p-Index From 2021 - 2026
2.386
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengalaman Pasien Penderita Kusta Dalam Pencarian Pengobatan di Wilayah Pare-Pare Sulawesi Selatan: Studi Fenomenologi Rastipiati Rastipiati; Titih Huriah; Arianti Arianti
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v10i1.458

Abstract

Latar Belakang: Kusta merupakan salah satu penyakit yang sering ditakuti karena dapat menyebabkan kecacatan. Penderita kusta tidak akan mengalami kecacatan jika segera melakukan pengobatan yang secara tepat. Penelitian ini bertujuan menggali dan memahami secara mendalam tentang pengalaman pasien penderita kusta dalam pencarian pengobatan di wilayah Pare Pare Sulawesi Selatan.Metode: Desain penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi. Proses pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Partisipan pada penelitian ini diambil secara purposive sampling, interpretasi data menggunakan metode model Spiegelberg.Hasil: Tema yang teridentifikasi pada penelitian ini adalah: 1) Pilihan dan keyakinan pengobatan tradisional, 2) Berat ringan stimulus kehidupan, 3) Keterbatasan pengetahuan dan dukungan, 4) Harapan dan realitas dukunganKesimpulan: Pengalaman pasien penderita kusta dalam pencarian pengobatan adalah keinginan dan motivasi untuk sembuh. Oleh karena itu perlunya informasi tentang pengobatan kusta yang tepat serta dukungan atau motivasi dari keluarga, teman atau orang lain disekitar, dan perawat yang berperan penting sebagai care giver, educator, fasilitator dalam pencarian pengobatan yang tepat.                                                                  Kata kunci: Kusta, Pengalaman, Pencarian Pengobatan, Studi fenomenologi.AbstractBackground: Leprosy is one of the diseases that is often feared due to it can cause disability. Lepers will not experience a disability if they immediately take proper treatment. The objective of the research is to find out and to understand deeply about lepers’ experience in seeking treatment in Pare-pare South Sulawesi.Method: This research applied qualitative phenomenology descriptive method; the process of data collection was done with an in-depth interview. The participants of this research were chosen using purposive sampling, the data interpretation using Spiegelberg method. Result: The research result identified theme: 1) Experience and belief traditional treatment, 2) Dynamic weighting of life stimulus, 3) Limited knowledge and support, 4) expectation and reality of support.Conclusion: This research concludes that lepers’ experience in seeking treatment is the desire and motivation to get well. Therefore, information about the proper treatment and support or motivation from family, friends or people around and nurses who play an important role as a caregiver, educator, facilitator in seeking proper treatment of leprosy are needed.            Keywords: Leprosy, treatment-seeking, experience, phenomenology.   
Health education video project dalam proses discharge planning meningkatkan kesiapan keluarga merawat pasien stroke Siti Zuraida Muhsinin; Titih Huriah; Erfin Firmawati
JHeS (Journal of Health Studies) Vol 3, No 1: Maret 2019
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.812 KB) | DOI: 10.31101/jhes.492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh health education video project dalam proses discharge planning untuk meningkatkan kesiapan keluarga dalam merawat pasien stroke. Jenis penelitian ini menggunakan quasi experimental pretest and posttest with control group design. Teknik sampling yang digunakan simple random sampling. Pengukuran tingkat kesiapan responden menggunakan kuesioner dan checklist tentang perawatan pasien stroke di rumah. Hasil uji Mann Whitney didapatkan p value (0,000)α (0,05) artinya health education video project dalam proses discharge planning meningkatkan kesiapan keluarga dalam merawat pasien stroke di rumah. 
Pre-Marital Education (PME) Program Through Online Media to Improve Behavior on Stunting Prevention Huriah, Titih; Suci, Rovi Apriani Eka; Puspita, Dewi
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No S2 (2022): Suplement 2
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.159 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7iS2.1441

