Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

SOSIALISASI PENTINGNYA EKOSISTEM TERUMBU KARANG DAN PENGENALAN APLIKASI AVENZA MAPS DALAM PEMANTAUAN EKOSISTEM TERUMBU KARANG Zibar, Zan; Saputra, Robin; Munandar, Rizqan Khairan; Santoso, Hendi; dodi, Dodi; Linda, Riza
Bina Bahari Vol 3, No 3 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v3i3.74

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang dikenal memiliki kekayaan berbagai jenis terumbu karang yang merupakan rumah bagi keanekaragaman hayati ikan di dunia. Pulau Lemukutan memiliki potensi sumberdaya kelautan diantaranya terumbu karang, lamun dan makroalga yang mendiami habitat dasar perairan. Tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) menjumpai masih minimnya pemahaman tentang pentingnya ekosistem terumbu karang serta masih terbatasnya pengetahuan masyarakat Pulau Lemukutan dalam memanfaatkan teknologi aplikasi avenza dalam pemantauan ekosistem terumbu karang, namun kelompok pokmaswas dan pelaku usaha di bidang kelautan serta wisata bahari mahir dalam menggunakan smart phone. Upaya mengatasi permasalahan tersebut, maka sosialisasi pentingnya ekosistem terumbu karang dan pengenalan aplikasi avenza dalam pemantauan ekosistem terumbu karang penting dilakukan. Kegiatan ini, bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat tentang pentingnya ekosistem terumbu karang dan memberdayakan masyarakat lokal dengan pengetahuan dan keterampilan dalam monitoring dan pelestarian terumbu karang mengunakan aplikasi avenza maps. Hasil kegiatan menunjukan Kelompok masyarakat Pulau Lemukutan telah memahami manfaat ekosistem terumbu karang namun masih belum memahami pengunaan aplikasi avenza untuk pemantauan ekosistem terumbu karang.
Design of A Solar-Powered Automatic Grouper Fish Feeder In Floating Net Cages Santoso, Hendi; Saputra, Robin; Zibar, Zan; Munandar, Rizqan Khairan
Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 6 No 2 (2024): Edisi November
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47685/barakuda45.v6i2.553

Abstract

This research aims to design and develop an automatic feeding device for grouper fish operating in floating net cages, using solar energy as the power source. The system is designed to improve feeding efficiency by providing feed at the right time and in the appropriate amount, supporting optimal fish growth. The device is equipped with solar panels as the main power supply, along with a time sensor to regulate feeding frequency. This technology is expected to optimize the productivity of grouper aquaculture while maintaining environmental sustainability through the use of renewable energy. The device was tested in floating net cages at Semak Daun Island, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, with the results showing that it functioned effectively, dispensing feed according to the set schedule and operating stably using solar power. This research examined the relationship between the rotation time of the feed motor (DC motor) and the weight of the dispensed feed. The rotation time of the DC motor is directly proportional to the feed weight, with a correlation value exceeding 90%. The energy required for one day of operation is 36.01 watts. In this system, we used 12 units of 18650 batteries with a capacity of 2000mAh (2Ah) and a voltage of 3.7 volts, along with a 10wp solar panel.
Pengelolaan Ekosistem Mangrove Berbasis Masyarakat Di Desa Mas Bangun, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat Munandar, Rizqan Khairan; Santoso, Hendi; Zibar, Zan; Saputra, Robin; Dodi, Dodi
Jurnal Laot Ilmu Kelautan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Laot Ilmu Kelautan
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jlik.v6i2.10774

