Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Kajian Literatur tentang Doktrin Keselamatan (Soteriologi) Widya Salza Angelica1; Uci Pebrianti; Riski Yurisgio; Sarmauli
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/212m5k12

Abstract

This study aims to examine the literature on the Doctrine of Salvation (Soteriology). This research uses a qualitative method with a literature review approach. The study draws on various secondary data sources and transforms them into narratives. The results of the study reveal that the doctrine of salvation (soteriology) is a fundamental teaching that not only provides a theological understanding of how humans are saved but also guides the Christian life as a whole. It teaches that salvation is God's perfect work through Christ, received through faith, and produces a new life that bears fruit in love, service, and hope. Salvation provides meaning, strength, and purpose in life, while also providing the basis for the eternal hope that believers will ultimately live in happiness and peace with God forever.
Mengkaji Keberadaan dan Atribut Allah dalam Perspektif Teologis Laudia Veronika; Marsa Imelia; Rendi Antolin; Sarmauli
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/1x6q0m97

Abstract

Penelitian ini untuk mengkaji keberadaan dan Atribut Allah dalam Perspektif Teologis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan menggunakan pendekatan kajian literatur, yaitu melalui pengumpulan dari berbagai sumber data sekunder/artikel/buku kemudian dinarasikan menjadi kesatuan pembahasan terkait tentang keberadaan dan atribut Allah dalam Perspektif Teologis. Hasil kajian didapatkan pemahaman bahwa Tuhan dianggap sebagai Entitas Yang Maha Kuasa, abadi, dan penuh kasih sayang, yang hadir dalam tiga aspek yaitu Sang Bapa, Sang Anak, dan Roh Kudus (Trinitas). Karakteristik Tuhan seperti kesucian, kebaikan, keadilan, kebijaksanaan, dan kebenaran menjadi landasan bagi interaksi antara Tuhan dan umat manusia serta ciptaan-Nya. Keberadaan Tuhan dapat dipahami melalui wahyu yang bersifat umum dan khusus, terutama lewat Alkitab dan sosok Yesus Kristus. Beragam argumen filosofis seperti argumen kosmologis, teleologis, moral, dan pengalaman spiritual mendukung keyakinan akan adanya Tuhan, kendati manusia tidak mampu sepenuhnya memahami hakikat Tuhan.  Pandangan non-religius tentang Tuhan, seperti ateisme, deisme, dan agnostisisme, memberikan sudut pandang yang berbeda tentang keberadaan dan sifat Tuhan. Ateisme menolak keberadaan Tuhan, deisme mengakui Tuhan sebagai pencipta tetapi tidak terlibat dalam urusan dunia, sedangkan agnostisisme berkeyakinan bahwa keberadaan Tuhan tidak dapat diketahui dengan jelas.
Doktrin Manusia dan Dosa dalam Alkitab Analisis dan Implikasi bagi Kehidupan Kristen Richard Bedtrio; Reva Widia Putri; Sarmauli
Educational Journal Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/7cjpqt90

Abstract

Manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Allah untuk mengelola ciptaan-Nya. Ketidakmampuan manusia mengendalikan kedagingannya mengakibatkan dosa, yang bermula dari Adam dan Hawa. Dosa merupakan ketidaktaatan terhadap Tuhan yang merusak spiritualitas dan kehidupan sosial, menyebabkan kekacauan dan keterasingan dari Allah. Oleh sebab itu, doktrin diperlukan untuk memulihkan pemahaman manusia tentang tujuan penciptaannya dan akibat dosa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis doktrin manusia dan dosa dalam Alkitab serta implikasinya bagi kehidupan Kristen. Dengan metode penelitian kualitatif kepustakaan, penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis data secara kritis dari Alkitab, buku-buku teologi, jurnal, dan literatur relevan lainnya. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa doktrin ini menjadi fondasi penting bagi orang Kristen untuk memahami identitas, kerusakan akibat dosa, dan jalan pemulihan melalui Kristus, sehingga dapat hidup dalam pengampunan, kekudusan, dan kasih.
Co-Authors Adi Hardani agung Pramana Alfinia Tecuari Alma Alpida, Alpida Alpie Ameliatera Angel Aprinata, Azarya Ausvina Bate'e, Yamowa'a Cecen Ceria Amelia Chelsi Mellyanti Dandi, Dandi DanielNP., DanielNP. Delsa Natalia Dewi, Masta Dhea Ananta Dia Mirsa Difa Septiana Dina Radina Singal Dini Eka Andika Saputra Enjeli Putri Amisani Enjelia Eny Emelia Hewuni Ferdick Kaswara Gabriel Kurniawan Glen Kleri Ifris Aprilia Imelda Rosen Isa Andreyanku Lana Jelita Jeni Utary Joan Agusti Anugrahni Julia Kana Krismes Anes Laudia Veronika Lianto Lien Meilan Lilyantie Linda lestari Kueain Linta Listiani Agustin Lola Enjeliana Maidiantius Tanyid Maria Olivia Maria Septiany Mariani, Evi Marla Carolina Marsa Imelia Marselina Melin Melina Trisia Mista Dewi Nabylla Aprilia Nani sunarsi Nazareth Dealova Nia Desiska Nita Viola Nita Yuliana Nuria Peronica, Octa Oktalia Patrisia Putri Puput, Puput Rendi Antolin Reva Widia Putri Reviona Passa Reyhand Revando Ribka Wahyu Christiani Richard Bedtrio Riski Yurisgio Risvan, Latupeirissa Ronald Evandi Aden Rorin April Nadiya Sandra Oktaviani Sari, Flory Anita Sella Vinisya Setinawati Sinta Puji Astuti Sintikhe Ferdinanda Mangge, Sifra Sofiya Cristine sopiani Stevanus Adrian Stevanus Digdaya Kristian Suprihatin Surya, Agus Susilawati Tatia Veni Theresia Anjelie Tia Messiani Tina Toli, Vionna Adelina Tresiana Uci Pebrianti Ujianto, Virgo Urbanus Widya Salza Angelica1 Wildiana Yefta Yermia Ekklesia Yolanda Meliyani Br Surbakti Yongki Pransoli Zefanya Octoberi