Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Transformasi Spiritualitas Jemaat melalui Pendekatan Liturgis-Partisipatif: Studi Kasus GBI Kalampangan Kalimantan Tengah Bate'e, Yamowa'a; Urbanus; Sarmauli; Mariani, Evi; Setinawati; Surya, Agus; Tanyid, Maidiantius; Sari, Flory Anita; Ujianto, Virgo; Suprihatin
Khaliya Onomiyea: Jurnal Abdimas Nusantara Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Levinus Rumaseb Sentani, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61471/ko-jan.v2i2.49

Abstract

Rendahnya tingkat kehadiran jemaat dalam Ibadah Minggu di GBI Kalampangan, Kalimantan Tengah, mendorong dilaksanakannya program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui pendekatan liturgis-partisipatif berupa Ibadah Berbagi Kehidupan (IBK). Program ini bertujuan membina spiritualitas jemaat dengan menekankan nilai doa, ibadah, komunitas, dan kepedulian sosial. Kegiatan dilaksanakan melalui lokakarya dan diskusi kelompok dengan metode Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan jemaat secara aktif dalam perencanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa IBK mampu meningkatkan kesadaran spiritual jemaat dan mendorong partisipasi lebih tinggi dalam Ibadah Minggu Raya.
Teologi kerukunan dalam praktik homiletika: Konstruksi model khotbah profetik-dialogis untuk masyarakat multikultural Sarmauli; Risvan, Latupeirissa; Lilyantie; Lianto; Surya, Agus
KURIOS Vol. 11 No. 1: April 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v11i1.1063

Abstract

This study examines the development of a prophetic-dialogical preaching model as a means of fostering interfaith harmony in multicultural societies. Through qualitative research employing hermeneutical and phenomenological approaches, this article analyzes the theological foundations of harmony and their implementation in homiletical practices. The findings reveal that prophetic-dialogical preaching integrates three essential dimensions: theological depth rooted in biblical narratives, prophetic courage in addressing social justice, and dialogical openness toward religious plurality. This model transforms traditional homiletics from monological proclamation into participatory communication that acknowledges the presence of the religious other. The study contributes to contemporary homiletical discourse by offering a contextual framework that balances evangelical identity with inclusive social engagement, particularly relevant for Indonesian multicultural contexts. Abstrak Penelitian ini mengkaji konstruksi model khotbah profetik-dialogis sebagai instrumen pembangunan kerukunan antarumat beragama dalam masyarakat multikultural. Melalui penelitian kualitatif dengan pendekatan hermeneutis dan fenomenologis, artikel ini menganalisis fondasi teologis kerukunan dan implementasinya dalam praktik homiletika. Temuan menunjukkan bahwa khotbah profetik-dialogis mengintegrasikan tiga dimensi esensial: kedalaman teologis yang berakar pada narasi biblika, keberanian profetik dalam menyuarakan keadilan sosial, dan keterbukaan dialogis terhadap pluralitas agama. Model ini mentransformasi homiletika tradisional dari proklamasi monologis menjadi komunikasi partisipatif yang mengakui kehadiran liyan religius. Studi ini berkontribusi pada diskursus homiletika kontemporer dengan menawarkan kerangka kontekstual yang menyeimbangkan identitas evangelikal dengan keterlibatan sosial inklusif, khususnya relevan untuk konteks multikultural Indonesia.
Doktrin Roh Kudus dalam Kehidupan Umat Kristen Ifris Aprilia; Nabylla Aprilia; Ferdick Kaswara; Sarmauli
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6 (2025): NOVEMBER
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9ae9fp92

