Claim Missing Document
Check
Articles

The Role of Empathy in Social Intelligence to Reduce Cyberbullying Among Adolescents Solang, Deetje Josephine
International Journal of Science and Society Vol 7 No 2 (2025): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v7i2.1489

Abstract

The increasingly widespread phenomenon of online bullying among adolescents raises concerns about the social and emotional development of the younger generation. Although various interventions have been implemented, efforts to reduce this negative behavior often fail to address the root cause, which is related to adolescents' psychosocial aspects. One important dimension of social intelligence believed to play a significant role in reducing digital bullying is empathy, especially in the context of online interactions. This study used a qualitative approach, collecting data from various literature sources, previous study findings, and in-depth analysis of narratives relevant to the research focus. This study aims to explore how the empathy dimension of social intelligence can contribute to reducing cyberbullying among adolescents. The results show that strengthening empathy can be an important foundation in shaping adolescents' social awareness in the digital space. Empathy has been shown to reduce the urge to engage in verbal and non-verbal aggression online and increase an individual's willingness to act as a mediator or advocate for victims. Fostering empathy through character education, meaningful social interactions, and empathetic communication training is a strategic step in creating a healthier and safer digital space for adolescents.
Analisis Perkembangan Psikologis Anak Broken Home di Yayasan Bunda Meifa Tondano Kambey, Debora C.M; Solang, Deetje J.; Kapahang, Gloridei L.
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perkembangan psikologis anak dari keluarga broken home yang ditinjau dari aspek kognitif, emosional dan sosial di Yayasan Bunda Meifa Tondano. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada seorang anak berusia 7 tahun yang menjadi korban broken home. Subjek penelitian adalah seorang anak berusia 7 tahun di Yayasan Bunda Meifa Tondano. Data dikumpulkan melalui obbservasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perpisahan orang tua berdampak pada tidak terpenuhinya kebutuhan anak, khususnya perhatian dan kasih sayang dari kedua orang tua. Meskipun demikian, anak tetap merasa aman, memperoleh perlindungan, tidak merasa rendah diri, memiliki empati, gemar berbagi dengan orang lain, serta menujukan kecendurungan mencari perhatian dari lingkungan sekitar. Perkembangan sosial emosional anak korban broken home ini tetap sejalan dengan anak-anak seusianya. Dukungan dan kepedulian dari lingkungan rumah, yayasan, serta sekolah berperan penting dalam menunjang perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak, sehingga anak dapat berkembang sesuai tahap usianya tanpa memerlukan penanganan khusus.  
Pengaruh Fear of Other People’s Opinion terhadap Citra Diri Remaja Akhir di Desa Kasuratan Pangajow, Astrid Eklesia; Solang, Deetje; Kaunang, Sinta E.
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Fear of Other People’s Opinion (FOPO) terhadap citra diri remaja akhir. Latar belakang penelitian berangkat dari fenomena meningkatnya kecemasan sosial remaja yang ditandai dengan rasa takut terhadap penilaian orang lain, yang berpotensi memengaruhi pembentukan citra diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian adalah remaja akhir di Desa Kasuratan yang berjumlah 95 orang, sekaligus dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang mengukur variabel FOPO (X) dan citra diri (Y). Analisis data dilakukan menggunakan regresi sederhana dengan bantuan SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOPO memiliki pengaruh yang sangat lemah terhadap citra diri remaja akhir dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,01 atau 1%. Artinya, FOPO hanya menjelaskan 1% variasi dalam citra diri, sementara 99% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Meskipun demikian, aspek FOPO pada responden berada pada kategori tinggi, terutama pada ketakutan akan ketidakpastian masa depan (64%) dan ketakutan akan kehilangan pengaruh sosial (63%). Sementara itu, citra diri remaja akhir secara umum berada pada kategori positif dan tinggi, ditandai dengan kemampuan menjalankan peran sosial, penerimaan diri, serta perasaan memiliki arti dalam kehidupan sosial. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun tekanan sosial berupa FOPO dirasakan cukup tinggi, remaja akhir tetap mampu mempertahankan citra diri positif. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi remaja, orang tua, serta pendidik untuk lebih peka terhadap dinamika psikologis yang dialami remaja, serta mendorong pengembangan citra diri yang sehat melalui dukungan emosional, pendidikan karakter, dan keterampilan sosial.
DINAMIKA PENERIMAAN DIRI ORANG TUA YANG MENIKAHKAN ANAKNYA DENGAN PELAKU KEKERASAN SEKSUAL (STUDI KASUS DI KELURAHAN MAHAKERET TIMUR) Halid, Eliana; Solang, Deetje J.; Naharia, Melkian
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i3.11721

