Claim Missing Document
Check
Articles

Impact of Policies and Supervision on Health Worker Satisfaction at Bahteramas Hospital Risky, Sartini; Ardiansyah, Ririn Teguh; Firmansyah, Firmansyah
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 3 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v17i3.3326

Abstract

Providing quality services is inseparable from human resources that produce good performance and achievement. One of the factors related to the performance or work performance of nurses is the low satisfaction of a person with their job. Currently, it is known that the main problem that often arises in human resource management is how to find the best way to achieve employee job satisfaction. Employee complaints about supervision that is very rarely carried out. This makes employees feel that their work is not supervised. This study aims to study the relationship between organizational policies and supervision with the satisfaction of health workers in the BLUD inpatient room of Bahteramas Hospital. This research is a quantitative study with a cross-sectional study approach, and research was conducted on February 2023 in the inpatient room of Bahteramas Hospital. The population in this study were all health workers who worked in the BLUD inpatient room of Bahteramas Hospital, totaling 213 people with a sample of 139 respondents. Data analysis was carried out computerized using the SPSS version 25.0 program, to analyze the relationship between the independent and dependent variables together, the Logistic Regression test was used. Results of the analysis show that all variables that have a probability value (p-value) <0.05 include organizational policies (p=0.141), and supervision (p=0.032). These results indicate that the supervision variable has a significant relationship. Meanwhile, the organizational policy variable does not have a significant relationship with the satisfaction of health workers in the BLUD Inpatient Room of Bahteramas Hospital. There is a moderate relationship between organizational policies and supervision with the satisfaction of health workers in the BLUD Inpatient Room of Bahteramas Hospital.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Desa Tanjung Batu Rusdianto, Rusdianto; Risky, Sartini; Juslan
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i1.437

Abstract

Pengelolaan sampah adalah semua kegiatan atau aktivitas yang dilakukan untuk menangani sampah mulai dari sejak ditimbulkan sampah sampai dengan pembuangan akhir dari sampah tersebut seperti pengumpulan, pengangkatan, pemprosesan, pendaurulang sampah tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengelolaan sampah rumah tangga, yang di laksanakan di Desa Tanjung Batu Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan pada bulan Agustus. Peneltian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross -Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh (KK) dengan jumlah 204. Teknik pengambilan sampel random sampling yaitu sebanyak 55 sampel. Dengan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistik menunjukkan hubungan pengetahuan (X2 hitung = 20,354 dengan phi = 0,648). pendidikan (X2 hitung = 20,584 dengan phi = 0,651), sarana prasarana (X2 hitung = 17,884 dengan phi = 0,610) dengan pengelolaan sampah. Ada hubungan kuat antara pengetahuan, pendidikan, dan sarana prasarana dengan pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Tanjung Batu Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Diharapkan bagi seluruh masyarakat Desa Tanjung Batu selalu menjaga kebersihan lingkungan sehingga dapat mengurangi risiko kejadian penyakit yang bersumber dari sampah sehingga mengurangi berkembangbiaknya vektor penyakit.
Factors Influencing the Implementation of Electronic Medical Record Systems at Bhayangkara Hospital and Benyamin Guluh Kolaka Hospital Aknur, Rikha; Sunarsih, Sunarsih; Risky, Sartini
Waluya The International Science of Health Journal Vol. 4 No. 4 (2025): Waluya The International Science of Health Journal
Publisher : Magister Kesehatan Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/yvqvw956

Abstract

Introduction: Electronic Medical Records (EMR) are a crucial technology for improving the efficiency and quality of healthcare services compared to manual, paper-based systems. This study compares the implementation of EMRs at the Benyamin Guluh Hospital in Kolaka and Bhayangkara Hospital in Kendari to evaluate differences in efficiency and quality of healthcare services after the implementation of EMRs. Method: This study employed a qualitative approach with phenomenology. The researcher served as the key instrument, with data collection techniques including in-depth interviews and participant observation. The study population consisted of IT directors and staff as primary informants, as well as doctors, nurses, laboratory personnel, pharmacists, and patients as regular informants. The sample was drawn using purposive sampling. Data were collected from 14 informants and analyzed inductively. Result: Bhayangkara Kendari Hospital has made significant progress in integrationElectronic Medical Records, with adequate technological infrastructure, fast and secure data access, and comprehensive staff training. In contrast, Benyamin Guluh Hospital in Kolaka faces challenges related to inadequate infrastructure and challenges in training and network quality. Despite progress in reducing paper use and improving coordination between units, technical issues and inadequate training impact efficiency and patient satisfaction. Conclusion: The needs of both hospitals include improving information technology infrastructure, regular and comprehensive training, policy evaluation and adjustment, improving data management and security, and increasing coordination between institutions.
ANALISIS KAPITASI BERBASIS KINERJA DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS SISTEM RUJUKAN DAN KINERJA PELAYANAN PRIMER Risky, Sartini; Darmawati; Yuliastuti, Ni Ketut; Risnawati; Hernawati
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6556

