Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penerapan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa SMA Meiyasa, Ahmad Luthfi; Ardiansyah, Hamdan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28000

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi esensial yang diperlukan untuk menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMA. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur terhadap berbagai studi empiris dan teoretis yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model ini dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui aktivitas pemecahan masalah, kolaborasi kelompok, dan proses refleksi. Temuan dari berbagai penelitian mengindikasikan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir kritis siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis masalah dibandingkan dengan pendekatan konvensional. Berdasarkan hasil tersebut, penerapan Problem Based Learning secara sistematis direkomendasikan sebagai strategi efektif dalam meningkatkan berpikir kritis di tingkat SMA.
Kajian Literatur tentang Pengaruh Faktor Sosial dan Ekonomi terhadap Minat Siswa Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi Purnamasari, Gazlina Nur; Ardiansyah, Hamdan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor sosial dan ekonomi terhadap minat siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui pendekatan kajian literatur. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif terhadap 10 literatur primer dan sekunder yang relevan dari tahun 2018-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor ekonomi keluarga memberikan kontribusi signifikan terhadap minat melanjutkan pendidikan tinggi, dengan kondisi finansial keluarga dan persepsi biaya pendidikan menjadi determinan utama dalam pengambilan keputusan siswa. Faktor sosial seperti lingkungan keluarga, sekolah, dan dukungan masyarakat juga berperan penting dalam membentuk aspirasi pendidikan siswa. Prestasi belajar terbukti menjadi mediator sempurna antara status sosial ekonomi dengan minat studi lanjut. Tantangan struktural seperti kesenjangan akses informasi, distribusi perguruan tinggi yang tidak merata, dan ketimpangan kualitas pendidikan dasar-menengah memperburuk disparitas akses pendidikan tinggi. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi formulasi kebijakan pendidikan yang lebih inklusif untuk mencapai target peningkatan Angka Partisipasi Kasar perguruan tinggi dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas.
Inovasi Perbankan Syariah dalam Mendukung Pencapaian SDGs untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Silaban, Romika; Ardiansyah, Hamdan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28143

Abstract

Inovasi perbankan syariah merupakan pengembangan produk, layanan, sistem, dan model bisnis yang tetap berlandaskan prinsip-prinsip Islam seperti keadilan, transparansi, serta larangan terhadap riba dan praktik eksploitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi inovasi perbankan syariah dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam aspek peningkatan kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan penyebaran kuesioner kepada mahasiswa dan masyarakat umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menyadari dan mengakui peran positif inovasi perbankan syariah dalam meningkatkan inklusi keuangan, terutama bagi kelompok masyarakat yang kurang terlayani. Temuan ini memperkuat posisi perbankan syariah sebagai instrumen keuangan yang tidak hanya fokus pada profit, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap aspek sosial dan keberlanjutan. Namun, tantangan literasi keuangan syariah masih menjadi hambatan yang perlu diatasi melalui sinergi lintas sektor.
Peran Mahasiswa Pendidikan Ekonomi sebagai Agen Edukasi dalam Meningkatkan Literasi Fintech Syariah pada Generasi Strawberry Ningrum, Sri; Ardiansyah, Hamdan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28156

Abstract

Peran Mahasiswa Pendidikan Ekonomi dalam Meningkatkan Literasi Fintech Syariah di Kalangan Generasi Strawberry sangat penting mengingat perkembangan ekonomi syariah dan fintech yang pesat. Meskipun fintech syariah menawarkan solusi keuangan yang sesuai dengan prinsip Islam, tingkat literasi di kalangan generasi muda, khususnya generasi strawberry, masih rendah. Generasi ini, yang dikenal dengan karakteristik mental yang rapuh dan ketergantungan pada teknologi, memerlukan pemahaman yang lebih baik tentang keuangan syariah. Mahasiswa Pendidikan Ekonomi, sebagai calon pendidik dan agen perubahan, memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan literasi ini melalui berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis peran mahasiswa dalam meningkatkan literasi fintech syariah. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa dapat berkontribusi secara signifikan dalam menjembatani kesenjangan pemahaman di kalangan generasi strawberry melalui strategi edukasi yang inovatif dan kolaboratif. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas literasi fintech syariah agar dapat berperan efektif dalam masyarakat.
Peran Pendidikan Ekonomi dalam Mengembangkan Jiwa dan Semangat Kewirausahaan Mahasiswa di Era Digital Arifah, Mutiara; Ardiansyah, Hamdan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28213

