Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PEMERIKSAAN KESEHATAN DAN PENGOBATAN PENYAKIT MELALUI BAKTI SOSIAL DI DESA CIKEAS UDIK KABUPATEN BOGOR Liana, Duta; Maratis, Jerry; Fauziah, Nuraini; Anggrani, Santi; Ulli, Meilandna; Hendrawan, Suwanda; Putri, Yunita Eka; Utomo, Haryo Setyo
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i6.2593

Abstract

Non-communicable diseases (NCDs) and infectious diseases are still challenging public health problems. The increase of prevalence directs need for community preventive and promotive to behave healthily and change their lifestyle. In supporting tri dharma and improving public health, community service was carried out as social services and treatment in Cikeas Udik Village. This activity aims to determine description of disease, provide counseling and education, and provide social services and health treatment to community. Activity steps include counseling, screening examinations, and treatment. Univariate data analysis used descriptive. Number of participants was 94 people, of which 82% were women. The examination results showed that the patient's blood pressure was normal, but hypertension was the highest diagnosis. Laboratory examination results showed normal GDS, normal cholesterol, abnormal uric acid in women. There are five largest drug groups, namely analgesics, antihypertensives, antidiabetics, antacids, and multivitamins. Then the body balance of the community still needs to be inhanced. It can be concluded that social service provide benefits to the people. Participants are very enthusiastic in the activities. It is hoped that health conditions will be known, have good and appropriate treatment will be obtained.
PENINGKATAN KEBUGARAN DAN KETERAMPILAN DIGITAL SISWA DENGAN PELATIHAN SENAM RHYTHMIC AUDITORY STIMULATION Maratis, Jerry; Syofyan, Harlinda; Pamungkas, Rian Adi; Liana, Duta; Widayanti, Riya; Ananda, Nadaa Septya Dwi; Khaerina, Mutia Fauzi
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i2.2322

Abstract

Pasca Pandemi COVID-19, terjadi perubahan besar dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, dengan kebijakan belajar dari rumah (SFH) yang beralih ke pembelajaran tatap muka. Dampak pasca-pandemi tidak hanya dirasakan oleh guru, tetapi juga siswa, yang mengalami penurunan kebugaran akibat tugas sekolah yang banyak dilakukan secara online dan peningkatan penggunaan gadget untuk bermain game. Meskipun di sekolah diterapkan aturan tidak menggunakan HP selama pelajaran, setelah pulang sekolah, banyak siswa yang bermain game hingga larut malam dan jarang berolahraga. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kebugaran siswa melalui senam RAS yang aman dan sehat, yang dipraktikkan dengan bimbingan Tim PKM dosen dan mahasiswa. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengatasi penurunan kebugaran dan keterampilan digital siswa dengan senam RAS dan pembelajaran interaktif berbasis aplikasi (PIBA), yang melibatkan mahasiswa untuk belajar langsung di masyarakat bersama dosen. Kegiatan ini terdiri dari lima tahapan: 1) Sosialisasi dan edukasi senam RAS dan PIBA, 2) Pelatihan praktik senam RAS dan PIBA, 3) Penerapan teknologi dalam senam RAS dan PIBA, 4) Pendampingan dan evaluasi, 5) Keberlanjutan program. Program pengabdian masyarakat ini telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam meningkatkan kebugaran dan keterampilan digital siswa. Berdasarkan data karakteristik mitra, mayoritas siswa berada dalam rentang usia 11 tahun, dengan proporsi perempuan sebesar 89,7%. Setelah mengikuti program, terjadi peningkatan yang signifikan pada aspek kebugaran dan keterampilan digital. Luaran yang diharapkan adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa di bidang kesehatan, publikasi di media massa, dan pembuatan hak cipta.
The visual feedback training effect of the walking abilities to improve quality of life of stroke patients: a systematic review Maratis, Jerry; Asmirajanti, Mira
BKM Public Health and Community Medicine Vol 40 No 06 (2024)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v40i06.11851