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) dalam skema Jaminan Kesehatan Nasional untuk meningkatkan mutu dan efisiensi pelayanan primer melalui capaian indikator Angka Kontak (AK), Rasio Rujukan Rawat Jalan Kasus Non-Spesialistik (RRNS), dan Rasio Peserta Prolanis Terkendali (RPPT). Di Kabupaten Bombana, RRNS telah mencapai target nasional, namun AK dan RPPT masih rendah, sehingga perlu dianalisis keterkaitannya dengan efektivitas sistem rujukan dan kinerja pelayanan primer. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi KBK pada Puskesmas Kabupaten Bombana. Metode yang digunakan adalah kuantitatif non-eksperimental dengan pendekatan deskriptif terhadap data sekunder Januari sampai Juni 2024 dari 22 Puskesmas, BPJS Kesehatan, dan Dinas Kesehatan, menggunakan total sampling serta analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan RRNS sebesar 1,23 persen telah memenuhi target, sedangkan AK 60,51 per mil dan RPPT 1,17 persen belum memenuhi target nasional. Evaluasi sistem rujukan menunjukkan empat dari delapan aspek telah sesuai prosedur, sementara kendala utama meliputi faktor geografis, transportasi, keterbatasan SDM, dan sarana prasarana. Disimpulkan bahwa implementasi KBK telah berjalan, tetapi belum optimal, sehingga diperlukan penguatan akses, SDM, sistem rujukan, komunikasi medis, dan pencatatan layanan secara terintegrasi. Perbaikan tersebut diharapkan meningkatkan fungsi gatekeeper Puskesmas, memperluas layanan promotif preventif, memperbaiki pengelolaan Prolanis, dan mendorong pencapaian kapitasi yang lebih optimal, adil, dan berkelanjutan.
EVALUASI PELAKSANAAN KAPITASI BERBASIS KINERJA PADA FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA DI KABUPATEN KONAWE UTARA TAHUN 2025 Yunita, Dewi; Syamsinar, Sitti; Putri, Eka Novia Syah; Amalia, Risqi; Fitrawati, Fitrawati; Risky, Sartini
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.54219

Abstract

Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) merupakan mekanisme pembayaran kapitasi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang disesuaikan dengan capaian indikator kinerja pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan KBK pada FKTP di Kabupaten Konawe Utara berdasarkan capaian Angka Kontak (AK), Rasio Rujukan Non-Spesialistik (RRNS), dan Rasio Peserta Prolanis Terkendali (RPPT). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi sekaligus sampel berupa seluruh FKTP yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan pada Oktober 2025 menggunakan data sekunder dari laporan KBK BPJS Kesehatan, yang didukung oleh wawancara terbatas dan observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui perhitungan nilai rata-rata dan persentase capaian indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata capaian AK sebesar 34,79‰, masih jauh di bawah target nasional ≥150‰. RRNS tercatat sebesar 4,08%, melebihi standar ≤2%, sementara RPPT sangat rendah, yaitu 0,12%, dan tidak ada FKTP yang mencapai target ≥5%. Temuan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan KBK di Kabupaten Konawe Utara belum optimal, sehingga diperlukan penguatan sistem monitoring dan pencatatan layanan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta optimalisasi program promotif dan preventif di tingkat FKTP.
KAPITASI BERBASIS KINERJA (KBK) PADA PUSKESMAS DI KABUPATEN KONAWE Husdiningsih, Ferra; Radiastu, I Wayan Angga; Tombora, Djasrin H.; Ismayanti, Ismayanti; Risky, Sartini
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.54286