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar yang menuntut Mahasiswa untuk memiliki Keterampilan digital, berpikir kreatif, inovatif, dan memiliki jiwa kewirausahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat model pendidikan ekonomi digital yang tidak hanya mengajarkan konsep ekonomi tetapi juga dapat membangun karakter wirausaha yang kreatif, fleksibel, dan mampu menghadapi tantangan ekonomi digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan studi kasus dari beberapa jurnal ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa minat, kemampuan, dan kepercayaan diri mahasiswa untuk berwirausaha dapat ditingkatkan melalui pendidikan ekonomi yang berbasis digital, praktik, dan kolaboratif. Terbukti bahwa program seperti inkubasi bisnis, mentoring, dan proyek kewirausahaan digital dapat membangun lingkungan kampus yang mendukung semangat kewirausahaan. Oleh karena itu, kerja sama antara pendidikan ekonomi dan teknologi digital sangat penting untuk menghasilkan wirausahawan muda yang tangguh.
Peran Mahasiswa Pendidikan Ekonomi dalam Meningkatkan Budaya Berwirausaha di Era 4.0 Supandi, Malisha Salsabila; Ardiansyah, Hamdan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28224

Abstract

Perkembangan era industri 4.0 membawa dampak signifikan pada berbagai sektor,terutama dalam bidang kewirausahaan. Mahasiswa Pendidikan Ekonomi memiliki kontribusi penting dalam mendorong tumbuhnya budaya wirausaha agar dapat beradaptasi dan bersaing di tengah kemajuan teknologi digital saat ini.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran mahasiswa dalam membangun jiwa kewirausahaan di lingkungan akademik.Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi langsung. Temuan menunjukkan bahwa mahasiswa sudah mengenal teknologi digital dan mulai melakukan usaha kecil, tetapi masih mengalami kendala seperti keterbatasan modal dan waktu. Oleh karena itu, dukungan dari pihak kampus berupa pembelajaran yang lebih aplikatif sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan kemampuan wirausaha mahasiswa. Kesimpulannya, mahasiswa Pendidikan Ekonomi memiliki potensi besar sebagai motor penggerak budaya kewirausahaan, namun memerlukan pendampingan dan fasilitas yang memadai agar dapat berkembang secara maksimal di era 4.0.
Studi Literatur: Transformasi Peran Guru dalam Ekosistem Pendidikan Digital Berbasis Kecerdasan Buatan (AI) Azzahra, Aulia Dwi; Ardiansyah, Hamdan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28334

Abstract

Di era revolusi industri 4.0 fokus utama untuk menghadapi tantangan dan peluang adalah transformasi peran guru dalam ekosistem pendidikan digital berbasis AI. Fokus penelitian ini adalah bagaimana kecerdasan buatan mengubah peran guru dari sekadar penyampai materi menjadi fasilitator pembelajaran yang lebih adaptif dan individual. Dengan dukungan AI untuk perencanaan kurikulum berbasis data siswa, mengotomatisasi tugas administratif, dan memberikan umpan balik cepat dan akurat, guru dapat lebih fokus pada pengembangan guru dapat lebih fokus pada pengembangan kreativitas dan interaksi dengan siswa. Selain itu, peran guru yang tidak dapat digantikan oleh teknologi masih sangat penting dalam membangun ikatan emosi, menanamkan nilai moral, dan membimbing karakter siswa. Studi ini juga menekankan bahwa guru harus dilatih dan dikembangkan untuk menggunakan AI secara optimal dalam proses pembelajaran. Diharapkan bahwa pendidikan menjadi lebih efisien, inklusif, dan berfokus pada pengembangan holistik siswa jika guru dan AI bekerja sama dengan baik.
Peningkatan Kualitas Pendidikan Menuju SDG 4: Kajian Literatur terhadap Tiga Pilar Utama Profesionalisme Guru, Kurikulum Relevan, dan Kebijakan Inklusif” Syafarudin, Syafarudin; Ardiansyah, Hamdan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28363

