Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PERTUMBUHAN IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias Gariepenus) PADA SISTEM RESIRKULASI Lalu Sepi Al-Muhatir R.; Nanda Diniarti; Alis Mukhlis
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Media Akuakultur Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v3i2.2443

Abstract

Catfish is one of the commodities with promising prospects for development, both in hatchery and grow-out activities. One of the challenges in catfish farming is the high mortality rate of intensively raised fish without water exchange. In order to increase production, the implementation of good cultivation technologies is necessary to maximize the results. One such technology that can be used is the Recirculating Aquaculture System (RAS). This study aims to analyze the effects of RAS using lettuce plants as biofilters on the growth and survival of Clarias gariepinus catfish. The test animals used in this study were Clarias gariepinus catfish sourced from Beta Fish Lingsar Farm, with seed size ranging from 7-8 cm. The study was conducted with three treatments (plots): pond 1 = RAS with lettuce biofilter at a stocking density of 1000 individuals, pond 2 = RAS with a stocking density of 1000 individuals, and pond 3 = RAS with a stocking density of 500 individuals. The results of the study showed that the use of the RAS system had an impact on the growth and survival of the fish. The RAS system with lettuce biofilter was able to increase the Specific Growth Rate (SGR) by 6.02% and reduce fish mortality rate with a Survival Rate (SR) value of 62.8%. Based on these findings, the use of RAS with plant biofilters can be further developed on a larger scale in aquaculture.
PENYULUHAN GAMSTING (GERAKAN MEMASYARAKATKAN MAKAN IKAN UNTUK MENCEGAH STUNTING) DI PAUD RINJANI DARMA WANITA UNIVERSITAS MATARAM Yuliana Asri; Septiana Dwiyanti; Alis Mukhlis; Andre Rachmat Scabra; Laily Fitriani Mulyani; Wastu Ayu Diamahesa; Nuri Muahiddah; Muhammad Sumsanto; Lalu Hizbulloh
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 3 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i3.1027

Abstract

Stunting is a condition of nutritional status in children under five years of age with low height compare to age. The data from the National Nutrition Status Survey (SSGI) of 2022 shows that one out of every five children in Indonesia is stunted. The Movement to Popularize Eating Fish to Prevent Stunting (GAMSTING) is an effort to reduce stunting prevalence in Indonesia. Children, especially those in the pre-school period such as in day care, early childhood education and kindergarten, are an important target in stunting prevention education. This service activity aims to provide education to teachers, parents and students at Kindergarten DW Rinjani University of Mataram about the importance of nutrition fulfillment from an early age to prevent stunting, one of which is by consuming fish. This service uses the counseling method with material on the introduction of types of sea fish and fresh fish, as well as the importance of eating fish for the health and fulfillment of children's nutrition. The second counseling material is the hands-on practice of cooking tuna. Students and parents who attended the activity were enthusiastic in participating in the activity both in material presentation and in tasting the fish dishes from the cooking demonstration. Collaboration among children, parents and teachers at school in introducing and increasing fish consumption is expected to be an important measure to prevent stunting. Diet is very influential on the growth and development of children so that the toddler period is most appropriate for parents to introduce and get used to their children consuming fish.
Pemberdayaan Masyarakat Nelayan di Desa Pringgabaya, Lombok Timur: "Pengembangan Pengelolaan Gurita Secara Berkelanjutan" Laily Fitriani Mulyani; Alis Mukhlis; Muhammad Marzuki; Nunik Cokrowati; Wastu Ayu Diamahesa
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v4i2.116