Abstract

Ekosistem mangrove terletak di daerah pesisir yang memiliki nilai bagi yang memanfaatkan jasajasa lingkungan salah satu yang memanfaatkan hutan mangrove tersebut ialah manusia. Neayan Desa Mas Bangun memanfaat Kawasan mangrove sebagai mata pencarian. Tujuan dari penelitian tersebut ialah pemanfaatan ekosistem mangrove, strategi pengelolaan mangrove secara berkelanjutan. Metode yang digunakan ialah wawancara ke nelayan yang memangfaatkan Kawasan mangrove dan dianalisis menggunakan analisis SWOT untuk pemanfaatan yang berkelanjutan. Hasil yang didapat dari analisis SWOT rangking 1 yang harus dilakukan untuk pengelolaan yang berkelanjutan ialah strategi SO Desa Mas Bangun memiliki luas lahan mangrove yang besar. Ketersedian biota-biota yang bernilai ekonomis sangat mendukung perekonomian nelayan Desa Mas Bangun, 2 Strategi WO Kurangnya sosialisasi ke nelayan Desa Mas Bangun tentang pemanfaatan ekosistem mangrove, 3 strategi ST Penetapan daerah penangkapan biota yang bernilai ekonomis di ekosistem mangrove agar pembuangan limbah tidak masuk ke kawasan penangkapan, 4 strategi WT Meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui pembinaan dan penyuluhan kepada seluruh lapisan akan arti pentingnya ekosistem mangrove untuk keberadaan biota serta menjaga kelestariannya.
Uji Akurasi Interpolasi Idw, Kriging dan Analisis Fluktuasi Klorofil-a di Wilayah Laut Kabupaten Kayong Utara Saputra, Robin; Gelis, Ester Restiana Endang; Kurniawati, Esty; Permana, Rizki Dimas; Nuzapril, Mulkan; Suci, An Nisa Nurul
Jurnal Laot Ilmu Kelautan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Laot Ilmu Kelautan
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jlik.v6i2.10590

Abstract

Data spasial dapat diproses menggunakan berbagai teknikkinterpolasi, namun setiap teknik akan menghasilkannoutput yang berbeda. Pemilihan metodeeyang digunakan akan berdampak pada hasil akhir yang diperoleh. Klorofil-a berperan penting dalam menentukan tingkat produktivitas primer di perairan (Susilo, 2000). Kesuburan suatu perairan dapat diukur melalui tingkat produktivitas primer yang dihasilkan. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Kayong Utara menggunakan data klorofil-a dari citra Aqua Modis. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan teknik Interpolasi IDW & Kriginggguna menentukan teknik yang paling mendekati nilai klorofil-a yang sebenarnya, serta untuk mengidentifikasi tingkat kesuburan perairan laut di wilayah tersebut berdasarkan konsentrasi klorofil-a. Data citra Aqua Modis diolah menggunakan perangkat lunak SeaDAS dan diinterpolasi menggunakan ArcGIS. Berdasarkan uji akurasi dengan RMSE, metode Kriging menunjukkan hasil yang lebih akurat dibandingkan metode IDW, dengan nilai RMSE masing-masing sebesar 3,889607 dan 3,900089. Konsentrasi klorofil-a terendah pada kedua metode tercatat sebesar 0,32 mg/m3, sedangkan yang tertinggi mencapai 83,22 mg/m3, dengan nilai rata-rata 4,08 mg/m3. Distribusi klorofil-a di perairan Kayong Utara menunjukkan konsentrasi tertinggi di wilayah pesisir yang semakin menurun ke arah laut lepas. Distribusi bulanan mengindikasikan bahwa konsentrasiinilai klorofil-a mencapai puncaknya tertinggi pada bulan September, dengan nilai 8,16 mg/m³, sementara konsentrasi terendah tercatat pada bulan Oktober, yaitu sebesar 2,04 mg/m³.
Monitoring Kondisi Hutan Mangrove Menggunakan Citra Satelit Di Desa Kemboja Kabupaten Kayong Utara Maulana, Gusti Farhan; Saputra, Robin; Raynaldo, Adityo
Jurnal Laot Ilmu Kelautan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Laot Ilmu Kelautan
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jlik.v6i2.10060