Abstract

Kebijakan Pembayaran Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) diterapkan untuk meningkatkan mutu layanan FKTP melalui penyesuaian kapitasi berdasarkan Angka Kontak (AK), Rasio Rujukan Non Spesialistik (RRNS), dan Rasio Peserta Prolanis Terkendali (RPPT). Namun, capaian indikator di lapangan masih berfluktuasi dan berpotensi menurunkan persentase pembayaran kapitasi. Penelitian ini bertujuan menggambarkan implementasi KBK di Puskesmas Sampara Kabupaten Konawe tahun 2025 berdasarkan capaian indikator utama dan hambatan pelaksanaannya. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif. Populasi adalah seluruh FKTP mitra BPJS Kesehatan di Kabupaten Konawe tahun 2025, dengan sampel diambil menggunakan total sampling pada FKTP yang memiliki data kinerja lengkap. Variabel meliputi AK, RRNS, dan RPPT. Data dikumpulkan dari laporan indikator KBK BPJS Kesehatan, kuesioner terstruktur kepada pengelola FKTP, serta wawancara terbatas; dianalisis secara deskriptif menggunakan Excel dan SPSS. Hasil menunjukkan rata-rata AK 4,71% (tertinggi Desember 6,71%; terendah Agustus 3,65%), RRNS tahunan 17,54% (20 rujukan dari 114 kasus), dan RPPT belum mencapai target (DM 0,91%; HT 2,12%). Total capaian KBK 95,42% dengan penyesuaian kapitasi minor, namun terjadi penyesuaian signifikan pada April dan Agustus. Implementasi KBK tergolong cukup baik, tetapi penguatan Prolanis, konsistensi layanan, dan kualitas pencatatan perlu ditingkatkan agar kapitasi optimal berkelanjutan.
PERAN DIGITAL HEALTH DALAM PENINGKATAN AKSES DAN MUTU KESEHATAN DI INDONESIA : TINJAUAN LITERATUR Yuliastuti, Ni Ketut; Juliatin, Juliatin; Janna, Siti Nur; Putri, Eka Novia Syah; Hasniar, Hasniar; Asmiati, Asmiati; Risky, Sartini
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.54647

Abstract

Digital health menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan, khususnya di negara kepulauan seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digital health dalam meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan berdasarkan tinjauan literatur. Metode penelitian menggunakan literature review terhadap artikel ilmiah dan dokumen relevan yang membahas telemedicine, aplikasi kesehatan digital, rekam medis elektronik, Big Data, dan transformasi digital di sektor kesehatan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa digital health, khususnya telemedicine, berkontribusi signifikan dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah rural dan kepulauan melalui kemudahan konsultasi jarak jauh, efisiensi waktu, dan pengurangan biaya. Selain itu, penerapan rekam medis elektronik dan pemanfaatan Big Data berperan dalam meningkatkan mutu pelayanan melalui integrasi data pasien, peningkatan akurasi diagnosis, serta pengembangan pengobatan berbasis data. Namun, implementasi digital health masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur teknologi, kesenjangan literasi digital, serta isu regulasi dan perlindungan data kesehatan. Secara keseluruhan, digital health memiliki potensi besar sebagai instrumen strategis dalam transformasi sistem pelayanan kesehatan yang lebih merata dan berkelanjutan di Indonesia.
Studi Kinerja Kepala Puskesmas Asera Kabupaten Konawe Utara Sartini Risky MS; Muhammad Ikhsan Akbar
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 2 (2020): July-December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v6i2.1004

Abstract

Abstract Background: Human Resources who are accepted, placed, given a job or the trust of a particular leader / work unit are expected to be able to show good performance and provide maximum contribution to the achievement of Puskesmas goals. Efforts to realize maximum or optimal human resources in accordance with employee expectations are determined by employee satisfaction, employee ability, motivation, work facilities, management style and leadership style. Objectives: The purpose of this study was to study the Performance Study of the Head of Asera Health Center in North Konawe Regency Research Metodes: This research uses descriptive qualitative method with 2 key informants and 5 ordinary informants. Data collection was carried out by interview using interview sheets, stationery, and records. Then the data will be analyzed using the content analysis method and Triangulasi. Results: The results of this study describe how the work of employees especially the head of the puskesmas has received assistance in improving public health so that leaders provide motivation for their subordinates with a sense of security and without pressure from the leaders. The results of other studies explain that the award is very necessary for officers so that work performance does not increase in terms of money. In carrying out the work of health workers, it is not expected that imbalances or benefits from the head of the puskesmas but work for community service, the nation and the state. The results of other studies explaining the results issued by the head of the puskesmas gave a positive response to the staff and did not use authoritarian leadership Conclusion: The performance of the Head of Puskesmas Asera has provided assistance to his subordinates, provided a sense of security and without his subordinates, and was able to give credit to his subordinates and not have an authoritarian style of leadership. Keywords: Performance, Leadership, and Public Health Center
Evaluasi sistem informasi kesehatan di Puskesmas Kabupaten Konawe: A literartur review Yunita, Dewi; Amalia, Risqi; Ismayanti, Ismayanti; Darmawati, Darmawati; Risnawati, Risnawati; Risky, Sartini
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2026): Volume 20 Nomor 2
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v20i2.2253