Abstract

This study aims to systematically reconstruct the doctrine of the Holy Spirit (Pneumatology) and analyze its relevance to the spiritual life of Christians, especially within the Indonesian context. As a qualitative study, this research employs a literature review design, utilizing content analysis and theological hermeneutics on primary data from the Bible and secondary data from systematic theology books and journal articles. The findings affirm that the Holy Spirit is an active and transformative divine person within the Trinity. His roles are comprehensive: as a Guide into all truth, a Comforter who provides strength, and a Sanctifier who produces the fruit of the Spirit to shape Christ-like character. Furthermore, the Holy Spirit empowers believers with spiritual gifts for effective ministry and witness. The study concludes that a sound understanding of Pneumatology is crucial for the church to navigate complex modern challenges, moving beyond mere doctrinal formalism to a dynamic and powerful faith experience. The implication of this research underscores the need for holistic theological education that integrates the balance between the gifts and the fruit of the Spirit in congregational development, fostering a transformative and applicable spirituality.
MANAJEMEN KEPEMIMPINAN ESTER Marla Carolina; Mista Dewi; Tresiana; Stevanus Digdaya Kristian; Sarmauli
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 6 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i6.202

Abstract

Manajemen kepemimpinan Ester menekankan strategi, doa, kebijaksanaan, serta kemampuan membaca situasi dalam menghadapi tantangan sehingga menjadi relevan dipelajari sebagai inspirasi kepemimpinan sejati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan memahami nilai-nilai kepemimpinan yang di teladankan melalui kisah Ester dalam Alkitab, serta bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat diaplikasikan dalam kehidupan nyata, khususnya dalam konteks manajemen kepemimpinan Kristen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif bebasis studi pustaka, dengan menelaah Kitab Ester serta Literatur Teologis dan pimpinanan. Analisis dilakukan secara deskriktif analitis untuk mengungkap nilai iman, keberanian, kebijaksanaan, dan intergritas Ester, kemudian mengaitkannya dengan prinsip kepimpinan Kristen yang relavan dalam kehidupan modern. Hasil kajian menunjukan bahwa kempinan Ester berlandaskan iman, keberanian, doa, dan kebijaksanaan. Ia rela mengorbankan diri demi bangsanya, menunjukan teladan kepempinan Kristen yang mengutamakan kasih, kerendahan hati, dan tanggung jawab rohani. Nilai-nilai ini relavan diterapkan dalam konteks kempinanan modern. Kisah Ester menegaskan keberanian, doa, puasa, dan kebijaksanaan sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan, Ester menjadi teladan kepempinan sejati yang berlandaskan iman, kerendahan hati, kasih, dan pengabdian bagi bangsanya.
Analisis Studi Gender terhadap Ketidakadilan Gender di Jakarta: Perspektif Sosial, Budaya, dan Kebijakan Publik Zefanya Octoberi; Nita Yuliana; Sarmauli
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/t1seat26

Abstract

Ketidakadilan gender di Jakarta masih menjadi permasalahan sosial yang kompleks dan sistemik, mencakup bidang sosial, budaya, ekonomi, dan politik. Meskipun kemajuan pembangunan telah meningkatkan akses perempuan terhadap pendidikan dan pekerjaan, kesenjangan struktural dan kultural tetap menghambat tercapainya kesetaraan gender. Penelitian ini menganalisis ketidakadilan gender di Jakarta melalui perspektif studi gender yang menyoroti peran patriarki, ideologi State Ibuism, serta lemahnya kebijakan publik yang responsif terhadap kebutuhan perempuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa diskriminasi terhadap perempuan masih terlihat melalui beban kerja ganda, marginalisasi di sektor informal, serta keterwakilan politik yang minim. Selain itu, faktor budaya turut memperkuat stereotip dan peran tradisional perempuan dalam masyarakat urban. Upaya mengatasi ketidakadilan gender menuntut perubahan sistemik melalui pendidikan, reformasi kebijakan, dan peningkatan kesadaran publik akan pentingnya kesetaraan peran. Dengan penerapan studi gender dalam kebijakan dan kehidupan sosial, Jakarta diharapkan mampu menjadi kota yang inklusif dan berkeadilan bagi laki-laki dan perempuan.
Doktrin Ketekunan Orang-Orang Kudus Ceria Amelia; Chelsi Mellyanti; Difa Septiana; Sarmauli
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/rhk2ye44