Abstract

Mangrove adalah jenis vegetasi pantai yang khas di daerah tropis dan terletak di sepanjang pesisir. Mangrove memiliki peran penting dalam mengurangi dampak perubahan iklim dan pemanasan global. Pemantauan kondisi mangrove menunjukkan bahwa setiap tahunnya terjadi penurunan kualitas dan kuantitas mangrove di Indonesia. Pemantauan dan pengelolaan mangrove secara berkelanjutan sangat penting dilakukan oleh masyarakat umum, pemerintah, dan akademisi. Teknik monitoring analisis wilayah yang dilakukan adalah teknik penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi mangrove dan sebarannya di Desa Kemboja, Kecamatan Pulau Maya Kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat, serta hubungan korelasi NDVI dengan kerapatan. Metode yang digunakan adalah klasifikasi citra berbasis piksel dengan menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM). Citra yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sentinel-2B tahun 2023 dengan resolusi spasial 10 x 10 m. Survei lapangan dilakukan pada bulan Juni 2023 dengan menggunakan metode random sampling. Klasifikasi berbasis piksel menggunakan algoritma SVM menghasilkan akurasi sebesar 86% dan nilai kappa sebesar 0,83. Berdasarkan analisis hubungan korelasi tutupan kanopi dan nilai Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) memiliki hubungan yang kuat dengan nilai r=0,70.
Analisis Kesesuaian Perairan untuk Budidaya Ikan Kerapu Macan (Epinephelus fuscogutattus) dengan Pendekatan Geospasial di Desa Pelapis, Kabupaten Kayong Utara Bangun, Phiguradi; Saputra, Robin; Linda, Riza
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 7, No 3 (2024): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v7i3.82445

Abstract

Penggunaan teknologi pemetaan yang berkembang merupakan salah satu opsi dalam menentukan lokasi budidaya. Penerapan teknologi ini digunakan untuk memetakan lokasi pengembangan budidaya laut yang melibatkan integrasi parameter ekosistem perairan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan lokasi yang optimal untuk membudidayakan ikan kerapu macan. Metode yang digunakan adalah metode spasial multikriteria analisis dengan menggunakan data primer dan data sekunder yaitu salinitas, do, amonia, pH,   kecerahan, suhu permukaan air, jenis dasar perairan, keterlindungan, faktor pembatas, kecepatan arus, dan kedalaman di perairan, selanjutnya data kualitas air tersebut diinterpolasi, reclass dan overlay. Hasil analisis data pemetaan menunjukan perairan desa Pelapis potensial dikembangkan untuk budi daya ikan kerapu macan dengan keramba jaring apung dengan kategori sangat sesuai (S1) seluas 1,23 (0,21%) Ha, kategori sesuai (S2) seluas 591,71 (97,89%) Ha, sedangkan wilayah budidaya yang termasuk dalam kategori tidak sesuai (N) seluas 11,50 (1,90%)Ha.
Analisis Pasang Surut Sungai Kapuas Kota Pontianak Menggunakan Metode Admiralty Santoso, Hendi; Saputra, Robin; Munandar, Rizqan Khairan; Zibar, Zan; Dodi, Dodi
Jurnal Kelautan, Lingkungan, dan Perikanan Vol 5 No 2 (2024): MANFISH JOURNAL
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31573/manfish.v5i2.975