Abstract

Stunting is a condition that affects toddlers who are shorter than their age. Stunting in Yogyakarta was most prevalent in Gunungkidul Regency (17.94%) and least prevalent in Bantul Regency (7.73%). Tepus sub-district is one of the Gunungkidul Regency sub-districts with the highest prevalence of stunting. One of the efforts to reduce stunting prevalence is educational intervention related to the first 1000 days of life. Late adolescents or early adults planning to marry may be the target of interventions in the first 1000 days of life to improve stunting prevention behaviours. This study aimed to determine the effectiveness of the Pre-Marital Education program for increasing stunting prevention behaviour. This study uses a quantitative method (Quasy Experiment). The sample in this study was 19 pairs in the intervention group and the control group. The instruments used in the research are questionnaires in the form of google forms, and educational media used posters and videos. Pre-Marital Education uses Instagram's online media. The data analysis in this study used the Wilcoxon Signed Rank Test and Mann-Whitney Test. The results showed that the behaviour in the intervention group had signed with a p-value = 0,000, while the control group was not significant with a p-value of more than 0,05. The Mann-Whitney U test analysis results in both groups after the intervention were 0,002 with a p-value of less than 0,05, which means that Pre-Marital Education affects the behaviour of pre-marital couples in preventing stunting. Pre-Marital Education effectively increases stunting prevention behaviour in pre-marital couples. Abstrak: Stunting merupakan keadaan balita yang mempunyai tinggi badan yang kurang dibandingkan balita seusianya. Prevalensi stunting tertinggi di Yogyakarta adalah Kabupaten Gunungkidul 17,94% dan terendah di Kabupaten Bantul 7,73%. Kecamatan Tepus merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Gunungkidul dengan angka prevalensi stunting paling tinggi. Salah satu upaya menurunkan prevelensi stunting yaitu intervensi edukasi terkait 1000 hari pertama kehidupan. Remaja akhir atau dewasa awal yang merencanakan pernikahan dapat menjadi sasaran intervensi 1000 hari pertama kehidupan untuk meningkatkan perilaku pencegahan stunting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana efektivitas program Pre-Marital Education untuk peningkatan perilaku pencegahan stunting. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif (Quasy Eksperimen). Sample pada penelitian ini berjumlah 19 pasangan pada kelompok intervensi maupun kelompok kontrol. Pre-Marital Education ini menggunakan media online Instagram. Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku pada kelompok intervensi memiliki signifikansi dengan nilai p= 0,000, sedangkan kelompok kontrol tidak signifikan dengan nilai p lebih dari 0,05. Hasil analisis Mann Whitney U Test pada kedua kelompok setelah intervensi hasilnya 0,002 dengan nilai p kurang dari 0,05 yang artinya terdapat pengaruh Pre-Marital Education terhadap perilaku pasangan pranikah dalam pencegahan stunting. Kesimpulan Pre-Marital Education efektif untuk peningkatan perilaku pencegahan stunting pada pasangan pranikah.
Effectiveness of Soy Food for Stunting Prevention in Toddlers Mukhlis, Mukhlis; Huriah, Titih
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No S2 (2022): Suplement 2
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.62 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7iS2.1421

Abstract

Stunting in toddlers is a global health problem with considerable consequences. One of the interventions to prevent stunting in toddlers is to provide local foods that are highly nutritious. Suitable foods are high in protein, saturated fat, essential amino acids, and high in vitamin B12. The journal review aimed to determine soy food's effectiveness in preventing stunting in toddlers. The method used is a systematic review by searching for articles in several media databases such as ProQuest, Ebsco and Scopus, which are used for sampling. Researchers filtered articles by setting exclusion criteria. The study on nutrition to prevent stunting, the 2017 to 2022 study, children or mothers with children aged 6-59 months and the inclusion criteria for the study protocol. In the next stage, the researcher assesses the journal's quality using a critical review from JBI; then, data extraction is carried out. The analysis study resulted in 182 articles, with the final results reviewing eleven papers that met the criteria. According to the survey, soy foods are given to toddlers and pregnant women to prevent stunting. In one study, researchers gave soybeans mixed with corn as additional food for toddlers. Supplementary feeding is carried out for six months to one year and can increase the growth and development of toddlers. A mixture of soy food with corn can also be used as an additional source of nutrition for toddlers. Abstrak: Stunting pada balita merupakan masalah kesehatan global dengan konsekuensi yang cukup besar. Salah satu intervensi untuk mencegah stunting pada balita adalah dengan memberikan makanan lokal yang bergizi tinggi. Makanan yang cocok adalah protein tinggi, lemak jenuh, asam amino esensial, dan vitamin B12 tinggi. Tujuan dari penelaahan jurnal untuk mengetahui efektivitas makanan kedelai dalam mencegah stunting pada balita. Metode yang digunakan yaitu Sebuah tinjauan sistematis dengan mencari artikel di beberapa media database seperti proquest, ebsco dan scopus yang digunakan untuk pengambilan sampel. Peneliti menyaring artikel dengan menetapkan kriteris eksklusi Kajian tentang gizi untuk mencegah stunting, kajian 2017 hingga 2022, anak atau ibu dengan anak usia 6-59 bulan dan kriteria inklusi kajian protokol. Pada tahap selanjutnya peneliti menilai kualitas jurnal menggunakan critical review dari JBI, kemudian dilakukan ekstraksi data. dari hasil Studi analisis menghasilkan 182 artikel dengan hasil akhir mengulas sebelas makalah yang memenuhi kriteria. Menurut survei, makanan kedelai diberikan kepada balita dan ibu hamil untuk mencegah stunting. Dalam sebuah penelitian, peneliti memberikan kedelai yang dicampur dengan jagung sebagai makanan tambahan untuk balita. Pemberian makanan tambahan dilakukan selama enam bulan hingga satu tahun dan dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan balita. Campuran makanan kedelai dengan jagung juga daapat dijadikan sebagai sumber nutrisi tambahan untuk balita.
Opportunity of Leprosy Information Systems as An Effort to Eliminate Leprosy in Papua: Systematic Review Bahari, Bahari; Sutantri, Sutantri; Huriah, Titih
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No S2 (2022): Suplement 2
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1149.63 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7iS2.1394