Abstract

It is hoped that this research will provide a more comprehensive explanation regarding the definition and biblical basis for the doctrine of the perseverance of the saints, both in the Old and New Testaments, outlining and examining the theological rationale for the perseverance of the saints in the Christian faith tradition. The method used in this research is a literature study from collecting various secondary data sources. The research results show that the Bible, both in the Old and New Testaments, confirms that God calls His people to live holy lives and remain loyal to Him. Holiness is not a condition for salvation, but rather the fruit of the work of the Holy Spirit who works in believers after they receive the gift of salvation in Christ. Through the death and resurrection of Christ, the way of salvation is opened, and God Himself faithfully keeps His people from being separated from His love.
Doktrin Gereja (Ekklesiologi): Sebuah Kajian Literatur Dina Radina Singal; Eny Emelia Hewuni; Eka Andika Saputra; Sarmauli
LANCAH: Jurnal Inovasi dan Tren Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI-NOVEMBER
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET) - Lembaga KITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ljit.v3i2.5721

Abstract

This article discusses how church doctrine relates to the church, where the church, as the body of Christ, is inseparable from the fundamental teachings of its faith and confession. Doctrine is a crucial foundation that supports church life. In the New Testament, the word ekklesia refers to "out of the world," so the Church is seen as a gathering of chosen people called out from society. Church doctrine in history has two eras: the pre-Reformation era, consisting of the Church Fathers and the Middle Ages; and the post-Reformation era, consisting of the Reformation period and the eighteenth century. Church membership, according to church doctrine, is a combination of the inner aspect (faith) and the outer aspect (action). The requirements for membership according to church doctrine are the confession of faith, reception of the sacraments, and living under leadership.
Pengaruh Roh Kudus pada Karakter Kristen Glen Kleri; Joan Agusti Anugrahni; Krismes Anes; Sarmauli
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/2dv4gv39

Abstract

Metode penelitian dalam jurnal ini menggunakan pendekatan teologi sistematika yang bertujuan memahami secara mendalam ajaran tentang Roh Kudus dan perannya dalam kehidupan orang Kristen. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan studi pustaka sebagai metode utama. Penulis melakukan telaah literatur dari sumber-sumber Alkitab dan referensi teologi lainnya untuk menggali konsep doktrin Roh Kudus, bagaimana Roh Kudus memengaruhi pembentukan karakter Kristen, serta aplikasi praktisnya dalam kehidupan sehari-hari orang percaya. Hasil analisis didapati pemahaman bahwa Roh Kudus memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia dan karakter Kristen. Ia memetraikan keselamatan dihati manusia, menegaskan bahwa Ia adalah Allah yang kekal. Secara alami, manusia telah mati karena dosa dan hidup dalam permusuhan dengan Allah, sehingga tidak dapat menyenangkan hati. Melalui perkerjaan luar biasa Roh Kudus manusia dapat mengalami kelahiran baru atau regenerasi, yaitu perubahan Rohani yang terjadi secara seketika dan memberikan hidup baru kepada manusia. Proses ini sepenuhnya merupakan karya Roh Kudus, bukan hasil usaha manusia, sehinggan keselamatan adalah anuhgrah dari Allah
Model Antropologis Dalam Teologi Kontekstual: Menyikapi Sinkretisme Dalam Upacara Kematian (Tiwah) Di Jemaat Kalimantan Tengah Lola Enjeliana; Maria Olivia; Maria Septiany; Sarmauli
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/g05y8t93