Abstract

Purpose: Stroke can cause problems with balance and gait ability. This research was conducted to describe the effectiveness of visual feedback training as an exercise method for stroke patients in training balance and gait abilities. Methods: A systematic review was conducted on articles published between 2019 and 2023 examining visual cue training for stroke patients. Results: Six relevant studies reviewed the benefits of visual feedback training on balance and gait ability, including benefits on recumbent stepping and improving the quality of post-stroke patients. Conclusion: Exercise is needed to improve post-stroke patients' balance and gait. The development of training techniques for post-stroke patients, one of which is visual feedback training, still needs to be carried out.
Pelatihan Rhythmic Auditory Stimulation (RAS) dan Visual Cue Training (VCT) Memperbaiki Kemampuan Berjalan Pasien Stroke Maratis, Jerry; Fatria, Ilham; Meidian, Abdul Chalik; Abdurrasyid, Abdurrasyid; Syah, La Ode Muhammad Gustrin
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol.1, No.2, Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v1i2.4966

Abstract

Tujuan; Mempelajari pengaruh pelatihan rhythmic auditory stimulation (RAS) terhadap visual cue training (VCT) untuk memperbaiki kemampuan berjalan pasien stroke. Metode; Penelitian bersifat quasi experimental yang melibatkan 20 sampel dengan pembagian 10 sampel kontrol hanya VCT dan 10 sampel perlakuan RAS dan VCT, kemampuan berjalan diukur menggunakan dynamic gait index (DGI). Hasil; Pada kelompok kontrol di uji dengan paired sample test didapatkan nilai sebelum 14,80 kurang lebih 1,61 dan sesudah 15,10 kurang lebih 1,28, p=0,193 (p lebih besar 0,05) artinya tidak ditemui perubahan kemampuan berjalan pasien stroke. Pada kelompok perlakuan diuji dengan wilcoxon sign rank test didapatkan nilai sebelum 12,90 kurang lebih 2,42 dan sesudah 14,10 kurang lebih 1,66, p=0,016 (p kurang dari 0,05) artinya terdapat perubahan kemampuan berjalan pasien stroke. Pengaruh antara kedua kelompok diuji dengan mann whitney u test didapatkan nilai p=0,030 (p kurang dari 0,05) artinya ada perbedaan kemampuan berjalan. Kesimpulan; Pelatihan rhythmic auditory stimulation dan visual cue training berpengaruh signifikan terhadap perbaikan kemampuan berjalan pasien stroke.
Penambahan Lower Extremity Strengthening Exercise Pada Core Stability Exercise Dalam Mengurangi Risiko Jatuh Pada Lansia Melani, Yohana; Munawwarah, Muthiah; Maratis, Jerry
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol 2, No.2, Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v2i2.4973

Abstract

Tujuan Penelitian ini bertujuan untukmengetahui perbedaan penambahan lower extremity strengthening exercise pada core stability exercise dalam mengurangi risiko jatuh pada lansia. Metode Penelitian ini bersifat quasi experiment dengan pre test post test design group dimana peningkatan keseimbangan diukur menggunakan Time Up and Go (TUG) test dan modified Sit to Stand (STS) test. Sampel dikelompokkan menjadi 2 kelompok kelompok I terdiri dari 12 sampel dengan core stability exercise dan kelompok II terdiri dari 12 sampel dengan penambahan lower extremity strengthening exercise pada core stability exercise.Hasil Uji normalitas dengan Shapiro Wilk test didapatkan data berdistribusi normal sedangkan uji homogenitas dengan Levenes test didapatkan data memiliki varian homogen. Hasil uji hipotesisI dan II dengan paired sample t test didapatkan nilai p kurang dari 0.001 dan hasil uji hipotesis III dengan independent t test menunjukan nilai p kurang dari 0.001 untuk TUG test dan p sama dengan 0.007 untuk modified STS test. Kesimpulan Ada perbedaan yang signifikan penambahan lower extremity strengthening exercise pada core stability exercise dalam mengurangi risiko jatuh pada lansia. Kata Kunci Risiko jatuh pada lansia lower extremity strengthening exercise core stability exercise
Maximizing Healthcare Service Information System: Understanding the Influence of Integration on Efficiency Kuswari, Mury; Gantino, Rilla; Maratis, Jerry
ADI Journal on Recent Innovation Vol. 6 No. 2 (2025): March
Publisher : ADI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/ajri.v6i2.1145