Abstract

Background: The implementation of health information systems in community health centers aims to improve the efficiency of healthcare services. however, limited trained human resources, inadequate infrastructure, and suboptimal data management remain major obstacles to implementation. Purpose: To analyze the challenges faced in health information systems implementation in community health centers. Method: This literature review used a systematic approach and narrative synthesis. A literature search was conducted through electronic databases such as Google Scholar, Garuda, PubMed, and ScienceDirect, focusing on articles published between 2021 and 2025. Relevant articles were selected based on predetermined inclusion and exclusion criteria. Results: The literature review indicates that although health information systems implementation can improve healthcare efficiency, many community health centers still face significant obstacles, including a shortage of trained personnel, infrastructure issues, and the system's inability to support comprehensive health management. Limitations in data management, duplicate input, and lack of integration between applications are key challenges in health information systems implementation in community health centers. The implementation of the health information system in community health centers shows significant potential to improve the efficiency of healthcare services, but remains hampered by various issues related to human resources, infrastructure, and systems that are not yet integrated. Conclusion: The implementation of the health information system in various community health centers in Indonesia and other countries shows significant potential to improve the efficiency of healthcare services, although it still faces various challenges. The main obstacles identified include limited trained personnel, lack of adequate training, inadequate infrastructure, and problems with data management and connectivity. Despite various efforts, such as training and system development, these obstacles still hinder the optimal implementation of the information system.   Keywords: Community Health Center; Evaluation; Health Information System.   Pendahuluan: Implementasi Sistem Informasi Kesehatan (SIK) di puskesmas bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan. Namun, keterbatasan sumber daya manusia terlatih, infrastruktur yang tidak memadai, serta pengelolaan data yang kurang optimal masih menjadi kendala utama dalam penerapan sistem ini. Tujuan: Untuk menganalisis tantangan yang dihadapi dalam implementasi SIK di puskesmas. Metode: Penelitian literatur review dengan pendekatan sistematis dan sintesis naratif. Pencarian literatur dilakukan melalui basis data elektronik, seperti Google Scholar, Garuda, PubMed, dan ScienceDirect, dengan fokus pada artikel yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2025. Artikel yang relevan dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil: Literatur review menunjukkan bahwa meskipun implementasi SIK dapat meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan, banyak puskesmas yang masih menghadapi kendala signifikan, termasuk kekurangan tenaga kerja terlatih, masalah infrastruktur, serta ketidakmampuan sistem dalam mendukung manajemen kesehatan yang komprehensif. Keterbatasan dalam pengelolaan data, penginputan ganda, serta kurangnya integrasi antar aplikasi menjadi tantangan utama dalam pengoperasian SIK di puskesmas. Penerapan SIK di puskesmas menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan, namun masih terhalang oleh berbagai masalah terkait sumber daya manusia, infrastruktur, dan sistem yang belum terintegrasi. Simpulan: Penerapan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) di berbagai puskesmas di Indonesia dan negara lain menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan, meskipun masih menghadapi berbagai tantangan. Kendala utama yang ditemukan meliputi keterbatasan tenaga kerja yang terlatih, kurangnya pelatihan yang memadai, infrastruktur yang tidak memadai, serta masalah dalam pengelolaan data dan konektivitas. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, seperti pelatihan dan pengembangan sistem, hambatan-hambatan tersebut masih menghalangi implementasi sistem informasi yang optimal.   Kata Kunci: Evaluasi; Puskesmas; Sistem Informasi Kesehatan.
Effectiveness of The Performance Appraisal System of Functional Officials With Employee Work Targets at The Health Department of Southeast Sulawesi Province Sartini Risky; Waode Nova Noviyanti Rachman; Sri Mulyani; Lodes Hadju; Firmansyah Firmansyah
Public Health of Indonesia Vol. 12 No. 2 (2026): April - June
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v12i2.1884

