pendidikan agama Islam di era disrupsi. Fokus penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana pendidikan agama Islam yang umumnya hanya menekankan nilai spiritual dapat turut serta mendukung kesejahteraan psikologis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan dengan teknik pengumpulan data melalui literatur, buku, jurnal, dan artikel terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara konsep kesehatan mental dan pendidikan agama Islam berpotensi menciptakan keseimbangan antara aspek spiritual dan psikologis siswa, yang pada gilirannya meningkatkan kesejahteraan mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kurikulum pendidikan yang lebih holistik dan berbasis kesejahteraan mental di lembaga pendidikan. Kata Kunci: Kesehatan Mental, Pendidikan Agama Islam, Era Disrupsi
METODE SMALL GROUP DISCUSSION DALAM MEMBENTUK KOMPETENSI KOMPETENSI CRITICAL THINKING DAN COMMUNICATION PESERTA DIDIK Muaddyl Akhyar; Zainal Asril; Rivdya Eliza
Irfani Vol. 21 No. 1 (2025): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v21i1.6211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Small Group Discussion dalam membentuk kompetensi critical thinking dan communication peserta didik, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat keberhasilan metode ini dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode penelitian lapangan (field research). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapan metode Small Group Discussion di SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak telah berkontribusi positif dalam membentuk kemampuan critical thinking dan communication skills siswa, meskipun masih menghadapi tantangan. Guru telah merancang pembelajaran berbasis kolaborasi, namun tujuan yang kurang spesifik dan panduan diskusi yang belum terstruktur menjadi hambatan. Metode ini meningkatkan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi masalah dan menyampaikan pendapat, tetapi partisipasi sering terhambat oleh dominasi siswa tertentu dan dinamika diskusi yang tidak merata. Evaluasi menunjukkan kemajuan dalam analisis informasi dan penyampaian ide, meskipun keterampilan mendengarkan aktif dan pola pikir logis masih perlu ditingkatkan. Kendala seperti keterbatasan waktu, minimnya teknologi, dan rendahnya kepercayaan diri siswa dapat diatasi dengan pelatihan intensif, media pembelajaran inovatif, dan integrasi tugas kelompok. Perbaikan menyeluruh pada perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dapat mengoptimalkan metode ini untuk membangun kompetensi abad ke-21. Kata Kunci: Small Group Discussion, critical thinking, communication
PENERAPAN PENDEKATAN DIFFERENSIASI DALAM KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Muaddyl Akhyar; Khadijah
Irfani Vol. 20 No. 2 (2024): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v20i2.5898

Abstract

Tujuan penelitian ini menjelaskan tentang penerapan pendekatan diferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPN 1 VII Koto Sungai Saraik untuk menggali efektivitas, kepuasan siswa, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasi pendekatan ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bertujuan untuk mengkaji penerapan pendekatan diferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan differensiasi pada mata pelajaran PAI di SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan keterlibatan siswa. Meskipun terdapat beberapa tantangan dalam implementasinya, seperti keterbatasan waktu, beban kerja guru yang meningkat, dan keterbatasan sumber daya, manfaat yang diperoleh dari pendekatan ini signifikan. Untuk mengoptimalkan penerapan pendekatan differensiasi, diperlukan dukungan yang kuat dari pihak sekolah, peningkatan pelatihan bagi guru, serta keterlibatan aktif dari orang tua. Dengan komitmen yang kuat dan kerjasama dari semua pihak, pendekatan differensiasi dapat menjadi strategi yang efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, mendukung perkembangan individual siswa, dan memaksimalkan potensi belajar mereka.