Abstract

The increasing complexity of healthcare systems, rising service demand, and the importance of information technology in enhancing accessibility and service quality highlight the need for effective solutions. This study aims to explore how the integration of information systems in healthcare services can influence operational efficiency. The research involves comprehensive analysis of relevant literature, case studies, and interviews with experts in the healthcare industry. The findings reveal that integrated healthcare information systems improved operational efficiency by 35%, reduced data duplication by 25, and decreased patient wait times by an average of 40. The study also examines how integration optimizes administrative processes, patient data management, and coordination among service units. The integration of healthcare information systems in healthcare services offers significant benefits in enhancing operational efficiency, improving patient experiences, and raising overall service quality. Therefore, prioritizing investment and development in integrated information systems is critical to improving healthcare system performance.
WORKSHOP PENERAPAN ABC DAN BEP UNTUK PENINGKATAN LABA BAGI PARA PARICARA Agus Munandar; Didik Sugiyanto; Jerry Maratis; Kadlina Kadlina
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.26851

Abstract

ABSTRAKArtikel bertujuan untuk memberikan deskripsi pelaksanaan workshop tentang implementasi Activity Based Costing (ABC) bagi para pelaku pengobatan tradisional (paricara). Berdasarkan data statistik, pengobatan tradisional telah menjadi alternatif utama bagi layanan kesehatan modern di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh kesehatan modern. Implementasi metode Activity Based Costing (ABC) diharapkan mampu meningkatkan laba bagi para pelaku pengobatan tradisional. Metode pengukuran keberhasilan workshop menggunakan one group pretest-posttest design dengan melibatkan 20 peserta. Hasil pengujian menunjukan bahwa implementasi metode ABC mampu meningkatkan akurasi penentuan biaya produksi, sehingga berdampak positif terhadap peningkatan laba para pelaku pengobatan tradisional. Kata kunci: pengobatan tradisional; activity based costing; laba; perhitungan biaya; peningkatan profitabilitas. ABSTRACTThis article aims to delineate the implementation of workshop focused on the application of Activity Based Costing (ABC) for practitioners of traditional medicine (paricara). Based on statistical data indicate that traditional medicine has emerged as a viable alternative to modern healthcare services in Indonesia, particularly in regions with limited access to modern medical facilities. The adoption of the ABC is anticipated to enhance profitability for traditional medicine practitioners. The efficacy of workshop is asses using a one-gorup pretest and post tes design involving 20 participants. Results demonstrate that the application of the ABC method significantly improves the accuraccy of production cost, thereby positively influencing profit margins for practitioners of traditional medicine. Keywords: traditional medicine, activity based costing; profit; cost calculation; profitability enhancement
HUBUNGAN DAYA TAHAN OTOT TUNGKAI BAWAH TERHADAP FREKUENSI TENDANGAN DOLLYO CHAGI PADA PEMAIN TAEKWONDO KECABANGAN KYORUGI Nandi Saputra; Syahmirza Indra Lesmana; Mohamad Reza Hilmy; Wibowo, Eko; Maratis, Jerry
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/3pq7zw66