Abstract

Leprosy is a significant health problem in certain countries, including Indonesia. Indonesia has six provinces that have been unable to eliminate leprosy, including Papua. Most leprosy elimination constraints are caused by drinking compliance, socio-cultural factors, health services, and the development of information systems to eliminate leprosy. This study discussed the leprosy information system in the situation in Papua. The applied approach was a systematic review. The researchers reviewed the articles from ProQuest, Ebscohost Medline, Emerald, Clinical key, Science Direct, and Sage Journal databases from 2018-2022. The researchers also applied keywords to filter sources. The author found 329 articles however only six papers met the requirements for analysis. The review found that the information system was an integrated application with reminders, artificial intelligence, epidemiological modeling, and geographic applications. These articles were useful to differentiate some matters, such as detections, reminders, geospatial data, epidemiological modeling, vaccines, and analysis of application reliability with artificial intelligence assistance. Abstrak: Kusta merupakan masalah kesehatan utama di negara-negara tertentu termasuk Indonesia. Indonesia sendiri terdapat enam provinsi yang belum dapat mengeliminasi kusta termasuk Papua. Kendala eliminasi kusta mayoritas disebabkan karena kepatuhan minum, factor sosial-budaya, dan layanan kesehatan. Mengikuti perkembangan sistem informasi yang akhir-akhir ini berkembang pesat dapat dimanfaatkan dalam upaya eliminasi kusta. Untuk itu penelitian ini akan membahas tentang pemanfaatan sistem informasi kusta yang sesuai dengan keadaan Papua. Pendekatan yang digunakan dalam tulisan ini ialah sistematis review pada artikel jurnal memanfaatkan database ProQuest, Ebscohost medline, Emerald, Clinicalkey, Science Direct dan Sage Journal  dalam rentang 2018-2022 dan menggunakan kata kunci untuk menyaring sumber. Penulis menemukan sebanyak artikel 329 artikel yang kemudian terdapat 6 artikel yang memenuhi syarat untuk dilakukan analisa. Review menemukan bahwa system informasi yang digunakan yakni aplikasi yang di integrasikan dengan pengingat, artificial intelligen, pemodelan epidemiologi serta aplikasi geografis. Artikel-artikel tersebut mempunyai fungsi dan tujuan yang cenderung berbeda satu sama lain baik pada deteksi sini, reminder, data geospasial, pemodelan epidemiologi, vaksin serta analisa kehandalan aplikasi dengan bantuan kecerdasan buatan.
Pengaruh Diabetes Self Management Education (DSME) terhadap Self Management pada Pasien Diabetes Mellitus Trina Kurniawati; Titih Huriah; Yanuar Primanda
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/jiks.v12i2.174