Abstract

Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan keempat (SDG 4), yaitu pendidikan yang inklusif, adil, dan berkualitas, masih menjadi tantangan di Indonesia. Penelitian ini mengkaji tiga komponen utama yang mendukung pencapaian tujuan tersebut: standar profesionalisme guru, kurikulum yang relevan, dan kebijakan pendidikan yang mendukung. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap sumber-sumber dari tahun 2005 hingga 2025, penelitian ini menemukan bahwa kompetensi guru meliputi pedagogis, personal, profesional, dan sosial memiliki pengaruh besar terhadap mutu pembelajaran. Kurikulum yang relevan harus bersifat inklusif, berbasis kompetensi, dan berorientasi pada nilai karakter, serta dilengkapi dengan evaluasi berkala dan pelibatan komunitas. Kebijakan pendidikan yang efektif harus menjamin pemerataan mutu, mempertimbangkan konteks lokal, dan menyediakan pendanaan berkelanjutan. Integrasi ketiga komponen ini dinilai penting untuk membangun sistem pendidikan yang responsif dan berkualitas. Temuan ini memberikan rekomendasi praktis bagi pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia guna mewujudkan SDG 4.
Pengaruh Perilaku Manusia terhadap Perubahan Iklim dan Kerusakan Lingkungan: Perspektif Ekonomi Syariah Raspati, Djati Maulana; Ardiansyah, Hamdan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28378

Abstract

Perilaku manusia merupakan faktor utama dalam perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, yang berdampak pada kualitas hidup dan keberlanjutan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku manusia dengan kerusakan lingkungan, serta mengeksplorasi kontribusi ekonomi syariah dalam mitigasi dampak ekologis tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kajian pustaka kualitatif dengan analisis teoritik, mengkaji literatur dari jurnal ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan terkait. Temuan studi ini menunjukkan bahwa perilaku konsumtif dan eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan berkontribusi terhadap peningkatan emisi karbon dan kerusakan ekosistem. Dalam konteks ini, ekonomi syariah menawarkan alternatif melalui prinsip maqashid syariah, yang menekankan pada kesejahteraan umat, keadilan sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Implementasi prinsip-prinsip ekonomi hijau dalam perspektif syariah dapat menjadi strategi efektif dalam mengurangi dampak negatif perilaku manusia terhadap lingkungan. Kesimpulannya, integrasi ekonomi syariah dalam kebijakan lingkungan dapat memperkuat upaya konservasi dan pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Nomor 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim.
Peran Strategis Pendidikan Syariah dalam Meningkatkan Literasi, Etika Bisnis, dan Inovasi Pelaku UMKM untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Halal di Indonesia Habibah, Davina Nur; Ardiansyah, Hamdan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28834

Abstract

UMKM berbasis halal memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang belum memahami prinsip-prinsip syariah dalam menjalankan usahanya, terutama terkait literasi keuangan, etika bisnis, dan inovasi produk halal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pendidikan syariah dalam meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai syariah di kalangan pelaku UMKM. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa pendidikan syariah mampu memberikan dampak positif terhadap kesadaran, perilaku, dan orientasi bisnis halal. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi pendidikan syariah dalam pengembangan UMKM sangat penting dalam membangun ekosistem ekonomi halal di Indonesia.