Abstract

The purpose of this study is to determine and describe the dynamics of parental acceptance of marrying off their children to people who commit sexual violence against their children. This research method uses a qualitative research approach with a phenomenological study. The implementation of the research will be carried out sequentially and structured. It will be carried out within a period of 1-2 months. Located at the subject's residence in Mahakeret Timur Village, Wenang District, Manado City. The data collection technique will use research instruments. The research instruments are considered appropriate to the needs of this study, including observation, interviews, and documentation. Based on the results of the research analysis of the two research subjects. Subject Ros showed a good sense of equality. Because through the observations obtained, subject Ros actively socializes and almost never disagrees with anyone, which is a very good ability considering the location where the subject lives, namely Mahakeret, showing a sense of equality is one aspect of self-acceptance. Subject Ros and Edy both agree that the concept of both of them is that they have fulfilled their responsibilities towards their children, namely sending their children to school until they complete 12 years of compulsory education, even though in the end they marry young, as parents they feel they have fulfilled their responsibilities.
Pengaruh Situasi Kelompok Kerja terhadap Stres Kerja Pegawai di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kota Manado Paputungan, Meita Winawati; Solang, Deetje J.; Hartati, Meike E.
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana situasi kelompok kerja berpengaruh terhadap tingkat stres pegawai pada dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di kota manado. Situasi kelompok kerja dalam konteks ini mencakup aspek komunikasi yang efektif, kolaborasi dalam tim, dukungan sosial, serta kondisi lingkungan kerja yang kondusif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear sederhana. Jumlah sampel penelitian sebanyak 66 responden yang ditentukan melalui Teknik total sampling. Instrumen penelitian disusun dalam bentuk skala situasi kelompok kerja dan skala stres kerja, keduanya dikembangkan berdasarkan teori-teori yang relevan. Hasil penelitian memperlihatkan adanya pengaruh signifikan antara situasi kelompok kerja dan stres kerja, dengan nilai signifikansi 0,002 < 0,05 serta koefisien regresi sebesar -0,379. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik situasi kelompok kerja maka semakin rendah tingkat stres yang dialami pegawai. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan manajemen kelompok kerja yang efektif guna menciptakan lingkuan kerja yang sehat, produktif, serta bebas dari tekanan psikologis berlebihan.
Pengaruh Kontrol Diri Terhadap Toxic Behavior Pada Siswa SMA Negeri 1 Tondano yang Bermain Game Online Mobile Legends Lomboan, Delfia L.; Solang, Deetje J.; Kapahang, Gloridei L.
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19639

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh kontrol diri terhadap toxic behavior pada siswa SMA Negeri 1 Tondano yang memainkan game online mobile legends. Metode yang di gunakan adalah kuantitatif. Alat ukur yang digunakan pada penlitian ini adalah skala kontrol diri dan skala toxic behavior dalam bentuk skala Likert, dengan jumlah subjek dalam penelitian ini 97 orang siswa. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan nilai beta -8,55, dan nilai R (koefisien korelasi) sebesar 0,796, nilai signifikan yang diperoleh sebesar 0.000 nilai tersebut kurang dari 0.005. Dengan demikian tingginya kontrol diri mampu memprediksi berkurangnya toxic behavior. Pada uji Koefisien derteminan memperoleh nilai R Square sebesar 0,634 yang berarti variabel kontrol diri mempengaruhi variabel toxic behavior sebesar 63,4% dan sebanyak 36,6% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak menjadi fokus pada penelitian ini.
Pengaruh Berpikir Positif terhadap Kecemasan Menghadapi Masa Depan pada Mahasiswa Angkatan 2021 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Dan Psikologi Universitas Negeri Manado Pongkorung, Zera; Solang, Deetje J.; Naharia, Melkian
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3707

Abstract

Kecemasan mengenai ketidakpastian masa depan merupakan masalah psikologis yang umum di kalangan mahasiswa, terutama selama fase transisi dari kehidupan akademis ke dunia kerja. Salah satu faktor mitigasi yang diusulkan adalah pengembangan berpikir positif. Kajian ini bertujuan guna mengkaji dampak berpikir positif terhadap kecemasan mahasiswa tentang masa depan dalam kelompok mahasiswa angkatan 2021 yang terdaftar di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Fakultas Pendidikan dan Psikologi, Universitas Negeri Manado. Menggunakan desain penelitian kuantitatif serta pemodelan regresi linier sederhana, sampel penelitian terdiri dari 161 mahasiswa yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel acak sederhana. Instrumen pengumpulan data meliputi skala berpikir positif (koefisien keandalan α = 0,932) dan skala kecemasan tentang masa depan (α = 0,948). Pengolahan data dilakukan dengan bantuan SPSS versi 25, menerapkan regresi linier sederhana. Hasilnya menunjukkan adanya korelasi signifikan secara statistik antara kognisi optimis dan kecemasan antisipatif terhadap masa depan, dengan skor p mencapai 0,000 (<0,05) dan skor R-kuadrat 0,370. Kondisi ini membuktikan bahwa berpikir positif menyumbang 37% varians tingkat kecemasan siswa, sementara 63% sisanya dapat dikaitkan dengan indikator lain yang tidak dipertimbangkan dalam cakupan studi ini. Studi ini menetapkan hasil bahwa tingkat berpikir positif yang lebih unggul berkaitan dengan berkurangnya kekhawatiran tentang masa depan di kalangan mahasiswa. Lebih lanjut, berpikir positif lebih dari sekadar berfungsi sebagai disposisi optimis, tetapi juga sebagai strategi pengaturan emosi yang dapat memfasilitasi pengelolaan kecemasan.
PENYEBAB KECENDERUNGAN PERILAKU MEROKOK MODEL TPB THEORY OF PLANNED BEHAVIOR PADA PEREMPUAN Natunggele, Rifaldo; Solang, Deetje J.; Sengkey, Marssel M.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i4.12624