Abstract

Desa Pringgabaya merupakan salah satu desa di Lombok Timur dimana penduduknya memiliki pendapatan yang masih dibawah rata - rata. Dikarenakan hasil tangkapan gurita nelayan terkadang tidak menentu, sehingga pendapatan nelayan juga tidak menentu. Permintaan dari gurita meningkat, menyebabkan nelayan juga mulai banyak yang menangkap gurita. Dikhawatirkan, terjadi over exploitation karena terlalu banyak ditangkap tanpa ada upaya pemulihan kembali. Oleh karena itu, perlunya dilakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang bagaimana pentingnya pengelolaan gurita secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini konsepnya adalah “menabung” di alam. Kegiatan pengabdian yang dilakukan antara lain: penyuluhan kelompok masyarakat, pemberian bantuan teknologi, pendampingan dan evaluasi. Atas dasar hasil evaluasi kegiatan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini telah memperoleh manfaat bagi nelayan dari penggunaan teknologi sistem menabung di alam tersebut. Peningkatan Kesejahteraan: Jika populasi gurita di alam meningkat, tidak dipancing atau ditangkap pada periode waktu tertentu, hal ini akan meningkatkan pendapatan nelayan. Kesejahteraan ekonomi yang meningkat dapat menjadi motivasi kuat bagi mereka untuk terlibat dengan serius dalam kegiatan ini. Pemberdayaan Masyarakat: Program ini tidak hanya memberikan gurita sebagai sumber nutrisi, tetapi juga memberdayakan masyarakat dengan memberikan mereka pengetahuan dan keterampilan baru dalam budidaya gurita secara berkelanjutan.
PENGARUH PENAMBAHAN PUPUK ORGANIK GUANO DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN Spirulina sp. Viqram Viqram; Zaenal Abidin; Alis Mukhlis
Jurnal Perikanan Unram Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Perikanan
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v8i2.119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk organik guano kelelawar yang tepat terhadap pertumbuhan mikroalga Spirulina sp. Metode digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini menggunakan 6 perlakuan dengan konsentrasi pemberian pupuk yang berbeda yaitu pupuk komersil sebagai kontrol positif, 0 g/L sebagai kontrol negatif, guano 0,040 g/L, guano 0,060 g/L, guano 0,080 g/L dan guano 0,100 g/L yang masing-masing diulang sebanyak 3 kali. Kepadatan awal penebaran 1.500 unit/mL yang dipelihara selama 96 jam. Pengamatan kepadatan dilakukan setiap 12 jam. Parameter yang diamati meliputi kepadatan puncak, pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, pertumbuhan biomassa, dan waktu penggandaan diri. Hasil penelitian menujukkan bahwa konsentrasi 0,100 g/L menghasilkan pertumbuhan populasi Spirulina sp. tertinggi dengan nilai rata-rata 6.572 unit/mL dengan pertumbuhan mutlak tertinggi dengan nilai rata-rata 5.072 unit/mL dan waktu penggandaan diri tercepat yaitu 36,76 jam. Namun dalam percobaan ini tidak menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata terhadap hasil pertumbuhan biomassa.
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN JERUJU (Acanthus ilicifolius) DENGAN DOSIS BERBEDA PADA PAKAN TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) YANG DIINFEKSI Vibrio parahaemolyticus Rizka Abdi; Dewi Nuraeni Setyowati; Alis Mukhlis
Jurnal Perikanan Unram Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v12i1.271

Abstract

Pemberian pakan buatan berimonustimulan menggunakan penambahan ekstrak daun jeruju merupakan salah satu upaya pencegahan serangan penyakit oleh bakteri Vibrio parahaemolyticus pada udang vanane (Litopenaeus vannamei). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pemberian imonustimulan berbahan ekstrak daun jeruju terhadap peningkatan respon imun non spesifik udang vaname seperti parameter THC, DHC dan AF serta peningkatan survival rate pasca infeksi bakteri Vibrio parahaemolyticus. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan RAL, 6 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan terdiri dari kontrol kualitas air, kontrol -, kontrol +, penambahan ekstrak 5 g/kg pakan, penambahan ekstrak 10 g/kg pakan dan penambahan ekstrak 20 g/kg pakan. Parameter penelitian yang diuji meliputi perhitungan THC, DHC, AF, SR, TVC, dan TBC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan esktrak daun jeruju pada pakan dengan dosis berbeda memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan nilai survival rate dan respon imun non spesifik udang vaname (THC, DHC dan AF) pada udang yang mendapatkan perlakuan penambahan ekstrak. Dosis terbaik dari penambahan ekstrak daun jeruju adalah 20 g/kg pakan yang memiliki nilai tertinggi pada THC, DHC, AF, dan SR.
PRODUKTIVITAS BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) SUPER INTENSIF DI BAK TERPAL BUNDAR DENGAN PADAT TEBAR BERBEDA Dzikri Wahyudi; Anggoro Prihutomo; Alis Mukhlis
Jurnal Perikanan Unram Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v12i4.412

