Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisa Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi pada Pasien Peserta Posyandu Lansia Kartini Surya Khatulistiwa Pontianak Syarifah Nurul Yanti Rizki Syahab Asseggaf; Ridha Ulfah
Journal of Pharmascience Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v9i1.11870

Abstract

Hipertensi yang tidak terkontrol dapat menimbulkan komplikasi berupa aneurisma, gagal jantung, sindrom metabolik yang memicu diabetes, penyakit jantung, stroke, demensia, dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan obat antihipertensi pada peserta Posyandu Lansia Kartini Madu II. Penelitian ini merupakan penelitian analitik menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien dengan total sampel sebanyak 48. Data berupa usia, jenis kelamin, jenis, dosis dan frekuensi pemberian obat antihipertensi, serta kepatuhan terapi pasien yang diukur dengan Medication Possession Ratio (MPR). Hasil penelitian ini menunjukkan hampir semua responden berusia ≥56 tahun (lansia lanjut) yakni sebanyak 44 orang (91,7%). Mayoritas pasien adalah pasien dengan hipertensi tingkat 2 yakni 29 orang (60,41%). Obat antihipertensi yang digunakan adalah kaptopril sebanyak 37 orang (77,08%) dan amlodipine sebanyak 11 orang (22,92%). Mayoritas pasien tidak patuh terhadap terapi antihipertensi yakni sebanyak 30 orang (62,5%). Terdapat hubungan bermakna derajat hipertensi terhadap kepatuhan minum obat pasien (p=0,0,040). Tidak terdapat hubungan bermakna antara bermakna usia, jenis kelamin, jenis obat, dosis obat dan frekuensi pemberian obat terhadap kepatuhan minum obat pasien (p>0,05). Kata Kunci: Hipertensi, Obat Antihipertensi, Kepatuhan Terapi Pasien Uncontrolled hypertension can lead complications including aneurysms, metabolic syndrome that caused of diabetes, stroke, dementia, and etc. This study determined the use of antihypertensive drugs in the participants of Posyandu Kartini Madu II. This study was a analytic study using patient medical record as secondary data in a total sample of 48 patients. Data collected were age, gender, type of doses and frequency antihypertensive drugs, and patient compliance in treatment measured with Medication Possession  Ratio (MPR). The result of this study showed that almost all of patiens were ≥56 years old (91.7%). Majority of patients were patients with hypertension grade II as many as 29 people (60.41%). The antihypertensive drugs used were captopril by 37 people (77.08%) and amlodipine by 11 people (22.92%). Majority of patients as many as 30 people were not compliant with medical treatment of antihypertensive drugs (62.5%). There was a significant relationship of patient’s medication compliance with the degree of hypertension (p=0.040). There was no significant relationship of patient’s medication compliance with age, sex, class, dose and frequency of admistrasion of antihypertensive drug (p>0.05).
Pengaruh Penyakit Penyerta terhadap Toksisitas Obat Metamizole Athira Syafika; Syarifah NYRS Asseggaf; Mistika Zakiah
Journal of Pharmascience Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v10i1.13920

Abstract

Metamizole merupakan obat yang memiliki efek analgesik, antipiretik, dan spasmolitik. Metamizole diketahui memiliki toksisitas yang dipengaruhi oleh penyakit penyerta, dosis dan interaksi obat. Hal ini yang menjadi salah satu latar belakang bagi peneliti untuk membahas lebih lanjut terkait pengaruh penyakit penyerta terhadap toksisitas metamizole. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penyakit penyerta terhadap toksisitas obat metamizole. Desain penelitian yang digunakan adalah literature review dan data yang digunakan berasal dari Google Schoolar, PubMed, dan Science Direct. Hasil dari review sepuluh jurnal menunjukkan bahwa adanya pengaruh penyakit penyerta seperti kardiovaskular, autoimun, infeksi virus, acute liver injury, kanker dan asma terhadap toksisitas obat metamizole. Pengaruh ini sering kali diperberat oleh interaksi obat seperti obat aspirin, antibiotik, antikonvulsan, dan cDMARD (methotrexate). Kesimpulan review ini adalah adanya pengaruh penyakit penyerta terhadap toksisitas obat metamizole. Penyakit penyerta tersebut antara lain adalah kardiovaskular yang dapat menyebabkan MACCE (P<0,001), autoimun yang dapat meningkatkan resiko agranulositosis dengan OR 2,28 (CI 95%: 1,294,04), infeksi virus, acute liver injury, kanker dan asma. Kata Kunci: Penyakit Penyerta, Toksisitas, Metamizole, Interaksi Obat, Efek Samping Obat Metamizole is a drug that has analgesic, antipyretic, and spasmolytic effects. Metamizole is known to have a toxicity that is influenced by comorbidities, dosage, and drug interactions. This is one of the backgrounds for researchers to discuss further regarding the effect of co-morbidities on metamizole toxicity. This study aims to examine the effect of comorbidities on the toxicity of the metamizole. The research design used was a literature review and the data used came from Google Schoolar, PubMed, and Science Direct. The results of a review of ten journals showed that there was an influence of comorbidities such as cardiovascular, autoimmune, viral infections, acute liver injury, cancer, and asthma on the toxicity of the metamizole. This effect is often exacerbated by drug interactions such as aspirin, antibiotics, anticonvulsants, and cDMARD (methotrexate). The conclusion of this study is that there is an effect of comorbidities on the toxicity of the metamizole. These comorbidities include cardiovascular disease that can cause MACCE (P < 0.001), autoimmune which can increase the risk of agranulocytosis with an OR of 2.28 (95% CI: 1.29 4.04), viral infections, acute liver injury, cancer and asthma.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT JERUK SAMBAL (Citrus Microcarpa Bunge) TERHADAP Staphylococcus Aureus Anggi Sagita Siti Qomariah; Syarifah Nurul Yanti Rizki Syahab Asseggaf; Mistika Zakiah; Ari Widiyantoro; Delima Fajar Liana
Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal) Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/ath.v11i1.655