Abstract

AbstrakEdukasi kepada pasien Diabetes Mellitus (DM) yang dapat memperbaiki hasil klinis adalah Diabetes Self Management Education (DSME). DSME merupakan salah satu metode yang dapat memfasilitasi pengetahuan dan keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Diabetes Self Management Education terhadap Self Management pada pasien DM. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi experimental dengan control group pre test- post test design. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 46 orang yang terbagi menjadi 23 orang pada kelompok intervensi mendapatkan DSME sebanyak 4 sesi dalam satu bulan dan 23 orang pada kelompok kontrol mendapatkan edukasi dari Program PERSADIA. Instrumen yang digunakan menggunakan kuesioner. Analisis statistik menggunakan Wilcoxon dan Mann Whitney test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P value uji Wilcoxon test sebesar 0,000 pada kelompok intervensi, P value uji Mann Whitney test adalah 0,000 pada variabel self management. Berdasarkan hasil uji statistik didapatkan p<0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai self management antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol secara signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah DSME dapat meningkatkan self management pada pasien DM. Disarankan petugas kesehatan dapat memberikan DSME untuk meningkatkan self management pasien diabetes dan menggunakan DSME sebagai program promosi kesehatan.Kata kunci: Diabetes Mellitus; DSME;Self Management  The Influnce of Diabetes Self Management Education (DSME) to the Self Management on the Diabetes Patient AbstractEducation to patients Diabetes Mellitus (DM) who can improve clinical outcomes is Diabetes Self Management Education (DSME). DSME is one method that can facilitate knowledge and skills. The purpose of this research is to determine the effect of Diabetes Self Management Education (DSME) to Self Management on the diabetes patients. This study is used the quasi experimental research method with control group pre test post test design. The sampling technique used Simple random sampling with a samples of 46 people and it is devided 23 people in the intervention group get DSME as much as 4 sessions in one month and 23 people in the control group get education programe at PERSADIA. The instrument used was questionnaire. Statistical analysis used Wilcoxon and Mann Whitney test. The results showed that P value of Wilcoxon test  was 0.000 in the intervention group, P test value of Mann Whitney test was 0.000 in self management variable. Based on statistical test results obtained p <0.05 which indicates that there are differences in self-management value between the intervention group and the control group significantly. The conclusions of this research is DSME can improve self-management on the patients with diabetes. It is recommended that health workers can provide DSME to improve self-management  in diabetic patients and use DSME as a health promotion program.Keywords  : Diabetes Mellitus, DSME, Self Management
PEER DAN AUTHENTIC ASSESSMENT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA SAAT PRAKTIK LAPANGAN PROGRAM D-III KEPERAWATAN Wahyu Riniasih; Titih Huriah; Novita Kurniasari
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v3i1.53

Abstract

Latar belakang: Penerapan metode assesment tidak banyak mendapatkan perhatian. Proses assessment dilakukan tanpa melibatkan mahasiswa akibatnya mahasiswa tidak interest terhadap proses pembelajaran dengan metode assessment yang ada sehingga mahasiswa yang aktif saja yang mau mengerjakan tugas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar mahasiswa saat praktik lapangan pada kelompok peer dan authentic assessment dengan kelompok authentic assessment.Metode: jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif non experiment dengan rancangan penelitian deskriptif komparatif.Subyek penelitian mahasiswa STIKES An Nur semester VI D III perawat dengan total sampling, jumlah responden 119 mahasiswa. Normalitas data dengan kolmogorov-smirnov test dengan hasil r<0,001. Analisis data menggunakan wilcoxon dan Mann Whitney test.Hasil: penelitian terdapat perbedaan motivasi belajar yang signifikan antara kelompok A dan kelompok B dengan hasil r<0,001.Peer assessment dilakukan antar mahasiswa sehingga memungkinkan mahasiswa untuk terlibat secara langsung dalam penilaian, mahasiswa menjadi aktif, percaya diri dan termotivasi dalam belajar.Kesimpulan: terdapat perbedaan peningkatan motivasi belajar pada mahasiswa D III Keperawatan STIKES An Nur Purwodadi saat praktik klinik lapangan. Kata Kunci : Authentic Assessment, Motivasi Belajar, Peer Assesment
EVALUASI MATA KULIAH KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH MENGGUNAKAN APLIKASI MODEL CIPP (Context Input Process And Product) DI POLTEKKES RS dr. SOEPRAOEN MALANG Hamidatus Daris Sa&#039;adah; Titih Huriah; Moh Afandi
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 2, No 2 (2017): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v2i2.6