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor faktor yang memengaruhi kecenderungan perilaku merokok pada perempuan menggunakan Theory of Planned Behavior TPB yang menjelaskan peran sikap norma subjektif dan kontrol perilaku dalam membentuk niat berperilaku Meskipun risiko kesehatan merokok telah banyak diketahui tren perempuan perokok di Indonesia terus meningkat seiring perubahan gaya hidup dan pengaruh sosial Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologis dengan dua perempuan perokok aktif di Kelurahan Ranoiapo Amurang Minahasa Selatan beserta dua informan dari lingkungan terdekat Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur observasi dan dokumentasi yang kemudian dianalisis melalui reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa merokok dipersepsikan sebagai strategi mengurangi stres sementara norma subjektif bersifat ambivalen akibat penolakan keluarga tetapi adanya dukungan teman sebaya Kontrol perilaku tampak rendah karena kebiasaan jangka panjang dan pengaruh lingkungan Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi berbasis dukungan sosial dan penguatan kontrol diri.
Hubungan Antara Kontrol Diri dengan Prokrastinasi Akademik pada Siswa SMK Negeri 1 Sangkub Basare, Dhea A.; Solang, Deetje J.; Hartati, Meike E.
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3783

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat terdapat ada tidaknya korelasi antara kontrol diri dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMK Negeri 1 Sangkub. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 88 responden. Teknik analisis yang digunakan adalah Penelitian ini menggunakan analisis korelasi pearson dimana berdasarkan hasil uji coba ulang dari 42 aitem pernyataan pada setiap variabel, 10 aitem dinyatakan gugur pada variabel kontrol diri dan 9 item gugur pada variabel prokrastinasi akademik. Pada hasil uji reliabilitas, variabel kontrol diri dinyatakan reliabel dengan nilai cronbach’s alpha = 0,823. Sementara pada variabel prokrastinasi akademik nilai cronbach’s alpha = 0.893 dengan derajat kekuatan sangat kuat. Hasil analisis korelasi dalam penelitian ini membuktikan bahwa terdapat korelasi negatif signifikan pada variabel kontrol diri dengan prokrastinasi akademik dengan koefisien sebesar -0,545 dan sig = 0.000 sedangkan sumbangsi pengaruh yang diberikan sebesar 0,296 artinya variabel kontrol diri memberikan kontribusi efektif pada variabel prokrastinasi akademik sebesar 29,6% dan berperan penting dalam penurunan tingkat prokrastinasi pada siswa.
Co-Authors Abriela A. Manoppo Manoppo Agnes Manggu Astri B. Podang Basare, Dhea A. Br Ginting, Oktavia Dewo A. N. Narosaputra Dewo A. N. Narosaputra Dewo Narosaputra Ester Della Marandof Euodia P. Legi Femy Mia Femy R. Mia Fernando D. Putra Fiona Irawati Flora S. Koten Giovanni Soben Gloridei Lingkanbene Kapahang Halid, Eliana Hartati, Meike E. Irenchia M. Kiroyan Jacobis, Kerin I. Jeremy F. T. E. Lukouw Jofie Hilda Mandang Kambey, Debora C.M Karundeng, Vinny Kaumbur , Great E. Kaumbur, Great E. Kaunang, Sinta Kaunang, Sinta E. Kaunang, Sinta E. J. Keren Gloria Sondakh Kumaat, Theophany D. Kumat, Theophany D. Lie, Nadia Thessalonica Lomboan, Delfia L. Lovihan, Mike A. K. Marssel Michael Sengkey Meike E. Hartati Meike Endang Hartati Melkian Naharia Naharia, Melkian Narosaputra, Dewo A. N. Natunggele, Rifaldo Ngangi, Anastasya Theresia Pangajow, Astrid Eklesia Paputungan, Meita Winawati Pasongli, Soepiyanto Polii, Alpacino Fernando R. Pongkorung, Zera Pontomudis, Marthen L. Porung, Milira E. Rafli P. Siru Rawung, Queenry C. Reity Sengkey Ricky H. Tjuyitno Rifandi H. Sorongan Rotinsulu, Ridel H. M. Runtu, Vionia E. S, Arham Sajid Arganto Sengkey, Marssel M. Sherina J. Ç Sigar, Valerie Sinta E. J Kaunang Sinta E. J. Kaunang Siti Mahrani M. Rusli Siwi , Pingkan M. Stevi Becher Sengkey Stive B. Sengkey Suwandi, Gibrael Tambanua, Silvana Gita Tellma Monna Tiwa Theophany D. Kumaat Theophany D. Kumaat Therecy Y. Mangamis Umboh, Jelri A. Valensia A. Kudati Wahab, Karla Antoinette Nathania