Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Indonesian Community Journal

Aku Cinta Damai, Aku Anak Indonesia!: Edukasi Pendidikan Perdamaian dan Toleransi berbasis Pancasila bagi Siswa SD melalui Media E-comic Helga Graciani Hidajat; Sumarmi Sumarmi; Raissa Dwifandra Putri; Retno Sulistiyaningsih; Laila Indra Lestari; Flavia Aurelia Hidajat
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 4 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v4i4.5651

Abstract

Proses menghargai perbedaan orang lain dimulai dari proses berdamai dan menghargai diri sendiri. Setelah proses mengenal diri, berdamai dan memaafkan diri, seseorang bisa memahami perbedaan dan keunikan individu yang dihadapi. Permasalahan di SDN Sukoharjo 2 Malang adalah siswa kelas 4 SD susah untuk menerima kekurangan diri dan sulit berdamai dengan pengalaman yang menyakitkan. Siswa kelas 4 SD Negeri Sukoharjo 2 Malang juga susah menghadapi perbedaan dan sukar membaur dengan lingkungan sosial yang berbeda budaya. Siswa suka mencibir teman yang memiliki perbedaan suku, agama, ras, dan budaya. Siswa juga sukar menerima gagasan yang berbeda dari gagasan yang dimiliki. Oleh karena itu, dibutuhkan edukasi Pendidikan perdamaian dan toleransi berbasis Pancasila bagi siswa SD melalui media e-comic. Metode tahapan pengabdian Masyarakat ini adalah pemaparan e-comic terkait pendidikan perdamaian diri, pemaparan e-comic terkait perdamaian diri dengan orang lain, dan pemaparan e-comic terkait edukasi toleransi. Hasil edukasi Pendidikan perdamaian dan toleransi di SD Negeri Sukoharjo 2 Malang adalah siswa kelas 4 SD Negeri Sukoharjo 2 Malang memahami perlunya kesadaran untuk terus berdamai dengan diri sendiri dan meningkatnya pemahaman terkait toleransi terhadap perbedaan.
Intervensi Psikoedukasi Pola Asuh Orangtua dalam Mengoptimalkan Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Dini Rizka Fibria Nugrahani; Hilda Rosa Ainiyah; Laila Indra Lestari
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 1 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v5i1.6687

Abstract

Parental parenting plays a crucial role in shaping early childhood development, including cognitive, social, and emotional aspects. However, the level of public understanding of effective parenting in Indonesia remains relatively low, potentially hindering optimal child development. This study highlights various parenting styles, including democratic, permissive, and authoritarian parenting, as well as the impact of inappropriate parenting on children's development. Findings indicate that unsupportive parenting styles, such as authoritarian or permissive parenting, can lead to social difficulties, low independence, and disruptions in emotional and cognitive development. Therefore, educational efforts for parents are essential to help them adopt more effective parenting strategies that support optimal early childhood development.
Sosialisasi Program WAYANG Hijaiyah Media Interaktif berbasis AI di SLB BC Dharma Wanita 01 Pakisaji Nugrahani, Rizka Fibria; Albab, Rifki Ulil; Lestari, Laila Indra; Afdi, Faza Khoiri Nur; Kayrani, Fatihah Medina
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8187

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SLB BC Dharmawanita 01 Pakisaji dengan tujuan mengembangkan serta mengenalkan media pembelajaran digital interaktif huruf hijaiyah berbasis AI yang ramah bagi siswa tunarungu, sekaligus meningkatkan peran guru dan orang tua dalam penerapannya. Metode kegiatan mencakup tiga pendekatan, yaitu pengembangan media berbasis AI, workshop bagi guru (n=10) dan orang tua (n=11), serta sosialisasi melalui observasi pada siswa tunarungu (n=9). Hasil pre–post test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru dan orang tua dengan rata-rata kenaikan lebih dari 30% pada indikator pengetahuan media, strategi pendampingan, serta pemahaman indikator keberhasilan belajar anak. Sementara itu, hasil observasi siswa menunjukkan perkembangan positif berupa meningkatnya kemampuan mengenal huruf hijaiyah, fokus belajar, motivasi, kepercayaan diri, serta kemandirian dalam mengulang materi. Temuan ini menunjukkan bahwa media berbasis AI tidak hanya mempermudah siswa tunarungu memahami huruf hijaiyah, tetapi juga mendukung guru dan orang tua dalam menciptakan pembelajaran agama yang inklusif, interaktif, dan sesuai kebutuhan anak.