Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengembangan Metode Deteksi Dini Berbasis Aktivitas Bermain pada Anak Usia Dini Khadijah, Khadijah; Nasution, Homsani; Nisa, Rifa Fazilatun; Amaliyah, Nur Aisyah; Tanjung, Dina Darnianti
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2101

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan metode deteksi dini berbasis aktivitas bermain pada anak usia dini berdasarkan praktik pembelajaran yang berlangsung secara natural di lembaga PAUD. Berangkat dari temuan observasi dalam setting nyata, aktivitas bermain di kelas dan luar kelas menjadi sarana utama untuk mengamati perkembangan anak tanpa memberikan tekanan atau instruksi yang bersifat akademis. Pengembangan metode ini berfokus pada perilaku spontan anak saat bermain, termasuk interaksi sosial, kemampuan motorik, bahasa, serta respons emosional, yang selama ini diamati guru secara informal di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas bermain mampu menampilkan indikator perkembangan secara lebih autentik dibandingkan penilaian formal seperti rapor yang hanya bersifat rangkuman. Melalui metode ini, guru dapat mengidentifikasi potensi hambatan perkembangan lebih awal, meskipun sarana dan prasarana bermain terbatas, dengan memanfaatkan permainan sederhana dan interaksi harian. Pengembangan metode ini diharapkan menjadi alternatif asesmen ramah anak yang sesuai dengan kondisi PAUD berbasis bermain seperti yang teramati di RA Hj. Mardiyah Lubis, sehingga deteksi dini dapat dilakukan secara menyenangkan, efektif, dan relevan dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini.
Pentingnya Deteksi Dini dalam Memantau Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Rahmawati, Novia; Nasution, Annisa Zakia; Harahap, Miftahul Jannah; Khadijah, Khadijah; Nasution, Homsani
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pandangan dan pengalaman orang tua serta staf posyandu terkait pentingnya deteksi dini perkembangan anak berusia 0-72 bulan guna menghindari masalah perkembangan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi langsung yang dilaksanakan di Posyandu Silindit. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 15 orang tua, 2 tenaga kesehatan, dan kader posyandu. Temuan menunjukkan bahwa meskipun orang tua mulai menyadari pentingnya deteksi dini setelah mengikuti penyuluhan di posyandu, pengetahuan mereka mengenai tanda-tanda gangguan perkembangan anak masih terbatas. Aspek utama yang memengaruhi efektivitas deteksi dini adalah pengetahuan orang tua, aksesibilitas posyandu, dan faktor sosial ekonomi. Posyandu memiliki peran sentral dalam melakukan pemeriksaan dan memberikan edukasi, tetapi terbatas oleh kendala sumber daya dan rendahnya partisipasi orang tua. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan pendidikan untuk orang tua, pelatihan tambahan untuk petugas posyandu, serta perbaikan aksesibilitas untuk meningkatkan efektivitas deteksi dini dan intervensi terhadap gangguan perkembangan anak.
Strategi Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Deteksi Dini Tumbuh Kembang AUD di klinik Pratama Hadijah Marito Nst, Sulaika; Naspatih, Fadiah Dian; Pilpres, Khofifah Jualiana; Khadijah, Khadijah; Nasution, Homsani
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2402

Abstract

perkembangan fisik, kognitif, bahasa, dan sosial-emosional anak pada masa golden age. Namun, pelaksanaan deteksi dini di layanan kesehatan tingkat pertama masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait keterbatasan kompetensi tenaga kesehatan dan belum optimalnya strategi pembelajaran yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan deteksi dini tumbuh kembang anak usia dini di Klinik Pratama Hadijah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas tenaga kesehatan yang terlibat langsung dalam pelayanan deteksi dini tumbuh kembang anak. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menjaga keabsahan data melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan deteksi dini tumbuh kembang telah berjalan, namun belum didukung oleh strategi pembelajaran yang terstruktur dan berkelanjutan. Pembelajaran masih didominasi oleh pengalaman lapangan dan diskusi informal, sementara pelatihan formal dan simulasi penggunaan instrumen skrining masih terbatas. Strategi pembelajaran berbasis praktik langsung, simulasi, dan diskusi kasus terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan tenaga kesehatan. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan strategi pembelajaran yang sistematis dan aplikatif sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan deteksi dini tumbuh kembang anak usia dini secara berkelanjutan.
Dampak Pemantauan Tumbuh Kembang Secara Terpadu terhadap Kualitas Hidup Anak Usia Dini Nasution, Homsani; Hasibuan, Irda Wahyuni; Siregar, Juni Hati Hangoluan; Hasibuan, Nurtia Sumarni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35834

Abstract

Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan pada masa kanak-kanak awal merupakan langkah strategis untuk memastikan anak tumbuh secara optimal sesuai dengan tahapan usianya. Studi ini bertujuan untuk meneliti dampak pemantauan pertumbuhan dan perkembangan terintegrasi terhadap kualitas hidup anak usia dini. Metode yang digunakan adalah studi literatur, menganalisis berbagai sumber ilmiah, artikel jurnal, dan dokumen kebijakan yang berkaitan dengan program deteksi dini pertumbuhan dan perkembangan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa pemantauan terintegrasi yang melibatkan aspek kesehatan, nutrisi, dan stimulasi psikososial memiliki efek positif pada kualitas hidup anak. Dampak utama yang diidentifikasi meliputi deteksi dini gangguan perkembangan, penanganan masalah gizi yang cepat, dan penguatan peran orang tua dalam memberikan stimulasi di rumah. Kesimpulannya, sistem pemantauan terintegrasi efektif dalam meminimalkan risiko keterlambatan perkembangan dan berfungsi sebagai fondasi penting bagi kesejahteraan anak di masa depan.
Implementasi Deteksi Dini Pertumbuhan Anak Usia Dini (AUD) pada Anak Usia 4-6 Tahun di TK/PAUD Sari, Dian Ayu Puspita; Salsabila, Dinda; Siregar, Faisa Rahma Safira; Siregar, Nurmala; Nasution, Homsani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35835

Abstract

Deteksi dini pertumbuhan anak usia dini (AUD) merupakan upaya penting dalam memantau kondisi fisik anak dan mencegah terjadinya gangguan pertumbuhan sejak usia prasekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi deteksi dini pertumbuhan anak usia 4–6 tahun di TK/PAUD. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Deteksi dini pertumbuhan dilakukan melalui pengukuran antropometri, meliputi berat badan dan tinggi badan anak, yang kemudian dibandingkan dengan standar pertumbuhan sesuai usia. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa implementasi deteksi dini pertumbuhan di TK/PAUD melibatkan peran guru, dukungan tenaga kesehatan, serta kerja sama dengan orang tua. Meskipun masih ditemukan kendala seperti keterbatasan sarana, kurangnya pelatihan guru, dan belum optimalnya pencatatan data, deteksi dini pertumbuhan memberikan manfaat dalam mengidentifikasi kondisi pertumbuhan anak secara lebih awal dan mendukung pencegahan masalah gizi. Dengan demikian, deteksi dini pertumbuhan perlu dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan untuk mendukung tumbuh kembang anak usia dini secara optimal.