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena sinkretisme dalam pelaksanaan upacara kematian Tiwah pada masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah melalui perspektif teologi kontekstual. Dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis isi, penelitian ini menelaah teks-teks teologis dan antropologis yang berkaitan dengan hubungan antara iman dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinkretisme terjadi ketika keyakinan Kristen bercampur dengan ritual adat Dayak, sehingga menimbulkan ambiguitas teologis dalam kehidupan jemaat. Melalui model antropologis dalam teologi kontekstual, budaya dipahami sebagai mitra dalam mengungkapkan Injil, bukan sebagai ancaman bagi iman. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan pastoral dan hermeneutik dalam menafsirkan simbol budaya serta membimbing umat untuk memahami tradisi lokal secara Kristosentris. Dengan demikian, teologi kontekstual menjadi kerangka transformatif bagi gereja untuk menyikapi sinkretisme secara arif dan menghidupi Injil secara bermakna di tengah budaya Dayak.
Manajemen Kepemimpinan Deborah Reviona Passa; Stevanus Adrian; Listiani Agustin; Jelita; Sarmauli
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6 (2025): NOVEMBER
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/aa11nw98

Abstract

This study aims to determine the legitimacy of Deborah's leadership, explained within the theological and socio-cultural context of patriarchal Israel, and to determine whether Deborah's leadership pragmatism can be applied as a theological and practical solution to address contemporary issues concerning Christian women's leadership in various modern organizations. This study employed a qualitative approach with a literature review. The data used in this study were secondary. The analysis revealed that Deborah's leadership management model was proven to be transformative, strategic, and effective. The legitimacy of her leadership stems from her divine calling as a prophetess and judge, which theologically transcends the socio-cultural challenges of patriarchy. Her key managerial characteristics include steadfast faith, courage in decision-making, and strategic direction. Deborah successfully implemented synergistic management by transforming Barak's doubts into obedience through her presence and total support. Pragmatically, Deborah's leadership is the antithesis of gender discrimination. Her effectiveness in leading the nation to victory is biblical evidence that the pursuit of women's leadership qualities need not be discussed but rather recognized and developed within the context of the church and contemporary society.
Co-Authors Adi Hardani agung Pramana Alfinia Tecuari Alma Alpida, Alpida Alpie Angel Aprinata, Azarya Ausvina Bate'e, Yamowa'a Cecen Ceria Amelia Chelsi Mellyanti Dandi, Dandi DanielNP., DanielNP. Delsa Natalia Dewi, Masta Dhea Ananta Dia Mirsa Difa Septiana Dina Radina Singal Dini Eka Andika Saputra Enjeli Putri Amisani Enjelia Eny Emelia Hewuni Ferdick Kaswara Gabriel Kurniawan Glen Kleri Ifris Aprilia Imelda Rosen Isa Andreyanku Lana Jelita Joan Agusti Anugrahni Julia Kana Krismes Anes Laudia Veronika Lianto Lien Meilan Lilyantie Linda lestari Kueain Linta Listiani Agustin Litri Yerisa Eribka Lola Enjeliana Maidiantius Tanyid Maria Olivia Maria Septiany Mariani, Evi Marla Carolina Marsa Imelia Marselina Melin Melina Trisia Mista Dewi Nabylla Aprilia Nani sunarsi Nazareth Dealova Neni Sintani Nesti Tirtasari Nia Desiska Nita Viola Nita Yuliana Nuria Peronica, Octa Oktalia Patrisia Putri Puput, Puput Rendi Antolin Reva Widia Putri Reviona Passa Reyhand Revando Ribka Wahyu Christiani Richard Bedtrio Riski Yurisgio Risvan, Latupeirissa Ronald Evandi Aden Rorin April Nadiya Sandra Oktaviani Sandro Apriedo Sari, Flory Anita Setinawati Sinta Puji Astuti Sintikhe Ferdinanda Mangge, Sifra Sofiya Cristine Stevanus Adrian Stevanus Digdaya Kristian Suprihatin Surya, Agus Susilawati Tatia Veni Theresia Anjelie Tia Messiani Tina Toli, Vionna Adelina Tresiana Uci Pebrianti Ujianto, Virgo Urbanus Widya Salza Angelica1 Wildiana Yefta Yermia Ekklesia Yolanda Meliyani Br Surbakti Yongki Pransoli Zefanya Octoberi