Abstract

Tren permintaan pasar terhadap udang vaname saat ini terus meningkat, namun permasalahan serangan patogen dan lingkungan yang buruk menyebabkan terjadinya kegagalan produksi udang vaname. Permasalahan ini perlu diimbangi dengan teknologi yang mampu mengatasi permasalahan yang ada. Salah satu yang dapat dilakukan adalah penggunaan bak terpal sebagai sarana budidaya yang dapat dilakukan secara intensif, efisien, dan dapat meminimalisasi penggunaan lahan dan sumberdaya, serta penerapan biosekuriti yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas budidaya udang vaname super intensif di bak terpal bundar berkapasitas 28 m3 dengan padat tebar 300 ekor/m3 dan 400 ekor/m3 yang dipadukan dengan panen parsial. Masing-masing padat tebar diulang sebanyak 6 kali. Pemeliharaan dilakukan selama 110 hari dimana panen parsial dilakukan pada hari ke-66 dan hari ke-80. Parameter yang diuji meliputi sintasan, laju pertumbuhan spesifik harian, produktivitas budidaya udang dan FCR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa padat tebar yang diuji tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata pada sintasan (p > 0,05), namun berbeda nyata pada laju pertumbuhan spesifik harian, produktivitas budidaya udang dan FCR (p < 0,05). Penerapan budidaya udang vaname super intensif dengan padat tebar 400 ekor/m3 mampu meningkatkan produksi sebesar 18,47% dibandingkan dengan padat tebar 300 ekor/m3, dengan nilai rata-rata sintasan sebesar 89,72%, produktivitas sebesar 5,58 kg/m3, dan FCR sebesar 1,48. Padat tebar 400 ekor/m3 dapat direkomendasikan untuk diterapkan pada budidaya udang vaname dan kajian produksi budidaya udang vaname dengan padat tebar di atas 400 ekor/m3 perlu dilakukan.
Co-Authors Abidin, Z Abidin, Zaenal Andre Rachmat Scabra Anggoro Prihutomo Anita Prihatini Ilyas Anita Prihatini Ilyas Arnu Finanta Awan Dermawan Awan Dermawan Ayu Adhita Damayanti Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana Dewi N. Setyowati Dewi Nu'Aeni Setyowati Dewi Nur&#039;aeni Setyowati Dewi Nur'aini Setyowati Dewi Nuraeni Setyowati Dewi Nuraini Setyowati Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Diamahesa, Wastu Ayu Diaz Asa Gusmi Dzikri Wahyudi Fariq Azhar Fariq Azhar Flaxen D. L. Conway Ichi Naomi Mawardi Irwan Agus Samdani Joko Priyono Junaidi, Muhammad Kadek Juniati Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Lakhsmi Dewi Paramaatman Lalu Hizbulloh Lalu Sepi Al-Muhatir R. lalu Yayan Nigar Leni Mardiana Lumbessy, Salnida Yuniarti Misqul Hurryah Mochammad Amiri Mohammad Syakiran Muhammad Agus Muljanto Muhammad Awaluddin Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Marzuki Muhammad Najamuddin Sayuti Muhammad Sumsanto Nadirah Karimatul Ilmi Nadirah Karimatul Ilmi Nanda Diniarti Nanda Diniarti Ni Komang Santi Ariani Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nuri Muahiddah Nurul Hidayah Paryono Paryono Putra Satria Timur Rabiatun Abi Adamiah Rizka Abdi Sadikin Amir Sainida Yuniarti L Sanca Rahmatullah Sanca Rahmatullah Saptono Waspodo Satria Fajry Septiana Dwiyanti Setyowati, Dewi Nur’aeni Setyowati, Dewi Nur’aeni Sitti Hilyana Ulan Ayudia Lestari Viqram Viqram Woro Kusumaningtyas Perwitasari Yuliana Asri Yuyun Arfah