Abstract

Background: The Employee Performance Objectives system represents a major reform in Indonesia’s civil service appraisal mechanism, yet its effectiveness depends on regulatory understanding, digital literacy, and evaluator competence. Objective: To assess the effectiveness of the functional officials’ performance appraisal system at the Southeast Sulawesi Provincial Health Office based on input, process, and output components. Methods: A qualitative evaluative case study was conducted with eight purposively selected informants. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using NVivo through coding, categorization, and thematic interpretation. Results: The employee performance objectives system is perceived as more practical and flexible than the previous DUPAK system. However, challenges include limited understanding of new regulations, low digital literacy, inconsistent socialization, and the absence of structured performance dialogue. Monitoring features are available but not optimally used. Despite procedural weaknesses, the new system increases employee motivation and encourages better documentation, although assessment objectivity remains limited. Conclusion: The appraisal system shows progress in efficiency and alignment with regulations but still requires improvement in evaluator capacity, regulatory comprehension, monitoring, and feedback mechanisms. Strengthening digital skills and structured communication is essential for achieving a more objective and effective performance appraisal system.
Co-Authors Abdurrahman Abdurrahman Abrizal Hasyim Abrizal Hasyim Aisyiah Rizal, Nurul Aknur, Rikha Alam, Fitri Narcahyani Alida Palilati Amalia, Risqi Amalia, Yulnaningsih Amir Syam Amy Hestyaningsih Tasrim Andi Mauliyana Anisa Purnamasari Anry Hariadhin Depu Anry Hariadhin Depu Anry Hariadhin Depu Ardi Naufal Fauzan Ardiansyah, Ririn Teguh Ari Nofitasari Ari Nofitasari Asbath Said Asbath Said Asmiati Asmiati Asri, Andi Azis Harun Chivansa, Firsta Wahyuni Darmawati Darmiati Darmiati Desriatin Desriatin Dewi Sari Pratiwi Dewi Sari Pratiwi Dewi Yunita Dian Rahmaniar, Dian Dwi Ayu Hartati Eka Dharma Putra Erwin Azizi Jayadipraja Erwin Azizi Jayadipraja Erwin Azizi Jayadipraja Erwin Azizi Jayadipraja, Erwin Azizi Eviyanti Jambilu Faridah Moh Said Febrina Nineti, Ilfen Ferlita Eferlin Filhayah, Wa Ode Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Fitrawati Fitrawati Fortanita, Wa Ode Hadafiah Hadafiah Halid, Nur Hatidjah Awaliyah Halim Harifuddin Harifuddin, Harifuddin Harmin Hartati , Dwi Ayu Hasniar Hasniar, Hasniar Hasrul Tonapa Hellty Heltty Heltty Heriyanto Heriyanto Hernawati Herniawati Tomalili Hijrana, Hijrana Himaniarwati, Himaniarwati Husdiningsih, Ferra Irawati Irawati Islaeli Islaeli Islaeli Islaeli Islamiyah Ismayanti Istanto Janna, Siti Nur Juhriya, Aminatul Juliansyah, Risky Juliatin, Juliatin Juslan Jusmina Jusmina Kaharuddin Kamalia, La Ode Kamalia, Laode Kasim , Moh. Alief Widyanto La Ode Muhammad Kiflan Prayoga La Ode Saafi Laode Kamalia Laode Sahlan Laxmi Adriatik Lisnawati Lisnawati Lodes Hadju Lodes Hadju Lodes Hadju Lolok, Nikeherpianti Makmur, Heny Marhanto , Eka Dharma Putra Marhanto, Eka Dharma Putra Michael Rahul Mimi Yati MUHAMMAD AMIR Muhammad Idrus Muhammad Idrus Muhammad Ikhsan Akbar Muhammad Ikhsan Akbar Muhammad Ridwan Mulyadi Prasetyo Musdalifah Musdalifah Nani Yuniar Nasir, Nur Helina Nazaruddin Nazaruddin Nedila, Asri Nikeherpianti Lolok Nurhaliba, Amelia Putri Nurmi, Wati Nurshavira, Nurshavira Nurul Aisyiah Rizal Pusmarani, Jastria Putri Mega Wijayanti Putri, Eka Novia Syah Putri, Risky Juliansyah Putu Suri Saraswati Radiastu, I Wayan Angga Rahmadania Rahmawati, Rahmawati Ramadan, Muhamad Fitrah Rasmiani Rasmiani Rasyid, Sri Anggarini Ratna Umi Nurlila Rigato, Wa Ode Muniati Risky Juliansyah Risnawati Risnawati Risnawati Rusdianto Rusdianto, Rusdianto S, Helty Saafi, La Ode Sanihu Munir Sarnian Sarnian Sarnian, Sarnian Satri Waslyanti Satri Waslyanti Sirma Sri Mulyani SRI RAHAYU Sulaeman Sulaeman Sunarsih Sunarsih Sunarsih Sunarsih Syahril Fitrah, Muhammad Syamsinar, Sitti Tasnim Tasnim Tasnim Tasnim Tekaka, Uung Umertum Titi Saparina.L Tomalili, Herniawati Tombora, Djasrin H. Tonapa, Hasrul Umro Umro Umro, Umro Wa Ode Nova Noviyanti Rachman Waode Nova Noviyanti Rachman Yati, Mimi Yuliastuti, Ni Ketut Yusuf Useng Yusuf Useng