Abstract

This study analyzes the tidal patterns in the Kapuas River, Pontianak, using the Admiralty Method to determine the type and characteristics of tides and their implications for flood management and navigation along the river channel. Based on harmonic analysis, the tides in the Kapuas River are classified as mixed, with a dominant semidiurnal component, resulting in two high and two low tides per day with varying heights. This tidal type potentially increases flood risk, particularly when peak tides coincide with high upstream discharge. This condition heightens the risk of river overflow, necessitating mitigation measures such as tidal monitoring and effective drainage planning. Additionally, tidal fluctuations impact the depth of the river channel, critical for navigation activities. At high tide, water depth increases, facilitating large vessel navigation, while at low tide, some channels may become shallow, hindering navigation. This study’s findings highlight the importance of integrating tidal predictions in coastal area management and river channel regulation in Pontianak to reduce flood risk and support safe navigation.
Pemetaan Batimetri dan Analisis Kondisi Fisik dan Kimia Perairan Pulau Putri-Kayu Angin, Kepulauan Seribu, Jakarta Hendi Santoso; Zan Zibar; Rizqan Khairan Munandar; Robin Saputra; Adityo Raynaldo
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jpk.v14i2.29314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan batimetri dan analisis kondisi fisik serta kimia perairan di sekitar Pulau Putri dan Pulau Kayu Angin, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Metode penelitian yang digunakan mencakup pengukuran kedalaman laut menggunakan echosounder GPS MAP 585 S untuk pembuatan peta batimetri, serta pengumpulan data pasang surut menggunakan data dari Dishidros TNI AL. Selain itu, sampel air diambil pada beberapa titik untuk menganalisis parameter fisik dan kimis seperti suhu, salinitas, pH, dan oksigen terlarut. Data batimetri yang diperoleh diolah menggunakan perangkat lunak GIS untuk menghasilkan peta topografi bawah laut yang akurat. Analisis data fisik dan kimia perairan memberikan gambaran tentang kualitas air dan kondisi lingkungan di area penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perairan di perairan Pulau Putri – Kayu Angin mempunyai dasar perairan yang cukup landai dan beberapa ada yang curam dari kedalaman 3 m hingga 29,7 m. Analisa data pasang surut memperlihatkan pasang surut di daerah tersebut termasuk pada tipe harian tunggal. Secara umum, kondisi perairan yang baik dapat diamati dari hasil pengukuran kualitas perairan yang tidak melebihi baku mutu air laut untuk biota laut Temuan ini memberikan dasar ilmiah untuk pengelolaan lingkungan dan konservasi sumber daya perairan di Kepulauan Seribu.
Perancangan Sistem Informasi Monitoring Lingkungan Laboratorium Sains Dasar dan Kelautan Berbasis IoT Robin Saputra; Santoso, Hendi; Saputra, Robin; Bibas, Elpe; Kurnia, Fitriyan; Ramadhani Febriaty, Irma; Tri Utami, Naniek; Siti Shofiyah, Sofi
Informatics and Computer Engineering Journal Vol 5 No 1 (2025): Periode Februari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/icej.v5i1.7866

Abstract

Pengelolaan lingkungan laboratorium yang optimal sangat penting untuk menjaga kualitas penelitian dan aktivitas akademik, khususnya di laboratorium Kelautan dan Sains Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan alat monitoring suhu dan kelembaban udara berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan platform web. Alat ini menggunakan sensor DHT22 untuk pengukuran suhu dan kelembaban, yang hasilnya ditampilkan secara real-time melalui website https://maritech.id/SmartLabMonitor/. Sistem ini dirancang dengan fitur pemantauan jarak jauh yang didukung oleh database khusus untuk menyimpan data historis. Pengujian menunjukkan bahwa akurasi sensor DHT22 dibandingkan dengan higrometer mencapai lebih dari 95%, membuktikan keandalan alat ini dalam memantau kondisi lingkungan laboratorium. Dengan keberhasilan rancang bangun ini, alat yang dikembangkan diharapkan dapat mendukung efisiensi manajemen lingkungan laboratorium sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam penerapan teknologi IoT di bidang pendidikan dan penelitian.
Perancangan Sistem Informasi Monitoring Lingkungan Laboratorium Sains Dasar dan Kelautan Berbasis IoT Robin Saputra; Santoso, Hendi; Saputra, Robin; Bibas, Elpe; Kurnia, Fitriyan; Ramadhani Febriaty, Irma; Tri Utami, Naniek; Siti Shofiyah, Sofi
Informatics and Computer Engineering Journal Vol 5 No 1 (2025): Periode Februari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/icej.v5i1.7866

Abstract

Pengelolaan lingkungan laboratorium yang optimal sangat penting untuk menjaga kualitas penelitian dan aktivitas akademik, khususnya di laboratorium Kelautan dan Sains Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan alat monitoring suhu dan kelembaban udara berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan platform web. Alat ini menggunakan sensor DHT22 untuk pengukuran suhu dan kelembaban, yang hasilnya ditampilkan secara real-time melalui website https://maritech.id/SmartLabMonitor/. Sistem ini dirancang dengan fitur pemantauan jarak jauh yang didukung oleh database khusus untuk menyimpan data historis. Pengujian menunjukkan bahwa akurasi sensor DHT22 dibandingkan dengan higrometer mencapai lebih dari 95%, membuktikan keandalan alat ini dalam memantau kondisi lingkungan laboratorium. Dengan keberhasilan rancang bangun ini, alat yang dikembangkan diharapkan dapat mendukung efisiensi manajemen lingkungan laboratorium sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam penerapan teknologi IoT di bidang pendidikan dan penelitian.