Abstract

Latar Belakang: Pelaksanaan pembelajaran belum terdapat instrument evaluasi yang mengukur hasil pembelajaran, karena pembelajaran keperawatan bersifat teori dan  praktis. Tujuan penelitian mengevaluasi proses pelaksanaan pembelajaran mata kuliah KMB I ditinjau menggunakan model evaluasi CIPP.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian Mixed Method, desain rancangan eksplanatory desain. Sampel kuantitatif adalah total sampling dan  kualitatif adalah purposive sampling dengan melibatkan mahasiswa, penanggung jawab mata kuliah dan koordinator bagian kurikulum. Data kuantitatif yang didapat dianalisis dengan analisis deskriptif, dilanjutkan analisis kualitatif secara manual dengan pengkategorian makna final kemudian disimpulkan dari kedua analisis tersebut.Hasil penelitian: Hasil di dapatkan dua tema besar yaitu pada evaluasi context (Ketidaksesuaian jadwal materi pembelajaran dengan silabus; Ketidaksediaan prasarana dan sarana dalam pmbelajaran) dan evaluasi input (Kurangnya variasi metode pembelajaran; dan Kurangnya informasi biaya tentang kegiatan pembelajaran).Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini didapatkan hasil evaluasi pembelajaran mata kuliah KMB I dengan menggunakan aplikasi model CIPP adalah baik, tetapi terdapat kurang kesesuaian pada evauasi context dan input. Kata Kunci : Evaluasi Pembelajaran, Model CIPP, KMB I, Mahasiswa, Prodi DIII Keperawatan
Effectiveness of oxytocin massage for breast milk production: a literature review Ni Luh Linda Ayuni Tania; Titih Huriah
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 2: June 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.244 KB) | DOI: 10.30604/jika.v8i2.1822

Abstract

Riskesdas data in 2021 shows that only 52.5% or half of 2.3 million of 1-6 month babies in Indonesia who get exclusive breastfeeding. Most provinces still has low percentage of exclusive breastfeed and under the national average. One of the factors is due to the unhealthy condition of the mother and due to the lack of confidence when giving exclusive breastfeeding. Giving therapy massage that combines oxytocin with other therapies becomes a specialized intervention to assist mothers in producing exclusively breast milk. This literature reviews aimed to know the effectiveness of Oxytocin Massage for increasing Milk production. The literature review employed PRISMA method. The database used Scopus, PubMed, Science Direct, EBSCO, PROQUEST, NILITI, and Google Scholar. The key words were included Mother AND Oxytocin OR massage Oxytocin AND Breast milk AND RCT. The inclusion criteria used were RCT articles 2017 to 2022, using English and Indonesian, full text and the exclusion criteria such as reviewed, unoriginal publications including a letter to the editor, abstracts only, and books. An assessment tool of critical JBI was used to evaluate the quality of journal. The result showed that the Oxytocin Massage with or without a combination of other therapies can help mothers to have an exclusive breast milk production.Abstrak: Data Riskesdas tahun 2021 menunjukkan hanya 52,5% atau separuh dari 2,3 juta bayi 1-6 bulan di Indonesia yang mendapatkan ASI eksklusif. Sebagian besar provinsi masih memiliki persentase ASI eksklusif yang rendah dan di bawah rata-rata nasional. Salah satu faktornya adalah karena kondisi ibu yang tidak sehat dan kurang percaya diri saat memberikan ASI eksklusif. Pemberian terapi pijat yang mengkombinasikan oksitosin dengan terapi lain menjadi intervensi spesialis untuk membantu ibu dalam produksi ASI eksklusif. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Pijat Oksitosin untuk meningkatkan produksi ASI. Tinjauan literatur menggunakan metode PRISMA. Basis data menggunakan Scopus, PubMed, Science Direct, EBSCO, PROQUEST, NILITI, dan Google Scholar. Kata kuncinya termasuk Ibu DAN Oksitosin ATAU Pijat Oksitosin DAN ASI DAN RCT. Kriteria inklusi yang digunakan adalah artikel RCT 2017 hingga 2022, menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia, teks lengkap dan kriteria eksklusi seperti ulasan, publikasi tidak asli termasuk surat kepada editor, abstrak saja, dan buku. Alat penilaian JBI kritis digunakan untuk menilai kualitas jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pijat Oksitosin dengan atau tanpa kombinasi terapi lain dapat membantu ibu untuk menghasilkan ASI eksklusif. 
Nutrition Advocacy Through Strengthening Local Food in Pregnant Women in Stunting Prevention Huriah, Titih; Maghpira, Dea Ainun
Proceedings of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 2 No. 2 (2023): Strengthening Youth Potential for Sustainable Innovation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/umygrace.v2i2.506

