Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN GURU PADA PEMBELAJARAN PPKN KELAS TINGGI DI SDN 1 BONYOKAN Dzaky Adiyatma Rudhianto; Galuh Dita Agnesia Pratama; Nidhom Faza Setiawan; Endrise Septina Rawanoko
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Januari 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i1.7484

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memegang peranan penting dalam membentuk karakter serta kemampuan kewargaan peserta didik di sekolah dasar. Peningkatan kualitas pembelajaran dapat dilakukan melalui penggunaan media pembelajaran yang mampu menarik perhatian, menumbuhkan motivasi, dan meningkatkan keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini bertujuan menggambarkan variasi media yang dimanfaatkan oleh guru, cara media tersebut diintegrasikan ke dalam kegiatan belajar, serta pengaruhnya terhadap keaktifan dan pemahaman siswa kelas tinggi di SDN 01 Bonyokan. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan berbagai media seperti video, gambar, dan presentasi digital, yang secara nyata membantu meningkatkan interaksi serta pemahaman siswa terhadap materi PPKn, terutama pada pembahasan nilai-nilai Pancasila dan norma kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, pemanfaatan media masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan jaringan internet, kurangnya perangkat pendukung, serta pengaturan waktu pembelajaran yang belum maksimal. Di samping itu, media pembelajaran jarang digunakan dalam proses evaluasi yang masih didominasi oleh metode tradisional. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran memberikan dampak positif bagi proses pembelajaran PPKn, namun efektivitasnya perlu ditingkatkan melalui penyediaan sarana yang memadai, peningkatan kompetensi guru, dan perencanaan pembelajaran yang lebih terstruktur.
IMPLEMENTASI SIKAP 5S (SENYUM, SALAM, SAPA, SOPAN, DAN SANTUN) PADA PEMBELAJARAN PANCASILA DI SDN MANGKUBUMEN WETAN NO. 63 KOTA SURAKARTA Alya Azizah; Herlan Rusnanda; Muhammad Alfin Nurul Akbar; Endrise Septina Rawanoko
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Januari 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i1.7492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) dalam Pembelajaran Pancasila di kelas 4 SDN Mangkubumen Wetan No. 63 Kota Surakarta. Budaya 5S merupakan bagian penting dari pembentukan karakter peserta didik yang sejalan dengan tujuan Pendidikan Pancasila dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi guna memperoleh pemahaman mendalam mengenai penerapan 5S dalam interaksi guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan pembiasaan 5S melalui keteladanan, penguatan berulang, dan pengkondisian rutin sehingga siswa mulai terbiasa menunjukkan sikap ramah, sopan, dan santun. Penerapan 5S berdampak positif terhadap suasana pembelajaran yang lebih hangat, kondusif, serta mendorong keberanian siswa dalam berdiskusi dan berpartisipasi aktif. Meskipun masih terdapat tantangan berupa ketidakkonsistenan siswa, guru mampu mengatasinya melalui pengingat yang lembut dan strategi pembelajaran kreatif seperti role-play dan permainan. Secara keseluruhan, budaya 5S terbukti mendukung internalisasi nilai-nilai Pancasila dan memperkuat karakter peserta didik dalam konteks pembelajaran dan interaksi sosial di sekolah.
Co-Authors Abyan Mahesa Kakananta Adela Fisca Dian Saputri Adelia Primadani Alya Azizah Alyaa Farica Fauziyah Amelia Shafa Nur Fadhila Andini Zeptiani Andrea Salsalova Andrian Maulana Ihsan Anggita Widyasti Anggraeni Puspita Devi Anindya Fatimah Azzahra Annisa Alya Sofiani Annisa Rizqi Wahyuni Annisa Waffiq Aziizah Arasya Islami Atmanegara Arbela Sekar Adinda Armedia Desita Lestari Arsya Ulia Mawarta Astrella Galuh Putri Ardiatmi Attin Ramadhani Bramastia Destia Nur Khasanah Dhevina Anggraini Fatekah Diah Mulfi Cahya Prameswari Diena Naila Mufidah Dika Happy Nurhalimah Diva Hapsari Dzaky Adiyatma Rudhianto Elvina Fitria Afifah Evi Hayatun Nufus Fadila Putri Fiko Prayoga Fadila Wuristi Ajeng Fajri Khoirunnisa Cahya Buana Faradila Putri Tazkhiya Farisa Desy Sochasa Fatimah Mirra Nur Ridah Fatma Kusuma Winata Fatwa Azzahra Febia Sukma Jasandria Febriana Dian Wulandari Fitri Nur Hidayati FITRI RAHMAWATI Fitria Dwi Nofitasari Fitroh Amatullah Flanela Ramadhani Futikha Salsabila Nardiawan Galuh Dita Agnesia Pratama Getza Reida Fadilla Ghazy Nabil Musyaffa Hasna Mahira Hendra Nurjanna Wijaya Herlan Rusnanda Herlina Puspita Dewi Hieronymus Purwanta Huria Khansa Maulidian Husna Laylatul Faizah Ifa Auliya Kusuma Ikhtiar Nur Afifah Inis Aflahul Firda Intan Nur Afifah Intan Tri Utami Ireneus Chandra Lintang Sasmita Irma Aprilia Isti Septianing Jingga Pramesti Pujianingsih Juliana Khoirotun Nisa Khusnul Khotimah Leo Agung Sutimin Liliana Maharani Lutfi Wardah Mahendra Ferdinand Saputra Manggala Arre Vega Mona Almira Anggun Muhammad Alfin Nurul Akbar Muhammad Hafidz Alimuddin Muhammad Nur Khafid Nabila Zahra Atika Nabila Zuama Muthoharoh Naila Khalila Akbar Nangim Lutfiyani Nidhom Faza Setiawan Nisrina Julia Firmayanti Putri Lelyana Devi Raditya Bagus Jati Wibowo Rizqan Rusnamba Prandika Siska Dewi Rahmawati Suci Isnaini Syifa’ Az-Zahro Tarsidi, Deni Zein Teni Wahyuningsih Uut Septiana WINARNO Wulan Marthania Yoga Bagus Triwicaksana Yuli Puji Lestari