Abstract

Tendangan dollyo chagi merupakan teknik penting dalam Taekwondo kecabangan kyorugi. Tendangan ini harus mampu frekuentif yaitu cepat dan berulang. Adapun, salah satu komponen pendukung dollyo chagi adalah daya tahan otot terutama tungkai bawah yang mana berpotensi membantu atlet mempertahankan performa dan frekuensi tendangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan daya tahan otot tungkai bawah dengan frekuensi tendangan dollyo chagi pada atlet Taekwondo kyorugi. Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 35 atlet yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Daya tahan otot tungkai bawah diukur menggunakan Squat Test (jumlah repetisi maksimal), sedangkan frekuensi tendangan dollyo chagi diukur menggunakan Frequency of Speed Kick Test (FSKT) 10 detik (jumlah tendangan valid maksimal). Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji korelasi Pearson dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara daya tahan otot tungkai bawah dan frekuensi tendangan dollyo chagi (r = 0,756; p < 0,001). Kesimpulannya, semakin baik daya tahan otot tungkai bawah maka semakin tinggi frekuensi tendangan dollyo chagi pada atlet Taekwondo kyorugi.
DESIGN OF A HOMEMADE BIOFILTER FOR DOMESTIC WASTEWATER TREATMENT IN THE SITU RAWA BESAR Syarifah; Taqi Muhammad Javani; Latricia Aina Hidayat; Kesatria Sughani; Maratis, Jerry; Hidayat, Andri Krisna; Irfandi, Ahmad
BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan Industri Kesehatan) Vol. 12 No. 2 (2026): Biolink February
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/biolink.v12i2.16464

Abstract

Water pollution from domestic wastewater is one of the main causes of eutrophication in public waters, including the Rawa Besar Lake in Depok. Eutrophication is characterized by an explosion of algae growth that leads to a decrease in dissolved oxygen and the death of aquatic life. This research aims to design a simple (homemade) biofilter technology using local media such as red brick, zeolite, and ceramic rings that is accessible and easily accessible to the public to purify household wastewater before it is discharged into the environment. The research method uses an experimental Research and Development (R&D) approach, involving the design, fabrication, and performance testing of a small-scale biofilter prototype. Wastewater quality was evaluated before and after treatment by measuring turbidity, odor, and pH as key indicators of treatment effectiveness. The results showed that the biofilter reduced water turbidity, eliminated unpleasant odors, and stabilized wastewater pH toward neutral conditions, indicating effective removal of suspended solids and organic contaminants. The results of this study indicate that the biofilter technology developed effectively treats contaminated water by changing the turbidity, odor and pH of the wastewater. This biofilter is designed for easy domestic use, at a low cost, and with an ecological approach.
Medical Screening Through Community-Based Social Service Programs for Sustainable Public Health Improvement Strategy in Cikeas Udik, Bogor Regency Liana, Duta; Mulyani, Erry Yudhya; Maratis, Jerry; Fauziah, Nuraini; Susilawati, Tati; Ulli, Meilanda Metawati; Anggraeni, Dwi Puspitasari Anggita; Triyani, Endang; Puri, Ratna; Noviana, Ulfa; Saputro, Eko Wahyu Irvan; Dewi, Defi Chintya; Frisma, Istiqo; Stephanie, Maria; Husnan, Faidh; Susanto, Prandika; Julyta, Dwi Meutia; Astika, Fannysa; Puspitaningrum, Ratri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24627