Abstract

Introduction: The prevalence of stunting under five in Indonesia is included in the country with the third highest prevalence in the Southeast Asia region or the South-East Asia Regional (SEAR). The average prevalence of stunting under five in Indonesia in 2005-2017 was 36.4%. One of the causes of stunting in toddlers is inadequate nutritional intake during pregnancy. One of the interventions that can be done is to provide nutrition advocacy related to local food for pregnant women. Purpose: The purpose of this case study was conducted to describe the nutritional status of pregnant women. Method: The method used is a case report. Overview of cases of G5P4A0 pregnant women. Currently the client is 20 weeks pregnant G5P4A0 5th pregnancy. The client has a history of the first pregnancy giving birth normally, the second pregnancy the client gave birth by SC because the womb had exceeded the HPL and was accelerated because there was no development for childbirth, the third pregnancy gave birth by SC because the distance between the first and second SC was only 23 months, the fourth pregnancy was done by SC because he has a history of SC 2 times, and the client is currently pregnant at high risk because he has a history of SC 3 times. The client had a history of giving birth to her first child with a baby weighing 1.8 kg and died after 3 hours of birth due to congenital abnormalities. At 20 weeks' gestation, the client's weight was 69 kg, TB was 154 cm and the weight before pregnancy was 65 kg. During this pregnancy the client does not do any diet or food restrictions, the client eats 2-3 times/day. The food that is often consumed by the family is side dishes and vegetables. Clients often consume fast food. The action taken is advocating local food nutrition for pregnant women. Results: Before the intervention was carried out the client said that he did not know about stunting prevention with local food. The results of the implementation given to the client were in the form of nutrition advocacy in the form of strengthening local food for pregnant women. The results obtained by the client were that they enthusiastically listened when they were given education and the client said that they now know and understand what local food is good for pregnant women. Education conducted for clients using audio-visual in the form of video and poster media aims to provide an understanding of the material so that it can increase the client's knowledge about the nutrition of pregnant women and can change the client's behavior in maintaining her pregnancy.
Co-Authors Agustina Rahmawati AKICHIKA MIKAMI Ambar Relawati, Ambar Andri Hermawan Aprilia, Suci Ardhian Indra Darmawan Ardiansyah . Ardiansyah Ardiansyah Arianti Arianti Aris Budi Pratama Asti Yulianti Atapada Atik Setiawan Wahyuningsih azizah khoiriyati Azzahra Dwi Sintaningrum Bagiartana, Kadek Dio Agus Bahari Bahari, Bahari Bambang Edi Susyanto Dewi Puspita Dian Suspiyanti Dwi Wulandari Ningtias Purnama Elfiza Fitriami Erfin Firmawati Fahad, Mochammad Fahmi, Faradisa Yuanita Falasifah Ani Yuniarti, Falasifah Ani Farida, Lisnawati Nur Fitri Haryanti Hamidatus Daris Sa&#039;adah Handriani, Egha Harmili, Harmili Hidayati, Rizqi Wahyu Hikmawati, Anna Nur Hikmawati, Anna Nur Ika Fauziyah Rahmawati Kunak, Andinayanti Kuntuamas, Yulianingsi A Kurniawati, Trina Kusbaryanto Laksono Trisnantoro Latif, Rusnani AB Liena Sofiana Madarina Julia Maghpira, Dea Ainun Maryudella Afrida Afrida Moh Afandi Mohammad Hakimi Muhka, Reni Muhsinin, Siti Zuraida Mukhlis Mukhlis Nana Rosliana Nasution, Annio Indah Lestari Ni Luh Linda Ayuni Tania Nining Fitrianingsih, Nining Nisma, Hayatun Noorzanah, Noorzanah Novita Kurniasari Nur Chayati Pramudyaningrum, Ratih Ramasari, Farindira Vesti Rastipiati Rastipiati Ratna Lestari Ratna Lestari Riniasih, Wahyu Rosliana, Nana Sakinah, Isnina Noor Salahuddin, Rastipiati Sari, Novita Kurnia Satria, Faudyan Eka Setiarta, Daniswara Siti Zuraida Muhsinin Soewito Soewito Sofari, - Sri Muryati Suci, Rovi Apriani Eka Sudarso, Ns Sudiarto Sudiarto Suspiyanti, Dian Suspiyanti, Dian Susyanto1, Bambang Edi Sutantri Sutantri Tiwi Sudyasih Trina Kurniawati Yanuar Primanda Yoyok Bekti Prasetyo Yuliani, Nila Yulis Setiya Dewi Yunita Lestari