Abstract

Staphylococcus aureus (S. aureus) menjadi penyebab tingginya morbiditas dan mortalitas pada kasus infeksi. Perkembangan kasus resistensi antibiotik menyebabkan sulitnya proses pengobatan infeksi. Alternatif antibakteri dapat berasal dari tanaman berupa kulit buah jeruk sambal (Citrus microcarpa Bunge). Penelitian bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol kulit buah jeruk sambal terhadap pertumbuhan bakteri S. aureus. Pada penelitian ini dilakukan skrining fitokimia secara kualitatif dan uji aktivitas antibakteri pada kelompok perlakuan konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80%, kontrol negatif dan kontrol positif. Melalui skrining fitokimia, senyawa metabolit ditemukan pada ekstrak etanol kulit buah jeruk sambal sekunder yang meliputi flavonoid, fenolik, alkaloid, tanin, dan saponin. Aktivitas antibakteri ditemukan pada konsentrasi 40%, 60%, dan 80% dengan diameter zona hambat yang terbentuk sebesar 6,93 mm, 8,88 mm, dan 10,25 mm. Zona hambat yang terbentuk dapat dikategorikan sedang. Konsentrasi efektif ekstrak etanol kulit buah jeruk sambal dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus adalah 60%.
Co-Authors Agustina Arundina Triharja Tejoyuwono, Agustina Arundina Triharja Agustina, Vanisia Ainun Najib Febrya Rahman Alfazon, Rohid Anandiza, Alif Naufal Rafif Anggi Sagita Siti Qomariah Anzas Niam Saputra Ari Widiyantoro Arqaf, Muhammad Dikas Asmaurika Pramuwidya Athira Syafika Athira Syafika Azizah, Intan Ariqah Chally Liadylova Putri Changestu, Daniel Alexander Delima Fajar Liana Dewi, Dyan Roshinta Laksmi Diana Natalia Diana Natalia Diana Natalia Edmond Daniel Beltsazar Fahdi, Faisal Khalid Fahiratunnisa, Namira Alifah Fatriona, Emitra Gama - Natakusumawati Hafizuddin, Muhammad Haryati Septiani Hendrayana, Bimo Irvandy, Muhammad Syifa Ishan, Zulfa Khairunnisa Kalahan, Al Munawar Khansa, Marsyabila Puspa Khansa, Masyabila Puspa Len, Jenny Firda Liauw, Josephine Johan Mahyarudin, Mahyarudin Mardhia Mardhia Mistika Zakia Mistika Zakiah Muhammad Luthfi Musawaris, Risa Febriana Nur, Andi Denisa Fadliah Nur, Fina Herlinda Nurmainah Nurmainah Nurmainah Pratama, Fidelis Aprilino Priyono, Djoko Puji Astuti Putra, Galih Abisatya Hartono Putri, Rifa Amalia Putri, Triyana H. Qatrunnada, Aura Rahmaddani, Metta Sintia Ramaita, Ramaita Refaldi, Muhammad Wildan Ridha Ulfa Ridha Ulfah Risa F. Musawaris Salsabila, Tasya Sari Rahmayanti Seprian, Dwin Sri Purwanti Supianto, M. Jahari Tanti Melinda Triyana Harlia Putri Tyas, Tri Wahuning Tyas, Tri Wahyuning Vanesa - - Vanesa, Vanesa Veren Evelyn Chandra Veren Evelyn Chandra Vica Vionita Rosalim Vita Yulia Andini Wahyudi, Dery Windesi, Yubelina Yuannefa, Nazla