Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Pendekatan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) di SMP Negeri 40 Surabaya Hadyan, Nazira; Labibah Alfiatin Nafi’ah; Fitri Adelia Najwa; Ayasha Nabila Audiya Nency; Ima Widiyanah
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Desember
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i1.1179

Abstract

Data yang dikumpulkan melalui penelitian literatur, observasi, dan wawancara digunakan untuk menganalisis penerapan pendekatan Deep Learning di SMP Negeri 40 Surabaya. Penelitian ini juga menyelidiki alasan mengapa metode ini dipilih, bagaimana metode ini diterapkan, kendala yang dihadapi, strategi guru untuk mengatasi masalah, dan dukungan pelatihan profesional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pembelajaran mendalam dapat meningkatkan pemahaman siswa, keterlibatan, dan kemampuan abad ke-21. Kegiatan kontekstual, proyek teknologi, dan media digital interaktif adalah cara pembelajaran dilakukan. Siswa memiliki sarpras yang terbatas, literasi digital mereka kurang, dan guru tidak siap untuk mengajar. Keberagaman kemampuan siswa diakui melalui penggunaan pendekatan diferensiasi dan pendampingan intensif. Pelatihan profesional selama dua hingga tiga bulan membantu guru menjadi lebih baik dalam mengintegrasikan pembelajaran mendalam dalam pembelajaran mereka. Secara keseluruhan, metode ini memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi mereka memerlukan dukungan dari sumber daya teknologi dan pelatihan yang berkelanjutan.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN DEEP LEARNING DI SDN WIYUNG I SURABAYA BERDASARKAN TEORI GEORGE R. TERRY Fitriya Helen Anggraeni; Risna Andara Kusuma; Shaka Sekar Arum; Bunga Aurellia Safitri; Ima Widiyanah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan implementasi pendekatan Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka di SDN Wiyung 1 Surabaya, menggunakan kerangka teori manajemen George R. Terry yaitu, Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Penelitian kualitatif ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Deep Learning diintegrasikan melalui tiga konsep: Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning, yang bertujuan menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan menyenangkan. Penerapan teori George R. Terry terwujud dalam empat tahap. Pertama Planning, kepala Sekolah, koordinator kurikulum dan guru mengikuti pelatihan untuk memperdalam pemahaman tentang Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka. Kedua Organizing, Sekolah menerapkan struktur organisasi, seperti program Guru Belajar rutin setiap hari JUmat. Ketiga Actuating, penerapan Deep Learning didukung oleh tiga prinsip utama yakni, Joyful, Meaningful, dan Mindful Learning. Keempat Controlling, kepala Sekolah dan coordinator kurikulum secara rutin mengawasi dan memberikan arahan kepada guru untuk memastikan pemahaman yang optimal. Penelitian ini menekankan pentingnya supervisi aktif dari kepala Sekolah dan koordinator kurikulum, serta kolaborasi, kerjasama, dan kesadaran guru dalam menggali pengetahuan terkait Deep Learning. Rekomendasi utama penelitian ini adalah pentingnya Hubungan baik antar sesama dan dukungan aktif dari kepala Sekolah
Peran Manajemen Kurikulum dalam Implementasi Deep Learning di SMP Islam Terpadu At-Taqwa Surabaya Najwa Akmalia Ramadhani; Faizah Reva Abidah; Amira Wahyu Utami; Shelma Devanatasha; Ima Widiyanah
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan | E-ISSN : 3062-7788 Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran manajemen kurikulum dalam mendukung penerapan deep learning di SMP Islam Terpadu At-Taqwa Surabaya. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen, penelitian ini menelaah bagaimana proses POAC dijalankan untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum berperan strategis dalam memfasilitasi Project-Based Learning dan Problem-Based Learning melalui program Big Project. Guru berkolaborasi lintas mata pelajaran, siswa terlibat dalam pemecahan masalah nyata, dan teknologi diintegrasikan untuk memperkuat kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar. Iklim belajar yang positif serta kegiatan refleksi dan evaluasi turut meningkatkan efektivitas pembelajaran mendalam. Secara keseluruhan, manajemen kurikulum yang fleksibel dan dukungan teknologi berkontribusi signifikan terhadap pengembangan kompetensi abad ke-21 siswa.
Analisis Pendekatan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) Di SMA Negeri 12 Surabaya Dhani Cahya Saputra; Arini Nur Rofidah; Amalia Wulan Mahardika Putri; Ardhea Dwi Ananda; Ima Widiyanah
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Nusantara Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Nusantara (Oktober - Desember 2025)
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpkn.v3i4.2848

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan pendekatan Deep Learning di SMA Negeri 12 Surabaya sebagai respons atas perubahan kebijakan kurikulum nasional. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan guru, siswa, serta wakil kepala sekolah bagian kurikulum. Analisis penelitian difokuskan pada kesiapan sekolah, pelatihan guru, praktik pembelajaran, serta dampak penerapan prinsip mindful, meaningful, dan joyful learning dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah mempersiapkan diri dengan baik melalui pelatihan intensif bagi guru dan kegiatan berbagi praktik di lingkungan internal sekolah. Guru mampu mengintegrasikan pembelajaran berbasis proyek dan penyelidikan yang mendorong keterlibatan siswa, kemampuan berpikir kritis, serta koneksi antara materi pelajaran dan kehidupan nyata. Implementasi Deep Learning juga meningkatkan partisipasi belajar dan memperkuat sikap kolaboratif serta kreatif siswa. Meskipun terdapat hambatan seperti perbedaan kemampuan literasi digital dan adaptasi terhadap pola belajar baru, pendekatan ini terbukti memberikan kontribusi positif terhadap kualitas pembelajaran dan perkembangan karakter siswa. Secara keseluruhan, penerapan Deep Learning di SMA Negeri 12 Surabaya mendukung pembelajaran yang lebih bermakna, relevan, dan berpusat pada peserta didik.