p-Index From 2021 - 2026
5.429
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Indo-Islamika El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial EDUKASIA Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam JURNAL IQRA´ AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Progressa: Journal of Islamic Religious Instruction NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Bibliotika : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Jurnal Ilmiah Didaktika : Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam at-tamkin: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Basicedu Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Al-Qalam Al-Musannif Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ahsana Media : Jurnal Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian ke-Islaman Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Indonesian Community Journal Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah (JURMIA) JASNA : Journal For Aswaja Studies Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ISJOUST Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Mauriduna: Journal of Islamic Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Guru Sekolah Dasar dalam Meningkatkan Aspek Psikomotorik Siswa Kelas Rendah Melalui Pembelajaran IPA dengan Metode Eksplorasi Poster Rangka Tubuh Manusia Hidayat, Mohammad Bahrul; Saefudin, Ahmad
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.7006

Abstract

Tujuan studi ini untuk mengidentifikasi peran guru dalam pembelajaran IPA di SDN Bulak Baru bagi siswa kelas rendah sekolah dasar Tahun 2023. Penelitian ini dilakukan di SDN Bulak Baru terhitung mulai bulan Desember 2023 hingga Januari 2024. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi seberapa besar kemampuan peran guru dalam mengembangkan aspek psikomotorik pada saat proses pembelajaran pembelajaran IPA. Studi ini menggunakan Teknik kualitatif deskriptif dan mengumpulkan data melalui dokumentasi, observasi dan wawancara. Hasil temuan temuan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam mengembangkan aspek psikomotorik pembelajaran IPA di kelas cukup maksimal karena untuk mendorong siswa aktif berfikir kritis, disamping itu siswa aktif menganalis gambar yang diberikan guru untuk dicermati oleh siswa. berdasarkan observasi menunjukkan bahwa peran guru dalam meningkatkan apek psikomotorik pembelajaran IPA kelas 3 mendapat penilaian yang tinggi , membuahkan hasil sangat positif. Selain itu aspek psikomotorik dengan metode eksplorasi dapat melatih siswa untuk berfikir analisis dan tentu juga siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran dan dianggap sebagai cara alternatif untuk meningkatkan keterampilan menulis dan menggambar terutama dalam aspek pemahaman siswa sekolah dasar.
Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos Ramah Lingkungan di Desa Karimunjawa Ahmad Azis; Laelatul Ulya; Ahmad Saefudin
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 4 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v4i4.5582

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menguraikan efektivitas program pengolahan sampah organik menjadi kompos di Desa Karimunjawa. Melalui sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi, program ini berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik serta memberdayakan masyarakat untuk memproduksi pupuk kompos sendiri. kegiatan pengabdian ini mengunakan metode participatory action research.yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang manfaat kompos serta peningkatan partisipasi dalam kegiatan pengomposan. Namun, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti keterbatasan infrastruktur dan kebutuhan akan dukungan berkelanjutan. Pengabdian ini menyimpulkan bahwa program pengomposan di Desa Karimunjawa memiliki potensi besar dalam mengurangi volume sampah, meningkatkan kualitas tanah, dan memberikan manfaat ekonomi bagi Masyarakat.
Multicultural Education through Constructivist Learning Strategies Ahmad Saefudin; Ro'fah Ro'fah; Dyah Arum Sari
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v6i2.1399

Abstract

The Madrasa as Islamic educational institutions has a crucial role in promoting multicultural education values ​​so that students avoid prejudice, suspicion, and intolerance. The Akidah Akhlak Teachers at MI Masalikil Huda 2 have a unique way to promote these values, namely through constructivism-based learning strategies. With a qualitative approach relying on the interview, observation, and documentation techniques, the researchers try to answer two important questions; how the teacher's strategy in introducing students to the values ​​of multicultural education and what approaches they use in the learning process in the classroom. Finally, this research concludes that teachers instill the values ​​of democracy, tolerance, equality or equality, brotherhood or kinship, and the value of unity in learning Akidah Akhlak. There are four constructivism strategies in the delivery of multicultural education, namely cooperative learning, conceptual achievement, exemplary, habituation, and role-playing. They also rely on historical approaches, gender perspective approaches, and aesthetic approaches. Thus, the claim that the madrasa is inconsistent in delivering Islamic religious material with a multicultural perspective is refuted by the findings of this research. Keywords: Multicultural Education, Constructivism Learning Strategies, Cooperative Learning.
Salaf-Khalaf Education Integration Model as an Adaptation Strategy for the Roudlotul Mubtadiin Islamic Boarding School in the Society 5.0 Era Risalatul Aliyah; Ahmad Saefudin
Mauriduna : Journal of Islamic Studies Vol. 6 No. 3 (2025): Mauriduna : Journal of Islamic Studies, August 2025
Publisher : Insitut Muslim Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v6i3.32

Abstract

Islamic boarding school education today faces the challenge of balancing the traditional salaf approach, which emphasizes mastery of classical religious texts, with the khalaf approach, which focuses on formal education, modern knowledge, and digital skills. This study aimed to analyze the implementation of the integration of these two educational models at Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadiin Balekambang and to evaluate its relevance in the Society 5.0 era. This research employed a descriptive qualitative approach, using in-depth interviews, participatory observation, and documentation, which it involved the pesantren's caretaker, head of the madrasah, teachers, daily administrators, and students from various educational levels. The findings indicated that the pesantren successfully integrated both approaches through a unified curriculum combining traditional values and modern knowledge, innovative technology-based learning, and the strengthening of students' character through formal diniyah education and extracurricular activities. This integration model enables students to master both religious knowledge and digital skills without losing their cultural identity, preparing a generation that is morally upright, adaptive, and globally competitive. These findings served as an important reference for transforming pesantren education to remain relevant in the face of contemporary challenges.