Abstract

ABSTRACT Epidemiological transition in Indonesia has been marked by rising prevalence of non-communicable diseases (NCDs), including hypertension, diabetes mellitus, and metabolic disorders, which often remain undetected at early stages. Limited access to healthcare services and inadequate early detection at community level exacerbate risk of complications and increase public health burden. This activity to improve community health status through social service–based health screening and treatment as an effort for early detection and initial management of health problems in Cikeas Udik, Bogor. This activity employed an integrated approach comprising health education, screening, basic medical, and referral. Program was conducted on September 13, 2025, involving 105 adult and elderly participants. Health assessments included medical history taking, blood pressure measurement, random blood glucose testing, cholesterol and uric acid examinations, followed by medication provision according to clinical indications and referral when necessary. Most participants were female (75.2%) and adult age group (70.5%). Hypertension was the most frequently identified diagnosis (37.1%), followed by acute respiratory infections and dyspepsia. Proportion of participants demonstrated elevated levels of blood glucose, cholesterol, and uric acid. Five main categories of medications were analgesics, antihypertensive agents, oral antidiabetic, antacids, and multivitamins. Community-based health social service activities are effective in improving access to healthcare services, facilitating early detection of NCDs, and providing medical treatment and health education. This approach has the potential to contribute to sustainable improvements in community health through integrated, community-oriented healthcare services. Keywords: Social Service, Health Screening, Non-Communicable Diseases, Community Health Services, Public Health.
Co-Authors Abdul Chalik Meidian Abdul chalik meidian Abdul Haeba Ramli Abdurrasyid Adhy, Dewanto Rosian Agus Firmansyah Agus Munandar Ahmad Syakib Ahmad, Idzhar Fadilah Ahsanitaqwim, Ridhuan Ainur Rosyid Alamin, Muhammad Arif Fatihul Alfian Alfian Ananda, Eliza Tri Ananda, Nadaa Septya Dwi Anggraeni, Dwi Puspitasari Anggita Anggrani, Santi Ashari, Fajar Kurniawan Astika, Fannysa Atika Rezky Ramadhani Azzahra, Arianie Firdauza Bennet, Daniel Cahyani, Uga CATHERINE HERMAWAN SALIM Dewi, Defi Chintya Didik Sugiyanto Dudung Angkasa Duta Liana Eko Guspriadi Eko Wibowo Endang Triyani, Endang Erni Selfiyan Laowo Erry Yudhya Mulyani Fajriannoor Fanani, Fajriannoor Falik Hutasuhut Fatonah, Khusnul Fatria, Ilham Frisma, Istiqo Gaffara, Ghefra Rizkan Gifari, Nazhif Harlinda Syofyan Hendrawan, Suwanda Heri Priatna Hidayat, Andri Krisna Husnan, Faidh Ilham Fatria Irfandi, Ahmad Irma Damayantie Juli Candra Juliyantoro, Willy Julyta, Dwi Meutia Kadlina Kadlina Kadlina Kesatria Sughani Kesit Ivanali Khaerina, Mutia Fauzi Kyeva, Ade La Ode Muhammad Gustrin Syah Laksono, Karina Laras Sitoayu Latricia Aina Hidayat Lena Magdalena, Lena Malabay Malabay MARIA STEPHANIE Melani, Yohana Meli Meli, Meli Mira Asmirajanti Miranti Yolanda Anggita, Miranti Yolanda Mohamad Reza Hilmy Mulyo Wiharto Mulyo Wiharto Munawwarah, Muthia Mury Kuswari Mustofa, Achmad Banu Muthiah Munawwarah Muthiah Munawwarah Nandi Saputra Nia Kurniawati NIZIRWN ANWAR Noviana, Ulfa Nuraini Fauziah Palo, Maria Magdalena Pattiwaellapia, Vensca Primalia, Tiyara Eunike Puri, Ratna Puspitaloka Mahadewi, Erlina Puspitaningrum, Ratri Putri, Yunita Eka Rahmadhaniyah, Alifia Intan Rahmania Az Zahra, Achani Ramadan, Ahmad Ramirez, Santiago Rian Adi Pamungkas Riya Widayanti Saiful Hadi, Muhammad Samosir, Sondang Sanjaya, Ivana Prima Saputro, Eko Wahyu Irvan Sehab Sodik SITI MARIAM Sumartono, Sumartono Susanto, Prandika Syah, La Ode Muhammad Gustrin Syahmirza Indra Lesmana Syarifah Taqi Muhammad Javani Tati Susilawati, Tati Thaleza, Nabila Putri Trisia Lusiana Amir Ulli, Meilanda Metawati Ulli, Meilandna Ummanah Ummanah, Ummanah Utomo, Haryo Setyo Wahidin, Ahmad Watunglawar, Febiolla Nadia Yohana Melani Zahara, Azizah Dwi